Doa Mengatasi Bully: Perundungan dan Kejahatan

doa mengatasi bully perudungan
Sarkub Share:
Share

Pendahuluan

Artikel tentang suwuk doa mengatasi bully. Bullying atau perundungan bukan hanya masalah sosial, tetapi juga bisa meninggalkan luka batin yang mendalam. Di tengah usaha preventif dan penanganan psikologis, banyak orang juga mencari perlindungan spiritual—termasuk melalui doa dan amalan yang ada dalam tradisi Islam. Salah satu amalan yang mampu “mengikat lidah” atau “gembok lisan” pelaku bully agar tidak mampu menyakiti secara lisan maupun perbuatan berasal dari “Kitab As-Sirr al-Mustatar”.

Artikel ini menjelaskan amalan doa mengatasi bully secara jelas, sesuai prinsip kehati-hatian dalam ajaran Islam, serta relevan untuk Anda yang mencari perlindungan dari kezaliman orang lain.

Apa Itu “Mengikat Lidah” ?

Dalam tradisi keislaman klasik, istilah “aqd al-lisān” (mengikat lidah) merujuk pada upaya spiritual untuk mencegah seseorang menyakiti lewat ucapan, fitnah, atau kezaliman. Ini bukan bentuk sihir atau ilmu hitam, melainkan amalan yang menggunakan bacaan Al-Qur’an dengan niat perlindungan dan pertolongan dari Allah SWT.

Salah satu amalan tersebut menggunakan Surah Al-Insyirah — surah yang menenangkan hati dan mengingatkan bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Dapat digunakan sebagai mengatasi bully yang kerap terjadi.

Suwuk Doa Mengatasi Bully

Berikut adalah amalan dalam “Kitab As-Sirr al-Mustatar”, untuk melindungi diri dari kejahatan seseorang:

عقد اللسان : إذا أردت عقد لسان أحد من الناس وتجنب شره وظلمه، فاعمد إلى قراءة سورة (الإنشراح) بهذه النية على عشرين حبة حنطة، تقرأ على كل حبة ثلاث مرات مع ذكر اسم الشخص، ثم تطعمها واحدة واحدة لدجاجة إلى مدة يومين، فإن لسان الشخص المطلوب ينعقد. (كتاب السر المستتر)

Jika engkau ingin mengikat (membungkam) lidah seseorang agar terhindar dari kejahatan dan kezalimannya, maka ambillah dua puluh butir gandum. Bacalah Surah Al-Insyirah dengan niat tersebut, tiga kali pada setiap butir gandum sambil menyebutkan nama orang yang dimaksud (pelaku bully / kejahatan). Setelah itu, berikan butir-butir gandum itu satu per satu kepada seekor ayam selama dua hari. Insya Allah, lidah pelaku tersebut akan terikat.”

Penjelasan Ritual:

  1. Niat Ikhlas: Yaitu mulailah dengan niat memohon perlindungan kepada Allah SWT, bukan untuk membalas atau menyakiti.
  2. Gunakan Surah Al-Insyirah: Surah ini pendek, mudah hafal, dan penuh makna ketenangan. Teks surat ada di bawah atau membaca teks  NU Online
  3. Sebut Nama Pelaku bully: Ini sebagai fokus doa, bukan untuk mengutuk, tapi memohon agar Allah menahan kejahatannya.
  4. Berikan pada Ayam: Dalam tradisi simbolik, ayam dipercaya sebagai perantara yang “menyerap” energi negatif. Ini bersifat metaforis dan tidak bertentangan dengan akidah selama tidak diyakini memiliki kekuatan sendiri.
  5. Media Suwuk: Jika tidak punya gandum, boleh juga menggunakan beras atau jagung.
  6. Keterangan Tambahan: untuk korban bully anak-anak, maka sebagai gantinnya orang tuanya boleh yang melakukan ritual tersebut

Penting:

Amalan Harus Disertai Tawakkal dan Usaha Nyata

Amalan doa mengatasi bully adalah jalur spiritual. Hal ini tidak menggantikan langkah konkret seperti:

  • Melapor ke pihak berwenang (guru, orang tua, HRD, atau aparat),
  • Konsultasi dengan psikolog,
  • Membangun lingkungan yang suportif.

Islam mengajarkan usaha + doa + tawakkal. Doa adalah senjata orang beriman, akan tetapi bukan alat untuk menghindar dari tanggung jawab duniawi.

Apakah Amalan Ini Syar’i?

Ulama berbeda pendapat tentang amalan doa mengatasi bully semacam ini. Namun, selama:

  • Tidak mengandung syirik,
  • Tidak menggunakan jin atau mantra kafir,
  • Menggunakan ayat Al-Qur’an atau doa yang shahih,
  • Niatnya untuk perlindungan, bukan balas dendam,

maka amalan ini boleh dilakukan sebagai bentuk ruqyah syar’iyyah (pengobatan spiritual berbasis Al-Qur’an).

Penutup.

Perlindungan Terbaik Datang dari Allah

Menghadapi bully memang tidak mudah. Namun, sebagai muslim, kita yakin bahwa Allah Maha Pelindung. Selain mengamalkan doa mengatasi bully dan jangan lupa memperbanyak amalan sunnah, seperti:

  • Membaca Istighfar,
  • Membaca Sholawat
  • Mengerjakan Shalat hajat,
  • Membaca Ayat Kursi setiap pagi dan petang.

“Barangsiapa bertawakkal kepada Allah, maka Dia akan mencukupkannya.” (QS. At-Talaq: 3)

Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal sedang mengalami bullying, jangan diam. Gabungkan ikhtiar lahir dan batin— karena pertolongan Allah selalu dekat bagi hamba-Nya yang bersabar dan berdoa.

Pict. Surat Al Insyirah

Amalan Sebagai Doa Mengatasi Bully

surat al insyirah, anti bully

Pustaka Menyan

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan