3:21 pm - Friday April 18, 2014

Kisah Wahabi Tobat.. Kena Suwuk Majelis Rasulullah

Assalamualaikum wr wb.

Ini adalah kisah tetangga ana, dan ana sdh minta izin untuk di publikasikan afwan tapi namanya ana tidak sebut. Di bulan ramadhan 1431 H , tetangga ana yang anti maulid dan dll, ia habis pulang kuliah buru buru kerumah ana.

Dan berkata: “fiz, itu dijalan banyak baleho2 MR buat apa sih tuh ??”

ana jawab: “oh.. buat cara malam nuzulul qur’an dan ahlul badr di monas bos”

tetangga ana:” ahh.. buang2 duit aja sih guru lho tuh, gak bener, bid’ah terus di buat mendingan juga buat fakir miskin uangnya”

ana: “bos jgn menghina begitu, ente ikut dah besok ya bagimana acara disana ?? ente lihat dulu bagaimana suasana disana ?? terus gimana menurut ente?”

Tetangga ana pun berfikir dan berapa menit langsung jawab: “oke dah ana  ikut tapi ente yg ongkosin ya??”

Ana: “iya ana yg bawa motor ana ongkosin bensin  ^_^ ”

Setelah beberapa hari pas mau dekat acara, ia pun berkata ke ana: “ ana cuman mau liat aja ya dan gak mau apa yg ente dan guru ente lakuin entar ana dosa lagi bidah aja”, lalu ana jawab: “ iya bos terserah antum”, ana pun sambil tersenyum.

Kemudian malam hari setelah salat terawih ana dan tetangga ana pun berangkat ke acara di monas tersebut bersama sama teman2 yang lain, dalam perjalan dia berkata: ”waduh banyak juga fis yang ikut ni ada yg bawa anak, ada yg bawa mobil waduhh hebat gara2 cuman acara seperti ini banyak yang ikut HEBAT ANA SALUT”, ana pun di dalam hati seneng dan tersenyum mendengar perkataannya. Setelah sampai di tempat acara ia merasa bingung dan kaget melihat banyak sekali orang yang datang dan berkata”waduh ini pada mau demo ya fis?” Ana:”bukan bos ini mau ikuti acara tersebut dan memang seperti ini insya allah setiap tahun terus bertambah oranya” . dan iapun cuman melihat kanan kiri dan mengangguk2 kepalanya.

Saat acara berlangsung ia pun terdiam saja saat mahalul qiyam,ana lihat ia merasa seperti orang sedih, kenapa? walllohu allam. Lalu saat Habib Munzir Almusawa beri tausyiah pun ana lihat sepintas  ia menyimak dengan rasa ingin tahunya. Lalu ana menunduk dan tersenyum. Setelah acara berakhir ia masih menangis atas zikir tadi, lalu ana bertanya kepada dia,

Ana:”kenapa antum ??”

Tetangga:” ana merasa sdh byk dosa fis, saat pembacaan salawat2 tadi ana merasa ketenangan jiwa yg tenang banget fis, terus saat Habib Munzir Almusawa tausyiah adem hati ana, lalu pas zikir ana merasakan tenang dan dosa2 pun sudah hilang rasanya fis bener YA ALLAH HATI INI ADEM BANGET FIS, POKOKNYA FIS ANA IKUT KALAU ANTUM NGAJI DAH HATI INI RASANYA TENANG BANGET ANA SUKA SALAWAT2NYA, BSK BSK AJA ANA LAGI FIS YA..”

Ana: “iya iya tenang aja ana ajak kok , makanya jgn menghina dulu bos ya , EH MALAH ANTUM KESENENGAN”

Tetangga:” iya iya ana mohon maaf dah fis selama ini dah banyak hina antum ikut ini itu ini itu, POKOKNYA ANA SEKARANG JADI DEPAN KALAU NGAJI BIAR KHUSUS APA YNG DISAMPAIKAN MA HABIB OKE FIS?”

Ana:”oke oke ^_^”

Dalam perjalanan pulang ia pun sering melatunkan qosidah yng tadi di bacakan di acara tersebut dan ia megang hp ana yg disitu ia tirukan bacaan qosidah tersebut, dalam hati ana pun seneng dan gembira melihat ia sekarang berubah mengikuti apa ajaran orang tuanya, karena ia berubah saat sdh kuliah , mudah Allah SWT terus menjaga hati dan imannya mengikuti ajaran Sayidina Muhammad SAW..amin ya robbi…

Sekian kisah ana alami semoga bermanfaat…amin

Wassalamu alaikum wr wb.

(oleh Muhammad Hafidz Maqmun pada 30 November 2010 jam 14:58)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Filed in: Kisah Hikayat, POJOK MAKAM

16 Responses to “Kisah Wahabi Tobat.. Kena Suwuk Majelis Rasulullah”

  1. joni
    23/10/2011 at 07:18 #

    Alhamdulillah,,,,

  2. 04/12/2011 at 04:11 #

    Alhamdulillah

  3. 15/12/2011 at 06:43 #

    diselidiki dulu apa dia wahabi atw bukaan…!!! jangan asal bilang wahabi..jangan2 dia LDII!!! klw kami lihat isi website di Sarkub, ada benarnya, ada yg keliru,ada yg dimanipulasi, ada yg ditutup2i,ada kebohonganya..yg intinya lebih byk mengangkat golonganya sndiri…tidk ad jaminan org yg masuk NU,LDII,MD, atw Salafi masuk surga yg plg terpntg pengamalanya bro..

  4. 05/01/2012 at 02:22 #

    Ikutilah Rosulullah dan pemahaman para sahabt yg mendapatkan petunjuk..jangan ikuti kata Kyai, A,B,C dll…
    Gerakan Pembernatasan Syirik,kurafat,Takahyul, Bid`ah munkarat harus sgr dilaksanakan…walaupun masyarakat kita byk menetangnya………………………

    • 05/01/2012 at 11:32 #

      lhoh kok jangan ikuti kata KYAI ? Emang kamu dapet ilmu tentang cara mengerjakan sholat, puasa, ngaji itu langsung dari nabi dan para sahabat?
      kok yo alergi sama KYAI yah? aneh ni wahabi.

    • pegon
      13/01/2012 at 06:10 #

      harap maklum kang Lugman, ini orang belajar langsung dari Rasulullah dan sahabat jadi ya begitulah…kembali ke Quran-Hadist,
      tapi songongnya itu padahal gak ngerti dasar-dasarnya untuk kembali ke Quran-Hadist itu, hanya dari katanya ustadz2 wahabi-salafy. Dan sepertinya alergi ma kata Kyai, maklum mereka kan belajarnya sama ustadz2 yang keren-keren, jadi malu dipanggil kyai…

      • hamzah
        31/01/2012 at 02:17 #

        wahabi itu lucu. lahir tahun 2000 ngaku belajar sama rosul…. padahal dia taklid buta pada ustadznya.

  5. pegon
    13/01/2012 at 06:02 #

    Ijin copas Kang…

  6. dhani
    31/01/2012 at 17:13 #

    ya btul ane stuju sma kang hamzah dan kang lukman, emang sawah ( salafi-wahabi ) sangat menyebalkan, merasa pling pinter sndiri, sya sbnernya muak bnget sma org2 sprti mrka2…

  7. fadhil
    07/02/2012 at 03:32 #

    Assallamuallaikum Wrwb ALLAHHU AKBAR ….maju terus majlis Dzikir Majlis Sholawat ……Majlis …..Maulid …..Insya ALLAH baroqah Dunia Akhirat …..DEKAT2 Dengan Kyai, Habaib …..Jauh….DITERKAM HERDER WAHABY…..JIL…..KAFIR…YAHUDI ……Perbanyak Istighfar & Sholawat …..buat menambah cinta pada AGAMA ALLAH SWT ….Dan Cinta Pada Rasululloh SAW ….Wassallamuallaikum wrwb

  8. 23/03/2012 at 02:51 #

    alhamdulillah… ijin share kang… ctrl^D

  9. 17/05/2012 at 08:04 #

    Subhanallah Wal Hamdulillah Walaa Ilaahaillallahu Wallahu Akbar…

  10. fadilah
    20/06/2012 at 15:06 #

    orang mereka itu ijtihadnya aja pake terjemah doang udah sok pinter,belajar agama baru mulai SMU aja dah ngersa pinter,sok brani adu argumen sama Ulama yg ngajinya aja puluhan tahun bahkan dari kecil..,lihat dgn teliti,komentar2 binaan Ulama sih lebih sopan ketimbang golongan mereka,mereka itu mudah mengkafirkan orang!!!

  11. ahmad
    19/09/2012 at 21:14 #

    Alhamdulillah,,,,,wahabi mungkin belajar dr buku makanya alergi ama kiyai,,,

  12. fu
    16/07/2013 at 11:02 #

    Tidak perlu saling menyalahkan. kan perbedaan pendapat itu adalah rahmad. :)

    sedikit sharing,

    Jika mempelajari ISLAM. Islam secara garis besar itu dibagi menjadi 3.
    1. Tauhid / akidah (aliran)
    2. Fiqih (Mahzab)
    3. Tasawuf (Thoriqoh)

    Jadi jika diantara kita ada yang ahlus sunah.. atau ada yang wahabi. Itu ada dibagian akidah. Bukan pada bagian Fiqih dan Tasawuf.

    Sedang Akidah sendiri (aliran) dalam islam itu terpecah menjadi 73 Golongan. Sedang Agama Nasrani terpecah menjadi 72 Golongan dan Yahudi Terpecah menjadi 71 Golongan.

    Namun saya akan menjabarkan 73 golongan dalam islam itu apa saja.

    1. Aliran Syiah (aliran syiah sendiri terpecah lagi menjadi 22 Golongan) => 22

    2. Aliran Khawarij ( aliran ini terpecah menjadi 20 golongan) => 20

    3. Aliran Muktazilah ( aliran ini terpecah menjadi 20 golongan) => 20

    4. Aliran Munjiah ( aliran ini terpecah lagi menjadi 5 golongan, ciri aliran ini jika seseorang mengaku beriman tapi melakukan maksiat. sama aja ga ada manfaatnya) => 5

    5. Aliran Najariyah ( aliran ini terpecah lagi menjadi 3 golongan ) => 3

    6. Aliran Jabaniyah ( aliran ini hanya 1 golongan, ciri2nya aliran ini hanya pasrah terhadap takdir. tidak ada ikhtiyar ) => 1

    7. Musyabihah ( aliran ini hanya 1 golongan, ciri2nya aliran ini menyamakan Alloh dengan Makhluk. misalnya jika makhluk punya telinga, mata dan hidung berarti Alloh juga punya telinga yang besar, mata yang besar dan hidung yang besar) => 1

    8. Ahlus sunnah ( aliran ini hanya 1 golongan )

    22 + 20 +20 + 5 + 3 + 1+ 1 + 1 = 73 golongan

    Dimanakan posisi anda sekarang?

    Masalah keyakinan itu terkait kenyamanan hati. Jadi tidak perlu menyalahkan keyakinan (akidah) orang lain yang berbeda.

    Mengenai ilmu tasawuf yang point 3 tadi. Jangan belajar ilmu tasawuf jika akidah kita belum kuat. kuatkan dulu akidah yang ada.. amalkan (ibadah) sesuai ilmu fiqih yang dipakai (ada 4 mahzab), baru mulai belajar tasawuf. Dan jangan belajar ilmu tasawuf dari buku. Tapi belajarlah dari seorang guru.

    berikut sedikit sharing dari saya. Bukan maksud menggurui. Jika ada yang salah mohon koreksinya. :)

  13. wong
    16/07/2013 at 12:27 #

    makasi infonya..

Tinggalkan Pesan


Dilarang keras berdusta mengatasnamakan SARKUB atau NU
Dilarang mengisi di kotak isian dibawah ini dengan nama SARKUB, email SARKUB, dan website SARKUB.COM)
BAGI YANG MELANGGAR LANGSUNG KAMI HAPUS KOMENTAR ANDA!


− 3 = 4