Hizib Difa’ wa Ta’awwudz: Perlindungan dari Setan – Teks Arab & Unduh PDF

hizIb difa' wa ta'awwudz
Sarkub Share:
Share

🌟 Apa Itu Hizib Difa’ wa Ta’awwudz?

💫 حزب الدّفاع والتّعوّذ

Kata “al-difaa’ wa al-ta’awwudz” dalam bahasa Arab yang berarti “pertahanan dan perlindungan“.

  • Al-difaa’ (الدفاع): “pertahanan”, “defense” atau “perlindungan”.
  • Al-ta’awwudz (التعوذ): “perlindungan” atau “mohon perlindungan”.

Kedua konsep ini sering digunakan dalam konteks spiritual merujuk pada upaya melindungi diri dari kejahatan atau keburukan dengan cara berdoa dan memohon perlindungan kepada Allah.

Hizib Difa’ wa Ta’awwudz adalah kumpulan doa, ayat Al-Qur’an, dan dzikir yang dirangkai khusus untuk memohon perlindungan / pertahanan (difa’) dan perlindungan khusus dari godaan setan (ta’awwudz) kepada Allah SWT. Dalam tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama’ah—terutama dalam kalangan ulama tasawuf seperti jamaah ikhwan tarekat, habaib wal muhibbin, para kyai dan santri wal sarkubiyin —hizib ini kerap diamalkan sebagai bentuk wirid harian untuk menjaga diri dari gangguan setan, jin, demit dan segala kejahatan gaib, juga dari kejahatan manusia.

Adapun Kata “hizib”  (حِزْبٌ  ج أَحْزَابٌ) mempunyai banyak arti:

1. Kumpulan. 2. Golongan. 3. Partai. 4. Bagian. 5. Hizib (jenis wirid). 6. Senjata. 7. Nasib. 8. Tanah yang kasar.

 🛡 Bisa diartikan sebagai kumpulan wirid amalan senjata spiritual.

Selanjutnya mari.kita kupas kandungan dan makna kalimat Hizib Difa’ wa Ta’awwudz. Tersedia juga link unduh PDF Hizib Difa’ wa Ta’awwud terbitan Pustaka Menyan (scroll ke bagian bawah)

🗒 Isi dan Makna Hizib Difa’ wa Ta’awwudz

Salah satu suwuk hizib populer amalan sarkubiyin wal.muhibbin yaitu Hizib Difa’ wa Ta’awwudz, bunyi bacaannya antara lain:

  • “A’ūdzu billāhi minash-shayṭānir-rajīm” (10x)
  • “Rabbi a’ūdzu bika min hamazātish-shayāṭīn, wa a’ūdzu bika rabbi any yaḥḍurūn” (3x)
  • Allāhumma ṣalli ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā āli sayyidinā Muḥammad…

Bagian awalnya juga mencakup pengakuan bahwa hanya Allah yang menciptakan langit dan bumi, yang bersemayam di atas ‘Arsy, dan yang memberi rezeki dari langit—sebagai bentuk pengokohan akidah sekaligus permohonan pertolongan.

📘 Bagian Pertama Hizib Difa’ wa Ta’awwudz:

🔹 Teks Arab حزب الدفاع والتعوذ (١)

خَطْهٍ بَطْهٍ كَشْلَفٍ طَهٰ طَهٰ أَهْيًا شَرَاهِيًا  بِمُسْتَتِرٍ بَرْقِلٍ لَشْطَا هَطَا. نَزَلَ غَضَبُ الرَّبِّ وَأَحْرَقَ مَرَدَةَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَالشَّيَاطِيْنِ بِفَضْلِ بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. وَإِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا. وَقَضٰى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوْآ إِلَّآ إِيَّاهُ. تَنْزِيْلًا مِّمَّنْ خَلَقَ الْأَرْضَ وَالسَّمَاوَاتِ الْعُلَى. الرَّحْمٰنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى. يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَ، إِلَّا مَنْ أَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ. إِئْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَـتَآ اٰتَيْنَا طَآئِعِيْنَ. وَفِي السَّمَآءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوْعَدُوْنَ. (أَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ  × ١٠)  (رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ، وَأَعُوْذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُوْنَ  × ٣)  اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

💡 Terjemahan & Penjelasan Bagian Pertama:

1. Kalimat Awal

خَطْهٍ بَطْهٍ كَشْلَفٍ طَهٰ طَهٰ أَهْيًا شَرَاهِيًا  بِمُسْتَتِرٍ بَرْقِلٍ لَشْطَا هَطَا

Kata-kata ini dari bahasa suryani kuno. Beberapa hizib juga  menggunakan kata dari bahasa suryani seperti Hizib Suwuk Jaljalut, Hizib Khofi dan lain-ain.

— Berikut contoh Asma’ Allah dalam bahasa Suryani yang disebutkan dalam literatur kuno yaitu: “أهوج” (Ahūjin): Yang Maha Esa. “جلّ جلْيُوت” (Jalla Jalyūt): Yang Maha Pencipta (Al-Badi’). “جلجلت” (Jaljalat): Yang Maha Kuasa (Al-Qadir). “هي” (Haī): Yang Maha Mencukupi (Al-Kafi). “هل” (Hal): Yang Maha Pengasih (Al-Wadud). 

نَزَلَ غَضَبُ الرَّبِّ وَأَحْرَقَ مَرَدَةَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَالشَّيَاطِيْنِ

Telah turun kemurkaan Tuhan, dan membakar para pemberontak dari kalangan jin, manusia, dan setan.”
→ Ini adalah bentuk doa perlindungan yang kuat, mengingatkan bahwa kekuatan Allah lebih besar dari segala ancaman.

بِفَضْلِ بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dengan karunia Bismillahirrahmanirrahim.”
→ Menegaskan bahwa semua kekuatan perlindungan berasal dari nama Allah Ta’ala.

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوْهَا

Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.” (QS Ibrahim: 34)

    وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوْا إِلَّا إِيَّاهُ

Dan Tuhanmu telah menetapkan: Janganlah kamu menyembah selain Dia.” (QS Al-Isra’: 23)

تَنْزِيلًا مِمَّنْ خَلَقَ الْأَرْضَ وَالسَّمَاوَاتِ الْعُلَى

Kitab ini diturunkan oleh Dia yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi.” (QS Thaha: 4–5)

الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَي

Yang Maha Pengasih bersemayam di atas Arsy.” (QS Thaha: 5)

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ، إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

Pada hari itu tidak berguna harta maupun anak-anak, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih.” (QS Asy-Syu’ara’: 88–89)

إِئْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا اٰتَيْنَا طَآئِعِينَ

Mereka berdua (langit dan bumi) berkata: ‘Kami tunduk patuh, baik secara sukarela maupun terpaksa.’” (QS Fushshilat: 11)

وَفِي السَّمَآءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُوْنَ

Di langit-lah rezekimu dan apa yang kamu janjikan (kebaikan akhirat).” (QS Adz-Dzariyat: 22)

2. Ta’awwudz dari Syaithon

 أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.”
→ Ini adalah ta’awwudz wajib sebelum membaca Al-Qur’an (QS An-Nahl: 98), dan dibaca 10 kali untuk memperkuat perlindungan.

3. Doa Perlindungan dari Godaan Setan

رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونَ

Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan, dan aku berlindung kepada-Mu, ya Tuhanku, agar mereka tidak hadir (mengganggu).”
→ Doa ini diambil dari QS Al-Mu’minun: 97–98. Sangat dianjurkan untuk dibaca saat tidur, masuk rumah, atau ketika merasa was-was.

4. Shalawat Nabi (Penutup)

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

“Ya Allah, limpahkan shalawat kepada junjungan kami Muhammad, dan kepada keluarga junjungan kami Muhammad.”
→ Shalawat ini adalah penutup yang sangat penting, karena shalawat adalah jalan utama mendapatkan syafaat dan perlindungan Nabi SAW.

📘 Bagian Kedua Hizib Difa’ wa Ta’awwudz:

🔹 Teks Arab حزب الدفاع والتعوذ (٢)

اَللّٰهُمَّ إِنَّكَ سَلَّطْتَ عَلَيْنَا شَيْطَانًا عَدُوًّا لَنَا، بَصِيْرًا بِعُيُوْبِنَا، مُطَّلِعًا عَلَى عَوْرَاتِنَا، يَرَانَا هُوَ وَقَبِيْلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا نَرَاهُمْ. اَللّٰهُمَّ فَأَيِّسْهُ مِنَّا كَمَا أَيَّسْتَهُ مِنْكَ، وَقَنِّطْهُ مِنَّا كَمَا قَنَّطْتَهُ مِنْ عَفْوِكَ، وَبَاعِدْنَا بَيْنَنَا وَبَيْنَهُ كَمَا بَاعَدْتَهُ مِنْ جَنَّتِكَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللّٰهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اَللّٰهُمَّ يَا دَلِيْلَ الْمُتَحَيِّرِيْنَ، وَيَا غِيَاثَ الْمُسْتَحْضِرِيْنَ، وَيَا خَيْرَ التَّاصِرِيْنَ. بِحَقِّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللّٰهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

💡 Terjemahan & Penjelasan Bagian Kedua:

اَللّٰهُمَّ إِنَّكَ سَلَّطْتَ عَلَيْنَا شَيْطَانًا عَدُوًّا لَنَا، بَصِيْرًا بِعُيُوْبِنَا، مُطَّلِعًا عَلَى عَوْرَاتِنَا، يَرَانَا هُوَ وَقَبِيْلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا نَرَاهُمْ

Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah memberi kuasa kepada setan—musuh kami—yang pandai melihat aib-aib kami, mengetahui kelemahan kami, dan mereka melihat kita dari tempat yang tidak kita lihat.” → Ini adalah pengakuan akan kelemahan manusia dan kecerdikan setan.

فَأَيِّسْهُ مِنَّا كَمَا أَيَّسْتَهُ مِنْكَ، وَقَنِّطْهُ مِنَّا كَمَا قَنَّطْتَهُ مِنْ عَفْوِكَ

“Ya Allah, buatlah dia putus asa dari kami sebagaimana Engkau membuatnya putus asa dari-Mu, dan buatlah ia kecewa dari kami sebagaimana Engkau membuatnya kecewa dari ampunan-Mu.”

وَبَاعِدْنَا بَيْنَنَا وَبَيْنَهُ كَمَا بَاعَدْتَهُ مِنْ جَنَّتِكَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Jauhkanlah kami darinya sebagaimana Engkau menjauhkannya dari surga-Mu, dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang.”

وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Dan semoga Allah memberikan rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad, kepada keluarganya, dan para sahabatnya, serta memberikan keselamatan.”

→ Shalawat penutup.

اللَّهُمَّ يَا دَلِيلَ الْمُتَحَيِّرِينَ، وَيَا غِيَاثَ الْمُسْتَحْضِرِيْنَ، وَيَا خَيْرَ التَّاصِرِينَ

Ya Allah, wahai Pemberi petunjuk bagi yang tersesat, wahai Penolong bagi yang meminta pertolongan, wahai Yang Terbaik di antara penolong.”

بِحَقِِّ وَإِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Dengan hak kebenaran hanya kepada-Mu kami menyembah, dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan.” (QS Al-Fatihah: 5)

بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang.”

— Kalimat ini digunakan sebagai doa atau permohonan kepada Allah SWT untuk mendapatkan rahmat dan kasih sayang-Nya.

 وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Dan semoga Allah memberikan rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad, kepada keluarganya, dan para sahabatnya, serta memberikan keselamatan.”

→ Penutup dengan shalawat.

💎 Fadhilah Mengamalkan Hizib Difa’ wa Ta’awwudz

Mengamalkan Hizib Difa’ wa Ta’awwudz memiliki banyak khasiat dan keutamaan, antara lain:

Perlindungan dari gangguan jin dan setan

Di dalam hizib ini terdapat kalimat isti‘adzah (permohonan perlindungan) dari godaan setan, gangguan jin, bisikan jahat, serta fitnah makhluk halus. Salah satu bagian dalam PDF Surat Al-Mu’minun: 97–98 , yang artinya

Dan katakanlah: ‘Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada-Mu, ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku.’” (QS Al-Mu’minun: 97–98)

Bagian ini menunjukkan kuatnya unsur perlindungan spiritual dalam Hizib Difa’ wa Ta’awwudz.

✅ Menjaga hati tetap bersih dari pengaruh energi negatif.

Hanya orang yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat (qalbun salim) yang selamat di hari kiamat. (QS Asy-Syu’ara’: 89)

Menghilangkan ketakutan dan was-was, phobia & Anxiety Disorder

Bacaan Hizib Difa’ wa Ta’awwudz mengandung doa yang menenangkan hati, menghilangkan kecemasan, was-was berlebihan, serta rasa takut yang datang tanpa sebab. Sangat bermanfaat bagi orang yang sering mengalami gangguan psikis karena sihir, ketakutan berlebih, atau mimpi buruk. Juga penderita Anxiety Disorder, Panic Disorder, dan Sleep Disorder.

Karena kekuatan doa ini juga menenangkan jiwa dan melindungi dari gangguan sihir, ain (mata dengki), dan gangguan lainnya.

✅ Menolak Gangguan Musuh dan Kedhaliman

Khasiat Hizib Difa’ wa Ta’awwudz’ juga sebagai tameng dari kejahatan musuh, fitnah, sihir, dan orang-orang yang berniat buruk. Hizib ini sebagai bentuk penyerahan diri kepada Allah Ta’ala, agar diberi perlindungan total dari segala arah bahaya.

✅ Perlindungan dari Sihir dan Kejahatan Gaib

Doa-doa ta‘awwudz dalam hizib ini menegaskan permohonan perlindungan khusus dari sihir, guna-guna, santet, teluh, dan segala bentuk kejahatan spiritual yang kerap dikhawatirkan sebagian masyarakat.

✅ Penjagaan Rumah, Keluarga dan Tempat Usaha

Praktisi Ruqyah Fak. Suwuk Kampus Menyan menganjurkan agar Hizib Difa’ wa Ta’awwudz tidak hanya dibaca untuk diri sendiri, tetapi juga diniatkan untuk menjaga keluarga, rumah, usaha, barang berharga, dan harta agar dijauhkan dari pencurian, kebakaran, bencana, dan musibah tak terduga.


🌈 Cara Mengamalkan Hizib Difa’ wa Ta’awwudz

Agar mendapat energi suwuk maksimal, amalkan Hizib Difa’ wa Ta’awwudz dengan:

  1. Dibaca setelah Subuh atau setelah Maghrib — waktu ini paling dianjurkan.
  2. Dibaca dengan keadaan suci dan tenang.
  3. Diniatkan sebagai perlindungan diri dari segala gangguan lahir dan batin.
  4. Dibaca rutin setiap hari atau minimal setiap malam Jumat.
  5. Boleh dibaca untuk keluarga dengan niat penjagaan satu rumah.

💡 Tips: Simpanlah PDF atau teks bacaan hizib ini di ponsel atau cetak sebagai pengingat wirid harian.


🕋 Apakah Hizib Difa’ wa Ta’awwudz Sesuai Syariah?

IYA amalan wirid, hizib dan doa sesuai syariat, selama:

  • Tidak mengandung unsur syirik atau khurafat.
  • Tidak diyakini memiliki kekuatan sendiri (karena hanya Allah yang melindungi).
  • Isinya merujuk pada Al-Qur’an, hadis shahih, atau doa para ulama salaf.

Hizib Difa’ wa Ta’awwudz termasuk dalam kategori dzikir dan wirid sunnah, selama diamalkan dengan pemahaman aqidah yang benar. Ulama seperti Imam al-Ghazali (Hizib Ghozali), Syeikh Abu al-Hasan al-Syadzili (Hizib Falah), dan Habib Abdullah al-Haddad (Hizib Nashor Haddad) juga menyusun hizib-hizib serupa untuk murid-murid mereka.

.

🔸Hukum Mengamalkan Hizib Difa wa Ta’awwudz

Para ulama Ahlussunnah menyatakan bahwa hizib adalah bagian dari doa, dan doa adalah ibadah yang diperbolehkan selama isinya baik dan tidak bertentangan dengan syariat. Isi Hizib Difa’ merupakan doa-doa perlindungan yang bersumber dari lafaz Arab yang baik, sehingga tidak ada larangan mengamalkannya.


🌻 Ayat dan Doa Pendukung Perlindungan

Selain Hizib Difa’ wa Ta’awwudz, beberapa amalan lain yang bisa dipadukan:

  • Ayat Kursi – dibaca sebelum tidur.
  • Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas (Al-Mu’awwidzat) – dibaca 3x pagi dan petang.
  •  Istighfar dan shalawat – kunci utama ditolaknya bala’

📥 Link Sedot PDF Hizib Difa’ wa Ta’awwudz

Silakan klik link berikut untuk mengunduh PDF Hizib Difa’ wa Ta’awwudz (  PDF حزب الدفاع والتعوذ): 👉 link Google Drive. Simpanlah dengan baik di ponsel anda.


📑 Kesimpulan:

Hizib Difa’ wa Ta’awwudz sebagai bentuk ketundukan seorang hamba yang sadar akan kelemahannya dan hanya berharap pada kekuatan Allah Yang Maha Kuasa.

Jika Allah menolong kamu, maka tak ada yang bisa mengalahkanmu.” (QS Ali ‘Imran: 160)

Dengan mengamalkannya secara istiqamah dan disertai amal shaleh, insyaAllah kita senantiasa dalam lindungan-Nya, baik di dunia maupun akhirat.

Salam Sarkub 👍🇮🇩

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan