
🌟 Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi – Syech Ahmad Ar-Rifa’i Al-Kabir
💫 حزب النّصر والعزّ والرّزق
Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi adalah salah satu wirid agung yang diwariskan oleh ulama besar, Al-Imam Syech Ahmad Ar-Rifa’i Al-Kabir Al-Husaini (w. 578 H), pendiri Tarekat Rifa’iyyah. Wirid ini dikenal sebagai permohonan komprehensif kepada Allah SWT yang mencakup pertolongan (Nashor), kemuliaan (‘Izzi), dan kelancaran rezeki (Rizqi).
Artikel ini menyajikan Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi dengan teks Arab berharakat (syakal) yang lengkap, transliterasi Latin, terjemahan, makna inti doa serta panduan pengamalan dan keutamaannya.
.
📖 Teks Arab, Latin dan Terjemah Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi
Wirid ini sering diamalkan setelah membaca Surah Al-Waqi’ah, sebagai wasilah memohon kelapangan rezeki dan kemudahan segala urusan.
.
📘 Teks Arab Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi
حِزْبُ النَّصْرِ وَالْعِزِّ وَالرِّزْقِ
لِلْإِمَامِ أَحْمَدَ الرِّفَاعِيِّ الْكَبِيْرِ الْحُسَيْنِيِّ
|
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
.
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمَعَاقِدِ الْعِزِّ مِنْ عَرْشِكَ، وَبِمُنْتَهَى الرَّحْمَةِ مِنْ كِتَابِكَ، وَبِاسْمِكَ الْأَعْظَمِ الْعَظِيْمِ، وَبِكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ، وَبِإِشْرَاقِ وَجْهِكَ أَنْ تُصَلِّيَ وَتُسَلِّمَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، وَأَنْ تُعْطِيَنِي رِزْقًا حَلَالاً طَيِّبًا، يَاغَالِبًا بِكُلِّ مَطْلُوْبٍ، وَيَاغَالِبًا غَيْرَ مَغْلُوْبٍ، يَا وَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ وَيَا رَازِقَ الثَّقَلَيْنِ، وَيَا خَيْرَ النَّاصِرِيْنَ
.
اَللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ، وَإِنْ كَانَ قَرِيْبًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ عَسِيْرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ قَلِيْلًا فَكَثِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ كَثِيْرًا فَبَارِكْ لِي فِيهِ
.
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ يَدِي الْعُلْيَا بِالْإِعْطَاءِ، وَلَا تَجْعَلْ يَدِي السُّفْلَى بِالْإِسْتِعْطَاءِ، يَا فَتَّاحُ يَا رَزَّاقُ، يَا كَرِيْمُ يَا عَلِيْمُ
.
اَللَّهُمَّ سَخِّرْ لِي رِزْقِي، وَاعْصِمْنِي مِنَ الْحِرْصِ وَالتَّعَبِ فِي طَلَبِهِ، وَمِنَ التَّدْبِيْرِ وَالْحِيْلَةِ فِي تَحْصِيْلِهِ، وَمِنَ الشُّحِّ وَالْبُخْلِ بَعْدَ حُصُوْلِهِ
.
اَللَّهُمَّ تَوَلَّ أَمْرِي بِذَاتِكَ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ وَلَا أَقَلَّ مِنْ ذَلِكَ، وَاهْدِنِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، صِرَاطِ اللَّهِ الَّذِي لَهُ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، أَلَا إِلَى اللَّهِ تَصِيْرُ الْأُمُوْرُ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. وَسَلَّمَ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
.
🗒 Transliterasi Latin Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallim.
Allaahumma innii as-aluka bima’aaqidil ‘izzi min ‘arsyika, wa bimuntahar rahmati min kitaabika, wa bi-ismikal a’zhamil ‘azhiimi, wa bikalimaatikat taammaatil latii laa yujaawizuhunna barrun wa laa faajirun, wa bi-isyraaqi wajhika an tushalliya wa tusallima ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa aalihi wa shahbihi ajma’iina, wa an tu’thiyanii rizqan halaalan thayyiban, yaa ghaaliban bikulli mathluubin, wa yaa ghaaliban ghaira maghluubin, yaa waasi’al maghfirati wa yaa raaziqats tsaqalaini, wa yaa khairan naashiriin.
Allaahumma in kaana rizqii fis samaa-i fa-anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa in kaana ba’iidan faqarribhu, wa in kaana qariiban fayassirhu, wa in kaana ‘asiiran fayassirhu, wa in kaana qaliilan fakats-tsirhu, wa in kaana katsiiran fabaarik lii fiih.
Allaahummaj’al yadiyal ‘ulyaa bil i’thaa-i, wa laa taj’al yadiyas suflaa bil isti’thaa-i, yaa fattaahu yaa razzaaqu, yaa kariimu yaa ‘aliimu.
Allaahumma sakhkhir lii rizqii, wa’shimnii minal hirshi wat ta’abi fii thalabih, wa minat tadbiiri wal hiilati fii tahshiilih, wa minasy syuhhi wal bukhli ba’da hushuulih.
Allaahumma tawalla amrii bidzaatika, wa laa takilnii ilaa nafsii tharfata ‘ainin wa laa aqalla min dzaalika, wahdinii ilaa shiraathikal mustaqiimi, shiraathillaahil ladzii lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardhi, alaa ilallahi tashiirul umuur,
Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’iina. Wa sallama ‘alal mursaliina. Wal hamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.
.
🇮🇩 Terjemahan Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kami Muhammad, serta atas keluarga dan para sahabatnya.
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan buhul-buhul kemuliaan dari ‘Arsy-Mu, dengan puncak rahmat dari Kitab-Mu, dengan Nama-Mu yang Maha Agung dan Mulia, dengan Kalimat-Kalimat-Mu yang sempurna yang tidak dapat dilampaui oleh orang baik maupun orang durhaka, dan dengan pancaran Wajah-Mu, agar Engkau melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kami Muhammad, serta atas seluruh keluarga dan para sahabatnya. Dan agar Engkau memberikan kepadaku rezeki yang halal dan baik. Wahai Yang Mengalahkan setiap yang dicari (diharapkan), wahai Yang Mengalahkan tanpa pernah dikalahkan, wahai Yang Maha Luas Ampunan-Nya, wahai Pemberi rezeki kepada dua jenis makhluk (jin dan manusia), wahai sebaik-baik Penolong.
Ya Allah, jika rezekiku berada di langit maka turunkanlah, jika berada di bumi maka keluarkanlah, jika jauh maka dekatkanlah, jika dekat maka mudahkanlah, jika sulit maka mudahkanlah, jika sedikit maka perbanyaklah, dan jika banyak maka berikanlah keberkahan bagiku di dalamnya.
Ya Allah, jadikanlah tanganku di atas (memberi) karena memberi, dan janganlah Engkau jadikan tanganku di bawah (meminta) karena mengemis. Wahai Yang Maha Membuka, wahai Yang Maha Pemberi Rezeki, wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Maha Mengetahui.
Ya Allah, tundukkanlah rezekiku untukku, dan jagalah aku dari ketamakan dan keletihan dalam mencarinya, dan dari pengaturan serta tipu daya dalam mendapatkannya, dan dari kekikiran serta kebakhilan setelah memperolehnya.
Ya Allah, uruslah urusanku dengan Dzat-Mu, dan janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri sekejap mata pun atau lebih sedikit dari itu, dan berikanlah aku petunjuk ke jalan-Mu yang lurus, yaitu jalan Allah yang memiliki apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan.
Dan semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kami Muhammad, serta atas seluruh keluarga dan para sahabatnya. Dan salam atas para rasul. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
.
📜 Makna (Inti Doa) Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi
• Pembukaan: Memohon kepada Allah SWT dengan menyebut simpul-simpul kemuliaan dari Arsy-Nya, puncak rahmat dari Kitab-Nya, Asma-Nya yang Maha Agung, dan Kalimat-Nya yang Sempurna.
• Permintaan Pokok: Memohon agar Allah memberikan rezeki yang halal dan baik (rizaqan halalan thayyiban).
• Asmaul Husna Utama: Doa ini memanggil Allah dengan nama-nama: Yaa Ghaaliban bi Kulli Mathluubin (Yang Mengalahkan setiap yang dicari), Yaa Waasi’al Maghfirah (Yang Maha Luas Ampunan-Nya), Yaa Raaziqats Tsaqalain (Yang Maha Pemberi Rezeki kepada dua makhluk), dan Yaa Khairan Naashiriin (Sebaik-baik Penolong).
• Permohonan Rezeki (Multidimensi): Memohon agar rezeki, jika di langit diturunkan, jika di bumi dikeluarkan, jika jauh didekatkan, jika sulit dimudahkan, jika sedikit diperbanyak, dan jika sudah banyak diberkahi.
• Meminta Kemuliaan: Memohon agar dijadikan tangan di atas (memberi) dan tidak dijadikan tangan di bawah (meminta).
• Kemandirian: Memohon agar diurus langsung oleh Dzat Allah SWT, dan tidak diserahkan kepada diri sendiri walaupun sekejap mata.
.
✅ Keutamaan Mengamalkan Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi
Pengamalan Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi yang disusun oleh Imam Ar-Rifa’i memiliki banyak keutamaan spiritual bagi para pengamalnya, terutama dalam tiga aspek utamanya:
1. Pertolongan (Nashor)
~ Perlindungan dari Kesulitan: Wirid ini berfungsi sebagai benteng perlindungan dari segala mara bahaya, tipu daya musuh, dan rencana jahat, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi.
~ Kemenangan: Memohon pertolongan Allah (Nashorullah) untuk mengungguli setiap permasalahan atau tantangan dalam hidup.
2. Kemuliaan (‘Izzi)
~ Kehormatan Diri: Memohon agar dijaga dari meminta-minta (tangan di bawah) dan dimampukan untuk memberi (tangan di atas). Hal ini adalah wujud dari kemuliaan di hadapan sesama manusia.
~ Ketenangan Jiwa: Memohon agar selalu berada di bawah bimbingan Allah SWT dan tidak diserahkan kepada hawa nafsu sendiri, yang merupakan kemuliaan di mata Allah.
3. Rezeki (Rizqi)
~ Kelancaran Rezeki: Doa spesifik untuk rezeki ini bertujuan memudahkan datangnya rezeki dari segala arah, baik yang bersifat material maupun non-material (seperti kesehatan, ilmu, dan waktu).
~ Rezeki yang Berkah: Selain memohon rezeki yang banyak, doa ini juga menekankan permintaan rezeki yang halal, baik (thayyib), dan berkah, sehingga membawa manfaat dunia dan akhirat.
.
💡 Panduan Pengamalan Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi (Ijazah dan Adab)
Pengamalan Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi umumnya didasarkan pada tradisi Tarekat Rifa’iyyah dan para ulama yang memberikan ijazah. Beberapa panduan umum meliputi:
- Waktu Terbaik: Dianjurkan dibaca secara rutin (istiqamah) setiap hari, terutama setelah melaksanakan salat fardu, atau pada waktu-waktu mustajab.
- Setelah Al-Waqi’ah: Sesuai petunjuk pada teks aslinya, wirid ini dianjurkan dibaca setelah menyelesaikan bacaan Surah Al-Waqi’ah.
- Adab: Melaksanakan dengan khusyuk, dalam keadaan suci (berwudu), menghadap kiblat, dan meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT akan mengabulkan permohonan.
ℹ️ Sanad Ijazah Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi
Dibaca setelah membaca surah Al-Waqi’ah. Ijazah Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi dari Sayid Syaikh Abdullah Al-Rifa’i. Download PDF Surat Al-Waqiah (56) – Teks Arab Enak Dibaca, Lengkap & Siap Diamalkan.
Mengamalkan Hizib Nashor wa Izzi wa Rizqi ini adalah bentuk tawassul (perantara) kepada Allah SWT melalui asma-Nya, kalimat-Nya, dan kemuliaan Nabi Muhammad SAW, dengan tujuan utama meraih kehidupan yang berkah dan berkecukupan.
📂 Bacaan Pustaka Menyan
Baca juga hizib dan wirid amalutah warisan ulana salaf:
- Doa Sepertiga Malam Terakhir
- Doa Ya Man Dabbara Li-Yusufa Amrahu: Kunci Mengubah Keadaan Sulit Jadi Lebih Baik
- Unlock Spiritual Power: Download Hirzul Jausyan Kabir PDF | Master Wirid 1001 Asmaul Husna
- Hizb Nashor Al Haddad: Suwuk Kemenangan Mutlak – Tameng Spiritual Tanpa Celah
Salam Sarkub 🇮🇩👍


No Responses