Ekonomi Susah? Jangan Resah

Sarkub Share:
Share

Apa tanda orang bersabar?

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” Lanjutan ayatnya, Al Baqarah ayat 156, orang bersabar tandanya adalah orang yang mampu berkata di lisan dan hatinya, inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, semua milik Pengeran dan semua bakal balik pada pemiliknya.”

Maka kepada sesiapa saja yang mampu tetap berdiri dan bersabar, Kanjeng Nabi diperintah untuk membesarkan hatinya.

Mbah Imam At Thobaroni meriwayatkan bahwa Kanjeng Nabi dawuh :

ان من الذنوب ذنوبا لايكفرها الصلاة ولا ااصوم ولاالحج ولاالعمرة، قالوا وما يكفرها يا رسول الله؟؟ الهموم فى المعيشة (رواه الطبرانى)

“Sesungguhnya di antara dosa ada dosa yg tidak bisa lebur dengan sholat, juga tidak dengan puasa, haji atau umroh. Para sahabat lalu bertanya, apa yg bisa meleburkanya, wahai Kanjeng Nabi ? Kanjeng Nabi dawuh yaitu susah bertubi-tubi dalam hal ekonomi”

Jadi ternyata semua cobaan itu fungsinya agar dosa-dosa yang tidak bisa dihapus oleh laku ibadah fi’liyah, bisa terhapus asal kita mau bersabar dan tetap teguh berdiri ketika badai cobaan itu menerpa. Inilah ganjarannya orang yang suka bersabar.

Kesimpulannya, dinikmati saja semua cobaan itu mbah. Yang susah itu bukan sampeyan saja, tapi semua orang juga pasti punya kesusahan masing-masing. Agar mampu bersabar dan kuat tahan banting, kita ambil positifnya, semoga cobaan ini jadi lantaran terhapusnya dosa. Dan jangan lupa bahwa tanda orang sabar itu punya keyakinan bahwa semua yang ada di dunia ini bukan milik kita, termasuk diri kita. Karena semua bakalan musnah dan balik kepada pemiliknya, maka kita harus terus berharap keselamatan dengan melakukan ibadah dan terus berdoa. Semoga manfaat. Salam. (Tim Sarkub, Bu Dian Bogor)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply