Berhaji Bukan Milik Orang Kaya

Sarkub Share:
Share

Ibadah haji yang dikerjakan umat Islam di dunia ini memenuhi 3 panggilan;

  1. Karena panggilan Malaikat, maksudnya adalah mereka yang berangkat ke tanah suci wafatnya di sana
  2. Karena panggilan Nabiyullah Ibrahim, maksdunya berangkat ke tanah suci dan kemudian kembali lagi ke tanah airnya ketaatannya bertambah, amal ibadahnya semakin giat, lebih tawadhuk, lebih qona’ah dan lebih sabar, akhlaknya semakin baik.
  3. Karena panggilan setan, maksudnya berangkat ke tanah suci, dan kemudian pulang ke tanah airnya, kemaksiatannya bertambah jadi, shalatnya semakin ditinggalkan, korupsinya makin parah, dan sebagainya.

Bila kita tidak mampu berhaji dan umroh maka ada amalan yang fadlilahnya sama dengan mengerjakan haji dan umroh,

Dua diantaranya adalah :

  1. Shalat berjamaah di masjid kemudian duduk berdzikir sampai terbit matahari ,lalu shalat sunnah 2 rakaat

مَنْ صَلَّىالْغَدَا ةَ فِي جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِحَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ قَالَ قَالَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ
Dari Anas bin Malik, Rasulullah s.a.w bersabda, ” Barangsiapa Shalat Subuh berjamaah lalu duduk berdzikir (mengingat) Allah sampai terbit matahari kemudian shalat 2 raka’at, maka baginya pahala seperti pahala haji dan umrah yang sempurna, sempurna, sempurna.” (HR.Shahih At-Tirmidzi)

 

  1. Berbakti kepada orangtua. Karena Rasulullah SAW pernah berwasiat untuk berbakti kepada ibu, lalu beliau bersabda, “ Kamu seperti orang yang menunaikan haji, menunaikan umrah, dan orang yang berjihad “

 

Allah SWT sungguh..sungguh sangat adil kepada hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh berjalan menuju Allah SWT dan tidak mampu mengerjakan haji dan umroh karena kondisi keuangannya tidak cukup. Masih banyak jalan menuju surga dan lebih lagi kepada Ridlo Allah SWT.

 

Semoga artikel singkat ini bisa memacu sahabat untuk lebih meningkatkan ghiroh ibadahnya lagi sebagai bekal di akhirat, nanti aamiin..aamiin Yaa mujibassailiin..

 

Sumber : Tim Sarkub diambil dari mauodzoh hasanah Halal bihalal oleh Syech Loving Mkub.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply