banner 728x90

Kebohongan ‘Khazanah Trans7’ dalam Memaknai Sholawat

khazanah trans7 wahabi
Sarkub Share:
FacebookTwitterGoogle+LineWhatsAppTelegramShare

khazanah trans7 wahabiApakah anda penggemar tayangan Khazanah di Trans 7? Maka mulai sekarang berhati-hatilah menontonnya. Khazanah adalah salah satu program tayangan berkonten islami yang hadir setiap hari senin sampai jum’at jam 5.30 WIB di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia, Trans 7.  Sekilas tayangan ini menarik karena berkonten islami. Akan tetapi konten tayangan seperti itu memang tidak digarap dengan serius. Pengelola media komersial, memang tidak memperhatikan validitas konten tayangan. Mereka hanya berpikir tayangan itu menarik pemirsa.

Pagi ini, tayangan Khazanah bertajuk Sholawat. Namun ada sedikit yang aneh dan bisa dibilang “lucu” bila kita cermati dan hal ini merupakan pembodohan bagi orang yang menontonnya. Wanita penyiar yang membaca ilustrasi dalam tayangan KHAZANAH itu menjelaskan tentang macam-macam sholawat yang diamalkan oleh umat Islam yang sejatinya menurut mereka merupakan bid’ah yang diliputi khurafat dan takhayul yang sesat karena tidak sesuai tuntunan Rasulullah Saw (Penyiar mengucapkan kalimah Shalallahu ‘alaihi wassalam pun dengan makraj dan tajwid yang payah yang membuat para sufi ketawa gaduh-pen). Sholawat yang dibaca dalam khasidah-khasidah apalagi dengan iringan rebana dan goyangan badan orang-orang yang bersholawat, adalah bid’ah dlolalah yang potensial musyrik, menurutnya.

Sewaktu menayangkan bagian sholawat Nariyyah, penyiar wanita itu mengarang suatu cerita bahwa sholawat itu sejarahnya berasal dari Syekh Nariyyah, salah seorang sahabat Nabi Saw yang menyusun sholawat dan kemudian minta didoakan oleh Nabi Saw agar masuk surga dan diperkenankan masuk surga. Kisah Syekh Nariyyah itu, menurut si penyiar wanita, adalah kisah tanpa dasar karena sahabat Nabi Saw tidak ada yang bernama Nariyyah dan gelar syekh pada masa itu tidak ada digunakan oleh para sahabat. Jadi, menurut Khazanah Trans7, sholawat Nariyyah itu karangan orang sesat untuk menyesatkan umat Islam.

Coba anda cermati, penyiar tersebut ngucapin kalimat Wallohu ‘alam saja, makraj dan tajwid-nya belepotan gak karuan. Karena itu kalau mengutip al-Qur’an atau Hadits, penyiar wanita tersebut tidak berani menyitir bahasa Arab-nya. Dia hanya berani baca terjemahan saja. Dia sadar rupanya, gak bisa ngaji. Bahkan melafazkan Allah saja masih salah karena mengucapkannya dengan lafaz Awlloh.

Terlebih aneh dan sangat “lucu” lagi ketika kita mendengar uraian penyiar wanita itu. Sewaktu penyiar wanita itu menguraikan asal-muasal Sholawat Badar. Dikisahkan, bahwa sholawat Badar dimulai tahun 1960-an ketika seorang kyai bermimpi melihat para habib yang berpakaian hijau mengumandangkan sholawat badar. Isteri kyai bersangkutan juga bermimpi ketemu Rasulullah Saw. Lalu kyai itu menghadap seorang habib yang dikenal ahli kasyaf, disebutkan bahwa habib itu membenarkan mimpi kyai dan isterinya. Itu sebabnya, sholawat yang disebut sholawat badar itu sangat baik diamalkan, terutama untuk membangkitkan semangat umat Islam yang dewasa itu ditekan oleh aksi-aksi PKI.

Sekarang kita garis bawahi, Benarkah sholawat Badar baru dimulai tahun 1960-an??. Kebohongan dari mana lagi ini?. Pembodohan publik yang amat luar biasa bagi umat islam. Sutradara dan penyusun tayangan KHAZANAH yang jelas-jelas mengandung manipulasi dan pemutar-balikan fakta untuk tujuan-tujuan membingungkan umat. Padahal Selawat Badar sudah dikumandangkan umat Islam sejak ratusan tahun silam.

Setelah memaparkan sejumlah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari, Turmudzi dan Ahmad yang ditafsir menurut tafsiran khas Wahabi, pembacaan sholawat yang diamalkan umat Islam selama ini dianggap sudah tidak sesuai lagi dengan yang diajarkan Rasulullah Saw. Amaliah sholawat yang dibaca dengan macam-macam cara yang tidak sesuai teladan Nabi Saw pada dasarnya adalah sesat karena dianggap tidak memiliki dasar yang kuat. Pengamal sholawat yang jelas-jelas bid’ah – setelah melihat tayangan KHAZANAH – dihimbau untuk tidak terus mengamalkan amaliah sesat dan menyesatkan, yaitu menjadikan sholawat sebagai tawassul karena bisa bermakna menyekutukan Allah.

Tahukah anda kenapa untuk melarang sholawat dan tawasul mereka ungkapkan lewat macam-macam hadits sebagai dalil? Jawabannya adalah untuk membingungkan umat. Sekaligus untuk membenarkan tafsiran mereka yang berkali-kali menyebut Imam Ibnu Taimiyyah. Kenapa mereka hanya berdalil hadits?. Karena mereka menyembunyikan ayat Al-Qur’an, yang tegas-tegas menyatakan bahwa ALLAH dan para MALAIKAT BERSHOLAWAT kepada NABI SAW. ALLAH juga dalam ayat itu memerintahkan kepada semua kaum BERIMAN untuk BERSHOLAWAT kepada NABI SAW. Mereka menafsirkan Qur’an dan Hadits itu dengan keyakinan mutlak bahwa tafsiran itu yang paling benar sungguh tidak masuk akal. Bagaimana mereka bisa haqq al-yaqiin bahwa tafsiran mereka yang paling benar seolah-olah mereka sudah konfirmasi kepada Allah bahwa tafsir mereka sudah dishahihkan kebenarannya oleh Allah sendiri. Ya itulah sifat orang-orang yang men-tuhan-kan nafs-nya sendiri, sehingga tidak ada kebenaran selain kebenaran mereka yang di dalam jiwanya selalu bergaung kalimah “ana khoiru minhu”.

Sejak Allah memaklumkan bahwa DIA dan para malaikat bersholawat kepada Nabi Saw dan memerintahkan orang-orang beriman untuk bersholawat, maka saat itulah sholawat kepada Nabi Saw menjadi sunnatullah. Artinya, sejak saat itu sampai hari ini — kira-kira sudah 1500 tahun — manusia tidak pernah berhenti dalam bersholawat, baik dalam sholat, qasidah-qasidah, amaliah sholawat, khoth-khoth kaligrafi, kitab-kitab ilmu hikmah, wirid sholawat, sholawat wahidiyyah, sampai wafak-wafak sholawat. Artinya, sejak 1500 tahun yang silam orang setiap hari, jam, menit, dan detik terus-menerus bersholawat tidak pernah putus, sehingga kalau mau jujur dicatat dalam guinness book of the record, maka Nabi Saw adalah sat-satunya manusia yang namanya tidak pernah berhenti disebut orang selama 1500 tahun. Masya Allah, sesat benar jama’ah Iblis yang menghalang-halangi orang bersholawat!

 

Lalu bagaimana sikap kita terhadap tayangan mereka seperti itu?

Serukan kepada umat Islam khususnya kepada kalangan Ahlussunnah wal-Jama’ah an-Nadhliyyah agar serentak tidak lagi menonton tayangan KHAZANAH di stasiun TRANS 7 karena televisi itu sudah menjadi alat Wahabi untuk mendakwahkan agamanya.

Umat Islam perlu mewaspadai nilai-nilai keislaman termasuk pemutarbalikan sejarah Islam yang ditayangkan di stasiun televisi. Karena, kebenaran nilai-nilai keislaman yang ditayangkan di dalamnya tidak sesuai dengan sejarah Islam yang sebenarnya.

Ayo bergerak bersatu cegah virus ajaran wahabi yang meresahkan dan mengadu domba umat islam dengan cara mengirim pengaduan terkait acara KHAZANAH TRANS 7 yang meresahkan, langsung diadukan pengaduannya ke www.kpi.go.id dan via SMS KPI ke nomor 081213070000. MOHON DIKIRIM DUA-DUANYA VIA WEBSITE DAN SMS. Semakin banyak yg protes terkait acara ini, insya Allah KPI akan cepat merespon dan langsung menegur acara KHAZANAH dan bila perlu minta ditutup sekalian.

MOHON DISEBARLUASKAN DAN AJAK SAUDARA-SAUDARI KITA SEBANYAK MUNGKIN UNTUK MENGIRIMKAN PENGADUAN KE KPI. JANGAN BIARKAN SEKTE WAHABI MERUSAK AQIDAH UMAT ISLAM AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH.

Oleh: Tim Sarkub
(Dialih bahasakan dari tulisan KH. Agus Sunyoto dengan perubahan seperlunya.)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

608 Responses

  1. Rusdiyan13/04/2013 at 01:18Reply

    ” khazanah acara yg Payah “

    • love wahabi16/04/2013 at 22:14Reply

      yang ga payah buat rusdiyan itu acara dangdut dan sinetron2 ga bermutu….dan juga acara2 buka2an aurat baru tuh top markotop buat org kaya ente,,,,klo acara yang bermuatan kebaikan mah bukan level ente ya????

      • antiwahabi17/04/2013 at 11:25Reply

        WAHABI ; WAhai HAmba BId’ah (Biadab)

        • masykur hasyim18/04/2013 at 08:50Reply

          Awal dari segala kemungkaran dimulai dari keyakinan dan moralitas, mulai dari individu, keluarga, masyarakat, dst… Termasuk WAHABI adalah awal dari tersebarnya banyak fitnah yang berakibat berbagai kemungkaran, karena keyakinan dan moralitas mereka yang menyimpang dari sumbernya.

        • yusuf19/04/2013 at 21:41Reply

          antiwahabi, tapi gak anti dangdut. Goblok luu

    • IRWAN18/04/2013 at 14:50Reply

      ACARA KHAZANA TRANS7 SEBENARNYA SANGAT BAIK DARIPADA KITA TONTON ACARA SINETRON YANG BUKA2N AURAT ATAU INFOTAIMENT…
      TAPI TOLONG ACARA TERSEBUT JANGAN MEMILIH TEMA YANG KONTROVERSIAL AGAR UMAT TIDAK TERPECAHBELAH. JUJUR SAYA BERFAHAM AHLUSSUNNAH WAL-JAMA’AH .
      MAU WAHABI
      ATAUPUN AHLUSSUNNAH WAL-JAMA’AH BELUM TENTU BENAR KARENA KEBENARAN MILIK ALLAH SWT DAN MANUSIA ADALAH TEMPATNYA SALAH.
      MEMANG ADA BEBERAPA NARASI DALAM ACARA TERSEBUT YANG TIDAK SESUAI, JADI TOLONG LEBIH DIPERHATIKAN UNTUK KESATUAN UMAT.

      • Guntur30/04/2013 at 23:27Reply

        fb_action_ids=10151366188588826&fb_action_types=og.likes&fb_aggregation_id=246965925417366&fb_source=aggregation

      • Rido31/10/2013 at 04:18Reply

        Setuju deh sama bang irwan. Tapi yo bagi kita yg lingkup belajarnya terbatas, mendengarkan Khazanah banyak membantu jg. toh topik2 yg dianggap salah oleh penulis di situs ini kan hanya bbrp, dan yg memang masih dianggap rancu.
        Tapi pd dasarnya saya hanya ingin mencari ilmu sebanyak2nya.
        Allahuakbar !!!

    • Aku bukan manusia sempurna22/07/2013 at 02:31Reply

      Assalamuallaikum.
      Untuk team SARKUB dan saudara-saudara sekalian yang saya hormati ;
      “karena saya tau anda-anda sekalian adalah hamba Allah yang baik dan beriktikad baik, ada baiknya jika sebelum mengerjakan sesuatu itu di pikir dahulu secara matang, di pahami, di dasari rasa ikhlas, jujur dan tanggung jawab, silahkan berpedoman dari Al Quran, tapi alangkah baiknya tidak menyinggung, menyimpang, dan secara tidak langsung mengadu domba antar sesama saudara (Muslim).
      Yang salah itu perlu dibenarkan, tidak perlu mencemooh / menghina. Jangan menghasut untuk berbuat yang belum tentu itu adalah benar. Yang belum benar bisa dibenarkan, kalau anda berkenan silahkan dengan cara lain untuk membenarkan yang belum benar. Ada banyak jalan menuju roma. Jika anda adalah benar-benar orang yang benar, maka benarkanlah yang menurut kalian itu benar dan seharusnya benar, dan JANGAN PERNAH BERFIKIR BAHWA ANDALAH ORANG YANG PALING BENAR!
      Sekian terimakasih, maaf kalau ada kalimat yang kurang berkenan.
      Assalamuallaikum Wr Wb.

    • hatinurani12/09/2013 at 05:42Reply

      asslm…. sdrku semua sy yaqin kl hati nurani kita yang terdalam ingin mengikuti jejak dan sunnah rasul, dengan beribadah sesuai dengan apa yang beliau ajarkan.
      Jngan pernah menutup hati kita dengan keterangan yang sebenar-benarnya berasal dari orang yang terpercaya dan terjaga hatinya dari penyimpangan sunnahnya….
      darimanapun keterangan/apapun tentang kebenaran sunahnya mari kita laksakan… jgn terlalu membawa hawa nafsu kita. mari kita rubah semua ibadah yang memang tidak ada dalam sunnahnya dan mengerjakan semua apa yang sudah baginda Rasullullah contohkan, agar keselamatan dunia akhirat bisa tercapai….

    • orang bodoh19/11/2013 at 07:49Reply

      wong khazanah bener kok dihujat. orang mengatakan yg tdk dilakukan dan melakukan yg tdk diperintahkan.ngaku2 ahlul bait padahal pambunuh ahlul bait(husein).

  2. Aliy Faizal13/04/2013 at 01:44Reply

    Na’udzubillahi Min dzalik..
    semakin parah dan semakin merajalela juga kebathilan para pendusta agama yang berlabelkan wahabi..

    • eko13/04/2013 at 23:06Reply

      na’uzubillahi min zalik

      semakin banyak orang2 yang malas menuntut ilmu termakan syubhat dan fitnah para sufi aswaja kuburiyyun

    • Rudi Santoso14/04/2013 at 21:57Reply

      Bisa Jelaskan nggak WAHABI itu Apa ? Jangan sampai kita saling Fitnah tanpa ilmu. Karena setiap perkataan kita akan diminta pertanggungjawabannya. Klo WAHABI itu Salah dan Nahdiyyin betul tinggal luruskan saja dan kembalikan semua kepada Allah dan Rasul Nya, bukan saling mengumpat….Barakallahufikum

      • Guntur30/04/2013 at 23:28Reply

        fb_action_ids=10151366188588826&fb_action_types=og.likes&fb_aggregation_id=246965925417366&fb_source=aggregation

  3. din brodin13/04/2013 at 05:35Reply

    ayo ganyang dan hilangkan wahabi dari bumi indonesia.

    • eko13/04/2013 at 23:04Reply

      Ayo ganyang amalan2 yang tidak sesuai dengan perintah agama..

      tukang banyol aja nyang ngarang shalawatan ente ustad gadungann

      • haidar ali14/04/2013 at 22:30Reply

        Dasar wahabi tidak memiliki adab,Para Ulama salaf yang ‘alim Rabbanilah yang mengarang shalawat,jaga mulut kalian dalam berbicara,dasar neo khawarij takfiri

      • LIAN16/04/2013 at 14:27Reply

        SEMOGA ANDA DAN KELOMPOKNYA YANG MEMBID’AHKAN SHOLAWAT,,,,, DITOLONG SYAFAATNYA OLEH NABI SAW

        PINTAR NGOMONG,,, NGAJI DI PESANTREN MANA LO?
        INTERNET? KLOMPOK2 NGAJI YG CAMPUR ADUK,,,
        AHLI BID’AH=WAHABID’AH AAAAHHH

      • habib17/04/2013 at 12:44Reply

        khazana banyak mengandung positif tapi lebuh banyak lagi mengandung provokativ…..tidak akan ada asap klo tidak ada api…..aswaja tidak pernah menghina ajaran kaum yang lain mereka memegang prinsip tasammuh(toleransi),,,,aswaja tidak mencari konflik tapi jgn membuat konflik……jagnkan sesama islam non muslimpun yang diganggu oleh islam maka aswaja akan berda digarda depan apa lgi mengina amalan kaum aswaja tanpa dasar yang kuat,,,,
        nah bagi saya pribadi menyarankan ketika menyiarkan ajaran yang akan mennimbulkan konflik lebih baik bertanya pada MUI yang diakui secara konstitusi….

    • ajib17/04/2013 at 11:54Reply

      hati-hati klo berkomentar saudaraku…karena saya dulu pernah berbuat yang sama dengan kamu. tapi apa yang terjadi ketika saya membaca kita syeikh Muhammad bin abdul wahab (wahabi) tidak lain beliau mengajak kepada ketauhid-an…cobalah untuk bijak. tau dulu baru ber-komentar…jangan kata-nya …kata-nya…jazakallohu khair

      • Author

        Tim Sarkub17/04/2013 at 23:43Reply

        kitab yg anda baca itu terjemahan hasil gugling di internet ya pak?
        lalu yg dimaksud ketauhidan itu apa? apa kalau sudah mbid’ah2in amalan orang lalu itu dianggap dakwah tauhid?

        • Qrynn22/04/2013 at 13:13Reply

          Wah,,, Tauhid ya mengesakan Allah SWT Atuh akhiii..
          Bukannya Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk tidak mentahrir sesama muslim sendiri.. lalu apa yang antum lakukan dengan tulisan antum di atas?
          sudahkah antum mengkaji tulisan antum?

          • Author

            Tim Sarkub23/04/2013 at 13:41

            Tentunya SUDAH

        • Amar25/04/2013 at 08:09Reply

          INNALLAHA WA MALAAIKATAHU YU SHOLLINA ALAN NABI,
          YAA AYYUHAL LADZINA AAMANU, SHOLLU ALAIHI WA SALLIMU TASLIMA …

          • Abu Afdelia07/05/2013 at 06:49

            setiap perintah pasti ada petunjuk pelaksanaannya. Allah memerintah kita untuk bersholawat pada Nabi-Nya. sudahkah kita bertanya dan mencara bagaimana Rosulullah SAW mencontohkan kita bersholawat pada beliau ? “Sungguh pada diri Rosulullah itu ada suri tauladan yang baik bagimu” (Al Ahzab 21).
            “katakanlah kalau kamu cinta pada Allah maka ikutilah aku(Muhammad) niscaya kamu akan dicintai oleh Allah dan diampunkan dosa”mu” (Ali Imron 31)

    • yusuf19/04/2013 at 21:44Reply

      Din Brodin, komentarmu menandakan bahwa kamu itu idiot

      • Guntur30/04/2013 at 23:31Reply

        fb_action_ids=10151366188588826&fb_action_types=og.likes&fb_aggregation_id=246965925417366&fb_source=aggregation

  4. abdullah13/04/2013 at 05:43Reply

    “Karena mereka menyembunyikan ayat Al-Qur’an, yang tegas-tegas menyatakan bahwa ALLAH dan para MALAIKAT BERSHOLAWAT kepada NABI SAW. ALLAH juga dalam ayat itu memerintahkan kepada semua
    kaum BERIMAN untuk BERSHOLAWAT kepada NABI SAW. Mereka
    menafsirkan Qur’an dan Hadits itu dengan keyakinan mutlak bahwa
    tafsiran itu yang paling benar sungguh tidak masuk akal. Bagaimana
    mereka bisa haqq al-yaqiin bahwa tafsiran mereka yang paling benar
    seolah-olah mereka sudah konfirmasi kepada Allah bahwa tafsir
    mereka sudah dishahihkan kebenarannya oleh Allah sendiri.”

    sekarang saya mau tanya,
    1.darimana anda tau kalau sholawat yg disebut dalam ayat tsb adalah sholawat badar??

    2.apakah Allooh Jalla wa A’la telah merekomendasikan bahwa sholawat yg dimaksud adalah sholawat badar??

    • ABDULLAH14/04/2013 at 09:28Reply

      Anda ini manusia penuh dosa, begitu juga saya -SEMOGA ALLAH MENGAMPUNI-. apa yang membuat engkau enggan bersholawat? apa engkau merasa lebih suci dari MALAIKAT? dari komentar anda menunjukka bahwa cawan anda sudah penuh sehingga tidak ada tempat untuk air yang lebih bersih..

      • hamba Allah17/04/2013 at 20:02Reply

        apa benar shalawat yang dimaksud dalam Qur-an itu shalawat badar? apa keterangan yang menjelaskan bahwa itu adalah shalawat badar? apakah nabi atau para shahabatnya mencontohkan/memerintahkan untuk ber-shalawat badar? kaidah ushul fiqih “asalnya ibadah adalah haram kecuali ada dalil yang mensunnah-kan atau mewajibkan nya”. jika tidak ada contoh untuk shalawat badar dari nabi atau para sahabat nabi itu adalah bid’ah. terimakasih wassalaam….

        • Author

          Tim Sarkub17/04/2013 at 23:40Reply

          – itu kaidah fiqih dalilnya darimana? coba sebutin
          – lalu ibadah yg mana yg anda maksud? kalo tidurnya orang puasa itu ibadah apa bukan? senyum itu ibadah apa bukan? bekerja itu ibadah apa bukan?

        • Joko Lelono19/04/2013 at 13:48Reply

          Anda keliru Bung.. Kaidah ushul fiqihnya “asal segala sesuatu itu boleh (mubah) sampai ada dalil qath’i yang melarang/mengharamkannya.” kok malah dibalik? Shalat pake sarung/celana panjang tidak ada contoh. Pake sajadah tidak ada contoh. Pake baju koko tidak ada contoh. ilmu tajwid pun juga bukan buatan Nabi saw. Lantas, apakah semua itu bid’ah yang sesat? Orang mau menggubah redaksi shalawat seperti apa pun, apalagi kalo didasari kecintaan dan kekaguman pada sosok pribadi Nabi saw., selama intinya bershalawat dan salam kepada beliau, apa itu bid’ah? Anda mesti tau juga, bahwa ulama-ulama yang bikin redaksi shalawat itu bukan orang-orang bodoh yang nggak ngerti hukum, yang nggak ngerti Alquran dan tafsirnya, yang nggak ngerti kitab2 hadits, dsb. Semua ilmu itu sudah ditelan oleh mereka. Jauh, jauuh sekali… kalo ilmu mereka dibandingkan dengan ilmu kita. Itu saja sudah cukup alasan kita untuk paling tidak menghormati keyakinan mereka, kalo tdk ingin mengikutinya.

          • Author

            Tim Sarkub19/04/2013 at 18:55

            @Joko Lelono: anda benar.

        • laqoby jolang20/04/2013 at 10:47Reply

          begitulah kalo belajarnya menggunakan nafsu…ingin benar sendiri.sampe dalil yg membenarkanpun tdk dianggap bila tdk sesuai dg kefahamannya…alias nafsunya.

  5. Pembela Khazanah13/04/2013 at 05:44Reply

    Jangan maen2 mas sama ucapan anda, permasalahan kecil sudah teriak2n seperi ANJING, manusia bisa salah, dan bukan berarti untuk menghentikan dakwah.semua ucapan anda terlalu berlebihan, ingat dakwah bukan pakai emosi krna anda bukan berhadapan dngn kafir.

    Article diatas REAL 100% tidak ada rasa bijak sama sekali, MAEN NUDUH TANPA BUKTI & MAEN HINA BGTU SAJAH DENGAN MUDAH.APAKAH INI AJARAN YANG ANDA DAPAT SELAMA INI AAHHHH..?

    ____________________________________________________
    Coba anda cermati, penyiar tersebut ngucapin kalimat Wallohu ‘alam saja, makraj dan tajwid-nya belepotan gak karuan. Karena itu kalau mengutip al-Qur’an atau Hadits, penyiar wanita tersebut tidak berani menyitir bahasa Arab-nya. Dia hanya berani baca terjemahan saja. Dia sadar rupanya, gak bisa ngaji. Bahkan melafazkan Allah saja masih salah karena mengucapkannya dengan lafaz Awlloh.(Ujar Sarkub)
    ____________________________________________________

    persoalan mengutip arabnya sajah anda sampai permasalahkan, sudah main hina kaum muslim, jika anda orng yg bijak, mengapa anda tidak datang ketempat trans lalu menasihatinya.?

    Sadarlah ini permainan media dan sy’pun orang media bagian broadcaster, dalam pembuatan video akan memakan waktu jika mengutip arabnya,(sadarlah itu video dan bukan article) pembaca akan sedikit bosan jika terlalu lama. mungkin anda kurang paham akan dunia broadcast dan sy maklumi.

    ***************************************

    Bagaimana pendapat anda jika ada seseorang yang salah, apakah seseorang itu harus dipukul atapun dinasihati.?

    Bagaimana Pendapat anda jika ada seseorang yg tidak bisa, apakah orang itu harus dihina ataupun diajari.?

    Bagaimana Pendapat anda jika seseorang menuduh tanpa menunjukan bukti yg kuat.?

    Bagaimana pendapat anda jika seseorang membantah seseuatu namun ia juga tak menunjukan bukti yang kuat.? Seperti article diatas.

    ________________________________________________

    mengenai Ucapan terakhir anda, sy sangat terharu jika media ini terus dipublish dngn orang seperti anda. sy harap publish yg menebar kebencian semacam ini akan dihapus.

    Wasalam

    • Jaswadi13/04/2013 at 10:41Reply

      ma’af buat pembela khazanah, kata-kata anda juga kurang baik dalam menggunakan kata binatang. Jangan merasa benar, saya yang masih awam juga merasa kurang pas dengan pengucapan penyiarnya yang kurang fasih dan benar kata team sarkub sekarang yang penting komersil. banyak orang bilang apa-apa dikatakan bid’ah tapi nggak paham apa itu Bid’ah.

      • eko13/04/2013 at 23:11Reply

        yach yang penting komersil..

        bsok2 para aswaja sufi kuburiyyun juga buat acara tandingan yang lebih bodoh lagi.

        ente yang awam jgn ikut2 kata orang,,, selidiki sendiri.. mgp shalawat kyai, habib ente itu dikatakan bid’ah suatu amalan..

        sok koar2 yang ada masih awam! payah!!!

      • Pembela Khazanah14/04/2013 at 14:59Reply

        Mohon Maaf juga Buwat “jaswadi” anda kurang teliti dalam memperhatikan komentar sy dngn articlenya,

        Menurut anda lebih parah mana berbicara kasar dibandingan memfitnah ahh.?

        Anda mengatakan bahwa sy merasa benar, adakah sy mengatakan bahwa pendapat sy adalah benar.?

        • Guntur30/04/2013 at 23:40Reply

          Saya pun bekerja dalam bidang Media, tapi saya paham akan aturan/kaidah yang diberlakukan dalam agama saya, Islam khususnya Ahlussunah Wal’Jamaah. Baik itu mengenai ke-fasihannya atapun content acaranya, semuanya tidak baik/benar untuk dipublikasikan, perlu pengkajian dan arahan dari orang-orang yang berkempeten untuk mempublikasikannya. Bukan sekedar garapan yang asal-asalan yang akhirnya membuat resah diri saya sebagai elemen masyarakat/pemirsanya.

    • Ridwan Pagaralam13/04/2013 at 10:59Reply

      Ente yang jangan maen-maen.
      Kalo orang dungu kenapa dibiarkan bicara tentang agama atau dakwah? Ape kagak tau Sabda Nabi SAW tentang apabila suatu perkara diserahkan pada orang bodoh untuk menanganinya?

      MIKIR DUNK..!!!

      • Pembela Khazanah14/04/2013 at 15:14Reply

        For Ridwan Pagaralam

        Anda merasa pintar.?
        Klo anda benar pintar, Maka anda akan membantah article murahan semacam ini, tidak menunjukan bukti yg shahih, maen hina sesama kaum muslim, maen nuduh tanpa adanya bukti.

        Khazanah adalah media yg saya cintai dan sy yakin jutaan kaum muslimpun mencintainya dengan pemikiran aswaja, article diatas tidak memperhatikan ucapan didetik-detik terakhirnya yg menyeru untuk menyandar pada pemikiran aswaja.

        Jika anda tidak mengerti pada permasalahan ini, yg anda sendiri hanya bersandar pada article murahan yg diatas tanpa melihat videonya. MAKA ANDA SENDIRILAH YANG HARUS BERFIKIR.

        Al-Quran Berkata : Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.(Qs 17 : 36)

        • Ridwan Pagaralam15/04/2013 at 15:06Reply

          Ini ada terjemahan ayat buat ente yang taqlid pada orang jahil yang sok berdakwah di televisi:

          Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.(Qs 17 : 36)

          • Pembeka Khazanah16/04/2013 at 09:07

            Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata:

            اَلْإِقْتِصَادُ فِي السُّنَّةِ خَيْرٌ مِنَ الْإِجْتِهَادِ فِي الْبِدْعَةِ

            “Sederhana dalam melakukan sunnah lebih baik daripada bersungguh-ungguh dalam melaksanakan bid’ah”. (Riwayat Ad-Darimi)

            dan beliau juga berkata:

            اِتَّبِعُوْا وَلاَ تَبْتَدِعُوْا فَقَدْ كُفِيْتُمْ وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ

            “Ittiba’lah kalian dan jangan kalian berbuat bid’ah karena sesungguhnya kalian telah dicukupi, dan setiap bid’ah adalah kesesatan”. (Riwayat Ad-Darimi no. 211 dan dishohihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam ta’liq beliau terhadap Kitabul Ilmi karya Ibnul Qoyyim)

          • Author

            Tim Sarkub16/04/2013 at 12:51

            maaf kami tidak menerim AL-ALBANI. tidak ada dalam kamus kami.

          • Ridwan Pagaralam17/04/2013 at 09:04

            Saya ulangi, ini ada terjemahan ayat buat Pembela Khazanah yang taqlid pada orang jahil yang sok berdakwah di televisi:

            Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.(Qs 17 : 36)

        • hamba Allah17/04/2013 at 20:14Reply

          setujuh agan pembela khazanah kita harus berfikir tenang dan berfikir bijak jangan terbawa emosi lanjutkan dakwah yang harus di stop acara sia2 seperti X-Factor dan sejenis nya yang melemahkan mindset pengidolaan kita kepada Nabi…wassalaam….

          • ihsan27/05/2013 at 23:41

            @sarkub,; Sepertinya kalian itu sangat pintar dalam hal “shalawat”,shg marah2 gak karuan kpd pembuat acara “Khazanah Trans 7”. Memangnya shalawat itu sangat banyak model/lafaznya? Ada shalawat “Badar”,”Nariyah” dan lain2 yg gak ada tuntunan nya dari Nabi SAW. Justru dgn adanya acara Khazanah Trans 7 yg di edit oleh “team” yg menguasai asal usul yg menya ngkut masalah dlm Agama Islam,orang menjadi tau mana yg BENAR dan mana yg BID’AH. Bacaan shalawat yg benar itu adalah yg sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW,bukan bikinan org yg mengaku “Wali”,Kiyai, dsb. Apalagi banyak bacaan shalawat itu menjurus pada “Syirik”,yg menyetara kan Nabi SAW dgn Allah SWT. Selain itu apa kaitannya shalawat kpd Nabi SAW dgn “Pejuang2” Perang Badar? Gak pernah dikenal shalawat Badar di Negeri2 lain,terma suk Arab Saudi dan Negara2 Arab sekitarnya.

          • Author

            Tim Sarkub28/05/2013 at 14:12

            para sahabat, tabi’in, imam, ulama banyak membuat shalawat, begitu pula ulama wahabipun juga sering mengucapkan shalawat yang tidak ada tuntunannya dari nabi saw, tapi kenapa tidak anda BID’AHKAN? disinilah letak keplin-planan wahabi seperti anda.

            silahkan  baca disini: http://www.sarkub.com/2013/kebolehan-aneka-redaksi-shalawat-nabi/

      • Raja Saud16/04/2013 at 16:31Reply

        ckckkc

    • juanda achmad13/04/2013 at 23:58Reply

      1.Tidak ada manusia yang tidak pernah berbuat salah. Namun sebagai orang broadcast seharusnya sang pembawa acara mengerti betul, materi yang akan dia sampaikan, atau paling tidak PEMREDnya harus jeli apakah pembawa acara yang bernuansa Dakwah namun pembawa acara nya tidak punya dasar dakwah.
      Bukan berarti tiap yang salah harus mendapat hukuman atau pukulan. Tapi jika media menampilkan pembawa acara yang tidak menguasai materi, sama saja menampilkan kejelekan atau kebodohan yang mewakili media tsb.
      2. Orang yang tidak bisa atau belum bisa tidak layak untuk ditampilkan membawa acara. Apakah tidak ada yang lebih baik atau yang lebih fasih lagi dari yang ditampilkan tsb. Kalau untuk belajar atau harus di ajari lagi sebaiknya jangan jadi pembawa acara dulu, sekolah aja lagi sampai tamat.
      3.Kalau anda pernah dengan sebelum muazin menyerukan Azan dia akan membacakan ayat Al-Quran yang artinya Sesungguhnya Allah dan Malaikat bershalawat kepada Nabi, Wahai Orang-orang yang ber iman Bersholawatlah kamu kepadaNya (Nabi) agar kamu di beri keselamatan. Untuk lafal arabnya silahkan anda cari sendiri di Qur’an atau tanya aja ke anak anda yg pernah sholat.(Kalau keluarga atau Anda seorang Muslim).
      4. Bukankah di turunkan nya Al-qurqn itu agar kamu berpikir. Maka bacalah dan pikirkanlah. Semua bukti telah ada di dalam Al-Quran, dan Al-Quran itu di turunkan dengan telah sempurna. Semoga anda (Dan kita semua para pembaca kontens ini) bisa lebih mendalami lagi Ilmu-ilmu yang ada dalam Al-Quran.

    • Asshof14/04/2013 at 07:00Reply

      wah urusan gini msih dibilang sepele kecil.. padahal sdh masuk ranah memusrikkan orang… gaya bijak tp ……sok aja

      • Pembela Khazanah18/04/2013 at 13:18Reply

        For Asshof

        Sy mengatakan bahwa ini adalah maslah kecil, Hmm Itu memang benar, bahkan bagi sy tak ada masalah apapun pada tayangan khazanah, yg Masalah Besar adalah orang yg memfitnah/berbicara bohong dalam media massa ini, sadarilah media massa ini bisa menjadi baik dan jahat,dimana seseorang sudah tak lg memandang Kode Etik Jurnalistik, khusus untuk web ini bisa dinilai biang dajjal diantara kaum muslimin.

        Berkenaan dengan Proposisi anda, Hhmm Anda melihat masalah apa pada postingan diatas.?
        Presenternya atau Shalawatnya.? adakah permasalahan serius yang dibahas pada post diatas.? dan adakah Proposisi ditunjukan yg sesuai syariat islam pada post diatas.?

        anda mengatakan bahwa khazanah memusyrikan orang. sy ingin bertanya, apakah sesorang yg berlandaskan pada Proposisi yg shahih bisa dikatakan syirik.?

        Dan apakah orang yg berlandaskan pada proposisi yg palsu bisa dikatakan syirik.?

        Silahkan ..

        • Logism16/05/2014 at 22:03Reply

          Biar ajalah dia bekoar-koar yang penting kita hidupkan terus SHOLAWAT sampai kiamat.

        • Nis Nuris23/07/2016 at 22:43Reply

          Menurut saya anda ini hanya sok membela tp sejatinya tdk paham dg apa anda bela, soal pertanyaan anda ttg apa yg dipermasalahkan, artikel diatas jelas mengomentari buruknya penguasaan materi si penyiar ttg tema yg diangkat dan materi dlm acara tersebut. Bagi penulis materi yg disampaikan dlm acara itu keliru dan itu bagi producer acara harusnya peka terhdp pandangan/paham yg diyakini sbagian kelompk besar kaum muslimin di tanah air. Dari sini aja sikap anda sdh keliru dlm menghujat si penulis artikel ini..kesimpulannya anda ini sok..sok an aja.

    • Fadhil Naufal14/04/2013 at 11:05Reply

      Mbok Udah gg usah pd Ribut…

    • LIAN16/04/2013 at 14:29Reply

      SEMOGA ANDA DAN KELOMPOKNYA YANG MEMBID’AHKAN SHOLAWAT,,,,, DITOLONG SYAFAATNYA OLEH NABI SAW

      PINTAR NGOMONG,,, NGAJI DI PESANTREN MANA LO?
      INTERNET? KLOMPOK2 NGAJI YG CAMPUR ADUK,,,
      AHLI BID’AH=WAHABID’AH AAAAHHH

    • khoirudin03/07/2013 at 22:17Reply

      sory bos ini cuma cp
      wahabi g usah d tangggapi serius bos kan dia preman berkedok agama kata sastro
      kan d l,ihat cara ngomongnya aja udah keliahtan.
      ngapusi trus malsu2 itu udah ciri khas wahabi

      • khoirudin03/07/2013 at 22:20Reply

        Oh ya ditambah lagi mefitnah n mengadu domba senjatany terkini yg di miliki wahabi

        • khoirudin03/07/2013 at 22:25Reply

          tg d di komentari itu penyimpangannya bos bukan acaranya
          bilal tu pergi kubur nabi itu bidah
          umar tu tarawih 20 rakaat tu bidah
          rosulullah nikah tanpa buku
          kamu kumpul kebo tanpa buku nikah aaaahhh itukan bukan bagian dari ibadah .
          pinterkan wahabi klo mlintir2 n bermain kata2 biasa makelaran d gamasoru

    • rahmat12/07/2013 at 04:54Reply

      sbenarnya untuk tim sarkub sendiri harusnya jangan posting kn hal sperti ini, BERITA INI HANYA AKAN MEMECAH BELAH UMAT MUSLIM. Biarkan saja mreka yg anda (tim sarkub) “sebut bohong” berjuang untuk mnegakkan panji2 dakwah di negara yang smakin terpuruk dengan ideologi2 yahudi dan barat .
      sebaiknya anda lebih fokus kepada apa yang saat ini mnjdi ancaman besar bagi generasi muda umat islam trutma di indonesia. sya cntoh kn sdikit,
      1. sperti politik yang tidak mncerminkan tata cara berpolitik islam. hrusny kita mencontoh yang di lkakukan Nabi Muhammad SAW saat mmperjuangkan kota makkah dan madinah.

      2. tayangan-tayangan di televisi yang isinya banyak tidak mncerminkan keislaman sperti acra gosip, sinetron, kekerasan2 bahkan adzan pun skrng sdh komersil dgn di di selipkannya iklan2 pd tayangan adzan trsbut.

      ITU YANG HARUSNYA ANDA TENTANG KERAS TEMAN.
      BUKAN MALAH MeLAKUKAN HAL2 yang dapat minumbulkan konflik sesama pembela agama Allah.

      ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR

  6. wahab13/04/2013 at 06:13Reply

    bismillah, miskin… isbir… dakwah wahabbi sudah menembus media tv, bentar lagi seluruh warga indonesia bakal terdoktrin pemahamannya oleh wahabbi, PR buat kalian tukang kemeyan… kalo perlu minta bantuan JIN… 🙂

    • Brigadir14/04/2013 at 21:16Reply

      mih setannya sudah mulai gembira

  7. zielt13/04/2013 at 08:04Reply

    hebaaatttt . . . orang2 yg ilmunya agak tinggi saling hujat sesama agama. Tapi thd agama lain sangat toleran. Bgmnlah nasib awak aku dan kwan2 yg awam ni, bisa2 jadi murtad.

  8. aku13/04/2013 at 08:07Reply

    Aneh…kenapa harus kebakaran jenggot dengan adanya acara khazanah? kenapa tidak dprotes aja acara-acara yang bertajuk pornografi? kan sudah jelas bahwa itu maksiat?

    Ini acara islami diprotes,malah menuduh yang ndak-ndak… apa takut kebongkar aibnya? lha…kalau memang ajaran yang diajarkan tidak mengandung syirik,kenapa harus kegeraha?

    apa takut kehilangan mata pencaharian dan jama’ah?? aneh..sungguh aneh.

    Hati-hati mengejek Asma’ul Husna, yang mana Wahhab itu nama Allah.

    Sesungguhnya orang yang tidak mengetahui sejarah islam dengan benar dan apa yang didakwahkan Rasulullah didalam memerangi kesyirikan, maka ia akan terjatuh dalam kesyirikan karena tidak mau mempelajarinya.

    Jalan kebenaran sudah dijelaskan oleh Rasullullah Shallallhu ‘alayhi wa sallam dan yang bathilpun telah jelas.

    Yang aku ingin tanyakan? memangnya Apa yang telah diketahui akan makhorijul huruf? Dan sifat-sifat huruf serta bagaimana keluarnya huruf” itu? ataukah hanya menertawakan karena diukur diri kalian sendiri? aneh…

    Makanya baca sejarah atuh…pemerintah saudi waktu dahulu pernah menolak shalawat badr yang diajukan oleh KH. Hasyim Asyari. serta bukan termasuk delegasi keagamaan yang dikirim ke Saudi Arabia. Coba lihat sejarah Hamka Hamzah Rahimahullah, yang mana ia belajar agama di makkah, apakah pemahamannya sama seperti itu?

    • aswaja manyun13/04/2013 at 08:21Reply

      saya setuju dgn pendapat anda
      bagaimana komenter anda wahai “ASWAFI” (aswaja-sufi)

    • Brigadir14/04/2013 at 21:20Reply

      asal aja nih…
      jadi kalau ada kata Muhammad sudah pasti baik?
      ada tuh orang murtad terus pakai nama muhammad ramli
      bagaimana menurutmu hai pembela Najd?

    • hamba Allah17/04/2013 at 20:24Reply

      setuju banget acara yang berbau pornografi atau acara pengidolaan melemahkan mindset pengidolaan kpd Nabi SAW yang harus dicekal yang harus dilaporkan ke KPI wahai saudaraku sekalian

    • fahrurozi21/08/2013 at 11:19Reply

      hamka hamzah pemain bola….wkwkwkwkwkw.. Hamka aja mas..

  9. nubie13/04/2013 at 08:20Reply

    Sebenarnya udah lama saya mengetahui kalo acara itu tidak sesuai dangan akidah kita (warga NU khususnya)… Kata2 bid’ah sering diucapkan oleh penyiarnya, sungguh tidak habis pikir, sepertinya banyak amal2 ibadah kita yg menurut mereka salah dan merekalah yg benar. Sedih rasanya kalo memikirkan hal itu, kalau bagini terus kapan umat ini akan bersatu… :(. “Ya ALLAH, hamba berlindung kepada engkau dari merasa diri paling benar… AAmiin…”

    • eko13/04/2013 at 23:15Reply

      noch,,, pernyataan ente aja menggambarkan ente dan warga NU ente aja yang paling benar.

      sok merasa benar ente, kebenaran hanya milik Allah… (itukan syubhat yang sering kalian dengung2kan jika dinasehati kebenaran?!!)

      • nubie15/04/2013 at 07:38Reply

        Maaf kalimat saya yang mana yg menunjukan kalau saya merasa paling benar… :). Apakah kalimat saya diatas ada yang menyatakan demikian… Atau ada kalimat saya yang menyebutkan amal2 orang lain salah… 🙂

      • fahrurozi21/08/2013 at 11:24Reply

        makanya mas eko, tolong bilangin ustaz-ustaz ente dan ente, kalo membaca Alqur’an tuh jangan sampai tenggorokan aja, tapi masukin ke dalam hati… biar ga main sembarang bid’ah, dholalah, sesat, musrik, kafir….

    • Yudhi23/04/2013 at 10:28Reply

      @Sarkub..
      ente kyknya dari NU ya, mpe begitu niatnya mempublikasikan kesalahan yg menurut anda ada di acara tsb..
      baca buku dong bos, cari ilmu dari orang2 salafush shalih jgn dari ulama2 yg nda jelas ilmunya yg banyak nglakuin banyak bid’ah!!
      memang ada sebagian narasi yg masih belum sesuai sunnah, tp khusus utk shalawat nariyah & badar itu memang gak ada tuntunannya dr Nabi, dari sahabat2 Nabi dan dari orang2 sesudah sahabat nabi..
      shalawat nariyah dan badar bikinan orang2 yg ingin memuja lebih tinggi ataupun lebih baik tetapi dengan cara2 yg mereka buat sendiri, itu artinya suatu BID’AH bos, menjalankan syariat yang tidak ada tuntunannya sama sekali dari sahabat Nabi Muhammad SAW..
      Para sahabat setelah Nabi mencontohkan bila kita bershalawat tidak di lakukan secara bersama2, tidak juga dengan menggoyang2kan anggota tubuh.. Shalawat dilakukan dengan cara sendiri2 dan lebih baik bila di ucapkan dengan suara yang nyaring (itu kata sahabat)

      • Author

        Tim Sarkub23/04/2013 at 13:44Reply

        Mana dalilnya??

        • Yudhi26/04/2013 at 20:04Reply

          haha..ha… aneh minta dalil lha kowe wae mbacot rak ono dalile kok ujug2 jaluk dalil.. mulakno nek arep mempublikasikan kuwi golek sik ono hadits sing mendukung ucapan congormu kuwi po rak!!
          klo mo minta dalil, elo bahas juga pke dalil bro.. tp yg jelas jgn dalil dari kyai2 lo tuh yg suka kungkum di laut, datangi petilasan, jauh2 jalan kaki buat datangi kiai yg ktnya pernah ikut perang badar, huh.. NU ternyata mempercayai reiknkarnasi, ane aj yg msh awam bisa mikir kok ngapain kita pke kungkum di laut sambil baca shalawat, telanjang lagi.. ane dlu pernah ikut lo bung, keluar gara2 banyak buanget yg ganjil, ya kyk kungkum sambil telanjang itu

      • Guntur30/04/2013 at 23:49Reply

        Orang naik haji pake pesawat itu Bid’ah, Orang Islam tidur pake spring bed itu juga Bid’ah, Termasuk muka ente juga Bid’ah. Betul?

      • khoirudin03/07/2013 at 22:40Reply

        saya setju komen2 harus di ikuti terus untuk mengamankan rekan2 yg blm kena tipu memurnikan islam . ke qur’an n hadist ( gaya menipunya awal pasti gitu) bagi yg ilmunya. klo tdk pernah d contohkan nabi itu berarti bidah dan bidah adalah dosa, dosa tempatnya neraka senjata awal wahabi =SAMPULNYA PEMBUKAANYA WAH KELIHATANNYA HEBAT= setelah ikut kaji2an nya wah slompret banyak ngawurnya
        ora nambah pinter malah nambah mumet dan keblinger. bagi tmn2 yg blm pernah ikut se-kali2 cobalah ikut selama 1 tahun aja g usah lam2 silahkan……………………

  10. jericho13/04/2013 at 08:31Reply

    Ayo ummat islam podo tukaran
    Ayo agungkan kelompok masing masing
    Nggak media islam nggak media non islam ISINE NGOMPOR KABEH
    Ummat islam vs ummat islam. menang. Jadi. Arang kalah jadi abu

    KHOSAAROH ALIAS RUGI ENTEK BEBEK ENTEK MERI

  11. itu derita lo13/04/2013 at 08:47Reply

    Wadoooh, dengan khazanah trans7 bakalan banyak “ulama kemenyan” yang kehilangan job, kuburan bakal sepi pengunjung…hi hi..

    • wak min15/04/2013 at 14:08Reply

      setuju…semoga orang islam pada sadar,kalau mereka dikibuli sama “ulama kemenyan”…

    • habib17/04/2013 at 12:52Reply

      klo anda ingin tau dalamnya laut maka masukklah,,,jan cepat menyalahkan orang lain apalagi mengatakan ulama dengan menghinanaya,,,,klo tidak dengan ulama kita munkin tidak seperti ini…..asala nda taw ulama itu pewaris para nabi…klo anda mengina ulama berarti anda menghina ulama////……
      dan mereka melakukan amalan itu tentu mempunyai dalail bukan sembarangan….yang perlu anda ketahui lagi tidak ada golongan aswaja yang menyembah kuburan, apalagi meminta pada jin,,,,,,

  12. Jancuk13/04/2013 at 08:50Reply

    Haha…dasar para Sarkub (Sarjana Kuburan) yang maenannya masih menyan, wahabi lah ini lah, emang yang betul begitu cuk, jadi bandingkan dulu hadis dan al-quran baru dengan pendapat kiai sesat mu itu haha…

    • go KHAZANAH16/04/2013 at 23:44Reply

      😀 Sarjana Kuburan… bisa saja plesetannya

  13. .13/04/2013 at 08:53Reply

    yah dari pada beraninya di dumai. .
    mending kumpulin semua kyai ustads kalian yang kalian banggain yang kalian bela lalu adain Mudzakarah kalo berani 🙂
    masalah perbedaan ini adalah masalah ulama yang kayak gini kita gak perlu ikutan apalagi sok ahli hadist 🙂

    untuk masalah sholawat apakah ada yang pernah mengenal KH abdul hamid bin abdullah bin umar (pasuruan) jawatimur

    beliau adalah penggamal sholawat nariyah dan munjiyat 🙂
    tapi beliau malah menjadi Waliyallah dan menjadi ulama yang di segani dijamanya ?

    nah kalo emang sirik kenapa akhlak beliau malah lebih bagus daripada kalian yang mencaci para pengamal sholawat seperti itu. .?

    • eko13/04/2013 at 23:03Reply

      shalawat ga ada asal usulnya dari rasulullah ngapain diamalkan.

      kuburiyyun kepanasaaaaaaaaaaannnn…

      • Brigadir14/04/2013 at 21:21Reply

        gila nih anak,
        jangan harap kau bersama Rosulullah di akhirat kelak

        • Hamba Allah15/04/2013 at 10:40Reply

          Bismillah,,maksud pak eko itu amalan Shalawat yang lafadznya tidak pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wa Sallam kenapa diamalkan? Afwan

          • Brigadir16/04/2013 at 06:41

            Terus Kalau tidak pernah dicontohkan apa itu pasti HARAM? tolol lu juga, berapa banyak ucapan yg tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah apa semua itu HARAM? belajar dong…

          • hamba Allah17/04/2013 at 20:31

            iya jelas brigadir sebab ibadah itu hukum asalnya haram kecuali ada dalil yang membuatnya sunnah/wajib. sekarang ada apa gak perintah/contoh nabi/sahabat tentang shalawat badar?

          • Author

            Tim Sarkub17/04/2013 at 23:38

            “ibadah itu hukum asalnya haram” ==> itu dalil darimana ya? bisa disebutkan?

    • aisyah18/04/2013 at 07:55Reply

      Kok tau WaliAllah mas ? Apa manusia punya hak menentukan WaliAllah ???

  14. bachta13/04/2013 at 08:57Reply

    kalo mata pencariannya sudah mulai di kritik, ya gitu tuh….kebakaran jenggot ( padahal gak punya jenggot )

  15. awamiyun13/04/2013 at 09:04Reply

    Sy kok ga yakin klo khazanah itu ditunggangi wahabi. Tp artikl ini sdh mvonis bgtu, sprtinya ini tuduhan yg ckp serius.

  16. amar13/04/2013 at 09:33Reply

    Pengarang sholawat nariyah itu syech ibrohim at-taji al-maghribi…

  17. hiszom13/04/2013 at 09:34Reply

    mengingatkan untuk kalian yang berdebat,

    1. untuk yang nulis artikel, saya tidak setuju anda bilang jangan nonton acara khazanah lagi. karena khazanah itu acara dakwah yang banyak sekali manfaatnya bagi kita semua umat muslim.

    2. untuk kawan2 wahabi, jangan suka membid’ahkan apa yang dilakukan umat islam lain. kalian bilang bahwa apa yang tidak sesuai ucapan, perilaku/ perbuatan, rasulullah itu adalah bid’ah, cobalah pikirkan jaman dulu rasul selalu naik onta kemana2, lalu kenapa kalian tidak naik onta juga ? kenapa kalian naik motor, mobil, pesawat? apakah itu kalian tidak bid’ah?

    dulu rasul kalo makan pake tangan, lalu kalau kalian makan pake sendok apakah kalian tidak melakukan bid’ah sendiri?

    saranku, kawan2 wahab, berdakwah lah dengan halus. dunia ini butuh dakwah kalian. jangan menyalahkan, tapi mengajak itu lebih baik. karena allah -lah hakim yang paling adil, bukan manusia.

    saya,bukan NU, bukan mohammadiyah, bukan wahabi, bukan aliran apapun, saya muslim.

    mari sodaraku umat muslim, berhentilah berdebat, mari kita perbaiki terus amalan2 kita saja, itu lebih baik.

    • lazzarus14/04/2013 at 08:06Reply

      setuju sangat-sangat setuju…
      apa iya dulu orang-orang berdakwah dengan saling mencacimaki

      kapan ya bisa jadi rahmatan lil alamin
      mungkin kalo dah damai akan kiamat kali ya

    • Fiqri umari14/04/2013 at 13:05Reply

      Ayo kita belajar lagi tentang bid’ah

    • dito15/04/2013 at 08:06Reply

      maaf kata, setahu saya, yang disebut bid’ah dalam Islam adalah penambahan atau pengurangan “amalan-amalan ibadah agama” seperti tuntunan dari rasulullah. akan tetapi jika masalah transportasi, peralatan makan atau peralatan2 lain terkait dengan tekhnologi selama tidak dipergunakan untuk kemunkaran bukanlah suatu kebid’ahan. bukan sekedar yg dulu tidak ada, lalu sekarang ada, semua jadi bid’ah. pensil, kertas, penghapus dll apa juga akan menjadi bid’ah…?

      • Amzar17/04/2013 at 13:53Reply

        Betul

      • hamba Allah17/04/2013 at 20:38Reply

        1. poin 1 saya setuju sekali khazanah adalah acara dakwah
        2. kenapa motor, mobil dan pesawat itu boleh? karena asal hukum duniawi adalah boleh kecuali ada dalil yang melarangnya maka ia menjadi haram, hal yang tsb di atas td adalah masalah duniawi maka boleh-boleh saja ia memakainya selama tidak ada larangan dari Allah dan Rasul-Nya

        • Author

          Tim Sarkub17/04/2013 at 23:37Reply

          Nonton tayangan agama di Khazanah trans 7 itu duniawi apa agamawi?
          lalu siapa yg membagi kedalam dua bagian tersebut? hadits nabi?

          • Pembela Khazanah18/04/2013 at 13:56

            For Tim Sarkub

            Kelihatan sekali gaya kampungan anda, anda faham akan ilmu Sekulerisasi.? sadarilah bahwa ilmu itu bahaya.

            Jika melihat khazanah maka akan banyak ilmu pengetahuan yg dapat menambahkan keimanan, tidak seperti situs resmi NU, yg membahas Humor..Hmm adakah manfaatnya untuk iman.? Tentu tidak ada. namanya juga kelompotan anak2 kampung (NU)

            Khazanah adalah ilmu penyeimbang antara ilmu agama dan pengetahuan, Seperti Tutur Albert Einsten, beliau mengatakan : “Agama tanpa ilmu adalah buta. Ilmu tanpa agama adalah lumpuh”

            walaupun al-quran bukan ilmu pengetahuan, namun terdapat banyak ayat yg menguraikan ilmu pengetahuan didalamnya, Seperti halnya Al-Quran yg membahas ilmu astronomy, Salah Satunya ayatnya :

            Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?(Qs 05 : 30)

            ayat itu membahas teori Big Bang (Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar). Yg jadi pertanyaan, mampukah hadist membahas ayat ini secara keseluruhan.? dengan cara yg ilmiah dan detail.? tentunya tidak mampu krna hadist tidak membahas hal ini.silahkan cari dalilnya.

            Alhamdulillah khazanah membahas ini yg dapat menambahkan keimana seseorang, namun tidak pada NU.or.id membahas humor yg tak ada manfaatnya pada keimanan.Betul.?

    • JeQ09/07/2013 at 11:37Reply

      Bismillahirrahmanirrahim…

      setelah saya membaca komen2 di sini, saya setuju dg Hiszom ini, tidak perlu lah kita berdebat panjang lebar mengenai hal2 yang hanya bisa bikin perpecahan…
      jika saya andaikan saja Ulama2 dahulu didatangkan sekarang ini, mereka pasti akan saling mentoleransi pendapat masing2, bukan menghina seperti ini…
      ayolah kaum Muslimin kita, alangkah lebih baiknya kita memperbaiki diri kita sendiri terlebih dahulu, jangan memandang orang lain kemudian menghina sesukanya…
      umat2 non-Muslim yg membaca ini pasti akan tersenyum penuh kemenangan…

      so, kembalikan semuanya kepada Allah..
      jika masih ada yg ragu mana yg benar, alangkah baiknya segera laksanakan sholat Istikharah secara rutin untuk memohon petunjuk kepada Allah, bukan saling menghina semacam ini…
      Bismillah,,, semoga Allah memberikan petunjuk, hidayah, barokah-NYA kepada kita semua…
      Amin….

  18. akhowat13/04/2013 at 09:36Reply

    Benar dalam al Qur’an kita diperintahkan untuk bersholawat.. Tapi, Sholawat seperti bagaimana dl yang diperintahkan???

    Jadi yang anda permasalahkan apanya? Acaranya atau pembawa acaranya ???

  19. akhowat13/04/2013 at 09:41Reply

    Benar dalam al Qur’an kita diperintahkan untuk bersholawat.. Tapi, Sholawat seperti bagaimana dl yang diperintahkan???

    Coba pak dibuka lagi Al Qur’an dan haditsnya.. Itu sholawat yang skrg banyak beredar.. Yang Bapak Bilang sudah ada ratusan tahun yang lalu.. Karna baru ada beberapa ratus tahun yang lalu berarti tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah Shalallohu ‘Alaihi Wassalam.. SAMA DENGAN mengada ngada.. Bid’ah.. Dan Bid’ah itu lebih disukai iblis dari pada kejahatan apapun. Karna bisa memecah belah umat.

    Ayo pak kita belajar lagi,Bapak Nulis Nama Nabi(SAW)saja masih disingkat itu do’a loh pak !

    Oya
    Jadi yang anda permasalahkan apanya? Acaranya atau pembawa acaranya ???

    • ABDULLAH14/04/2013 at 09:39Reply

      anda tidak paham bid’ah. ngomong” wajah anda juga bid’ah ya, kan ga ada di jaman RASULULLAH

    • fahrurozi21/08/2013 at 11:41Reply

      yang dipermasalahkan jangan sedikit-dikit membid’ahkan, dan memonopoli kebenaran…apalagi dalam acara tv yang ditonton orang banyak… anda boleh membid’ahkan dalam kalangan anda sendiri saja…

  20. wawan13/04/2013 at 09:42Reply

    situs ga mutu dan beritanya tidak sesuai fakta. Made in Gusdurian sih….

    • Regax17/04/2013 at 23:25Reply

      klo situs ini ga mutu, ngapain ente masuk kesini ? pake ninggalin komentar lagi
      koplak

  21. faruq13/04/2013 at 10:14Reply

    saya berani jami.. yang teriak wahabi dan menghujat, gak tau seluk beluk ttg Sayikh Abdul Wahhab.. cuma latah ketularan aja.. di mana letak kesalahan aqidah bliau? coba dijawab..

    • Author

      Tim Sarkub13/04/2013 at 12:40Reply

      nyebutin pemimpin wahabi saja gak bener kok pede amat anda?
      pendiri wahabi itu namanya Muhammad bin Abdul Wahhab, bukan Sayikh Abdul Wahhab!!
      silahkan belajar lagi yg bener, jgn belajar sama radio rodja terus.

      • Alhijrah14/04/2013 at 06:56Reply

        dasar ahlulbid’ah.

      • love wahabi16/04/2013 at 22:23Reply

        sarkub:sarjana kuburan…..mendingan belajar sama radio/tv rodja daripada belajar sama ente…klo ente bisa bikin juga dunk tv/radio yg nayangin ajaran dagelan yang ente anut….jgn kaya cacing kepanasan begini…

    • fahrurozi21/08/2013 at 11:55Reply

      kesalahan aqidah Wahhabi (Syekh abdul wahab-semoga Allah mengampuninya) adalah gampang mengkafirkan muslim dan membid’ahkan hal-hal yang sebenarnya sesuai dengan ajaran Islam … Allah Maha Luas, lebih luas dari alam semesta ini karena DIA yang menciptakan… ilmu Allah Maha Luas, jangan dipersempit, maka beruntunglah orang-orang yang dikaruniai hikmah…

  22. yogi13/04/2013 at 10:22Reply

    YEE..kok nasehat kayak gitu..mungkin postingan di atas proteksi untuk orang2 nahdiyiin..Mas kalau mengkritisi itu mbok yg bijak mas..kalau ada yg salah bantah dengan hikmah..anda kan orang yg terdidik kok..mengritik kayak orang jahill..coba mas bantah pula di media elektronik semisal acara khasanah tersebut..kalau cuman doktrin2 NU ndak jelas kayak ini, cuman jadi bahan tertawaan..kalau ngak malu mas lanjutkan postingan yg dasemisal ini..di lain waktu yaaaa..

  23. Ridwan Pagaralam13/04/2013 at 10:26Reply

    Salafi itu bid’ah, demikian juga wahabi. Para penganut ajaran salafi wahabi itu ahlul bid’ah.
    Mau protes? Maju sini.

    • zie14/04/2013 at 07:29Reply

      provokator kelas teri

      • Ridwan Pagaralam15/04/2013 at 15:08Reply

        Saya hanya bicara fakta.
        Ma’af kalau membuat Anda mati kutu

        • bejo15/04/2013 at 19:40Reply

          monyet

        • Opi16/04/2013 at 23:07Reply

          Aku cinta shalawat, masalah buat lu? 🙂

    • ibn_uwais15/04/2013 at 23:56Reply

      hehehehe boleh saya tanya definisi bid’ah itu apa? boleh saya tanya apa itu salafi?

      • Ridwan Pagaralam16/04/2013 at 09:05Reply

        Perkara baru yang diada-adakan itulah BID’AH sebagaimana diterangkan dalam hadits, namun akan berbeda bila diterangkan dalam kitabnya wahabi karena wahabi punya ro’yu sendiri. Adapun salafi adalah nisbat pada salaf dan ini jelas bid’ah karena tiada satupun dari salafush sholih yang menggunakan nisbat ini dalam perkara keagamaan.
        Afwan.
        🙂

    • Luqman Hakim16/04/2013 at 10:56Reply

      anda kalau berbicara di jaga, jangan berbicara tanpa ilmu. kalau mau ayo kita dialog tentang salafi / wahabi, saya juga mantan NU jadi tau. nih nomer ane 082323114900, beranih gak nelpon???

      • Ridwan Pagaralam17/04/2013 at 08:56Reply

        Bukannya mantan muslim?

        • ihsan27/05/2013 at 23:59Reply

          oi NORAK LO Ridwan “from kampunng” Pagaralam,jangan taqlid ama NU aja.

  24. hanya hamba ALLAH13/04/2013 at 11:00Reply

    Ya Allah, g ush d ributin deh, klo memang yg harus d ributin adalah acara2 yang lebih berbau kemaksiatan, sperti pornografi, praktek perdukunan, yg lain jga.. memang kalian yang paling benar, maen hujat sana sini, sekarang intinya jelas, nabi muhammad sallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ” maka tidak akan tersesat setelah sepeninggalku, jikalau kalian berpegang teguh dengan dua perkara, kitabullah( AL-qur’an) dan sunnahku” mari kita renungi hadist ini, dsni tertulis jelas bagaimana nabi kita menerangkan, bahwa kalian tidak akan tersesat jika.. makna tersesat dsni adalah terceraiberai dalam pehaman agama ini, maka ayo kita kembalikan semuanya ke kitabullah dan sunnah nabi kita sallahu ‘alaihi wa sallam, apakah benar sholawat-sholawat yg d sebutkan d atas di sebutkan dalam al qu’an dan assunnah.. MAKA JAWABANYA ADALAH TIDAK ADA SAMA SEKALI DALIL DARI AL QUR’QN DAN ASSUNNAH YANG MENSYARIATKAN HAL-HAL SEPERTI ITU.. maka bukan msalh wahabi atau syiah atau aplah, mari kita renungkan msalh ini jika kalianmemnag mengaku dari agama ni..
    wallahu a’alam bissowaab..

  25. ilalang13/04/2013 at 11:18Reply

    knp gak disomasi aja sih trans7 nya

  26. ilalang13/04/2013 at 11:23Reply

    somasi aja trans7 biar anjlok ratingnya mas bro

  27. Ali Gus13/04/2013 at 11:43Reply

    di demo aj trans 7 banser siap mengawal…

  28. adsandiya13/04/2013 at 11:44Reply

    ya.. kalau salah yah di benerin.. di tegur baik-baik.. kenapa buat artikel yang seakan-akan untuk membuat kemarahan umat meningkat…
    manusia itu bisa khilaf.
    sudah bagus tuh ada acara yang bernuansakan islami dari pada acara yang gak bermutu yang berbau pornograpi sperti yang di katakan rekan “aku”

    • zie14/04/2013 at 07:34Reply

      meraka takut umat ini jd pintar,jd kalo umat ini pinterkan ga lg bisa di bohongi, kalo gak bisa di bohongi gak bisa lg dapet duit,kalu gak dapet duit jd sapeeeeeeeeeeeeeeedeh banting tulang,

      • hamba Allah17/04/2013 at 20:45Reply

        jangan suka su’udzon gitu gak baek

  29. nandi13/04/2013 at 11:55Reply

    jika kita salah maka besyukurlah apabila ada yng membenarkan,,,,

  30. Jaswadi13/04/2013 at 11:58Reply

    Sekarang gak usah merasa benar sendiri, kita ikuti saja Ajaran Islam yang disampaikan Rasulullah yang telah sampai kepada kita melalui Sahabat, dan diteruskan sampai kepada para Wali dan Ulama yang diantaranya ada Wali Songo, KH. Hsyim Asy’Ari, para Haba’ib, yang jelas Nasab Zuriat dan Nasab Ilmunya sampai kepada Rasulullah. mari kita jauhi media-media yang banyak menyampaikan kemaksiatan. dan kepada mereka yang merasa benar Ilmunya, ingatlah siapa yang telah membawa ajaran itu sampai kepada kita, bukan malah mengatakan bahwa para habaib itu sesat, dan perlu diketahui bahwa Beliau-beliau itu ahli Ibadah, ahli Hadits, ahli Shalawat, ahli Fiqih, ahli Tasawuf, ahli Thariqat, ahli Hakikat, ahli Qur’an dan Tafsir.

  31. Tri Wahyudi13/04/2013 at 12:11Reply

    Intinya kalau memang acara tersebut merasa tidak benar, kan bisa layangkan protes ke stasiun tv yang nayangin, daripada ribut di sini gak jelas pake kata2x animal 😀

  32. manusia bodoh13/04/2013 at 12:14Reply

    Berhubung Bukan gW bukan Pengikut Wahabi dan Aliran lainnya… Jadi ya …HABIS SHOLAT SUBUH MENDING WIRID, NGAJI, terus SAPU2 n Nyuci BAJU,,,TV gw MATIIN” wkkwkwk…mending nonton liputan bolanya…..
    DUHAI ahli AGAMA, Kyai Ustadz,HABIB Mau Tanya???
    APAKAH SHOLAWAT menurut Kalian ? Apakah kalimat yang diucapkan berulang-ulang or apa?

    Karena Sory gw hanya mensholawat sholawat yang ada pada sholat ketika Atahiat terakhir…. karena sholawat ini murni langsung dari ALLAH ketika Nabi Muhammad Saw.. menerima perintah sholat dan menerima sholawat untuk dirinya sendiri.

    Kalo yang lain masih berdebat n mencari sholawat yang cocok n bener maka PUNTEN we … “sama seperti nyari Jawaban dengan Ngitung Kancing” ujungnya2 sholawat hanya sampe dibibir

    ALLAH dan Malaikat bersholawat untuk Nabi Muhammad. Kenapa Allah harus bersholawat (Allah berdo’a ke Siapa agar sholawatnya terkabul???)
    Kalo gw berpendapat bahwa “ALLAH yang menerima dan mengabulkan Sholawat kepada Nabi dan Pemilik Hak Otoritas akan Sholawat dan Syafaatnya”

    :p

    • Asshof14/04/2013 at 07:09Reply

      wirid diajarin siapa kang??? kalo hbs solat gak wirid, klo bkn NU

      • aisyah18/04/2013 at 08:27Reply

        Wirid gaya Gusduriah apa wirid yg diajarkan RosulAllah ?

  33. Amin13/04/2013 at 12:58Reply

    Admin bnyk ngmg. Cuma bisa komen. Kl ente bisa, bkin acara sndri dstasiun tv apa kek, nanti kl salah gue komen. Bsany cuma komen dn mengamati.

  34. shinto13/04/2013 at 23:31Reply

    Bagaimana dengan shalawat yg dibuat Imam Ali Ra? Wahabi mengatakan shalawat yg sah hanya shalawat Ibrahimiyah dan di luar itu adalah shalawat bid’ah. Sedangkan yg saya tahu Imam Ali Ra pun membuat shalawat sendiri….dan shalawat Imam Ali Ra pun digunakan oleh para ulama dari beratus-ratus tahun yg lalu hingga detik ini….apakah berarti keislaman mereka tidak sah? Kalau pun iya….kenapa banyak orang shaleh dari kalangan aswaja yg wafatnya khusnul khatimah dan jenazahnya masih utuh ketika dibongkar…bahkan kain kafannya pun masih utuh tidak ada cacat, padahal telah dikuburkan puluhan hingga ratusan tahun yg lalu….

    • aisyah18/04/2013 at 08:31Reply

      Sholawat Imam Ali ra yg mana ? coba sebutkan mas !

  35. muhammad13/04/2013 at 23:42Reply

    yg dijamin Alloh Subhanahu Wa Taala masuk surga dan pasti, pasti dan pasti tanpa hisab adalah nabi Muhammad Sholallohu Alaihi Wassalam, selainnya (apakah itu kiyai,syekh,ulama,ustadz, admin dll) tidak ada jaminanya, Wallohu a’lam. Yg pasti jika mau masuk surga ikutilah ajaran Rosululloh yg benar (yg dijamin pasti masuk surga)

  36. hamba Allah14/04/2013 at 00:17Reply

    assalamu’alaikum. mas pembuat artikel ! kalo anda penganut dengan Ahlul Sholawatan kenapa harus menghujat orang yang tidak setuju dengan sholawatan khususnya sholawat badar dan ritual lainnya ??

    malah mungkin anda bisa dibilang sebagai Antek Amerika yang di tugaskan untuk mengadudombakan Agama sendiri.

    kalo memang anda ingin berdakwah maka jangan ada propaganda seperti ini. beritahukan saja,karna tugas kita hanya memberitahu selebihnya serahkan pada Allah semoga pintu hati seseorang dibukakan oleh-Nya.

    perbaiki dulu diri anda baru anda mengkritik orang lain !

    bagi sya sendiri sholawat yang Allah perintahkan dalam Qur’an-Nya adalah Sholawat biasa seperti dalam SHOLAT yang harus kita ulang-ulang ! tanpa embel-embel dan tambahan yang malah merusak dan tanpa dasar gitu .

    banyak yang datang ke tempat Sholawatan yang di adakan dirumah-rumah warga , berteriak-teriak tapi Sholawatan dalam sholat diremehkan dan setelah sholat malah dilupakan !

    dan dalam sejarah kehidupan Nabi tidak pernah dia menyinggung mengenai Sholawat Nariyah atau Badar itu ! itu hanya tradisi yang di buat oleh orang yang kebetulan orang Islam Namun tidak berdasar pada Hayyah Nabi. perlu anda membaca Ulang sejarah Nabi tanpa FANATIK pada Aliran Anda !

    kalau anda bisa mengkritik orang maka saya juga ingin mengkritik anda !!

    1. dalam website ini anda membuat slogan SANTUN BERDAKWAH namun sayang Realitasnya dakwah anda dalam memperingatkan konten Khazanah trans7 ini sangat tidak santun bahkan lebih ke Propaganda yang tidak ada yang bisa menjamin apakah anda berniat memperbaiki atau mengadudombakan sesama ! disini bisa dilihat bahwa Anda orang yang hanya bisa ngomonk tanpa membuktikan !

    2. dari judul website anda pun , bisa dilihat bahwa anda berada pada pemikiran dibawah ORGANISASI keagamaan bukan dibawah KEAGAMAAN ! anda bisa saja mendapat ilmu dari orang yang berkefanatikan organisasi tanpa memperhatikan konten utama Agama sebenarnya .

    mohon maaf dan dengan segala hormat . setidaknya anda bisa mempertimbangkan kembali matang-matang wassalamualaikum.

  37. ryan14/04/2013 at 00:57Reply

    judul artikelnya serem, ternyata yg dibahas dan diserang cuma pengisi suaranya, esensi materi dakwahnya nggak bisa terbantah 😀

    • adi14/04/2013 at 16:37Reply

      hehe.. bener2.. itulah kebiasaan ahlul bid’ah, inti materi gak bisa di otak-atik akhirnya ngomong ini itu yg sangat gak jelas banged. sangat-sangat tidak ilmiah golongan ahlul bid’ah.

      • Brigadir14/04/2013 at 21:33Reply

        tololnya kalian… baca lah tulisan-tulisan disini, apa mau disampaikan lagi…?
        bego kok dipelihara

  38. Tubagus Bua'ng Ahmad14/04/2013 at 01:16Reply

    asalamualaikum Wr wb,
    Semua Kru Khazanah Dan beserta Donatur Nya siap siap tanggung jawab di akhirat..
    Manusia Bodoh : antum Pelit amat sholawat Pas tahiyat Doang..
    Tasdid di dalam Tahiyat ada berapa jangan ngemeng aja low kek bocah Paud…!
    Wawan…Gaya Loe Norak Kl gw gusdurian masalah buat low..Emang islam datang di bawa bapak moyang low…! dri firanda Deelel
    Adsandiya…..: bagus Dari mana asalNya !
    Hamba allaah : Low bukan Mufasirin apa lagi Muhadisin jadi jangan bnyk ngemeng low…
    mendingan low dgr radio rodja aja sampai selamat??????
    Yogi : Dokrin yang gak jelas yang mana ? jgn sembarangan kalau bicara ente Doktri wahabi Yach yang gak jelas. !!..mknya datangin Ulama Wali songo gak tahu terima kasih ente ROdja aja ente dgrin smpai budek….

  39. Suka suka gua14/04/2013 at 01:19Reply

    Anjing lo mengatas namakan islam malah ngejerumusih fuck loe anjing

  40. Tubagus Buang Ahmad14/04/2013 at 01:29Reply

    khazanah Wahabi MODERAT…..
    saya sarankan yang di belakang layar Khazanah : kl tukang buat film ya Film aja jgn Ngurusi agama coz antum Bukan ahlinya,bikin acara lawak trus sinetron,telenovela aja antum semuanya..
    supertrap dan apa lagi Tuh…

    • Pembela Khazanah18/04/2013 at 14:27Reply

      For Tubagus Buang Ahmad

      Oh..Yaa, jadi klo begitu radio, TV disemua statiun ,jejaring social ataupun media massa ini tidak boleh dipakai untuk berdakwah yg sesuai syariat.? karena itu adalah kerjaan orang2 seperti kami yg berada dibidang media massa.
      anda ini sama kampungnya seperti penganut NU.

      Apakah anda tidak mengerti akan dunia broadcasting/media massa.? semua tayangan islami pasti akan meminta bantuan pada ahlinya, entah ustad ataupun ulama. entah itu ditrans ataupun statiun tv lainnya pastinya akan meminta bantuan.

      Heey bung.. Bagaimana cara anda berfikir.?

  41. Armand Arsad14/04/2013 at 02:05Reply

    Kalau yang pengetahuannya tentang agama masih cetek janganlah berdebat soal agama. Serahkan saja pada MUI. Gak baik bermaki-makian. Apalagi soal agama. Allah Maha Mengetahui mana yang benar dan yang salah.

  42. Hafid yusik14/04/2013 at 02:06Reply

    wahabi ……gadogado

  43. ardiansyah14/04/2013 at 02:46Reply

    Adakalanya seorang salah, dan manusia tdk luput dr keasalahan, dan tdk ada yg sempurna harusnya jangan melarang untuk tidak melihat/menonton/mendengarkan acara ini, tapi jika acara tersebut ada kekurangan dan juga kesalahan, bukankah harusnya sesama umat muslim kita harus saling mengingatkan, dan di koreksi mana yg salah, agar tidak salah lagi…
    Jangan malah di hujat bgitu.
    Apakah Nabi Muhammad mengajarkan kita untuk saling menghujat, apa lagi sesama muslim?
    *contoh kecil nya Beberapa hari setelah Rasulullah wafat, Sayidina Abu Bakar Shidiq menjadi khalifah pertama. Dia berusaha memimpin seperti kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dan ingin sekali menjalankan hidup seperti baginda Nabi.

    Untuk bisa mencapai tujuannya Abu Bakar bertanya pada Aisyah, istri Nabi. “Wahai umi amirul mukminin, apa saja kebiasaan Rasulullah semasa hidup selain ibadah yang belum aku kerjakan?”.

    Aisyah menjawab “Semua kebiasaan baginda Nabi telah engkau laksanakan kecuali satu hal, setiap hari Baginda Nabi selalu mengambil makanan dari rumah dan makanan itu beliau bawa ke sudut kota Madinah, disana dia menyuapi seorang nenek Yahudi yang tuna netra.”

    Abu Bakar pun segera mengambil senampan makanan di dalam rumahnya dan pergi ketempat disebutkan Aisyah. Sampai di sana, dia menemukan nenek dimaksud. Namun Abu Bakar tidak habis pikir, mulut perempuan tua itu mengoceh dengan kata-kata menghina dan mencaci Rasulullah.

    Awalnya Abu Bakar enggan menyuapi nenek Yahudi itu. Namun dia teringat kata-kata Aisyah, akhirnya dia menghampiri dan menegur perempuan tua itu. “Wahai nenek diamlah, sesungguhnya Aku akan menyuapimu” kata Abu Bakar. Nenek itu menjawab “Terima kasih, tapi sebelum itu, aku hanya ingin mengingatkan engkau hai orang baik, jika kau mendengar nama Muhammad maka jauhi dia karena sesungguhnya dia adalah pembohong dan pendusta.”

    Dikutip dari 30 kisah teladan, K.H Abdurrahman Arroisi, kemudian dengan hati-hati Abu Bakar menyuapi nenek buta itu. Setelah dua suapan nenek tersebut menepis tangan Abu Bakar sambil berkata “Bukan. Sesungguhnya bukan kamu orang biasa setiap hari menyuapi aku. Orang itu sangat lembut dan sopan. Bukan, kau bukanlah orang itu.”

    Mendengar ucapan nenek itu Abu Bakar menangis dan berkata “Wahai perempuan tua, sesungguhnya orang yang biasa menyuapimu setiap hari itu sekarang telah tiada karena dia telah wafat beberapa hari lalu. Dialah Muhammad yang selalu engkau caci maki dan kau hina.”

    Mendengar penuturan Abu Bakar nenek Yahudi itu tersungkur menangis dan menyatakan penyesalannya. Dia akhirnya masuk Islam karena keindahan akhlak Rasulullah.

    Jadi kesimpulannya adalah, ketika seseorang ada kesalahan, alangkah baiknya kita koreksi kesalahan tersebut agar kemudian hari tidak timbul kesalahan lagi, sperti halnya anak kecil yg belajar berbicara, ketika dia salah mengucapkan sesuatu pasti kita akan memberitahukan yg benar nya.

    Mohon agar kita saling menghormati

  44. Wong Pinggirian14/04/2013 at 06:03Reply

    Saudaraku semua…..wes ta lah ga usah ribut kayak gitu…..semua dari kita masing masing koreksi diri…..sekarang jaman sudah akhir….setiap orang merasa sudah benar dan orang yang tidak sepemikiran dan sepaham di cap salah (na’udzubillah)…..sekarang waktunya ber-introspeksi diri….
    1. sudahkah menghambakan diri dengan betul?
    2. siapakah sesembahan kita? (Allah Subhaanahu Wa Ta’ala, / Nafsu kita, / orang yang membayar kita, /dll)
    3. teruskan sendiri….
    4. teruskan sendiri….
    yang sibuk di bidang broadcast ya jangan merasa benar,,,,,,yang santri, kyai, habib juga jangan merasa lurus sendiri,,,,,
    segala sesuatu ada ukuran dan batasan…..kebebasan anda untuk melakukan apapun dibatasi oleh kebabasan orang lain…..(perlu diingat).kalo niat dakwah ya yang bener….yang sopan,,,,,ikuti tatanan dan aturan biar orang awam kayak saya ga pusing ketika membaca/mendengar/melihat di media……..la kalo orang pinter-pinternya kayak anda sekalian ribut….terus bagaimana nasib orang awam kayak saya ini….apa dengan menyalahkan orang lain dan bertindak sesuai dengan kemauan kita menurut aturan duniawi kita (ruang lingkup kerja kita) dapat meninggikan drajat kita di depan Gusti Allah……coba duduk dan tenangkan hati di resapi apa yang kita ungkapkan, bicarakan, lakukan sudahkan semua sesuai dengan petunjuk dan ajaran langit…..
    tanda-tanda kesyirikan hari akhir bukan penyembahan terhadap berhala atau benda.
    melainkan penyembahan terhadap diri sendiri dengan di tunjukkan rasa Rububiyah kita yang selalu tampak tanpa kita sadari……Mohon direnungkan.

  45. STARLIGHT9314/04/2013 at 06:31Reply

    Sholawat Nariyah,badar, munjiyah itu semuanya tidak apa-apa diamalkan. Toh jg isi nya jg tidak menyamakan kedudukan Rasul dengan PenciptaNya. Perdebatan ini sudah klasik wahai saudaraku… Tidak perlu dipermasalahkan.

    Fanatisme dalam diri Islam harusnya digunakan untuk bersikap keras untuk membedakan ajaran Islam dan NON-Islam. Bukan malah membedakan Islam A dengan Islam B. Hargai saudara kita sesama Muslim.

    Apa bedanya huruf “A” jika ditulis pake font Times New Roman dengan huruf “A” dengan Font Arial? bacanya jg sama. Jangan membedakan keduanya… itulah Islam.
    Namun mari kita gunakan fanatisme kita untuk membedakan huruf A dan huruf B… Itulah cara menunjukkan fanatisme yang benar. InsyaAllah.

  46. STARLIGHT9314/04/2013 at 06:33Reply

    #Penciptanya maksud ana… hehe

  47. Abdullah Al-Lomboky14/04/2013 at 06:33Reply

    sepertinya penulis artikel tsb artikel adalah takfiri karena menyebut wahaby sebagai agama wahaby. artinya penulis mengkafirkan wahaby. oleh karena itu artikel di atas sangat berbahaya karena ada potensi mengkafirkan sesama muslim. tulisan di atas 100% tidak ilmiah karena sama sekali mengeritik tanpa sumber dan dalil, tapi semata-mata fanatik golongan. khazanah trans7 acara yang sangat bagus dan mendidik di tengah-tengah acara tv yang banyak tidak layak ditonton umat Islam seperti pornografi, gosif, kekerasan, kenapa tidak itu saja yang anda protes.

    • Brigadir14/04/2013 at 21:40Reply

      bukannya terbalik bro?
      ya kelompok anda itu kok ngurusin bid`ah-bid`ah
      kenapa gak ngurusin yg anda sebutin tadi… tolol juga nih

    • LIAN16/04/2013 at 14:23Reply

      SEMOGA ANDA DAN KELOMPOKNYA DITOLONG OLEH NABI SAW,, DI HARI KIAMAT!!!!!!!

  48. Alhijrah14/04/2013 at 06:55Reply

    Dasar AhlulBid’ah. Itu buktinya anda bikin2 ritual di luar ajaran nabi. Bilang aja kalau Khazanah itu membuka kedok2 anda semua tukang syirik. Lanjutkan Khazanah bongkar semua para ahlulbid’ah.

    • Brigadir14/04/2013 at 21:36Reply

      Nih setannya…, tanduknya sudah mulai keluar..
      teriak teriak…. mengompori, senang kalau ribut, dasar setan binaan Najd

    • Yudhi23/04/2013 at 10:42Reply

      Setuju.. Ayo teruskan perjuanganmu Khazanah!!

      • Author

        Tim Sarkub23/04/2013 at 13:40Reply

        nonton TV Khazanah itu bid’ah. tidak ada dalilnya.

        • ihsan28/05/2013 at 00:23Reply

          Kalo bgt memang betul lah anda “SARKUB” alias “Sarjana Kuburiyyun”yg sok pinter tapi BODOH,karena bicara tanpa dalil dan banyak bohong nya. Sejak kapan nonton TV/Acara Khazanah itu BID’AH? Mana buktinya Shalawat Badar sdh ada ratusan tahun yg lalu,siapa “Nara sumber” nya? Sakit hati Lo karena segala “Shalawat” karangan Kyai atau Wali yg di-sanjung2 NU jd terbongkar ke- BID’AH-an nya. Hilang ya nanti penghasilan NT sbg tukang “shalawat”.

          • Author

            Tim Sarkub28/05/2013 at 14:13

            anda berkomentar disini apakah juga pake dalil? mana dalilnya? kalau tidak maka komentar anda itu bid’ah!, tertolak!

    • fahrurozi21/08/2013 at 12:03Reply

      Allah SWT Maha Luas..

  49. Alhijrah14/04/2013 at 06:59Reply

    tukang bikin2 ritual diluar ajaran nabi. Maju terus Khazanah bongkar kesesatan para Ahlulbid’ah, para tarekat sesat bin bejat. anda semua hanya mencari uang dari berdakwah jadi bikin2 sendiri ritual2 syirik jadi agennya setan.

    • Brigadir14/04/2013 at 21:37Reply

      Nih setannya…, tanduknya sudah mulai keluar..
      teriak teriak…. mengompori, senang kalau ribut, dasar setan binaan Najd

  50. Dae14/04/2013 at 07:09Reply

    Ada yang kebakaran Jenggot dengan acara Khazanah 😀

    Innalillahi wainnaillaihi rojiun..

    Semoga Allah selalu memberikan hidayah dan petunjuk kepada kita semua. Aamiin

    • amanda briana14/04/2013 at 16:51Reply

      Amiiin

    • Zaky14/05/2013 at 19:37Reply

      yg miara jenggot doang mana hayoo

    • fahrurozi21/08/2013 at 12:07Reply

      bukan acara khazanahnya pak, tapi Episode khazanah yang membahas tentang Shalawat yang didalamnya membid’ah-bid’ahkankan Shalawat Badar, Shalawat nariyyah, dan Sholawat yang isinya bagus-bagus buat Baginda Nabi besar -sebaik-baiknya Mahluk- Sayyidina wamawlaana Muhammad ShollaLlahu alaihi waalihi wasallam…(ngomong-ngomong artikelnya udah dibaca belum sebelum komen?)

  51. rian14/04/2013 at 08:09Reply

    itulah hebatnya wahabi,sekali ada yg mengkritik langsung di banjiri koment mereka,komen nya pun lucu2,kayaknya mereka aktifis2 kampus yg mendadak belajar agama,banyak koment doank,tapi gk mutu,maju terus tim sarkub….

    • Pembela Khazanah18/04/2013 at 14:43Reply

      Itulah Hebatnya Penganut NU Paralogisme nan kampungan yg membuat suatu pernyataan langsung digugat oleh kaum intelektual. bahkan ulama NU sendiri juga sering ditentang oleh ulama terbaik.

      Post ini sajah tidak ilmiah dan tak berlandaskan pada dalil serta menuduh tanpa adanya bukti dan menuduh dengan fitnahan yg nyata, beda dengan khazanah yg berlandaskan pada Proposisi yg shahih dan melihat pada sejarah yg shahih dan yg kembali pada quran dan as-sunnah serta dapat menambahkan keimanan sesorang bagi yg menontonnya, tidak seperti NU yg menyediakan Humor disitus resminya yg tak akan membawa mudarat secuilpun bagi keimanan seseorang, bahkan situs NU dapat melalaikan seseorang dari kewajiban.Astaghfirullah, NU manusia Paralogisme nan terlaknat

      Bedakan mana yg elegan dan mana yg kampungan.? jelas donk pastinya NU sang kelompotan kampungan..lanjutkan khazanah

      • maz gunawan18/04/2013 at 20:33Reply

        FOR pembela Khazanah
        wah..wahh.. kayaknya anda sudah benar – benar terbius oleh virus wahabi dengan sangat – sangat parah.. ckckck.. kronis nih.. udah ngerasa paling benar???

      • fahrurozi21/08/2013 at 12:13Reply

        Allah Maha Benar… lihat komentnya si PK (tanpa -S) berikut:: tidak seperti NU yg menyediakan Humor disitus resminya yg tak akan membawa mudarat secuilpun bagi keimanan seseorang
        NU TIDAK MEMBAWA MUDARAT SECUILPU BAGI KEIMANAN SESEORANG… ISINYA MANFAAT SEMUA… HIDUP NU, ISLAM Rahmatan Lil Aalamiin…….

      • ita18/04/2014 at 13:37Reply

        wah anda sedang menyulut api emosi warga NU,. tdk baik itu bungg…
        org yg intelek tdk suka bilang “kampungan” pd orang yg blm dikenal… jd pengen ketawa lht org SOK intelek

  52. rian14/04/2013 at 08:14Reply

    itulah hebatnya wahabi,begitu ada tulisan kritikan,langsung di banjiri koment pengikutnya,komen nya pun lucu2,kayaknya mereka aktifis kampus yg mendadak belajar agama,banyak koment tapi gk mutu,maju terus tim sarkub….

  53. luhur14/04/2013 at 08:51Reply

    Afwan ust.
    Bisa d jelaskan kisah dari shalawat nariyah & badar yang sebenarnya…
    Sukron

  54. sufi goblog14/04/2013 at 09:03Reply

    sufi menghambat kemajuan islam. nahdiyin sama juga. masih ribut ama yang beginian.yang bener ya ajaran islam yang aslinya. shalawat di atas asli nga. pingin nampar sumpah yang berpendapat ngawur ngatau kuran sunnah, perkataan ulamah. orang2 di atas

    • Brigadir15/04/2013 at 11:37Reply

      nah ini komentarnya sesuai dengan namanya, dapat kami maklumi

  55. rizky ibrahim14/04/2013 at 09:12Reply

    Assalamu ‘alaikum.

    Setelah membaca semua komentar-komentar anda,kapan islam akan bersatu?lebih baik mengurus hal-hal yang lebih penting dari pada saling berdebat yang tidak akan pernah ada ujungnya.islam adalah agama rahmatan lil’alamin…maka jadikan agama kita ini sebagai agama yang memberikan rahmat .tidak ada istilah NU,Muhammadiyah,Wahabi dll…islam itu islam…jadi jangan bercerai berai…bersatu dan bersatulah islamku.

    Wassalam

  56. Haikal Hassan14/04/2013 at 10:47Reply

    Saya kutip PERSIS apa yg disebut dalam acara TV itu. Persis narasinya sbb : MEMBACA SHALAWAT HUKUMNYA WAJIB..// KARENA DIPERINTAHKAN OLEH ALLAH/ KEPADA ORANG ORANG YANG BERIMAN…// lalu dibaca surat al ahzab 33//. jadi kesimpulannya penulis diatas itu tidak lihat, tidak dengar, tidak merasa. Jadi tanggapan lebih lanjut tidak diperlukan, karena mengandung unsur fitnah

    • amanda briana14/04/2013 at 16:50Reply

      setuju sekali dengan anda

    • Brigadir14/04/2013 at 21:43Reply

      anda kali yg keliru… memang acara tv itu cuma 1x ?
      dan yg diucapkan cuma itu saja…?
      pakai otak dong….

  57. ahlussunnah wal jamaah14/04/2013 at 11:11Reply

    bayangkan orang yahudi diluar sana jika baca artikel ini plus comment2 nya.
    pasti senyum sambil mbatin “yes!!! mission complete!”.
    saya aswaja tapi jujur saya kurang suka dengan artikel ini karena berbau provokasi dan penghinaan. padahal saya yakin bapak bisa nulis artikel yang lbh ilmiah tanpa provokasi n penghinaan kpd golongan lain.
    modal dakwah gak hanya ilmu, ingat dakwah juga harus dengan hati yang ikhlas. agar sampai dari hati ke hati.
    ana kira lebih tepat klo situs ini di fokuskan ke ranah diskusi daripada saling hujat ato merendahkan golongan lain yang berujung pada sikap fanatisme golongan.
    sekian kritik saran dari saya. maaf.

    • Author

      Tim Sarkub14/04/2013 at 13:46Reply

      yahudi itu sudah JELAS. sedangkan wahabi itu duri dalam daging,, musuh dalam selimut umat islam. perlu DILURUSKAN dan TIDAK BISA DIBIARKAN!

    • Author

      Tim Sarkub14/04/2013 at 13:46Reply

      yahudi itu sudah JELAS. sedangkan wahabi itu duri dalam daging,, musuh dalam selimut umat islam. perlu DILURUSKAN dan TIDAK BISA DIBIARKAN!

      • amanda briana14/04/2013 at 16:47Reply

        hahahahaha….Tim Sarkub ini kayaknya dendam sekali dengan WAHABI. daripada menghujat orang lain, coba diluruskan yang salah. tapi tentunya di sertai dengan fakta yang konkrit. kalo liat artikel ini sih tidak meluruskan sama sekali (kalo memang acara khazanah salah) tapi malah memprovokasi.

      • sudarmadi15/04/2013 at 10:25Reply

        maksudnya yahudi sudah jelas itu jelas kawan ato teman???
        setahu saya gelaran wahabi itu pemberian orang2 yang benci kepada sunnah, persis seperti acara khazanah ini, yang benci acara sebagus ini ya orang2 macam itu( benci pada kebenaran)

        • Author

          Tim Sarkub15/04/2013 at 23:03Reply

          sunnah? mungkin yg anda maksud itu sunnahnya muhammad bin abdul wahhab, bukan sunnah nabi muhammad saw.
          WAHABI ya WAHABI, gak ada hubungannya dengan sunnah. karena nabi gak menyuruh kita untuk menjadi pengikut WAHABI!

          • Pembela Khazanah18/04/2013 at 15:02

            For Tim Sarkub

            Tolong Klarifikasikan Tuduhan anda secara detail beserta bukti yg shahih.

            Silahkan…

      • Yudhi25/04/2013 at 20:20Reply

        Yoi bro.. yahudi itu memang sudah sangat jelas sebagai suatu kaum yg memiliki cukup ilmu tetapi enggan membagi-bagikan kepada orang lain.
        SAR-KUB jg JELAS BANGET kok, sebagai suatu kelompok yg menyerupai kaum nasrani, yaitu kaum yang tidak memiliki ilmu tetapi malah membagi-bagikannya kepada orang lain..!!!

  58. abu lutfi14/04/2013 at 11:25Reply

    Lucu sekali nie artikel sarkub… kalau mau membantah acara kahzanah pake dalil dong biar kuat argumentnya… Salah satunya yg lucu dikatakan sholawat badar sdh dikumandangkan ratusan tahun yg lalu… tunjukkan dong dalilnya… ada dlm kitab apa? siapa ulama ahlul sunnah yg pertama mengamalkannya? Kalau ga bisa nunjukkan, berarti yg membodohi umat siapa nie?

    • Author

      Tim Sarkub14/04/2013 at 13:45Reply

      Komentar anda juga gak pake dalil. silahkan copas dalil dulu dari mbah google baru kemudian komentar disini.

      • amanda briana14/04/2013 at 16:53Reply

        Tim Sarkub bukan pengikut ilmu Tauhid, itu hak mereka. janganlah menghina sesama mahkluk ciptaan ALLAH SWT. Agama adalah masalah keyakinan, hak kami untuk mempelajari Tauhid dan hak anda untuk membantahnya. tp lebih bijak untuk tidak memprovokasi okeeee….

      • Pembela Khazanah18/04/2013 at 15:14Reply

        For Tim Sarkub

        Semacam inilah Produk bodoh dan kampungan. komentar “abu lutfi” itu mengandung pertanyaan bukan pernyataan. bisakah anda bedakan diantar keduanya..? jujur sy sangat ragu

        Silahkan (Wahai Produk Kampung) Untuk menjawab pertanyaan dari saudara “abu lutfi” secara ilmiah.thx

        • anake ibuku19/04/2013 at 16:01Reply

          mending kampungan daripada ko-tai

    • cupunk02/05/2013 at 16:09Reply

      ada dalam kitabul jare gan 😛
      jare kiyaiku.., wkakakaka

  59. cahyo14/04/2013 at 11:25Reply

    Tenang… WAHABI SALAFI SAMPAI KAPANPUN AKAN JADI MINORITAS,, mau mereka teriak BID’AH, SYIRIK, DSB tetep aja.. makin kesini ASWAJA makin banyak…
    Otak Salafy itu stress karena Bid’ah2nya.. Ahlul Bid’ah tetap ga bakal sadar.. ngeliat orang yg ga sepaham dibilang Bid’ah, Syirik, bahkan Kafir.. padahal drinya sendiri adalah ahlul bid;ah. pemalsu kitab2… jidat diitemin, celana dicingkrangin, pengin keliatan paling nyunnah ya om??

    Orang Salafi sedunia kalau dikumpulin bareng sama orang Aswaja.. masih kalah jauh… andai Salafi Wahabi saja yang masuk surga sungguh SURGA itu luasnya ga lebih luas dari 1 Kecamatan.

    KHazanah trans 7 jg ga bakalan jadi masalah buat kami pengamal Sunnah Rasulullah.. sebentar lagi juga ancur tu acara… ga bakalan menambah jumlah salafy.. itu acara cuma menghibur salafy, karena ga punya acara TIVI.. karena hampir 100% acara TV nasional, ga ada acara pembid’ahan… paling2 juga yang nonton tu acara cuma orang salafy…

    ehh… gue kasih tau lu pade.. wahabi… berhentilah melakukan bid’ah… Tauhid dibagi 3, Allah lu katain berjism, Makam2 sahabat nabi lu ancurin… hmmm…. dasar orang2 sakit…

    Ayo kawan2 Aswaja… kita tetap lanjutkan dan pelihara warisan2 salaf. yuukkk makin kita cintai acara maulid nabi, cintai acara tahlilan, dzikir berjamaah, majelis ilmu, ayoo perbanyak tawasul kepada Rasulullah dan para kekasih2 Allah… perbanyak baca sholawat, sholawat badar, sholawat nariyah, sholawat thibil Qulub, dan sholawat2 lainnyyaa…. biarkan Si orang2 Sakit seperti salafi wahabi itu kepanasan,,, toh mereka tetap MINORITAS…. Jumlah sedikit… tetap lemparkan senyum pada mereka walaupun kita di bid’ahkan,,,, karena Allah dan RasulNya selalu bersama kita..

    • Brigadir16/04/2013 at 06:50Reply

      Setuju Sob

      • love wahabi17/04/2013 at 09:13Reply

        kebanyakan manuasi itu tidak mengetahuio alias GOBLOK !!! jadi yang mayoritas itulah yg GOBLOK !!!

        • Brigadir18/04/2013 at 13:02Reply

          Nah ini Senjata makan tuan, Teriak Goblok.

        • laqoby jolang20/04/2013 at 11:17Reply

          jadi termasuk kamu juga love wahaby 🙂

  60. anake ibuku14/04/2013 at 12:51Reply

    nyimak sambil ngekek2 liat komen-komennya terutama yg bilang tim sarkub kebakaran jenggot tapi nggak sadar kalo jenggotnya sendiri juga kebakar 😀
    malah ada yg nyebut nama binatang segala, emang Rosulullah gitu ya kalo berdakwah?
    Ya Allah ampunilah dosa dosa kami, sungguh hamba hanyalah seorang mahluk bodoh

  61. rajasa14/04/2013 at 13:24Reply

    Wah..wah pada ribut nih, biar ane coba tengahi dgn logika ane aje dech.klo pake dalil qur’an n hadits udah suhu semua..
    1.Bid’ah adalah Perkara2 yg gk ada di zaman rosul n sahabat namun saat ini ada (dalam perkara ibadah, jadi klo onta, pesaawat n mik n lain-lain gk masuk bid’ah).
    2.Para sahabat nabi itu lebih berilmu daripada kita2 ini,lebih paham dalam hal agama islam.jadi, coba kita lihat or baca lagi buku2 agama, APAKAH PARA SAHABAT NABI ITU MEMBACA SHOLAWAT2 TSB.?..klo mereka melakukannya mari kita lakukan juga, akan tetepi jika mereka tdk melakukan mari kita tinggalkan..SEBAB, seandainya ‘perbuatan’ itu baik,tentu MEREKA(para sahabat) lebih dulu melakukannya dibanding kita(karena mereka lebih berilmu dibanding kita2 ini)..AYO KITA PERDALAM LAGI ILMU ISLAM KITA..

    • Brigadir15/04/2013 at 11:50Reply

      wek… sok pintar, ngopy di google ya?, sudah layu itu mas…

      • Al faqir18/04/2013 at 21:51Reply

        Brigadir emang pintar. Sudah pandai membodoh bodohi orang. Sayangnya pangkatnya cuma brigadir, heranya kalo pintar kok dak naik pangkat, mgkn karena selalu merasa benar sendiri dan mudah memvonis. Sempit hati dan tak mau berpikir jernih, bawaannya cuma emosi. Beginilah diantara tipe2 umat nabi muhammad. Yg sudah merasa paling benar dan yakin masuk surga…? Bro, beda pendapat itu biasa. Rahmat. Kenapa ente musti kebakaran jenggot? Kalau ente yakin dgn pendapat ente jalanin aja. Dak usah mendoktrin org bahwa ente dan gerombolan ente paling benar. Biarlah Allah SWT aja yg menilai. Lebih baik energi ente dipake buat yg lebih bermanfaat dan menentramkan umat. Bukan provokasi.. Atau ente bukan bagian dr umat…?

        • anake ibuku19/04/2013 at 15:59Reply

          enapa ente musti kebakaran jenggot? Kalau ente yakin dgn pendapat ente jalanin aja. Dak usah mendoktrin org bahwa ente dan gerombolan ente paling benar
          ——>
          kelakuannya sendiri dituduhkan ke orang lain 😀
          yang mendoktrin bahwa gerombolannya paling benar siapa? jawabannya Wahabi 😀
          “maling teriak maling”

    • sebut saja bunga17/04/2013 at 15:38Reply

      bid’ah itu perkara baru. tp tidak semua perkara baru itu buruk dan sesat.. ada bid’ah hasanah dan dholalah..
      jika merujuk pendapat anda, mengenai bid’ah dalam perkara ibadah, brarti baca Al-Quran Digital di komputer Bid’ah dong?, kan jaman dulu blm ada komputer,

  62. Pembela Rasulallah14/04/2013 at 13:30Reply

    Saya menganggapnya kesalahan pada pengambilan informasi yg diambil dari program ini, entah ada atau tidak hubungannya antara program khazanah dgn wahabi, menurut analisa saya pribadi, khazanah mengambil informasi dari internet. seperti acara trans7 lainnya contoh on the spot dll, coba ia bisa mendatangkan tokoh agama yg mengerti lalu konsultasi mengenai sejarah2 qasidah dan sholawat yang ada, klo benar apa yg disampaikan oleh admin tentang sejarah yg diceritakan program khazanah ttg sholawat narriyah seperti itu,, sungguh khazanah memang sangat keliru.

    • amanda briana14/04/2013 at 16:37Reply

      sok tau banget sih…jadi semua surah Al-quran yang di tayangkan di Khazanah itu ambil dr internet? Astagfirullah, fitnah semakin merajalela….

  63. aneh @,@14/04/2013 at 13:38Reply

    mending pada berantem aje biar seruuuuu… klo mati tinggal liat mane yg masuk syurge n Berjumpa dengan BAGINDA ROSULULLAH di Syurge bisa jd ntu yg bener… klo masuk neraka itu mah derita lo!!!

  64. ali shahab14/04/2013 at 15:38Reply

    ya udah sekarang coba kita lhat wajah ulama-ulama kita yang masing2 kita ikuti..
    yang wahabi lihat ulama wahabi,yg sunni lhat wajah ulama sunni (NU). BANDINGKAN!!!
    dari melihat wajah ulama sunni dan wahabi saja pasti kelihatan mana yang benar dan mana yang salah….
    silahkan cari di google gambar ulama wahabi dan sunni (NU)….

    • Brigadir15/04/2013 at 11:57Reply

      Haahahaha…
      betul tuh mas,,… disini wahabi bungkam.
      wajah ulamanya menyeramkan rata2, cahayanya telah dicabut karena banyak menghina kaum sufi/waliyuLLAH, mereka membenci dan menghina penempuh Ahlah yg baik, makanya Ahlak mereka buruk.
      Ya… Allha selamatkan kami dari Fitnah Najd/Dajjal dan hal-hal yg buruk.
      Selamatkanlah kami di Dunia dan Akhirat, Amiinnnn.

    • Yudhi23/04/2013 at 10:54Reply

      Hahaha… NU itu Sunni??? mikir dong bos..

      • Author

        Tim Sarkub23/04/2013 at 13:40Reply

        kunjungi http://www.nu.or.id

        lalu apakah wahabi maunya disebut sebagai Sunni? *terlebih-lebih lagi mikirnya

  65. Seru nih14/04/2013 at 17:42Reply

    Seru nih…!!! bukankah perbedaan itu akan selalu ada, krn setiap orang memiliki perbedaan kecerdasan dan pemahaman!!!… disaat musuh nyata umat muslim jelas-jelas tampak, ini malah ribut sesama umat muslim…. ribut sesama umat yang jelas2 meyakini Allah, Nabi Muhammad 😀 Seru nih…!!!

  66. one14/04/2013 at 19:44Reply

    Astagfirullah al ‘azhim.
    Allhumma Sholli ‘ala Muhammad Wa ‘ala ali Muhammad

    kalo salah tulisannya, jangan protes ya.
    semua pasti sudah tahu maksudnya…

  67. Pemburu Mayat14/04/2013 at 20:48Reply

    Saya seh tetep berpegang teguh sama Al Quran dan Sunah rosul
    karena kedua itu yang ditinggalkan Beliau Nabi Muhammad SAW
    soal Bid’ah dan tidak itu sudah urusan masing2 toh di akhirat tidak akan bisa saling menolong
    Gus Dur ga bisa nolong orang NU
    Amien Rais juga ga bisa nolong orang Muhammadiyah
    yang penting jaga toleransi sesama Umat Islam
    saya yakin kalian orang dewasa noh orang nasrani sama yahudi tepuk tangan melihat tingkah kita disini yang saling menyalahkan…..
    semantenke mawon atur kawulo
    menawi wonten lepatipun amargi kulo menungso
    menawi leres meniko asalipun sangking ALLAH SWT

    • tafy15/04/2013 at 20:53Reply

      YAHUDI : WAKAKAKAAK..
      NASRANI : iYESSS…
      ATHEIS : WAOOOO…
      KODOK NGOREK : KONG..KONG..KONG..
      Para Yahudi Nasrani, Atheis dan Kodok.. menari diiringi gendang orang Islam fanatik..
      Kaum apa saja, dimana saja, siapa saja, kapan saja,. mari kerjakan saja ibadah/keyakinan diri masing2, kalau itu bisa dijalani dg baik, maka ga bakal kelilipan aliran lain..

  68. dani lukmanulhakim14/04/2013 at 21:52Reply

    Kami remaja masjid dari kab Cianjur. Tdk setuju dgn adanuya tayangan Khazanah trans7. Karena ini adalah berusaha utk mengadu domba anatr umat islam .kami mhn acara ini hrs di hentikan

  69. Friska.asyiefa14/04/2013 at 23:16Reply

    Maju terus khasanah.trans 7,allah bersama orang2 yang menegakkan sunnah.tidak usah takut,insya allah tidak akan ada yg dapat membahayakan nyawa orang yg menegakan sunnah.

    • Author

      Tim Sarkub15/04/2013 at 23:12Reply

      Sunnahnya Muhammad bin Abdul Wahhab ya?
      maaf, nabi Saya Muhammad SAW bin Abdullah 🙂

      • love wahabi16/04/2013 at 22:38Reply

        nabinya Muhammad bin Abdullah ko amalan2nya ga pernah dicontohin sama Rosululloh ya??klo kalian cinta rosul kenapa celana kalian banyak yg isbal padahal rosululloh pakaiannya diatas mata kaki?klo kalian cinta rosul kenapa diantara kalian banyak yang mencukur jenggot padahal rosululloh memanjangkan jenggotnya?klo kalian cinta rosul kenapa banyak diantara kalian yang merokok padahal Rosululloh tegas melarang kita melakukan hal2 yang mendatangkan mudharat? mungkin karena pakaian diatas mata kaki bagi laki2 dan memelihara jenggot kalian anggap sunnah yang tidak apa jika ditinggalkan dan merokok kalian anggap makruh yg tdk apa jika dilakukan…?kasian banget nih SARjana KUBuran….

        • habib17/04/2013 at 12:58Reply

          siapa yang kamu anggap sarjana kuburan…..

  70. angga14/04/2013 at 23:25Reply

    apakah ada paham wahabi? siapa yang memberi label gerakan wahabi pada jamaah Muhammad bin Abdul Wahhab?

  71. Kowalski15/04/2013 at 01:50Reply

    Salah satunya melalui khazanah trans 7, wahabi sepertinya emang dengan sengaja mau ngobok obok ketenangan warga nahdliyin, apa mungkin kesabaran warga nahdliyin akan terus terjaga jika serangan serangan seperti kaya gini terus sengaja dilancarkan ? dan apa sih respon dari warga nahdliyin yang paling dimau sama wahabi ? pengen Indonesia Rusuh kaya di suriah ? biar kalian ada alasan untuk jihad ? atau ada maksud yang lain ? gua sendiri bener bener penasaran dengan kalian kalian !

  72. sapa ya15/04/2013 at 03:22Reply

    panjang ni urusannya… 😀
    yang penting ngikutin yg Benar aja
    repot kalo ngikutin yang Baik 😀

    • Brigadir16/04/2013 at 06:57Reply

      Nah…. “Benar”-nya itu menurut siapa Mas?
      Menurut Mazhab WAHABI..? apa menurut 4 mazhab.

  73. ER15/04/2013 at 06:41Reply

    Iya tuh mas, kebanyakan acara khazanah hasil googling, contohnya pas bahas Illuminati & Freemason, murni semuanya dari internet. Kevalidannya juga sangat dipertanyakan, kayak yg mas katakan. Sayangnya udah terlanjur banyak yang nonton acara ini. Dan bener itu acara kayak enggak diurus secara serius, padahal slogannya menarik “Ensiklopedia Islam.”

    Dan solusinya ya sih: Gak usah nonton lagi ajah. Nanti ratingnya juga turun dan gak ditanyangin lagi 😀 atau kirim saran/kritik ke Trans media, entah ditanggapi atau enggak. Kalo ane sih mending gak usah nonton, media pembelajaran Islam yang lain juga banyaaaaaaaaak buanget kok. Yang jelas mari kita terus sama-sama belajar deh ya mas. 😀

  74. Alex sauvar kaka pradita15/04/2013 at 07:16Reply

    Keyakinan2 mereka
    Agama2 mereka

    ngapain kalian yg ribut

    gitu aja bingung

    pelajari diri kalian dulu

  75. bego15/04/2013 at 07:38Reply

    judulnya ga pas
    kebohongan sapa?
    kelak akan tau siapa yg berdusta, tanyalah kehati nurani anda semua.

    • Brigadir16/04/2013 at 06:59Reply

      sesuai nama, kami maklumi

  76. siapa saja15/04/2013 at 08:22Reply

    silahkan saja mencela acara itu, silahkan saja menghujat silahkan melakukan apa pun yang ingin dilakukan,,,

    asal ilmiah saja ya, tapi sebernya orang yg berilmu mang g bakal ngmng kasar seh..

    kalo ada yang beda pendapat jgn cuma mencela tapi lihat bagaimana Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam ngasih tau setiap amalan, dan para sahabat yg mengamalkannya. jangan smpe di hati ini ada kedengkian terhadap kelompok tertentu hingga pas ada kebenaran darinya malah menolak mentah2. jngan pula sombong, yg suka meremehkan org lain jg menolak kebenaran,,,

    silahkan saja beramal apapun asal ada dasarnya, daripada cape2 beramal tapi ga diterima? capeee deeh

  77. arman15/04/2013 at 09:02Reply

    kita bisa bersatu, jika kita beragama islam di kembalikan kepada apa yang di bawa Rosulullaah dan pemahaman sahabatnya. Merasa cukup dengannya, karena sahabat adalah sebaik baik umat. Apakah kita lebih pinter dari mereka?

  78. bayo lubis15/04/2013 at 10:43Reply

    Astaghfirullahal adzim.

    Salah atau tidaknya penyiar tayangan khazanah itu, APAKAH BEGINI caranya memberi peringatan kepada orang yg salah??
    Anda ingin berbuat baik, tapi dg jalan mengejek kesalahan orang lain, yg salah diperbaiki, bukan dihina dg berbagai macam sebutan seperti artikel di atas, yg wahabi lah, tdk punya ilmu lah, dll.
    INILAH DOKTRIN2 KAUM YG NGAKU2 ASWAJA, semua pendapat yg berbeda dg mereka pasti akan mereka sebut wahabi.

    Penyiar tsb bisa saja salah, tapi bisa jadi dia salah karena kurang ilmu untuk itu.
    Tapi yg membuat tulisan di atas SALAH KARENA BESARNYA HAWA NAFSU.
    Beginikah cara kalian berdakwah??

    Dimana2 saya sering tertawa melihat komentar2 kaum yg ngaku2 ASWAJA, baik di fb ataupun tulisan2 seperti ini, bahkan dalam dunia nyata.

    AKAL MEREKA TEMPATKAN DI ATAS KEBENARAN AL-QUR’AN DAN SUNNAH RASUL.
    Maka jangan heran banyak bermunculan orang2 seperti ini YANG MEMPERTUHAN AKAL DAN NAFSUNYA (ITULAH JIL).

    • Brigadir16/04/2013 at 07:05Reply

      Anda ngomongin siapa mas?
      Selediki pula apa yg anda sampaikan karena itu juga bisa ditujukan kepada anda sendiri, apakah anda tidak sadar?

  79. zzz15/04/2013 at 11:21Reply

    Wahhabiyyun duri dalam daging

    • love wahabi16/04/2013 at 22:40Reply

      Wahabiyyun : daging diantara duri2….

  80. NIAM15/04/2013 at 12:05Reply

    Saya sekeluaraga adalah penggemar acara khazanah di trans 7, terima kasih trans7 telah memberikan wawasan kepada kami akan dunia islam, dalam akhir komentarnya pembawa acara sering menyebut wallahua’lam bissowab ( kebenaran hanyalah milik Allah), ambil yang baeknya lakukan yang sesuai al-qur’an dan as-sunnah, ingatkan jika ada kesalahan. Muslim itu bersaudara.

  81. pengamat UU ITE15/04/2013 at 12:43Reply

    Assalamualaikum….Astagfirulloh al azim…knp pd ribut..kita tinggal di indonesia, menggunakan hukum indonesia. Skr gini aja. Sy mencoba melaporkan masalah ini ke DPR n KPI Juga ke Trans 7. Kita proses siapa yg salah dan yg benar. Klo emang trans 7 terbukti salah maka KPI wajib menghentikan siaran itu, tp sebaliknya sarkub bila salah maka terkena UU ITE atas pencemaran nama baik trans 7. Saya harap sarkub harus berani terutama yg nulis artikel di atas untuk memprotes ke trans 7. Dan pihak trans 7 jg harus tau dengan artikel ini dan telusuri sampai masalah ini selesai. Terimaksih..wassalam.

  82. pecinta baginda Nabi15/04/2013 at 12:45Reply

    Islam itu damai dan mendamaikan,
    Kalo dari aq pribadi belajar agama dari para pendahulu aja,
    Yg sudah jelas asal usul gurunya..

    Guruku belajar dari gurunya, gurunya dari gurunya lg
    Dan seterusnya sampai sambung dgn para sahabat dan NABI..

    Silahkan bantah amalan para wali, toh tnpa para wali songo kita semua
    Juga g akan kenal islam..
    Majelis sholawat (tnda cinta kami kpda Nabi) tdk akan sepi dari puluhan ribu orang,
    Majelis dzikir, tahlil, yasin akan selalu ada,
    Walaupun ada acara, atau orang yg membid’ah kan, itu hak anda..

    Yg ptg aq belajar dari guruku yg gurunya, gurunya nyambung ke Rosulullah..
    Bukan blajar dari buku, lalu diartikan sendiri..

    Allah yg maha benar,

    • Penengah15/04/2013 at 23:40Reply

      Penting jg utk mempunyai beberapa guru. Biasanya ada perbedaan pd masing2 guru.. Nah, mau ikut guru yg manaa?? Bingung khan? 🙂 Guru jg manusiaaa…

  83. Kang Edi15/04/2013 at 14:42Reply

    Tidak akan masuk surga orang sombong. SOMBONG=menolak KEBENARAN dan meremehkan [melecehkan, menghina] orang lain. KEBENARAN ianya yang bersumber dai Al Quran, Sunnah rasulullah sallallahu alaihi wasallam, dan apa2 yang diamalkan/dicontohkan rasulullah sallallahu alaihi wasallam dan sahabat radhiyallahu ‘anhum. Apakah macam2 shalawat yg disebuti oleh “KHAZANAH” itu memang diajarkan dan dicontohi oleh rasulullah sallallahu alaihi wasallam??? Kalau “TIDAK”, maka sememangnya itu SHALAWAT BID’AH.

  84. asep15/04/2013 at 15:44Reply

    Hati-hati Hoak, saya kira di Trans 7 pasti banyak hoaknya

  85. Firman15/04/2013 at 15:53Reply

    banyak sekali syubhat nya.. biar bagaimanapun, sebanyak apapun skete/firkoh dan sejauh apapun dari zaman Rasulullah pasti Allah akan menolong agama nya dan memberkahi para pendakwah mengikuti salafushalih..
    lihat saja siapa yg lebih maju dalam media dakwah.

    • Brigadir16/04/2013 at 07:10Reply

      siapa yg lebih maju dalam media dakwah ?
      yg banyak kucuran dana dari ……..
      sekarang pikir… apa yg maju itu pasti benar?, orang-orang kafir itu negaranya maju, bagaimana? mau ngikut?

  86. Ikhwan15/04/2013 at 18:01Reply

    Pusing bacanya …
    Komentarnya hanya menyulut pertengkaran, perkataan seorang mukmin harusnya selalu di jaga.

  87. slamet15/04/2013 at 18:20Reply

    Saya setuju dengan Khasanah, tapi tayangan harus diperbaiki jangan yang menyalahkan amalan umat Islam yang lain karena itu jelas memicu perpecahan dan menyakitkan orang biasa mengamalkannya

    • Brigadir16/04/2013 at 07:17Reply

      Nah… jempol buat anda sob

  88. kipler15/04/2013 at 18:46Reply

    Wahabi Penipu, itu saja

  89. ompu15/04/2013 at 18:50Reply

    Harusnya disyukuri ada tayangan khazanah, agar betul2 bisa nambah khasanah (wawasan/wacana), menambah siaran dakwah di media elektronik yang kalah banyak dibandingkan tayangan2 yg tdk mendidik, tdk islami bahkan propaganda kafir. Kalau tidak setuju, usul saja agar ada tayangan lain yang bisa mengakomodasi teman2 yg kurang sreg dengan khazanah. Terus kita berdoa bisa sama2 masuk sorga kelak di akherat, dan selanjutnya lebih peduli thd kemuliaan dan keagungan Islam di hadapan masyarakat banyak.

  90. Afandi Kusuma15/04/2013 at 19:32Reply

    Kita mesti bisa mengganti acara yang isinya ada yang tidak sesuai dengan ajaran Islam dengan acara yang isinya benar-benar sesuai dengan ajaran Islam yang benar.
    Pembaca naskah juga harus dipilih dari orang yang fasih dalam mengucapkan bahasa Al Quran dan Al Hadist.

  91. iwan wahyu15/04/2013 at 19:51Reply

    Padahal Dakwah Tauhid di Trans 7 msh di tengah-tengah
    orang islam,tapi banyak yang PROTES! Berarti apalagi
    Rasulullah Dakwah Tauhid di tengah-tengah
    kaum Paganisme (penyembah berhala) pasti sangat Berat!
    Kayaknya orang yang sekarang protes kepada Khazanah
    Trans 7 kalau dia hidup di jaman Rasulullah pasti ada di barisan
    Abu
    Jahal dan Abu Lahab.”

    • Author

      Tim Sarkub15/04/2013 at 22:50Reply

      itu bukan dakwah tauhid, tapi sebutlah DAKWAH WAHHABI. harusnya kalian wahabi gak usah malu kalau disebut wahhabi karena memang begitulah kenyataannya. Mengekor pada Muhammad bin Abdul Wahhab lalu karena nama wahabi tercoreng dipakailah nama2 yang “nyunnah” seperti manhaj salaf, salafiyun, dakwah tauhid, pemurnian tauhid, dan lain-lain yang semuanya itu hanyalah klaim PALSU dari kaum wahabiyah.

  92. Pencariilmu15/04/2013 at 20:17Reply

    Alhamdullillah…..ssiiipp….semakin banyak saudara sesama muslim mulai berfikir tidak taklid, acara Khazanah…bagus dakwah yang ingin menyebarkan Islam yg sesungguhnya dari pada dakwah yang membuat ketawa2 , ga sadar kalo mengolok2 Ayat Al qur’an, para ustadz yg tayang di TV ga serius dlm penyampaian kebenaran Al qur’an , yg diingat bukan petunjuk Qur’an tetapi sosok lucu cara dakwahnya, sdh tdk pas di jaman yg serba cepat skg ini, wallohualam…

  93. andre15/04/2013 at 20:35Reply

    ajaran tauhid 3 tu memang harus dienyahkan dari ruang publik, sehingga jgn sampai ada lg org yg terpengaruh ajaran tu. Kenapa ya muka tokoh2 wahabi baik yg di luar negeri maupun di indonesia gak ada yg asik utk dilihat, liat aja tu tampanh si Firanda.

    • Author

      Tim Sarkub15/04/2013 at 22:45Reply

      Piranha ya?

  94. Lanceng15/04/2013 at 21:34Reply

    baru nyadar kah????? sy dah lama dak perduli… ngarang aja tu reportenrnya….

  95. Muhammad Azka Ramadhan15/04/2013 at 22:37Reply

    “Dan sederhanakanlah kamu dalam berjalan dan lunakkan suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.” QS. Luqman 31:19

    Subhanallah, saya bersyukur sekali banyak yang merespon artikel ini. Ini pertanda betapa perhatiannya umat muslim di Indonesia terhadap Islam. Sahabat, sebagai pengikut sifat Rasulullah SAW, sampaikanlah apa yang kalian yakini sebagai kebenaran dengan santun, bukan dengan hujatan, apalagi adu domba. Sadarkah kita bahwa musuh2 Islam justru gembira dengan sikap saling menghujat ini?

    Sekedar info, KPI telah mengeluarkan sikap resmi terhadap masalah ini http://nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,44-id,43742-lang,id-c,nasional-t,KPI+Larang+Muatan+Siaran+Menghujat+Pandangan+Keagamaan-.phpx?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

  96. pemula16/04/2013 at 06:27Reply

    Assalamualaikum. tlong jgn slng mnuduh atau menghujat.
    sbnarnya yg mn yg bnr?jgn membuat kami bingung. bgmnpun kami yg msh pemula dlm mendalami islam tdk mw menjadi org sesat. maka dari itu mhon sampaikanlah sesuatu yg bnr bkn manipulasi. Ingat Allah SWT maha melihat…terima kasih

    • Brigadir16/04/2013 at 07:29Reply

      Silahkan belajar dan banyak membaca artikel-artikel disini mas, jika mau belajar agama dan mendalami agama ikutilah para guru2 yg sanad-nya bersambung, tidak banyak mengkafirkan, membid`ah-kan yg dia sendiri tidak paham apa itu bid`ah karena mereka tidak mengerti syarat dan rukun, tidak paham apa itu sunnah ab`atussolah, tidak paham sunnah haiatussholah, makanya dia bingung mana itu bid`ah, sehinggal asal asalan saja. karena asal-asalan makanya mukanya pada gosong, maaf agak kasar mungkin dengan cara bigini baru mereka sadar, sehingga bisa bertobat sebelum ajal menjemput, yaaa… Allah ampuni kami…
      Ini fakta… teman saya jenggotnya sembrawut, jingkrang… kalau ngomong masalah Bid`ah… tapi gak tau yg membatalkan Wudhu, sedih banget.

      • Muhammad Azka Ramadhan16/04/2013 at 10:57Reply

        Maka dari itu saya mengingatkan Anda karena saya paham terhadap yang Anda lakukan sebagai kebenaran. Salam Rahmatan Lil Alamin 🙂

        Bagi yang awam masalah Wahabi, silahkan baca2 tentang pro kontranya Wahabi. Pahami sejarahnya, amati yang mereka ajarkan dan pahami sikap mereka terhadap ulama yang di luar pandangan mereka, Insya Allah Anda akan paham mengapa tulisan ini muncul. 🙂

      • charles16/04/2013 at 23:15Reply

        mohon maaf mas, kalo menurut mas Brigadir bid’ah itu apa ya…terima kasih…

        • Brigadir18/04/2013 at 13:14Reply

          walah… charles malah nanya…..
          mau saya sampaikan pendapat para Imam atau Pendapatnya Wahabi?

  97. mu'allim16/04/2013 at 08:03Reply

    Yg jelas mereka itu “trans7” miskin ilmu, khazanah itu acara yg bagus, namun sayangnya acara tersebut di isi orang-orang yg miskin ilmu, jadi kaum wahabi sangat bernafsu sekali menyusupi acara tersebut. Naudzubillah tsumma naudzubillah. Islam memang bersaudara, namun wahabi wajib di hancurkan karena aliran mereka sdh sesat, akal mereka selalu diatas alqur’an dan sunnah, intinya adalah kita semua miskin ilmu, sadarlah selagi masih ada kesempatan.

  98. muis16/04/2013 at 08:11Reply

    ternyata lebih membodohi blog ini. memang kita di haruskan bershalawat bahkan jika tidak mau diktakan bakhil oleh rasul. TETAPI SHALAWAT YANG DIAMALKAN BUKAN SEPERTI SUFI KERJAKAN AKHI…… coba anda sebutkan dalil dari shalawat apalah itu badariyah atau apa itu…. GAK AKAN PERNAH ADA orang yang antum sebut wahbi gak ada yang memelintirkan perkataan ulama seperti yang antum bilang. tolonglah direnungkan. cukup sudahi pembodohan dan penyesatan kalian terhadap ummat.

    • laqoby jolang20/04/2013 at 12:04Reply

      cobalah anda baca haqiqotussunnah wal bid’ah karangan imam jalaluddin suyuthi..jangan hanya baca yg dari ulama wahaby biar berimbang informasinya..cobalah belajar dari banyak ulama yang saling berbeda pendapat agar kamu bisa melihat sisi perbedaannya…cobalah amati sesuatu itu dari segala sudut pandang agar kamu mengetahui dg benar…karena kebenaran itu belum tentu mutlak,apalagi kalo cuma lihat dari satu sudut pandang…

  99. Rey Arief16/04/2013 at 09:36Reply

    umat muslim saat ini sedang ‘ditertawakan’…,
    salah satunya ya karena perdebatan seperti ini.
    coba deh kita berpikir, hasil akhir apa yang akan kita peroleh dari perdebatan ini selain makin melebarnya jurang ukhuwah di antara kita…??
    memang sie, kebenaran harus disampaikan…. tpi masih pantaskah diteruskan kalo pada akhirnya hanya ‘melemahkan’ islam yang sangat kita cintai ini..??

  100. ceki16/04/2013 at 09:41Reply

    Orang yang tidak sholawat itu orang yang tidak sholat, karena didalam sholat ada sholawatnya.

  101. pecinta baginda Nabi16/04/2013 at 11:48Reply

    Respon sdh di dengar,
    Kpi akan menindak lanjuti,

    Alhamdulillah…
    Semoga cepat berakhir,
    Aamiin..

  102. ucan16/04/2013 at 12:11Reply

    Saudara2ku, Mari kita ikuti atau tunggu hasil Diskusi dari Undangan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang insya Alloh akan mengundang Direktur Utama Trans 7 terkait konten acara “Khazanah”.

    Berikut saya kutipkan isi suratnya:

    Kepada Direktur Utama Trans 7 di tempat.

    Dengan Hormat,

    KPI Pusat berdasasarkan kewenangan dalam UU No. 32 Thaun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran), telah menerima pengaduan masyrakat serta melakukan analisis atas Program Siaran “Khazanah” yg ditayangkan Trans &.

    Sehubungan dnegan hal di atas, kami mengundang Saudara beserta seluruh Tim Kreatif dan Tim Produksi “Khazanah” untuk melakukan dialog tentang program tersebut bersama “Majelis Ulama Indonesia” pada:

    Rabu, 17 April 2013, Pukul 15.00 WIB, Kantor KPI Pusat Gd. bapeten Lt. 6 Jl. gajah Mada No. 8 Jakarta Pusat.

    Kami meminta Saudara beserta Tim hadir untuk memenuhi undangan tersebut. Teriama Kasih.

    Salaam “Innamal mukminuuna Ikhwan”

  103. aguk16/04/2013 at 13:06Reply

    bayangkan betapa sedihnya Rasulullah saw apabila melihat umatnya bertengkar dan saling menghina

    • Author

      Tim Sarkub16/04/2013 at 15:16Reply

      Tayangan Khazanah Trans7 telah menghina amaliah ulama dan nabi kita Muhammad SAW karena berprasangka buruk terhadap sholawat

  104. wahyu16/04/2013 at 14:05Reply

    Ada sebagian dari kelompok salafi atau wahabi yang sering mempermasalahkan dan memperuncing suatu persoalan yang masih dalam lingkup ijtihadiyyah atau khilafiyyah, misalnya masalah qunut, sholat di pekuburan, membaca al-Quran di pekuburan, isbal dan lainnya. Sehingga mereka berani memvonis salah orang lain yang bertentangan dengan mereka dan merasa pendapatnya paling benar dari yang lainnya. Sungguh mereka salah memposisikan mana masalah ikhtilaf dan mana masalah iftiraq dan tidak memahami dengan baik definisi dan makna dari keduanya.

    Di sini saya akan menjelaskan secara singkat makna dari ikhtilaf dan iftiraq dan perbedaan di antara keduanya. Dan saya akan membongkar siapa sebenarnya yang telah berbuat iftiraq dengan data dan bukti yang kuat, akurat dan autentik.

    Allah Subhanu wa ta’aala melarang umat muslim berpecah belah :

    وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُواْ

    “ Berpeganglah kalian dengan tali Allah dan janganlah bercerai berai “ (QS.Ali-Imran : 103)

    Kalimat Jamii’an (Semuanya / bersatu) dalam nahwu berkedudukan menjadi haal (keadaan), maka artinya “ Jadilah kalian dalam keadaan bersatu dengan berpegang teguh pada tali Allah “

    Para ulama ahli tafsir mengartikan tali Allah (hablullah) dengan agama Allah, ada yang menafsirkan dengan al-Quran dan janji Allah. Ada juga yang mengartikan tali Allah dengan berjama’ah yakni persatuan umat pada kalimat kebenaran.

    Abdullah bin Mas’ud Radhiallahu ‘anhu berkata :

    يا أيها الناس عليكم بالطاعة والجماعة فإنهما حبل الله الذي أمر به, وإن ما تكرهون في الجماعة والطاعة هو خير مما تستحبون في الفرقة .

    “ Wahai manusia, harus bagimu untuk ta’at dan berjama’ah karena keduanya adalah hablullah yang telah Allah printahkan untuk kita pegangi. Sesungguhnya apa yang kamu benci di dalam jama’ah dan ta’at masih lebih baik dari apa yang kamu sukai di dalam perpecahan “.

    Ibnu al-Mubarak juga berkata :

    إن الجماعة حبل الله فاعتصموا منه بعروته الوثقى لمن دانا

    “ Sesungguhnya jama’ah (persatuan) adalah tali Allah, maka peganglah persatuan itu dengan talinya yang kokoh bagi yang beragama “.

    Bersatu dalam agama Allah atas dasar aqidah yang benar, bersatu atas dasar al-Quran dan Hadits. Bersatu dalam kalimatul haq. Dan jangan berpecah belah dengan sebab mengikuti hawa nafsu atau sebab dasar aqidah yang salah dengan tidak mengikuti petunjuk al-Quran, ikutilah jama’ah sebab Nabi Shallahu ‘alaihi wa sallam telah menjanjikan bahwa umatnya tidak akan bersatu pada kebatilan dan kesesatan, beliau bersabda :

    إن أمتي لن تجتمع على ضلالة، فإذا رأيتم اختلافا فعليكم بالسواد الأعظم

    “ Sesungguhnya umatku tidak akan bersepakat atas kesesatan, jika kalian melihat banyak perselisihan (yang menyebabkan perpecahan), maka ikutilah yang mayoritasnya “.

    Walhamdulillah tsumma Alhamdulillah, sejak dulu hingga sekarang golongan mayoritas umat Rasulullah dari seluruh belahan dunia adalah Ahlus sunnah waljama’ah yang beraqidahkan asy’ariyyah dan maturudiyyah dan bermadzhabkan dengan salah satu empat madzhab. Walaupun imam-imam madzhab ada yang berbeda pendapat, namun mereka tetap satu aqidah dan rukun dalam satu rumpun dan tidak menyebabkan terjadinya perpecahan.

    Dan inilah berkat terkabulnya doa Nabi Shallahu ‘alaihi wa sallam :

    أن رسول الله – صلى الله عليه وسلم – قال: “سألت الله عز وجل أن لا تجتمع أمتي على ضلالة فأعطانيها “(المسند 6/396)

    “ Sesungguhnya Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “ Aku memohon pada Allah Azza wa Jalla agar tidak mengumpulkan umatku atas kesesatan, maka Allah mengabulkannya untukku “.

    Perbedaan pendapat atau yang disitilahkan dengan IKHTILAF fil furu’ sangat ditoleran oleh Islam sebab dalam ulfah (persatuan) saja pasti terjadi perbedaan pendapat. Dari sinilah Nabi Shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

    إِخْتِلاَفِ أُمَّتِي رَحْمَةٌ

    “ Perbedaan pendapat umatku adalah sebuah rahmat “.

    Sebab perbedaan pendapat di antara ulama khususnya imam-imam madzhab didasari dengan ijtihad di dalam menggali hokum langsung dari al-Quran dan Hadits dengan kaidah-kaidah yang mereka munculkan dari dalil-dalil ijmali (global) atau tafsili (terperinci). Maka jika ijtihad mereka salah, mereka tetap mendapat satu pahala dan jika benar akan mendapat dua pahala. Ikhtilaf fil furu’ ini pun juga terjadi di masa sahabat Nabi Shallahu ‘alaihi wa sallam.

    Oleh sebab inilah al-Imam Qurthubi setelah menafsirkan ayat di atas, beliau berkomentar :

    وليس فيه دليل على تحريم الاختلاف في الفروع ; فإن ذلك ليس اختلافا إذ الاختلاف ما يتعذر معه الائتلاف والجمع ، وأما حكم مسائل الاجتهاد فإن الاختلاف فيها بسبب استخراج الفرائض ودقائق معاني الشرع ; وما زالت الصحابة يختلفون في أحكام الحوادث ، وهم مع ذلك متآلفون

    “ Ayat itu bukanlah dalil atas pengharaman Ikhtilaf fil furu (perbedaan pendapat dalam hal furu’/fiqih), karena itu bukanlah disebut perselisihan sebab Ikhtilaf itu adalah suatu hal yang pasti terjadi dan ditoleran dalam I’tilaf dan jama’ (persatuan). Adapun hokum masalah-masalah ijtihad, maka ikhtilaf / perbedaan pendapat yang terjadi di dalamnya menghasilkan perkara-perkara fardhu dan makna-makna syare’at yang lembut, dan sungguh para sahabat selalu berikhtilaf / berbeda pendapat di dalam hokum-hukum yang terjadi namun mereka tetap bersatu “.

    Imam Syathibi pun juga berkata :

    ووجدنا أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم من بعده قد اختلفوا في أحكام الدين، ولم يتفرقوا ولا صاروا شيعاً لأنهم لم يفارقوا الدين وإنما اختلفوا فيما أذن هم من اجتهاد في الرأي والاستنباط من الكتاب والسنة فيما لم يجدوا فيه نصاً .أما الافتراق فيؤدي إلى التنازع والقتال والتكفير ومن ثم دخول النار, كما قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((وتفترق أمتي على ثلاث وسبعين فرقة كلها في النار إلا واحدة

    “ Kami mendapati para sahabat Nabi Shallahu ‘alaihi wa sallam setelah kewafatan beliau telah berbeda pendapat dalam hokum-hukum agama namun mereka tidaklah saling berpecah belah karena sesungguhnya mereka tidaklah berpecah belah dalam agama. Sesungguhnya mereka berbeda pendapat hanyalah di dalam perkara yang diperbolehkan ijtihad di dalam pemikiran dan istinbath dari al-Quran dan Hadits dari persoalan-persoalan yang mereka tidak menemukan nashnya. Adapun Iftiraq (perpecahan) maka dapat menyebabkan pertikaian, perperangan dan pengkafiran dan dari sanalah penyebab masuknya ke dalam neraka sebagaimana Rasul bersabda “ dan akan beriftiraq umatku menjadi 73 golongan, semuanya masuk neraka kecuali satu golongan “.

    {Iftiraq dan Ikhtilaf}

    Iftiraq.

    Maka di sini kita harus bisa membedakan antara IFTIRAQ (perpecahan) dan IKHTILAF (perbedaan pendapat) agar tidak salah paham memahami ayat di atas.

    Dari keterangan dan dalil-dalil di atas bisa kita pahami bahwa Iftiraq yang tercantum dalam al-Quran bermakna :
    Pertama : Iftiraq fid diin (berpecah belah dalam lingkup agama), Yaitu berselisih dalam hal yang sudah qoth’i dalam al-Quran, berselisih dalam hal yang bersifat prinsipil seperti berselisih dalam hal Aqidah, berselisih dalam hal min dharuratud diin / perkara yang sudah ditentukan dalam agama.

    Allah Ta’ala berfirman :

    إِنَّ الَّذِينَ فَرَّقُواْ دِينَهُمْ وَكَانُواْ شِيَعًا لَّسْتَ مِنْهُمْ فِي شَيْءٍ إِنَّمَا أَمْرُهُمْ إِلَى اللّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُواْ يَفْعَلُونَ

    “ Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikit pun tanggung jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.” (QS. Al-An’am : 159)

    Kedua : Iftiraq ‘anil jama’ah yaitu bercerai berai dari kelompok / persatuan kaum muslimin. Kelompok kaum muslimin di sini adalah umumnya umat muslim di masa Nabi Shallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya dan orang-orang yang masih teguh di atas manhaj Nabi dan para sahabatnya setelah terjadinya perpecahan, merekalah yang disebut ahlus sunnah waljama’ah. Tentunya dengan sanad yang menyambung pada mereka, sebab banyak yang mengaku Ahlus sunnah tapi pemahamannya bertolak belakang dengan pemahaman sahabat sebab tidak ada sanad sehingga pemahaman mereka `terputus dari pemahaman ulama salaf.

    Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

    إن الله لا يجمع أمتي على ضلالة , ويد الله مع الجماعة و من شذ شذ إلى النار

    “ Sesungguhnya Allah tidak mengumpulkan / menyatukan umatku di atas kesesatan, kekuasaan Allah bersama jama’ah, barangsiapa yang menyempal (dari jama’ah), maka dia telah menyempal menuju neraka “.

    Ikhtilaf.

    Sedangkan ikhtilaf hanya terjadi dalam masalah-masalah yang secara tabiat boleh berbeda pendapat dan boleh berijtihad yang mana seseorang memiliki hak berpendapat, atau masalah-masalah yang mungkin tidak diketahui sebagian orang. Yakni pada masalah-masalah furu’ dan ijtihad, bukan masalah ushuluddin.

    Ikhtilaf ini bersumber dari sebuah iijtihad yang disertai niat yang lurus. Dalam hal ini, mujtahid yang keliru mendapat satu pahala karena niatnya yang jujur mencari kebenaran. Sementara mujtahid yang benar mendapat dua pahala. Kadang kala pihak yang salah juga pantas dipuji atas ijtihadnya. Dan Terkadang dalam al-Quran dan hadits disebutkan pelarangan ikhtilaf, maka yang dimaksud adalah ikhtilaf yang menyebabkan perpecahan (iftiraq) bukan ikhtilaf furu’iyyah yang berdasarkan ijtihad dan niat yang tulus.

    Pada perkembangan selanjutnya ikhtilaf ini menjadi sebuah istilah untuk suatu ilmu yang membahas ikhtilaf-ikhtilaf / perbedaan-perbedaan dalam masalah furiyyah atau fiqhiyyah dan terkenal dengan istilah Ilmu Khilaf yakni ilmu yang membahas cara beristinbath / menggali hokum dari dalil-dalil ijmali dan tafsili yang diperankan oleh para ulama mujtahid. Dan ikhtilaf fil furu’ inipun juga terjadi pada masa sahabat Nabi Shallahu ‘alaihi wa sallam.

    Diriwayatkan oleh imam Baihaqi Rahimahullah di dalam kitabnya al-madkhal dengan sanadnya yang bersambung pada Ibnu Abbas Radhiallahu ‘anhu beliau berkata; Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

    مهما أوتيتم من كتاب الله فالعمل به لا عذر لأحد في تركه، فإن لم يكن في كتاب الله فسنة مني ماضية، فإن لم تكن في سنة مني فما قاله أصحابي، إن أصحابي بمنزلة النجوم في السماء، فأيما أخذتم به اهتديتم، واختلاف أصحابي لكم رحمة

    “ Ketika kalian diberikan kitab Allah, maka mengamalkannya harus dan tak ada alas an meninggalkannya. Jika kalian tidak menemukan (jawaban) di kitab Allah, maka di dalam sunnahku yang terdahulu. Jika kalian tidak menemukan di dalam sunnahku, maka lihatlah apa yang diucapkan para sahabatku. Sesungguhnya para sahabatku bagaikan bintang-bintang di langit, siapa saja dari mereka yang kalian pegang, niscaya kalian akan mendapatkan petunjuk. Perbedaan di antara sahabatku adalah rahmat “.

    Dari hadits tersebut terdapat beberapa faedah di antaranya :

    1. Kabar dari Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa sallam akan adanya perbedaan (ikhtilaf) di dalam hal furu’iyyah (cabang syare’at) dan ini termasuk mu’jizat beliau tentang hal-hal yang gaib.

    2. Setiap ulama yang berijtihad sesungguhnya di atas petunjuk, maka tidak boleh mencela atau menyalahkan mereka. Siapa saja di antara ulama tersebut yang kita pilih sungguh di atas petunjuk.

    Diceritakan oleh Khatib al-Baghdadi di dalam kitabnya Ar-Ruwaah “ Harun ar-Rasyid berkata kepada imam Malik bin Anas : “ Wahai Abu Abdillah (imam Malik), engkau mengarang dan menulis kitab ini lalu engkau menyebarkan di semua penjuru Islam agar umat membawanya ? Maka imam Malik menjawab :

    إن اختلاف العلماء رحمة من الله على هذه الأمة، كل يتبع ما صح عنده، وكل على هدى، وكل يريد الله

    “ Sesungguhnya perbedaan para ulama itu rahmat dari Allah untuk umat ini. Setiap “ulama” mengikuti apa yang mereka pandang sahih. Dan semuanya di atas petunjuk dan masing-masing hanya berharap Allah “.

    Pada intinya yang dilarang Allah Ta’ala adalah berselisih dalam hal aqidah, berselisih yang menyebabkan permusuhan, pertikaian dan perpecahan atau disebut dengan istilah iftiraq atau ikhtilaf fil aqidah atau fiddiin atau juga ihktilaf fil kitab.

    Sedangkan Allah mentolerir perbedaan pendapat dalam hal furu’iyyah atau fiqhiyyah dan ini merupakan suatu bentuk ijtihad yang berdasarkan dalil-dalil al-Quran dan Sunnah.

    Maka iftiraq pasti menyebabkan perpecahan dan permusuhan, dan tidak semua ikhtilaf menyebabkan perpecahan dan permusuhan. Iftiraq sudah pasti ikhtilaf dan ikhtilaf belum tentu ifitiraq.

    Dan sering kali ada sebagian kelompok khususnya kelompok yang menyebut ajarannya dengan manhaj salafiyyah, mencampur adukkan antara masalah ikhtilaf / khilafiyyah dengan masalah iftiraq. Sehingga terkadang mereka memperuncing masalah-masalah khilafiyyah yang ada da menyalahkan orang yang berikhtilaf. Sungguh ini suatu kesalahan fatal dan kejahilan yang nyata.

    Keadaan orang yang beriftiraq dan juga juga merupakan ciri-ciri ajaran sesat :

    Di antaranya adalah kedaannya dalam “ syiqaq yang jauh “, sebagaimana Allah jelaskan dalam al-Quran :

    ذَلِكَ بِأَنَّ اللّهَ نَزَّلَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُواْ فِي الْكِتَابِ لَفِي شِقَاقٍ بَعِيدٍ

    “ Yang demikian itu adalah karena Allah telah menurunkan Kitab Suci dengan membawa kebenaran; dan sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang (kebenaran) Kitab Suci itu, benar-benar dalam syiqaq yang jauh “ (QS. Al-Baqarah : 172)

    Apakah makna syiqaq dalam ayat tersebut ?

    Syiqaq dalam kitab-kitab tafsir memiliki tiga makna :

    Makna pertama : al-mu’aadah wal munaaza’ah yaitu permusuhan dan perselisihan. Orang yang beriftiraq (bercerai berai), maka mereka telah jauh memusuhi kebenaran dan berselisih dalam hal kebenaran. Inilah keadaan orang-orang yang beriftiraq baik dari kalangan kaum kafir sebgaimana firman Allah Ta’ala :

    بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي عِزَّةٍ وَشِقَاقٍ

    “ Sebenarnya orang-orang kafir itu (berada) dalam kesombongan dan permusuhan yang sengit “ (QS. Shaad : 2).

    Yaitu kesombongan dan permusuhan sengit kepada Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam.

    Atau pun dari kalangan ahli firqah dan bid’ah dari umat muslim itu sendiri. Sebagaimana firman Allah Ta’ala :

    لِيَجْعَلَ مَا يُلْقِي الشَّيْطَانُ فِتْنَةً لِّلَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ وَالْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ وَإِنَّ الظَّالِمِينَ لَفِي شِقَاقٍ بَعِيدٍ

    “ agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh setan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang-orang yang lalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat “ (QS. Al-Hajj : 53)

    Dalam ayat itu diejelaskan bahwa apa yang dimasukkan oleh setan, dijadikan oleh Allah sebagai fitnah / kesesatan bagi dua golongan yaitu orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit syaq dan nifaq dan orang-orang yang keras hatinya mereka adalah orang-orang yang berbuat kesyirikan dan mereka semua disebut orang-orang yang dzhalim. Dan orang-orang yang dhzalim tersebut di dalam permusuhan yang sangat.

    Maka ahlul firqah yang menyempal dari jama’ah kaum muslimin, mereka di dalam permusuhan yang sangat dan memecah belah umat demikian juga terjadi permusuhan di antara golongan mereka sendiri sehingga kelompok mereka pun beriftiraq / berpecah belah dan itulah bukti kebathilan ajaran mereka, sebab mereka bukanlah mengikuti satu jalan (al-haq) melainkan mengikuti beberapa jalan kesesatan.

    Renungkanlah firman Allah Ta’ala berikut ini :

    وأن هذا صراطي مستقيما فاتبعوه ولا تتبعوا السبل فتفرق بكم عن سبيله ذلكم وصاكم به لعلكم تتقون

    “ Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.”(AL-An’am : 153)

    Imam Ibnul Katsir berkata tentang ayat tersebut :

    إنما وحد سبيله لأن الحق واحد ولهذا جمع السبل لتفرقها وتشعبها

    “Sesungguhnya Allah mennyebutkan kata ‘sabil’dengan bentuk tunggal, karena sesungguhnya kebenaran itu satu. Sebab itulah Allah menyebutkan kata ‘subul’dengan bentuk jama’ karena perpecahan dan bercabang-cabangnya “.

    Abdullah bin Abbas pun yang dijuluki dengan tarjuman al-Quran menafsirkan ayat :
    ولا تتبعوا السبل

    “ dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain) “.

    Beliau menafsirkan :

    لا تتبعوا الضلالات
    “ Janganlah kamu mengikuti jalan-jalan kesesatan “.

    Dan jika kita mau melihat di al-Quran, maka kita dapati kalimat Shirath disebutkan dengan bentuk mufrad / satu sebab Thariqul haq hanyalah satu yaitu Shirathul mustaqim, al-Quranul karim sesuai pemahman Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa sallam.

    Makna kedua : syiqaq bisa bermakna asy-syaqq atau al-fashlu yaitu memecah dan memutuskan. Artinya orang yang beriftiraq adalah orang yang memcah dan memutus dari barisan jama’ah muslimin, terlepas dari kelompok mayoritas umat muslim.

    Makna ketiga : al-masyaqqah yaitu beban dan berat. Artinya orang yang beriftiraq seolah-olah berbuat apa yang memberatkan dan menyakiti kelompok lainnya.

    {Kesimpulan}

    Maka dari keterangan di atas, bisa kita tarik kesimpulannya sebagai berikut :

    1. Iftiraq adalah perselisihan dalam masalah ushuluddin atau aqidah yang pasti menyebabkan terjadinya permusuhan dan perpecahan.

    2. Ikhtilaf tidak berkonotasi negative. Ikhtilaf yang negative adalah ikhtilaf di dalam aqidah sedangkan ikhtilaf yang positif adalah ikhtilf yang terjadi dalam masalah furu’iyyah, fiqhiyyah atau ijtihadiyyah sebagaimana ikhtilaf yang terjadi di antara ulama madzhab.

    3. Salah besar memperuncing masalah ikhtilaf yang ada. Dan salah fatal mencampur adukkan masalah ikhtilaf ke dalam masalah iftiraq.

    4. Di antara cirri-ciri aliran sesat adalah ; memecah belah umat Islam, saling bermusuhan, memisahkan diri dari barisan jama’ah muslimin dan terjadinya perselisihan dan perpecahan di antara golongan mereka sendiri sebagai bukti ajaran mereka tidak mengikuti al-haq (kebenaran) dan hanya mengikuti jalan-jalan sesat dan hawa nafsu.

    • Author

      Tim Sarkub16/04/2013 at 15:15Reply

      Benar sekali! ciri-ciri aliran sesat ada semua dalam diri wahabi.

    • sapto30/04/2013 at 15:19Reply

      Gusti Allah melarang manusia berpecah belah tur juga Gusti Allah juga merestui kepada JIN Fasik untuk MEMECAH BELAH Ummat “ADAM” BUKAN HANAY “Ummat Muhammad” tetapi “BANI ADAM”, jadi intinya Allah berkehendak kepada siapa yang di kehedakinya Tanpa Hizab, amar makruf nahi munkan, lakum dinukum waliadin..

    • Ujang04/05/2013 at 13:06Reply

      ajaran ibadah itu harus jelas tuntunan syari’atnya…ikhtilaf boleh, tetapi bukan berarti membuat-buat syari’at baru yang tidak pernah dilakukan oleh rasulullah dan para sahabatnya.
      tayangan khazanah sangat bagus untuk membumi hanguskan praktik-praktik takhayul, bid’ah dan khurafat…
      termasuk di dalamnya praktik eyang subur….
      sadarlah akhi….bertobatlah…. mari kita hanya ittiba’ pada quran dan sunnah.

  105. keluarkan senjata16/04/2013 at 16:40Reply

    Nggak usah banyak.. komen.. beginilah orang barat menghancurkan islam, mereka mencari sisi mana yang bisa diadu. Dan mereka berhasil. Akhirnya terjadi pertumpahan darah seperti di timur tengah, besok kita juga akan seperti ini.. PERANG… dari pada nunggu besok perangnya.. lebih baik sekarang saja angkat senjata…. Nggak usah banyak komen. Yang memulai membuat ribut2 (sebelumnya ayem2 saja) harus menanggung perbuatannya. Nggak usah saling mempertahankan dasarnya masing2. Toh yang satu tetap nggak mau ngalah, tetap mencari kebenarannya walau dengan jalan apapun.. Sekarang perang aja.. kalau ada yang nyenggol, langsung angkat senjataa.. gimana.. Berani? setuju? kalau sudah tidak menerima pendapat lain, buat apa koar2.. sekarang perang saja. NAH nanti kalau sudah mati tanya ke ALLAH SWT.. siapa yang benar. saya yakin nahdliyin yang berani mati setuju, begitu juga dengan faham yang yang anti nahdliyin.

    Kalau masalah siaran itu saya sebenarnya kurang sependapat juga, karena dari legalitasnya saja tidak jelas dari organsisasi keagamaan mana yang berada di baliknya.. bisa saja itu upaya untuk adu domba atau bisa juga karena ada tendensi popularitas. No Peace.

  106. Poetra Sakti16/04/2013 at 17:17Reply

    wah wah wah……parah tuh pimpinan progam khasanah….,,,, cari duit ya cari duit…,, tapi jangan yang mengandung unsur sara dooonk…,,,

  107. wong ndeso16/04/2013 at 18:42Reply

    apakah kalian tidak punya alasan yang lebih ilmiah selain mengkambinghitamkan apa yang kalian sebut dengan “wahabi”???

    • Author

      Tim Sarkub16/04/2013 at 23:34Reply

      gak usah kebakaran jenggot begitu mas.

  108. Infometafisis16/04/2013 at 18:57Reply

    semakin parah dan semakin merajalela juga kebathilan para pendusta agama yang berlabelkan wahabi.. beserta kroni kroninya termasuk Prdana Akhmad

  109. abu zakky16/04/2013 at 19:39Reply

    Tolong kalo berargumen mengenai sesuatu jangan menilai pembawa materinya. Coba lihat isinya. Selain itu kalo pake dalil jangan memakai dalil umum seperti AlQuran saja. Sudah jelas kalau hadist itu menjelaskan AlQuran. Kecuali kalau anda menuduh Rasulullah tidak mengamalkan AlQuran. Makna Shalawat dalam Alquran tentunya Shalawat tidak bisa diartikan bahwa kita bebas mengarang suatu bacaan kemudian dinamakan sendiri sebagai shalawat. Cara shalawT yg benar tentunya diajarkan Rasulullah ketika beliau menterjemahkan ayat Ini. Sungguh dangkal sekali pemikiran yg saudara sapaikan dalam menanggapi masalah ini. Kalau memang shalawat yg saudara lakukan bukanlah karangan orang yg disebutkan oleb pembawa acara, lalu siapa yg mengarang? Apakah Rasulullah? Kalau bukan mengapa diikuti mati matian dan menyalahkan orang yg tidak mengamalkan? Mana yg lebih penting. Mengamalkan ajaran orang dibandingkan ajaran Rasulullah?

  110. ali shahab16/04/2013 at 20:18Reply

    Dari Habib Syech untuk NU

    Tahun 1926 Lahire NU …
    Ijo ijo Benderane NU …
    Gambar Jagad Simbule NU …
    Bintang songo Lambange NU …

    Suriyah Ulama’e NU …
    Tanfidziyah pelaksana NU …
    GP Anshor pemuda NU …
    Fatayat Pemudi NU …

    Nganggo Usholli Sholate NU …
    Adzan pindo Jum’atane NU …
    Nganggo qunut subuhe NU …
    Dzikir bareng amalane NU …

    Tahlilan hadiahe NU …
    Manaqiban washilahe NU …
    Wiridan rutinane NU …
    Maulidan sholawatane NU …

  111. anak ingusan16/04/2013 at 21:21Reply

    mohon jaga adab, anda semua sesama muslim jangan merendahkan diri anda seperti anjing yang saling menggonggong
    sampaikan kebenaran dengan baik, hidayah hanya milik Allah, ketika yang anda sampaikan tidak didengarkan maka tinggalkanlah

    • khoirudin04/07/2013 at 20:11Reply

      yo……………tahlilan
      yo……………manakiqban
      yo… ………..shllawatan
      yo……………barzanjian
      wahabi yo….tangisan

  112. paling beragama17/04/2013 at 00:50Reply

    inilah para monyet2 agamais para pengapling petak2 surga!!! ngakunya beragama kelakuan preman pasar…makan tuh surgamu…brengzeker!

  113. nasrul17/04/2013 at 01:48Reply

    kalau saya tetep mendukung Khazanah.
    nah kritikan-kritikan ini bisa dibaca redaksinya atau submite langsung aja ke redaksinya. semoga redaksinya juga berevaluasi serta berbenah..

  114. Hamba Allah17/04/2013 at 01:53Reply

    Bismillahirohmanirrohim
    Assalamualaikum saudaraku kaum muslimin & muslimah dmnpun kalian berada.
    Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah…
    Puji Syukur kehadirat Allah SWT & atas segala nikmat, karunia, serta rikjki yg telah dilimpahkan oleh-Nya.

    miris sekali sy membaca komentar saudara2 menggunakan kata2 yg tdk diajarkan oleh ajaran Islam.
    sungguh memalukan saudaraku
    itu mencerminkan diri anda yg sbnrnya.
    Rasulullah SAW tdk pernah mengajarkan hal seperti dlm berdakwah ataupun bersosialisasi.

    sy hanya mengingatkan 🙂

    soal shalawat, mau bid’ah atau tdk sy akan tetap bershalawat sbg ungkapan cinta sy kpd Nabi Muhammad SAW. Karna Beliau lah yg akan menyelamatkan umatnya di akhirat nanti.

    Wassalamualaikum

  115. Hamba Allah17/04/2013 at 02:05Reply

    Bismillahirohmanirrohim
    Assalamualaikum saudaraku kaum muslimin & muslimah dmnpun kalian berada.
    Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah…
    Puji Syukur kehadirat Allah SWT & atas segala nikmat, karunia, serta rikjki yg telah dilimpahkan oleh-Nya.

    miris sekali sy membaca komentar saudara2 menggunakan kata2 yg tdk diajarkan oleh ajaran Islam.
    sungguh memalukan saudaraku
    itu mencerminkan diri anda yg sbnrnya.
    Rasulullah SAW tdk pernah mengajarkan hal seperti itu dlm berdakwah ataupun bersosialisasi.

    sy hanya mengingatkan 🙂

    soal shalawat, mau bid’ah atau tdk sy akan tetap bershalawat sbg ungkapan cinta sy kpd Nabi Muhammad SAW. Karna Beliau lah yg akan menyelamatkan umatnya di akhirat nanti.

    Wassalamualaikum

  116. soewidjaya17/04/2013 at 05:33Reply

    Lihat dulu di sini:

    secara umum pembahasan sholawat “aman” secara khusus berpolemik di sholawat nariyyah dan badar yang notabene di amalkan kaum nahdliyin, gitu aja kok repot..tanpa atau dengan adanya acara ini, tetep bersholawat nariyyah dan badar dan sholawat lain yuks,…

  117. freedoomm17/04/2013 at 07:57Reply

    Debat kusir kayak gini yang paling disenengi syaitan. Kenapa? Karena dengan berdebat terus kayak gini cuma akan semakin memecah belah persatuan orang islam. Tuhan kita sama, Rasul kita sama, Kitab kita pun sama, kenapa saling mencela?
    Tak usahlah saling mencela keyakinan masing-masing, jika kita merasa paling benar, maka kita sudah dibutakan oleh syaitan. Mengapa kita terpecah seperti ini?

    • Author

      Tim Sarkub17/04/2013 at 08:48Reply

      kami selaku admin, tidak menyuruh anda dan pembaca semuanya untuk BERDEBAT.

  118. zube17/04/2013 at 08:52Reply

    Bisa jadi bukan program “Khazanah”nya yang salah, tapi bisa pula penulis scriptnya atau bisa jadi pembawa acaranya yang kurang ngerti cara membaca script.

    Bisa jadi yang dimaksud “shalawat badar” baru dicetuskan atau di publishkan pada tahun 1960 itu khusus untuk wilayah INDONESIA…. — cuma karena kurang jelinya dari si pembaca script yang gak bisa membedakan titik koma, artinya jadi beda.– artinya disini yang dimaksud adalah kita sebagai pendengar salah mengartikan apa yang dimaksud oleh si pembawa berita.

    Jadi, wahai pembawa berita dan penulis naskah— salinglah untuk berkoordinasi agar kita-kita ini si penonton mampu menangkap berita/informasi dengan baik dan bena

  119. SUFIEY ZONE17/04/2013 at 09:12Reply

    PARA PENGIKUT WAHABI SALAFI ,,, WAJIB HADIR DI http://19aswaja26.blogspot.com KARENA DI BLOG TERSEBUT MENGUNGKAP RAHASIA SALAFI WAHABI PENGIKUT SEH BINBAZ

  120. amrozy17/04/2013 at 10:19Reply

    sholawat gak wajib bos……justru khazanah dapat menambah ilmu bg umat Islam yg selama ini dibodohi oleh orang munafik macam kalian….
    ente yg justru menanamkan kebencian kpd sesama muslim…..mari kita dukung khazanah

    • Author

      Tim Sarkub17/04/2013 at 23:46Reply

      Allah saja bersholawat pada Nabi, lalu Allah juga memerintahkan kita bersholawat, apakah itu berarti “sholawat tidak wajib”?
      saya sangat heran dengan pemikiran anda.

      • Yudhi23/04/2013 at 11:06Reply

        yg dimaksud nda wajib itu ya shalawat nariyah dan badar.. knp nda wajib? karena yg membuat orang NU, ulama yg tidak jelas ilmunya..

        • Author

          Tim Sarkub23/04/2013 at 13:39Reply

          Mana dalilnya?

        • khoirudin04/07/2013 at 20:18Reply

          bagi saya semua ilmu tak nikmati kemudian tak pelajari
          mana yg salah / menyimpang dan mana yg bener kan harus ada perbandingan
          lha bagaimana bisa ngerti kalau itu menyimpang kalau ndak di pelajari termasuk khazanah. ternyata memang benar ( benar menyimpang maksudnya ).

        • khoirudin04/07/2013 at 20:22Reply

          termasuk ibnu taymiyah gak tau dia sumbernya ilmu dari mana
          maka pengikutnya jg bingung
          soalnya mentok di ibnu taymiyah + muhammad ada abdul wahabnya g ya biar orang wahabi yg benerin.

  121. Abdul17/04/2013 at 15:11Reply

    dan.. mari kita bersholawat 🙂

  122. Truth Seeker17/04/2013 at 17:31Reply

    Jadi ini yang namanya Islam? antara tiap kubu saling debat ga jelas… MALU kalian sama agama lain yang sudah bersatu dan menyamakan visi untuk membumikan agama mereka di dunia. Yang satu ini malah sibuk berantem, saling hina, saling bantah… Padahal saya diberitahu teman muslim saya kalau orang yang menghina muslim lainnya sudah kena predikat fasik, yang memerangi kena predikat kafir…. Ironis? Memang…

    Saya kecewa sama ummat agama yang satu ini
    Meski saya belum paham banyak seputar Islam tapi hendaknya kalian tahu diri! Kita ummat TERBAIK tapi apakah perilaku ummat Islam sudah mencermikan mereka ummat terbaik? Ngomongnya setiap muslim bresaudara tapi begini jadinya…. sudahlah…. bersatu saja… bumikan Islam… dan tebar kebenaran di muka bumi…

    demi Allah, izzatul Islam dan izzatul muslimin

  123. orangfakir17/04/2013 at 18:20Reply

    kalo mo belajar agama Islam langsung sama guru atau kyai langsung..jangan tv atau internet dijadikan guru wan…
    perbedaan itu indah wan…kalo kita bisa menyikapinya dengan ihklas

  124. ando17/04/2013 at 19:47Reply

    Eh Bangsat!!! apa2an sih kalian!! sama2 umat muslim pada saling serang, pada udah ga punya otak apa??? pada nafsu sendiri2, mendingan gw ngomongin bangsat dari pada saling jelekin satu sama lain, mau wahabi kek mau sufi kek mau NU mau muhammadiyah kek.. emang yg jamin masuk surga itu siapa sih??? golongan kalian kah?? ko pada suka ribut2!!! fuck you!!!

    • Brigadir18/04/2013 at 13:22Reply

      Mas.. mas…. berobat aja mas.. kalau lagi gak enak badan

    • nubie19/04/2013 at 08:27Reply

      Maaf sebelumnya, kalimat ini jg bsa kembali pada anda, “sama2 umat muslim pada saling serang, pada udah ga punya otak apa???”.

      “pada nafsu sendiri2”, anda menulis comment diatas jg krna nafsu amarah… 🙂

      “mendingan gw ngomongin bangsat dari pada saling jelekin satu sama lain”, Anda juga telah menjelekan sesama saudara… :).

      Marilah kita benar2 menjaga apa yg ada dalam hati & yang akan dikeluarkan mulut kita… 🙂

  125. fuad17/04/2013 at 22:31Reply

    Ak jaminkan rumah di surga, bagi orang yang meninggalkan perdebatan walaupun dia benar….pasti dunk ini hadits…

    • Author

      Tim Sarkub17/04/2013 at 23:35Reply

      Yasudah anda tinggalkan saja ini

  126. fanani17/04/2013 at 23:46Reply

    kalau sy perhatikan.. dlm acara khazanah… tidak ada pelarangan dalam bershalawat… yang dilarang hanya yang tidak bersumber dari ajaran rasullullah saw, jadi jangan memfitnah.. bahwa “melarang bershalawat”

    • nubie19/04/2013 at 08:31Reply

      Memang tidak ada pelarangan, tapi apa yg mereka siarkan telah menyinggung hati saudara kita juga… :). Apakah dibenarkan, kita myinggung atau menyakiti orang lain, apa lagi hakikatnya saudara kita sendiri… 🙂

    • khoirudin04/07/2013 at 20:28Reply

      memang tdk ada pelarangan hanya kebiasaan
      lidah wahabi itu lho yg seneng menbid’ah2kan, mensyirik2 an.
      dll pakai rumus sak senenge dewek……………

  127. TIM LBM NU18/04/2013 at 00:58Reply

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
    اَلْحَمْدُلِلّهِ
    Hasil Dialog antara Produser Trans7 dengan MUI dan disaksikan oleh perwakilan Masyarakat, memperoleh kesimpulan secara garis besar..
    Melalui dan produser KHAZANAH trans 7 Nama: Ibu DINI dan Haikal Hasan (Tim Penasehat KHAZANAH) bahwa:
    1-Kami Ahlussunnah Waljam’ah.

    2-Kami Ahli Tawassul dan Maulid

    3-KHAZANAH Trans7 dalam pertengahan MEI akan Menayangkan Sholawat, Tahlil dan ziaroh.
    (Diucapkan Dihadapan Forum)

    4-Akan Membongkar Kesesatan WAHABI, SYI’AH, AHMADIYAH dan Aliran sesat lainnya.
    (Ini terucap langsung dihadapan MUI pusat Oleh Haikal Hasan)

    5-KHAZANAH Trans7 akan menggandeng KH.THOBARY, Para Habaib, MUI dan KPI.
    Ini diucapkan Oleh Produser BU DINI di Hadapan FORUM.

    Jakarta 17 April 2013
    https://www.facebook.com/photo.php?fbid=511494522246254&set=a.205411269521249.53654.100001571310717&type=1&ref=nf

    • khoirudin04/07/2013 at 20:34Reply

      WAH HASILNYA KOK MENGERYKAN BAGI WAHABI AKU TUNGGU REALISASINYA AH
      SEMESTINYA HARUS ADA DIALOG DULU ANTARA YG PRO DAN YG KONTRA KHAZANAH BRO…. DISIARKAN LANGSUNG OLEH TRANS7 ASYIIIK SEKALAGI ASYIIIK

  128. ucan18/04/2013 at 09:09Reply

    Alhamdulillah sudah ada hasilnya…Trimakasih infonya Tim LBM NU.

  129. Brigadir18/04/2013 at 13:26Reply

    Nah kan… sudah gak ada lagi debat disini…
    Sudah ada Hasilnya………………………………….
    Saksikan Tayangan Poin 4 (Kesesatan WAHABI)

  130. zahdanrazzaq18/04/2013 at 14:31Reply

    Tim Sarkub says:
    16/04/2013 at 12:51
    maaf kami tidak menerim AL-ALBANI. tidak ada dalam kamus kami.

    Sombongnya si-sarkub ini !!
    Habib rizieq Shihab saja menyebut beliau : Syeikh Albani Ahli Hadits !!
    hayoo mau apa? apa anda mau ngomong : kami tdk menerima Habib Rizieq ??
    atau anda mau bilang : kami tidak menerima FPI ??
    Jawab Kub !!

  131. IRWAN18/04/2013 at 14:49Reply

    ACARA KHAZANA TRANS7 SEBENARNYA SANGAT BAIK DARIPADA KITA TONTON ACARA SINETRON YANG BUKA2N AURAT ATAU INFOTAIMENT…
    TAPI TOLONG ACARA TERSEBUT JANGAN MEMILIH TEMA YANG KONTROVERSIAL AGAR UMAT TIDAK TERPECAHBELAH. JUJUR SAYA BERFAHAM AHLUSSUNNAH WAL-JAMA’AH .
    MAU WAHABI
    ATAUPUN AHLUSSUNNAH WAL-JAMA’AH BELUM TENTU BENAR KARENA KEBENARAN MILIK ALLAH SWT DAN MANUSIA ADALAH TEMPATNYA SALAH.
    MEMANG ADA BEBERAPA NARASI DALAM ACARA TERSEBUT YANG TIDAK SESUAI, JADI TOLONG LEBIH DIPERHATIKAN UNTUK KESATUAN UMAT.

  132. Fath Al-bantany18/04/2013 at 14:58Reply

    Ada tabligh akbar wahabi loh di masjid istiqlal hari ahad tnggal 21 april 2013 ayo buruan siapa yang mau tau wahabi sebenarnya ???

    • abu hafiz al atsary19/04/2013 at 23:20Reply

      Emoh, takuuu…….tttt .!!! ntar ane gak bisa tahlilan, yasinan, sholawatan , dll amalan yg gak ada contohnya dari nabi saw. yg laennya aja lah.

  133. tanti mutiah18/04/2013 at 19:14Reply

    waw……………….. memang kebohongan itu berdosa………………
    jadi , dari sini kita belajar tentang kebohongan dalam sholat………..

  134. joko18/04/2013 at 19:49Reply

    dalam pembahasan diatas dpt kta ketahui tentang sholawat nariyah.. Betul ga?

    Ada pro dan kontra?

    Krna saia pro khazah saia mw tnya kpd yang kontra nh..

    Coba artikan sholawat nariyahnya dong, ( versi indonesianya )
    asal usul shlwat nariyah, plus knapa kta harus mbca shlaw nariyah.
    Krna artkel diatas hnya berisi ejekan bkan penjelasan

    syukron

  135. mulya broiler18/04/2013 at 23:03Reply

    itulah kebanyakan org,klau amalan jelek yg menyelisihin quran dan sunnah diungkit.tapi tontonan perusak ahlak anak muda,ditayang g mau perotes.

  136. wahabi itu sesat19/04/2013 at 01:46Reply

    di atas kubah masjid nabawi ada mayat seseorang yg hangus disambar petir, berniat ingin menghancurkan kubah tempat kuburan nabi berada, itu membuktikan wahabi sesat

  137. wahabi itu sesat19/04/2013 at 01:47Reply

    wahabi sesat

    • Author

      Tim Sarkub19/04/2013 at 19:03Reply

      BENAR SEKALI

  138. Ainoen19/04/2013 at 07:32Reply

    ada yang bisa ngebuktiin gak itu mimpi Kyai betul adanya,??

    kalo saya sih Simple saja,,
    Rasulullah setelah Wafat apakah para Sahabat mengadakan acara Shalawatan,??

    • Author

      Tim Sarkub19/04/2013 at 19:02Reply

      Pertanyaan aneh,, beda spelling antara shalawat dengan shalawatan aja diributin.

  139. Prabu Minakjinggo19/04/2013 at 07:44Reply

    Jika maulidan, tahlilan dan sholawatan dikatakan bid’ah oleh wahabi dan kalau semua bid’ah itu dikatakan sesat dan kalau sesat itu masuk neraka, maka semoga Allah Azza wa Jalla tetap memberi kekuatan pada diri saya di neraka untuk tetap tahlilan, maulidan dan sholawatan agar api neraka dengan ijin dan ridlo Allah Azza wa Jalla akan menjadi dingin, Amiiin…

  140. joko19/04/2013 at 20:20Reply

    “Ya Allah, berikanlah shalawat
    yang sempurna dan salam yang
    sempurna kepada Baginda kami
    Muhammad yang dengannya
    terlepas dari ikatan
    (kesusahan) dan dibebaskan
    dari kesulitan. Dan dengannya
    pula ditunaikan hajat dan
    diperoleh segala keinginan dan
    kematian yang baik, dan
    memberi siraman (kebahagiaan)
    kepada orang yang sedih
    dengan wajahnya yang mulia,
    dan kepada keluarganya, para
    shahabatnya, dengan seluruh
    ilmu yang engkau miliki.”

  141. ummu aisyah19/04/2013 at 20:39Reply

    Begitu banyak fitnah yang dilontarkan kepada orang2 yang berpegang teguh kepada Al-quran dan Al-Zikra yang disebut2 wahabi, tidak lain karena ketakutan orang-orang yang merasa dirugikan dengan berkembangnya dakwah yang haq tersebut di Indonesia….
    Cobalah mendengarkan kajian dan membaca buku para ulama yang disebut wahabi, sehingga anda akan mengetahui tentang kedalaman ilmu mereka dan dakwah yang mereka bawa adalah dakwah yang haq.

  142. Prabu Minakjinggo20/04/2013 at 07:50Reply

    Jika maulidan, tahlilan dan sholawatan dikatakan bid’ah oleh wahabi/salafi dan kalau semua bid’ah itu dikatakan sesat dan kalau sesat itu masuk neraka, maka semoga Allah Azza wa Jalla tetap memberi kekuatan pada diri saya di neraka untuk tetap tahlilan, maulidan dan sholawatan agar api neraka dengan ijin dan ridlo Allah Azza wa Jalla akan menjadi dingin, Amiiin…

  143. lewat20/04/2013 at 11:57Reply

    Tentu kita semua sudah tau tentang keutamaan membaca sholawat.

    Tapi apakah kita tau sholawat mana saja yang diajarkan oleh Rasululloh shollallohu ‘alaihi wasallam?

    Ternyata sholawat yg diajarkan oleh Rasululloh shollallohu ‘alaihi wasallam hanya Sholawat Ibrahimiyah (berdasarkan Hadits) sedangkan sholawat yang lain seperti sholawat badar, nariyah, fatih, dll adalah sholawat-sholawat yang tidak pernah diajarkan oleh Rasululloh shollallohu ‘alaihi wasallam, dan merupakan shalawat yang dibuat oleh orang-orang terakhir, bukan shahabat, tabiin, tabiut tabiin, para imam 4 ataupun para ulama salaf.

    Apakah kita akan membaca sholawat yang diajarkan oleh Rasululloh shollallohu ‘alaihi wasallam atau sholawat buatan orang-orang terakhir ini??

    Wallohu a’lam
    Lafazh bacaan sholawat yang paling ringkas yang sesuai dalil2 yang shahih adalah :
    Allahumma shollii wa sallim ‘alaa nabiyyinaa Muhammad.

    “Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi kami Muhammad) .

    [SHAHIH. HR. At-Thabrani melalui dua isnad, keduanya baik. Lihat Majma’ Az-Zawaid 10/120 dan Shahih At- Targhib wat Tarhib 1/273].

  144. ninik20/04/2013 at 16:13Reply

    kapan umat Islam bisa bersatu klo yg satu dg yg lain saling mengolok-ngolok, menghujat, pdhal belum tentu kaum yg diolok2 lbh baik dr yg mengolok2. mudah2an kita yg slalu dituduh ahli bid’ah kelak menjadi ahli syurga, aamiin

  145. adi22/04/2013 at 11:57Reply

    Assalamualaikum,

    wahai saudaraku se muslim , lebih baik kita tidak saling menuding dan memfitnah serta menghujat satu sama lainnya, berjalan lah diatas sunnah , sebenar-benarnya sunnah, lihatlah mana hadis shohih dan hadis dhoif , berilmulah wahai saudaraku sebelum beramal, jauhkan segala subhat dan syahwat, insya allah terjauhkan dari perbuatan yang dilarang oleh allah swt dan rasulnya.

    permasalahan ini sebenarnya sangatlah mudah jika kita berpikir dingin dan mencari ilmunya dengan nurani hati sendiri, jangan menempel pada siapapun dalam memutuskan untuk menetapkan suatu kebenaran, carilah kebenaran itu wahai saudaraku, jangan ikuti ustad a dan b atau yang mengaku habib a atau b…

    carilah hadisnya dan dalilnya barulah logika anda berpikir disitu , jangan berpikir logika dahulu sebelum melihat dalil yang shohih..

    saya sangat mencintai sholawat, para salafus sholeh pun jaman para sahabat , tabiiin dan tabiut menyukai sholawat, tapi mereka menggunakan sholawat yang dicontohkan oleh rasul kita .

    para sahabat tidak pernah berani untuk mengubah satu ayat pun dari sholawat, karena merupakan suatu ibadah atau pujian.

    dijaman sahabat , kalau sahabat salah masih ada yang mengingatkannnya yakni rosul kita , tetapi setelah beliau meninggal siapa yang menasehatinya? tidak ada saudaraku.. karena rasul kita muhammad adalah maksum dan wahyu yang membawa alquran dan sunnah

    para sahabatpun tidak berani mengubah atau menambah dari syariat apalagi seorang ustad yang tidak luput dari dosa

    bersholawat lah dengan sebanyak2 nya tetapi sholawat yang dicontohkan olehrasul kita..

    jangan bersholawat yang mengajak kesyirikan, perhatikan lah arti dari sholawatnya.perhatikanlah saudaraku …lirik dan syairnya banyak ditemukan permintaan sesuatu kepada rasul kita..padahal meminta sesuatu hanyalah pada allah

    wassalam

  146. Zulkurniawan22/04/2013 at 16:21Reply

    Assalamu’alaikum

    Buat tim sarkub semoga Allah selalu memberikan kekuatan kepada kalian untuk membela yang benar.

    Kami pernah membaca di http://pembela-aswaja.blogspot.com/2012/08/sejarah-sholawat-badar.html
    bahwa sholawat badar dibuat oleh Kiai Ali Mansur di Banyu wangi sekitar tahun 1960an.
    Apakah ini benar ?
    Wassalamu’alaikum

  147. nokia_male22/04/2013 at 16:29Reply

    lah, ngapain para wahabi main kesini ? :)), mau pembenaran ya? :)) , kalau mau main ke web nya firanda aja gak usah kesini, yg cuma bisanya meolok2, dan mengKafirkan sesama muslim.

  148. Sholih Su'aidy23/04/2013 at 15:22Reply

    Khazanah Trans 7 itu mengingatkan para ulama’ yang pembela hindhuisme. Wong diingatkan kok ndak mau. Itu namanya ndak dewasa. cobalah difahami. Ndak usah gengsi untuk mengakui kesalahan shalawat yang anda ucapkan selama ini.

    • Author

      Tim Sarkub23/04/2013 at 18:38Reply

      ulama ya ulama, hindhu ya hindhu. gak ada ulama yang hindhu kecuali murtad duluan. gak ada ulama hindhu, kalau ada silahkan tunjukkan contohnya gak usah fitnah.

  149. slfy03@yahoo.com25/04/2013 at 17:30Reply

    Para shahabat Nabi orang Arab Asli, fasih berbahasa arab, fasih sastra arabnya kalau seandainya mereka mau membuat shalawat Nabi dengan bahasa arab dengan sastra yang tinggi dan indah tentu sangat pasti mereka bisa ……………..TAPI KENAPA MEREKA TIDAK MEMBUATNYA….?

  150. aweteaw26/04/2013 at 03:44Reply

    Kapan mau khatam ngajinya? Kalau ngafirin terus.

  151. Ibnulhamd28/04/2013 at 08:22Reply

    kaidah fiqih yg dipakai ulama wahabi dalam masalah “setiap amal ibadah itu tidak dianjurkan sampai ada dalil yg memerintahkannya” adalah
    dari ummil mu’minin ummi abdillah ‘aisyah Radiallahu’anha berkata, berkata Rasulullah salallahu’alaihiwasallaam (yg artinya) Barangsiapa meng”ada-ada” dalam urusan kami yaitu agama, maka amalannya tertolak.. (Bukhari dan muslim)
    Dan kaidah “setiap perbuatan duniawi itu mubah sampai ada keterangan/dalil yg mengharamkannya” adalah berdasar
    Apa-apa yang dihalalkan Allah adalah halal dan apa-apa yang diharamkan Allah adalah haram, dan apa-apa yang didiamkan dimaafkan. Maka terimalah dari Allah pemaafan-Nya. Sungguh Allah tidak melupakan sesuatu pun. (HR. Al-Bazar dan at-Thabrani)
    berhentilah bersikap ananiyah, fikirkan bahwa kebenaran itu mutlak dari Allah ta’ala
    sedangkan Allah telah menurunkan keterangan yg jelas yaitu Al Qur’an dan Sunnah.Wallahu’alam
    Hadakumullaaah wa yuslih baalakum, wa assalamualaikum

  152. mbah jimmy29/04/2013 at 21:40Reply

    TIM SARKUB

    tulisan anda membuat banyak komentar dan sepertinya SARKUB lah biang kerok semua ini, kamulah pemecah AGAMA ISLAM di indonesia ini, tulisan kamu ini bukan lah menunjukkan kamu orang islam…semoga Allah memberikan hidayah kepada KAMU SARKUB

  153. faqir30/04/2013 at 16:21Reply

    Wahabi Konspirasi Yahudi
    Runtuhnya kekhalifahan, sejarah berdirinya Arab Saudi atas peran Yahudi dan Ulama Wahabi. Wahabi: konspirasi Yahudi meruntuhkan Islam dari dalam, merusak agama atas nama agama.
    http://www.youtube.com/watch?v=hLJdPOCdH0c&list=PLAFE5DA1698C8B3B2

    Salah dalam beraqidah jadi sebab ke Neraka, jika tahu salah dan dosa semoga dikuatkan untuk bertaubat.

  154. Guntur01/05/2013 at 00:12Reply

    Bid’ah itu bukan hukum dalam Islam, ingat dalam Islam hanya ada lima hukum yang sedari masa Rasulullah hingga sekarang

    1. Wajib
    adalah sesuatu perbuatan yang jika dikerjakan akan mendapatkan pahala dan jika ditinggalkan akan mendapat dosa.

    2. Sunnah
    ialah sesuatu perbuatan yang dituntut agama untuk dikerjakan tetapi tuntutannya tidak sampai ke tingkatan wajib atau sederhananya perbuatan yang jika dikerjakan akan mendapatkan pahala dan jika ditinggalkan tidak akan mendapatkan siksaan atau dosa.

    3. Haram
    ialah sesuatu perbuatan yang jika dikejakan pasti akan mendapatkan siksaan dan jika ditinggalkan akan mendapatkan pahala.

    4. Makruh
    adalah suatu perbuatan yang dirasakan jika meninggalkannya itu lebih baik dari pada mengerjakannya.

    5. Mubah
    Ada yang mengartikan bahwa mubah adalah suatu perbuatan yang diperbolehkan oleh agama antara mengerjakannya atau meninggalkannya.

    Selain daripada itu adalah tidak ada, adapun istilah Bid’ah itu berkembang di zamannya Ibnu Taimiyah. Bid’ah terbagi dua, dholalah (kejelekan) dan khasanah (kebagusan). Bila bersholawat/mengingat Rasulullah apakah itu Bid’ah dholalah? tentu tidak, jadi memang Yahudi mencipta Wahabi untuk menghancurkan Islam dari dalam.. Terbukti ampuh, lihatlah peperangan text diatas!

    fb_action_ids=10151366188588826&fb_action_types=og.likes&fb_aggregation_id=246965925417366&fb_source=aggregation

    • Cahyo05/05/2013 at 07:55Reply

      Yang bicara soal bid’ah itu Rasulullah Shollallaahu ‘alaihi wa sallam!

  155. Mathius Juan Daniel01/05/2013 at 01:29Reply

    lucu lihat islam turunan, beragamanya bukan yang diajarkan oleh Rasulullah, mau terjun ke dunia dakwah, bahasa arab saja gak becus..
    TOLONGMINTA HADISNYA RASULULLAH MEMBACA SHALAWAT BADAR ? DAN ITU SHALAWAT BUATAN RASULULLAH..
    APAKAH KALIAN BERANI MURTAD, KALAU ANDA YAKIN SHALAWAT BADAR ITU SHALAWAT BUATAN RASULULLAH ??

    • Author

      Tim Sarkub01/05/2013 at 06:06Reply

      silahkan anda baca disini terimakasih http://www.sarkub.com/2013/kebolehan-aneka-redaksi-shalawat-nabi/

    • Abu Naum03/05/2013 at 10:59Reply

      @Mathius Juan Daniel

      Lebih lucu lagi cara berfikir anda yang sempit dalam memaknai Sholawat…

      @All
      gimana kalo kaum wahabi kita sebut sebagai Islam Protestan krn selalu protes dalam amaliah orang lain

    • khoirudin05/07/2013 at 16:12Reply

      APAKAH KALIAN BERANI MURTAD, KALAU ANDA YAKIN SHALAWAT BADAR ITU SHALAWAT BUATAN RASULULLAH ??

      KAAAAN saking pinternya AGAMA si Matbius sholawat badar suruh buktikan kalau SHOLAWAT BADAR BUATAN ROSULULLAH APA TDK.
      AKU BARU NGERTI KALAU ROSULULLAH JADI TUKANG BUAT SHOLAWAT
      SUDAH NYIPTA BERAPA SHOLAWAT ROSULULLAH. MUNGKIN SI MATBIUS LEBIH NGERTI……………………….

      Simak di: http://www.sarkub.com/2013/kebohongan-khazanah-trans7-dalam-memaknai-sholawat/#ixzz2Y9vHPbiV

      matbius sory

  156. hamba02/05/2013 at 09:08Reply

    maaf, mau nanya . . . bagaimanakah solawat yang diajarkan nabi? nuwun

  157. munawar02/05/2013 at 10:48Reply

    semoga Allah memberi petunjuk kpd kita semua…

  158. munawar02/05/2013 at 10:50Reply

    Selama Wahabi itu berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah,,,,Apa salahnya????

    • Author

      Tim Sarkub03/05/2013 at 20:11Reply

      mana ada wahabi berlandas alqur’an sunnah. adanya berlandaskan sunnahnya muhammad bin abdul wahhab dan ibnu taimiyah

  159. cupunk02/05/2013 at 16:06Reply

    sarkasm mode on 😛

  160. daniel03/05/2013 at 15:00Reply

    pembawa acara hanya seoran pembawa acara brur,,tapi lihat konten yg dia bicarakan,,,,,coba deh cari hadist yang shahih mengenai solawat,,baru pada komentar,,,semoga Allah menberikan hidayah pada kita semua

  161. Cahyo04/05/2013 at 11:13Reply

    KAMI UCAPKAN INNALILLAAHI WA INNA ILAIHI ROJI’UN.

    ANDA PENDUKUNG PENULIS BARU SAJA BERHASIL MEMBANTU MEMENANGKAN SYI’AH DI DALAM PERJUANGAN MEREKA MENGHANCURKAN KEYAKINAN SHAHIHAH UMAT ISLAM SUNNI DI INDONESIA.

    KELAK JIKA MEREKA BERHASIL MENGUASAI INDONESIA DAN PEMERINTAHANNYA MAKA SEDIAKAN LEHER-LEHER KALIAN UNTUK MEREKA PENGGAL SEPERTI DI IRAQ, SURIAH DAN IRAN KECUALI KALIAN INGIN MENJADI SYI’AH DAN WANITA-WANITA KALIAN AKAN DI MUT’AHI OLEH MEREKA

    NA’UDZUBILLAAH TSUMMA NA’UDZUBILLAH. MOHONLAH PERTOLONGAN DAN PERLINDUNGAN KEPADA ALLAH!

    • Author

      Tim Sarkub04/05/2013 at 12:45Reply

      apa hubungannya artikel di atas dengan syi’ah? komentar anda adalah komentar paling ngaco di artikel ini.

      tapi terimakasih sudah mampir

  162. Cahyo04/05/2013 at 13:55Reply

    TERIMA KASIH SUDAH MEMUAT TULISAN SAYA.

    SILAHKAN ANTUM TELITI SENDIRI, BAGAIMANA KAUM SYI’AH AKTIF MENYERUKAN WAHHABI SESAT SAMBIL SEOLAH-OLAH MEMBELA UMAT ISLAM (SUNNI) YANG MELAKUKAN KEBID’AHAN IBADAH DI KUBUR-KUBUR WALI MISALNYA – KARENA MAAF – ADA KESAMAAN KULTUR DAN IBADAH. CONTOH LAIN MEMBACA SHOLAWAT DIBA’ ATAU RITUAL MAULID YANG DIMULAI SEJAK JAMAN FATHIMIYUN DSB.

    JADI TANPA BERMAKSUD MENGGURUI ATAU SOK ALIM APALAGI SOK PALING BENAR DAN MASUK SURGA SENDIRI, MAKA TELITILAH WAHAI SAUDARAKU (KALAU SAYA MASIH DIANGGAP SAUDARA SEIMAN), PELAJARILAH DAN KITA TIDAK PERLU BERDEBAT PANJANG LEBAR YANG HANYA MELAHIRKAN KEBENCIAN, TELITILAH SEMOGA ALLAH MEMBUKAKAN HIDAYAH BUAT KITA SEMUA SEHINGGA MENGETAHUI YANG MANA KEBENARAN ITU (JIKA KITA MAU MEMBUKA HATI TENTUNYA)

    WASSALAMU’ALAYKUM WAROHMATULLAAHI WABAROKATUH.

    HATI-HATI DENGAN TIPU DAYA KAUM SYI’AH YANG SERING MEMECAH BELAH UMAT ISLAM (SUNNI).
    INGIN TAHU SYI’AH SEPERTI APA? CEK DI http://videosyiah.com/

  163. Cahyo05/05/2013 at 08:16Reply

    Ini berita lama tapi apakah kaum muslimin (baca: Sunni) masih merasa tenang dan tidur nyenyak melihat kaum syi’ah berbuat makar dan mengadu domba sesama umat Islam apakah itu NU dengan Muhammadiyah atau dengan Salafy atau Persis atau siapa saja yang jelas-jelas sunni?

    http://www.gensyiah.com/syiah-indonesia-mulai-beringas-syiah-di-jember-menyerang-tokoh-nu.html

    http://www.tempo.co/read/news/2012/08/29/173426259/Apa-Kata-Jalaludin-Rahmat-Soal-Sampang

    http://www.gensyiah.com/hizbullah-syiah-adalah-pemerkosa-wanita-dan-pembunuh-anak-anak-sunni-suria.html

    http://www.gensyiah.com/jeritan-muslim-sunni-dari-siksaan-syiah-iran.html

  164. Abu Husnan05/05/2013 at 08:35Reply

    Sepertinya tulisan ane gak memenuhi syarat ya?! Takut ketahuan asal comot berita??
    Yah kalau nggak dimuat nggak apa-apa, tapi asal tahu ente baru aja menyebarluaskan berita bohong yang akan ente pertanggungjawabkan dunia akherat.

    ——————————–
    Maaf, komentar selanjutnya kami potong karena komentar tidak sesuai dengan tema yang sedang dibicarakan di artikel. lain kali kalau mau komentar di tempat yang pas, di artikel yang pas. terimakasih (TTd. Admin)

  165. faqir05/05/2013 at 09:48Reply

    Mempelajari aqidah hukumnya fardlu ‘ain, begitu pula Fiqih dan Akhlaq/Tasawuf.
    Sangat beda antara Syiah dan Sunni, begitu pula Wahabi & Sunni. Mari berguru kepada Ulama Pewaris Nabi, ulama yang riwayat ilmu dan pemahamannya bersanad kepada Nabi Muhammad SAW, jika perlu dari keturunan Nabi (Habaib), yang berciri Aqidah Asy’ariyah/Maturidiyah, Fiqih Syafi’iyah/Maliki/Hanafi/Hambali (di Nusantara banyak yang Syafi’iyah), Akhlaq/tasawuf dari Imam Ghazali/Imam Sayuti/Mursyid Tarekat.

    Sekilas info tentang beda Sunni & Syiah dari buku karangan KH SIRAJUDDIN ABBAS:
    http://www.facebook.com/note.php?note_id=169739326396575&id=1565088731&ref=mf

    Munculnya Syiah juga dari konspirasi Yahudi (pendeta besar Yahudi yang masuk Islam bernama Abdullah bin Saba’ yang menghancurkan Islam dari dalam).
    Sejarah kemunculan Wahabi juga konspirasi Yahudi:

    fb_action_ids=10151366188588826&fb_action_types=og.likes&fb_aggregation_id=246965925417366&fb_source=aggregation

  166. Abu Husnan06/05/2013 at 09:28Reply

    Maaf ya min. Ane khan cuma nanggepin komentar

    [quote]di atas kubah masjid nabawi ada mayat seseorang yg hangus disambar petir, berniat ingin menghancurkan kubah tempat kuburan nabi berada, itu membuktikan wahabi sesat[/quote]

    Ente masukin komen di atas karena sejalan dengan pikiran ente. Tapi ente nolak komentar yang membuktikan kesalahan berita itu, dengan alasan ente itu adalah salah tema?!

    Tuh kan kelihatan curangnya orang yang ngaku ahlussunnah ini! Maaf ye, baca beda Sunni & Syiah dari buku karangan KH SIRAJUDDIN ABBAS seperti yang disebut si faqir, ente dan kelompok ente lebih cenderung kemana?!

  167. Wahhabi07/05/2013 at 09:58Reply

    Assalamu’alaykum.
    Sebenarnya yang dipermasalahkan Sarkub dan pendukungnya itu apa sih?

    Di Acara itu nggak ada larangan sholawat, yang ada larangan kalau membaca sholawat dengan cara yang menyelisihi sunnah. Apa masalahnya?

    Gak ada larangan ziyaroh kubur, yang ada larangan kalau minta-minta urusan dunianya beres kepada penghuni kubur atau menganggap orang mati itu bisa menyampaikan kepada Allah do’a manusia hidup. Apa masalahnya?

    Omong-omong tahu nggak sih Wahhabi itu apa? Wahhabi itu istilah kaum kafir Inggris terhadap da’wah Muhammad bin Abdul Wahhab yang karenanya banyak kaum muslimin di seluruh dunia ‘berontak’ melawan penjajahan Inggris seperti di India. Mereka memberi kesan dan stempel buruk berupa fitnah bahwa Muhammad bin Abdul Wahhab suka mengkafirkan, suka menghancurkan kubur syuhada dsb. agar umat Islam menjauhi beliau. Nah kalian yang senang dengan istilah itu maka kalian semua adalah pengikut kaum penjajah Inggris itu namanya.

    Ingat, barangsiapa mengatakan kepada seorang mukmin yang tidak ada padanya (fitnah/buhtan) maka Allah akan tempatkan ia di dasar neraka yang penuh nanah.

  168. alfi09/05/2013 at 06:15Reply

    Sudah” tidak usah terjadi pertengkaran lgi
    Yakini yg ingin anda yakini

  169. Welly11/05/2013 at 12:35Reply

    Kembalikan pedoman kita kepada Al-Qur an dan Al-Hadits. Bukan salah jika menggunakan kitab lain menjadi rujukan, atau pendapat ‘Ulama sebagai pedoman, selama kitab dan pendapat tersebut selaras dengan Al-Qur an dan al-Hadits. Ketika tidak selaras atau bertolak belakang, maka tetap dikembalikan kepada perkataan Alloh dan RosulNya.

    Tidak semua yang dilakukan oleh banyak orang itu benar, dan tidak ada yang bisa menjamin bahwa yang dipahami segelintir orang adalah sesat. Kembalilah pada Al-Qur an dan Al-Hadits, niscaya kita tidak akan tersesat. Wallohu’alam. Semoga kita termasuk hambaNya yang mendapat petunjuk…

  170. wandy12/05/2013 at 00:20Reply

    Bagi yg bilang WAHABI salah, tolong dong yg benarnya yang mana. Lengkapkan dalil2nya ya. Kalau bid’ah itukan datang dari Rosululloh, itu perkataan Nabi. Saya lihat, yg Pro Khasanah itu lebih bermutu dan lengkap, dari yg Kontra, cuma bisa nyalahkan, tapi ndak punya dasar yg kuat. Pendapat kiayi dan syeh diatas AlQuran dan Sunnah. Sungguh suatu pembodohan.

  171. sieful14/05/2013 at 15:57Reply

    iyah ane setuju sob.
    Mampir ke gubug ane yah sob.
    http://www.sieful.mywapblog.com

  172. imanhabe17/05/2013 at 06:56Reply

    Wah wah. Sampe kebakaran jenggot yg biasa bersholawat aneh aneh. Sholawat yg paling benar hanya di dalam sholat.. Jgn aneh aneh lah,jgn dibuat buat, ga usah nego neko,di kaji lagi tentang isLamnya.kn ga di ajarkan sholawat tidak ada sholawat a b c d dll..memang benar bid’ah ko.. Teruskanlah khazanah islam trans 7

  173. yusuf17/05/2013 at 14:50Reply

    istigfar semua !

  174. Marhadi18/05/2013 at 23:42Reply

    assalaamu’alaikum . . .

    wahai saudara2ku marilah kita jauhi komentar yang kasar,

    gunakan kata2 yang santun.

    http://muslim.or.id/manhaj/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-1.html#

  175. Marhadi19/05/2013 at 08:11Reply

    assalaamu’alaikum . . . .

    wahai saudara2ku,

    berkomentarlah dengan kata2 yang bijak, jauhi kata2 kotor dan provokasi,

    kalau ada yang salah sampaikanlah dengan cara yang hikmah

    ( wa jaadilhum billatii hiya ahsan . . .)

    “Serulah (manusia) kepada jalan Rabb-mu dengan hikmah dan peringatan yang baik

    serta debatlah mereka dengan cara yang baik.” (an-Nahl: 125)

    Ingatlah oleh kalian nasihat para salafushsholih akan dampaknya sebuah perdebatan.

    “Percekcokan dalam agama itu mengeraskan hati dan menanamkan kedengkian yang sangat.”

    [Thobaqat Syafiiyyah 1/7, Siyar, 10/28]

  176. anak Muhammadiyyah20/05/2013 at 22:30Reply

    Saya suka acara khazanah karena dapat membuka wawasan keislaman kita,

    kita bisa melihat mana yang hujjahnya kuat dan mana yang menuruti hawa nafsu.

    Lanjutkan acara yang berbobot . . . .

    • khoirudin07/07/2013 at 21:23Reply

      @anak Muhammadiyyah
      OOOOOH YA saya juga suka ( klo gitu kita sama dong ) tapi setelah ada bandingannya ternyata khazanah hrs banyak di revisi dulu bos biar nambah enak di tonton dan di simak……………………….

  177. ardiansyah25/05/2013 at 10:20Reply

    sesama muslim tidak saling mencelakakan ya akhi…
    pegangan kita sama Al-Qur’an dan As-Sunnah…
    Khazanah sudah baik menjadi program Islami di media TV..
    ayoo support dengan positif…
    jika kritik atau saran pun lebih baik langsung ke media nya agar sama-sama jelas…
    yuk hindari “oknum”

    • khoirudin04/07/2013 at 20:42Reply

      TDK API KALU TDK ADA ASP BRO…… G USAH SOK BIJAK YA BRO KLO SAMA WAHABI

  178. Imam28/05/2013 at 14:19Reply

    sadarlah, musuh yang sesungguhnya di depan mata!
    Silahkan cek kelakuan Assad Syiah Nushairiyah di youtube

  179. bagong28/05/2013 at 14:41Reply

    maju terus khazanah…., kenapa acara sinetron yg jelas2 nggak bermutu,bahkan merusak otak nggak kalian protes…..

    • khoirudin04/07/2013 at 20:48Reply

      MAJU TERUS TAPI ARTIKELNYA AMA BACAANNYA DI BENERIN DULU YAAA BRO…..AKU COCOKLAH KALU UDAH DI BENERIN NANTI BAGI WAHABI ITU MUNGKIN UDAH TERMASUK SANGAT BAIK
      TP BAGI YG LAIN……………

  180. bagong28/05/2013 at 14:45Reply

    @wahhabi : saya setuju dengan anda,yang bilang2 wahabi…..tolong banyak2 baca buku sejarah, jangan kebanyakan baca primbon

  181. abdulloh31/05/2013 at 02:18Reply

    coba sholawat-wahidiyah-miladiyah.blogspot.com/

  182. cecep30/06/2013 at 17:27Reply

    gan ni link petisiny..
    http://www.petisionline.net/forum/54010/start/75
    sebarin gaan..

  183. yapin01/07/2013 at 16:49Reply

    saya tetap dukung khazanah.., maju terus khazanah,, jngan pantang menyerah

    • khoirudin05/07/2013 at 16:17Reply

      KHAZANAH YA A A ……HARUS MAJU TERUS BRO …..TAPI PEMBACA ACARA SAMA ISINYA HARUS DI REVISI DULU BRO BARU TERUS SAMAPAI KEMENG BACANYA
      BIAR YG NONTON N DENGERIN ENAK DAN TRUS MENYIMAK GITU BOS

  184. khoirudin03/07/2013 at 22:47Reply

    ALHAMDULILLAH D WILAYAH KAMI SUDAH PADA NGERTI SEMUA TENTANG KHAZANAH D TRAN 7 yg rekAN2 HERAN APA pd waktu mo d siarkan tdk ada kunsultasi d diskusikan dulu bagi yg n kkontra jadi hasilnya bisa maksimal ( yg ngerti AGAMA).
    POKONYA RESPNYA KLO DEBAT SAMA WAHABI JANGAN SERIUSLAH EMAN2 iLMUNYA
    ANGGAP AJA KITA MAIN2 SAMA ANAK TK

    • khoirudin05/07/2013 at 16:14Reply

      HADIST YG SHAHIH SEKARANG UDAH D OBRAK ABRIK SAMA WAHABI

  185. khoirudin03/07/2013 at 22:55Reply

    APA SEBAIKNYA WAHABI DI AJAK DEBAT DI SIARKAN D TVTRAN.7 TENTANG SIARAN KHAZANAH.. BIAR YG NGETI AGAMA N TDK NGERTI MELIHAT N MENYASIKAN HASINYA. GITU BRO………. D PROGRAM AJA ITU LEBIH BAIK.

  186. khoirudin04/07/2013 at 08:02Reply

    yg penting wahabi harus d awasi terus gerakannya,ucapannya ,kelakuannya berbahaya
    bagi perkembangan umat Islam di dunia khususnya Indonesia
    khazanah harus di diskusikan dulu. isi2 yg akan d tayangkan sehingga tdk menimbulkan keresahan di masyarakat. apalagi yg Islam ktp.
    contoh aja siaran dakwah yg bagus di TV. ONE juduldulnya aja menyejukan hati ‘DAMAI INDONESIA ‘ yg nonton pasti bisa menikamati dg hati yg tenang g ngadu domba .

  187. khoirudin04/07/2013 at 08:10Reply

    Oh ya sekarang di susul TVRI ITU LIHAT AJA yg nonont g majahnya enak2 d lihat
    matanya g pd melotot kaya arep keluar. seperti nontonj khazanah.

    • khoirudin04/07/2013 at 20:39Reply

      OHHHHH YA SEKARANG TAMBAH LAGI METRO TV. OASE……MEMANG OYEEEEEE

  188. khoirudin04/07/2013 at 08:15Reply

    akan lebih baik n terbuka bila diadakan dialog antara yg PRO N KONTRA DI TRAN7 tentang siaran KHAZANAH .
    ayo yg pro dan yg KONTRA nyiapkan jagonya Masing yg bertarap Internasional.
    soalnya hasilnya nanti di sebar luaskan.

  189. khoirudin04/07/2013 at 08:19Reply

    TV ONE ASYIIIIK TAYANGAN DAKWAHNYA DAMAI INDONESIAKU. DISUSUL TVRI
    yg nonton wajahnya enak2lah d lihat sejuk di hati beda kalau nonton KHAZANAH
    MATANYA PADA MELOTOT KAYA AREP KELUAR. KALAU YG NONTON ORANG2 WAHABI YA PASSSSSS BANGET.

  190. khoirudin04/07/2013 at 14:56Reply

    bro…………
    yang perlu d waspadai jangan2 memang wahabi untuk me-mancing2 keributan ujung2 nya ada negara lain (sudah di siapkan ) membantu seperti sejarah yg ada d arab saudi …..bro
    audzu billlah mindzalik

  191. khoirudin04/07/2013 at 16:02Reply

    bro…………
    yang perlu d waspadai jangan2 memang wahabi untuk me-mancing2 keributan d Indonesia klo lihat gelagat ,omongan,kelakuan,perbuatannya ujung2 nya ada negara lain (sudah di siapkan ) membantu seperti sejarah yg pernah ada d arab saudi ..bro .( sejarah yg pernah saya baca saya yakin klo lihat yg nulis orangnya jujur2 g mo nambah2i dan ngurang2 sejarahnya. Lain dg wahabi ).segala cara di halalkan.
    audzu billlah mindzalik
    yg penting aku menang………aku senang…………..sebut namaku 3 x bento….bento…bento ……WAHABI MEMANG BODO ASYIIIIK

  192. abdul hamid al-muthi04/07/2013 at 23:11Reply

    perang aza dah…..BKIN DOSA BKAN JDI PHALA….RASULULLAH SAW MNANGIS…..!!!!

    UMMAT ISLAM TIDAK LAGI MENUNJUKKAN AKHLAKUL KARIMAH, SUMPAH SERAPAH

    BERHAMBURAN, KAUM KAFIR TERBAHAK……

    WA’TASHIMUU BIHABLILLAAHI JAM’AAWWALAA TAFARRAKUUUUUUUUU…..

    • khoirudin05/07/2013 at 16:30Reply

      @abdul hamid al-muthi
      INI SEMUA PASTI ADA HUKUM ASALNYA KANG JADI JANGAN DILIHAT KEJADIANNYA TAPI ….. KOK BISA TERJADI GITUKAN……. KANG MAKASIH NASEHATNYA YAA KANG SEMOGA MENJADI AMAL YA BAIK KELAK. AMIN YRBLA

  193. khoirudin05/07/2013 at 16:25Reply

    NANTI KALAU ADA RIBUT2 DI INDONESIA ALASANNYA INDONESIA TDK BISA MELINDUNGI MINORITAS TAS TAS TAS MAKANYA WAHABI HRS D BRANTAS SAMPAI TUNTAS.

  194. rozlan maulana06/07/2013 at 16:12Reply

    yuk kembali ke alqur’an dan sunnah Rosululloh SAW,.
    yg anda lihat, yg anda dengar belum tentu semua itu benar, jadikan alqur’an dan sunnah Rosululloh SAW sebagai petunjuk hidup,.bukan “TELEVISI”,.

  195. SATRIA BAMBUSERIBU07/07/2013 at 14:05Reply

    Pak De dan Bu De, sudahla… kita tidak usah berdebat dengan masalah ini. Tenaga dan Pikiran kita sebagai seorang muslim akan habis (lelah). Jika ada perbedaan atau perselisihan di antara kita kembalikan kepada Allah dan Rosul-Nya (Al Quran dan Hadits). Itulah refrensi kita untuk membedakan antara yang benar dan salah, lalu membedakan atara baik dan buruk !!!!!. Jadi kalau hal itu benar, benarnya dimana menurut Al Quran dan Hadist, jika itu salah salahnya dimana menurut Al Quran dan Hadist. Jadi Benar dan salah bukan dari ucapan manusia atau organisasi.!!!!! Sudah selesai…. tanpa harus menisbatkan kepada Wahabi, Syafi’i, Marijani, Suburi…. dan lain-lain. Cocok tho…!!!!

    • khoirudin07/07/2013 at 21:14Reply

      Ya sebaiknya yaaa di Dialogkan di Tvtrans7 di saksikan Mooooasyarakat booooanyak enak di tonton yg bener wajib di lindungi yg ngapusi wajib d msebar luaskan biar tidak banyak yg tertipu
      Aku tunggu acara nya TRANS7.TV. JADI G MENGHALALKAN SEGALA CARA
      YG PENTING ….AKU MENANG…..AKU KENYANG ….AKU SENANG SEBUT NAMAKU 3X BENTO…………..BENTO……………BENTO ASYIIIIK……ASYIIIIK SEKALILAGI ASYIIIK.
      WAHABI MEMANG BODO LENGA LENGO………….

  196. khoirudin07/07/2013 at 21:01Reply

    AAAAH Ziaroh kubur ahhh…. nyontoh rosulullah soalnya rosulullah juga pernah mendoakan orang yg sudah meninggal di kuburan pas rosulullah berjalan dg sahabat lewat kuburan rosulullah mendengar ada kuburan yg menangis terus rosulullah menghampiri dan mwndoakannya sehingga tangisaN TERSEBUT BERHENTI SETELAH ROSULULLAH MENDOAKANNYA ROSUL MENGAMBIL PELEPAH KURMA KURMA SAMBIL BERBICARA SELAMA PELEPAH KORMA INI BLM KERING MASIH IKUT MENDOAKAN wah rosulullah kuburiyunnn yaaa ASYIIIIK ASYIIIK SEKALILAGI ASYIIIK

    TULUNG HADISSE cari sendiri ya bi.

  197. hary10/07/2013 at 08:16Reply

    Astaghfirullah. . . .
    di bulan Ramadhan ini marilah kita saling menginstropeksi diri dan saling maaf-memaafkan. 😀
    mungkin khazanah trans 7 keliru, mari didoakan agar kembali lurus. Mungkin juga pengelola blog sedikit benar, namun sadarlah kebenaran itu hanyalah milik Allah. ingtlah bahwa setiap kata yang keluar baik lisan maupun tulisan akan dimintai pertanggung jawaban di hari kemudian. oleh karena itu sebaiknya kita tidak menulis sisi buruk orang lain walaupun itu benar. ingtlah bergunjing itu sama halnya dengan memakan bangkai saudara sendir.
    Assalamu alaikum. . . . 🙂

  198. Denny rifandie13/07/2013 at 17:25Reply

    memang berat untuk meluruskan ibadah yg sudah tercampur dengan syrik (tradisi setempat),tadinya pengenalan islam secara bertahap agar tidak terlalu mengagetkan penduduk setempat,namun tidak terselesaikan dengan sempurna,dan semakin lama semakin mengkristal.tetap sabar dan tabah untuk meluruskan mereka karena mereka itu belum mengerti dengan apa yang dipahaminya.go on sahabat!

  199. d@lijo14/07/2013 at 05:16Reply

    …sampai kapan ya kita soadara kita semua seperti begini terus..
    saling mebid”ahkan…mengkafirkan..menyesatkan…yang paling bener golonganku…
    sedang jelas musuhmu sudah di dekatmu siap menikam kamu…
    banyak jalan menuju mekah katanya…kenapa harus memaksakan untuk mengikuti jalan kita…jika emang tujunnya sama…
    semua tergantung niat …
    niatnya bener jalanya salah ya hasilnya rusak…

  200. dofry15/07/2013 at 05:04Reply

    Mas, jangan sembarangan menghujat atas nama wahabi,,, wahabi itu sungguh adalah tuduhan keji pada umat yg tak mau mengamalkan bidah… jangan merasa ilmu anda akan agama sudah begitu tinggi… belajar lah lagi dengan murni, bukan nafsu,,, syukron…

  201. yudi15/07/2013 at 08:59Reply

    For Sarkub alias sarjana kuburiun

    kenapa setiap ditanya tentang dalil syalawat Badar dan Syalawat Nariyah anda selalu berkilah apakah anda bodoh tentang itu semua atau karena ketaqlitan ada kepada kyai biar orang tahu bahwa syalawat tersebut memang ada sejak ratusan tahun menurut ilmu yg anda dapatkan

  202. Mas Nazar19/07/2013 at 19:20Reply

    Ternyata artikel ini juga provokativ ya? Anda tidak suka dengan tema pada acara tersebut, tetapi kenapa Anda sangkut pautkan dengan Wahhabi? Apa ada hubungannya dengan Wahhabi? Artikel yang semacam ini lah yang biasanya membuat umat islam menjadi terpecah belah.

  203. Tama20/07/2013 at 13:25Reply

    Komentari dan tuntaskan dulu acara TV yg menjuruskan umat saat ini, seperti sinetron, acara komedi, dan yg berbau seks2 bebas, seperti film2 horror Indonesia saat ini, bung..

  204. gon21/07/2013 at 10:36Reply

    eh wahabi gak usah banyak ngomoong dah lu klo lu laki ayo ribut, wahabi banci !

  205. gon21/07/2013 at 10:43Reply

    org rasullullah prnh bilang akan ada fitnah dari kota najd,nah wahabi itu berasal dr najd

  206. gon21/07/2013 at 10:47Reply

    wahabi kalah bacot gitu

  207. Kowalski21/07/2013 at 12:06Reply

    Pengikut sekte wahabi sudah terlanjur rusak sel sel otaknya, siapa saja yang berlainan paham, pasti akan dilecehkan tak terkecuali para ulama negeri ini. mereka berusaha keras menyulut konflik di tengah persatuan kaum muslimin. dan salah satu caranya adalah menyusup kestasiun tv nasional demi mengobarkan semangat kebencian. wahabi memang begitu idiot dan sulit sekali memahami arti perdamaian, tapi Aswaja harus terus merespon setiap aksi bodoh kaum idiot ini, dimanapun dan kapanpun !, bangkit dan berdiri, berantas tuntas keidiotan kaum wahabi !

    • Asli Sunni29/08/2013 at 00:12Reply

      1000001 SETUJU
      Nambah ach Wahaboy…. Pasukan Dajjal liat saja simbulnya di saud (Najd) sana ada tanduk Setan warna Emas dan tinggi sekali dan juga simbol2 mata satu sudah bertebaran… wow

  208. Kowalski21/07/2013 at 12:09Reply

    idiot turn on

  209. gon21/07/2013 at 20:47Reply

    mantap bang kowalski

  210. gon21/07/2013 at 20:49Reply

    mane yg ngatain ustad menyan braninya cuman ngomong doank!!

  211. gunawan22/07/2013 at 03:56Reply

    Bismillah, insya allah saya dan keluarga merasa tdk ada yg salah dgn acara khazanah..

  212. husen24/07/2013 at 20:40Reply

    terus menurut anda shalawat badar lahirnya kapan??????? terus ente tau dari mana??? jangan 2 dari mimpi abis tidur semaleman dikuburan ???? kok ga kasih tahu kita cuma caci maki aja..? kasih tahu donk biar umat ente gak kaya sapi dicucuk hidungnya

  213. Haduh28/07/2013 at 06:57Reply

    Banyak orang menghina,tampa didasari ilmu Hadist yang shahih.
    Menurut Islam orang2 Jawa ,Yang menurut kebiasaan atau budaya lah yang benar.

    Orang yang tidak mau mengotak atik Sunnah,diaggap sesat. karena sunnah terasa kurang afdol,dan kurang berkualitas. Mereka merasa benar melalui akalnya lebih baik.
    Serasa contoh rasullulah kurang baik.
    Mulai menfitnah umat2 yang dari dulu dipilih alloh swt,dianggap sesat Yaitu Arab yang memegang penuh Sunnah

    Yang benar itu islam2 di indonesia terutama jawa yang udah di afdolin ajarannya ama kiayi2 kita,yang lain palestina,saudi arabia,irak,mesir,pakistan,libya dan lain2 WAHABI SESAT. ????

    Astagfirullah……

    • Author

      Tim Sarkub28/07/2013 at 10:38Reply

      kebenaran dalam beragama tidak diukur dari negara manapun. gak ada dalilnya.

  214. alam28/07/2013 at 19:33Reply

    diluar tema shalawat dan khazanah, ane mao tanya kalo bikin kerajaan bid,ah ga???? karena saudi itu kerajaan dan rasulullah ga pernah NGAJARIN!

  215. Sekhan Ash Sholih (@sekhanas)29/07/2013 at 11:12Reply

    Banyak umat Islam yang belum memahami Al Quran dan Hadits, sebaiknya mesti ngaji AlQuran dengan benar, Hadits dengan benar pelajari secara total, menyeluruh, jangan hanya setengah-setengah. Kesalah pahaman kepada Islam karena mempelajari setengah-setengah. Contoh tentang sholawat, bisa kita lihat dalam AlQuran perintah Allah untuk bersholawat kepada Nabi saw QS. Al Ahzab ayat 56. dan Banyak Hadits Nabi yang memerintahkan untuk bersholawat, bahkan di dalam sholat tidak syah sholatnya jika tidak bersholawat kepada Nabi. dst…dst. gali dan gali secara dalam. Maka akan memahami dengan baik.

  216. ahmad budrin01/08/2013 at 00:35Reply

    Allah memerintahkan kita untuk bersholawat, tapi sholawatnya yang diajarkan sama Rasulullah Muhammad Sallallahu Alayhi Wa Alihi Wassalam, bukan pakai karangan syech-syech dari hasil mimpi yang tidak jelas (tanya kenapa)
    “Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shollaita ‘alaa ibroohiim wa ‘alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid, Allaahumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa ibroohiim wa ‘alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid”

    • Author

      Tim Sarkub02/08/2013 at 10:12Reply

      sholawatnya sahabat nabi apakah anda berani tuduh bid’ah?

  217. anti menyan01/08/2013 at 08:30Reply

    berfikirlah wahai pelaku syirik !!

    kalo ustad sudah mngjak memasang tangkal,, memasang jimat, bermainkan dgn jin ! meyakini kesuksesan ada pada cicinnya yg ada di jari ato keris yg ada dirumanya , yg dimandikan stiap mlam jumat kliwon….

    itu bukan ustad melainkan dukun berjubah !!

    dosa yg plg besar >>>nenek moyangya dosa adl “syirik”

    karna tauhid dan syirik adalah 2 hal yg tdk bsa terpisahkan sama sekali..

    karna printah kpd tauhid artinya larangan kpd syirik (

    larangan kpd syirik artinya perintah kpd tauhid

  218. manshur02/08/2013 at 14:55Reply

    mikir yang jernih dan seimbang jangan mendangkalkan diri, dan ggak usah ngurusi urusan/amalan orang lain kita semua saudara,
    belajar lagi, jangan puas dengan ilmu yang kita miliki

  219. emen12/08/2013 at 08:46Reply

    hanya acara yang sesuai dengan ajaran NU saja yang boleh tayang….
    ini kan mirip kasus film “sang pencerah”, diprotes tayang krn tidak sesuai dengan ajaran NU….. apa memang negara ini milik NU??????
    sehingga ada orang yang ingin mengajarkan sunnah yang benar trus dimusuhi….
    wahabi trus…. yang dimusuhi…
    padahal ada syiah, ahmadiyah yng jelas2 sesat.,,,

  220. Shield 3918/08/2013 at 07:36Reply

    Hai,saudara muslimin sekalian,.
    untuk apa kalian banggakan bahwa kalian itu SAKRUB,NU,ataupun MUHAMMADIYAH,dsb,.
    Lebih baik kalian bangga sebagai muslim yang saling toleransi dan bersatu,.
    Bukan seperti buih di lautan,banyak tapi tidak dapat disatukan,.
    masing-masih boleh memiliki pendapat.tapi,harap hati-hati ketika mengutarakannya,.
    jangan kalian tidak tahu inti dan asal sesuatu namun kalian menghujatnya dengan kata HARAM dan BID’AH sedangkan kalian sendiri tidak tahu artinya,.

    mohon maaf jika ada kata yang salah atau tak berkenan,…

  221. agnes21/08/2013 at 19:48Reply

    again n again….TIM SARKUB penghambat dakwah islam.

  222. Belajar02/09/2013 at 03:37Reply

    Assalamu alaikum…..
    Saya sih tidak berniat membela tulisan ini atau membela yang mencacinya…Cuma mau sedikit berbagi pendapat, yang mungkin juga tidak ada hubungannya dengan yang diperdebatkan.
    Menurut yang saya pelajari dari buku2 atau para alim (masih sedikit ilmu saya) sholawat itu doa… Doa adalah panggilan terdalam nurani manusia kepada khaliknya. Bisa jadi berupa pujian maupun permohonan.
    Selama doa itu berupa kebaikan maka doa bisa disusun sendiri redaksinya sesuai maksud, tujuan dan keikhlasannya. Kecuali yg sudah ditentukan oleh agama, misalnya ibadah sholat, tentu harus sesuai dengan kaidah dan aturan yang berlaku. Tetapi ketika, misalnya, saya berdoa kepada Alloh SWT memohon anak saya dilancarkan dalam urusan sekolahnya, maka saya berdoa dengan kalimat redaksi sendiri….
    Karena itu bila ada orang atau ulama menyusun kalimat pujian (baca: sholawat) mendoakan nabi SAW yang mereka cintai, apalagi bila itu merupakan doa yang indah dan bermakna, tentunya boleh-boleh saja kita mengikuti bershalawat dengan cara itu. (Dalam hal ini seperti kasus sholawat badar atau sholawat nariyah, misalnya).
    Bukankah Quran menegaskan agar kita orang beriman untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW namun juga tidak disertakan aturan harus bagaimana redaksi sholawatnya? Sekali lagi ini dilakukan bukan untuk mengganti yang telah diatur dalam ibadah khusus seperti sholat. Jadi mari kita tidak perlu saling bertengkar dan saling menyalahkan. Lakukanlah yang kita masing-masing yakini dan hormati yang berbeda.
    Salam….

  223. Bung Karno15/09/2013 at 09:59Reply

    bung-bung… gimana islam gak pecah… ente bekoar-koar mwnghina orang aja harus di media. sadar bung ini INDONESIA bukan SAUDI ARABIA! klo masalah bicara ya seperti ini adanya kita, orang yang begini ini yang suka anarkis mau menang sendiri gak mau kalah. ente islam? yakin? yakin gak? ahh yakinin dulu dah… udah yakin blon? perbedaan bukan berarti ente seenaknya menghina orang dengan hati puas ya (ini ustad apa bukan nih apa cuma santri cecerenya?) jangan begitu lah bung. ente merasa terhina gak ana perlakukan begini, ana komen beginian??? sama banyak orang juga yang tergores melalui moncong ente yang asal njeblag aja… pikir bung… salam super “suparman”

  224. sahabat muslim20/09/2013 at 14:52Reply

    Knp pada saling bertengakar sih? Sesama muslim shrusny saling menyatu sprti kluarga, mengapa berdebat dlm amalan? Segala amalan kmbalikn kAlquran dan hadist. Sadarkah umat lain trtawa melihat umat islam terpecah belah n bertikai trhadap sesama saudara? Baikny duduk bersama, berbagi ilmu dan bersatu ikhlas mmbntu sesama. Contohlah Rosuluallah Saw dlm bersikp, berbicara n brakhlak lemah lembut. Peace n love for muslim dsluruh dunia.

  225. ruri22/09/2013 at 20:29Reply

    RIbut lagi kaya anak-anak.
    Kalian itu pengikut siapa?? NU, Muhammadiyah, Syalafi, Wahabi atau siapa???
    Mending kalian ikuti ajaran Nabi Muhammad SAW yang benar bukankah kalian punya Al-Quran dan Haditz Nabi, jangan asal terima ajaran kyai-kyai, ustadz-ustadz, habib-habib atau siapapun itu. Mereka hanya manusia yang dapat saja khilaf ataupun lupa, tapi Al-quran takkan berubah maupun takkan lupa.
    Tak perlu lagi mengelompokan diri dalam satu kelompok yang merasa paling benar. Apakah yg mempunyai hak menentukan pahala dan dosa itu kalian?? itu hak kita atau Allah swt… Kita hanya punya kewajiban untuk beribadah sesuai tuntunan Nabi yg termuat dalam haditz! (kalau cuma hafal 100 atau 1000 haditz mending jangan bikin fitnah, belajar dan introspeksi diri dulu)

    Kalau memang Program Khazana menurut anda salah maka tunjukanlah yg menurut anda benar, jangan cuma fitnah sana-sini yg anda lontarkan.

    • Tanya02/10/2013 at 17:07Reply

      4 ALL …..
      100% setuju.. dari pada ribut …….
      ——————————————
      “Mending kalian ikuti ajaran Nabi Muhammad SAW yang benar bukankah kalian punya Al-Quran dan Haditz Nabi, jangan asal terima ajaran kyai-kyai, ustadz-ustadz, habib-habib atau siapapun itu. Mereka hanya manusia yang dapat saja khilaf ataupun lupa, tapi Al-quran takkan berubah maupun takkan lupa.
      ——————————————

      Yg jadi pertanyaan (renungan):
      1. Dari manakah kita bisa mempelajari dengan benar al-quran dan hadits? Apakah dijaman sekarang ini udah gak perlu guru lagi buat belajar?
      2. Lebih baik mana belajar langsung dengan membaca buku atau belajar dengan seorang guru, kyai-kyai, ustadz-ustadz, apalagi habib-habib yang memiliki sanad keilmuan jelas.?

      Ingat! “jangan asal terima ajaran kyai-kyai, ustadz-ustadz, habib-habib atau siapapun itu.”
      Ini berlaku bagi siapa pun tak terkecuali …

      Maaf, komentar ini hanya untuk direnungkan saja…

  226. Agus26/09/2013 at 15:34Reply

    Sarkub : Anda islam kan?
    Kl anda islam knpa kebanyakan artikel di sini selalu menyalahkan golongan lain?
    Kl menurut Anda golongan lain itu salah ya uda di tegur,d tunjukin dalilnya trs di ajak menuju kebenaran.
    Inget mas sesasama muslim itu sodara,dan kewajiban kt kalo ada sodara kt yg salah adalah mengingtkan,tp kl kita yg slh ya kt jg hrs mau di ingatkan. Kl 22nya merasa benar dan gk sejalan ya sudah tdk usah mncari mslh krna perbedaan.
    Wahabi mo dakwah bgmn urusan mereka,NU mo dkwh bgmn jg urusan NU. Intinya sama2 mncari ridhonya Alloh dan jgn membangga2kan golongannya tp banggalah krna Islamnya.

  227. Agus26/09/2013 at 15:45Reply

    Sarkub : blog ini adl slh satu kelemahan umat islam tp bkn ajaran islam.
    Kelemahannya adalah menyalahkan seodara sesama muslim di dpn publik.
    Bkn ajaran islam : dlm islam nabi berpesan untuk menghindari perdebatan walaupun benar,tp blog ini di buat semata2 hanya untuk ajang berdebat dan buruknya berdebat hanya karena perbedaan paham.

    Anda td mengatakan wahabi adl musuh dlm selimut,sedangakn yahudi adl jelas2 musuh umat islam. Kenapa yg jls2 musuh justru tdk di perangi?? Coba kalo blog ini bertemakan sesama muslim (NU;Muhammadiyah,LDII,HT’i dll) adalah bersaudara. Apa tdk lbh kuat islam di indonesia ini??

  228. ahmad11/10/2013 at 20:17Reply

    tim sarkub hanya menginformasikan kepada warga nahdliyyin agar jeli terhadap tayangan yang anda tayangkan, warga nahhdliyyin g pnh membid’ah2kan amalan warga lain yang katanya berdasarkan hadist, knp mreka membangunkan macan yang sedang tidur,,,,,,,,
    NU tidk pnh menghujat amalan kelompok lain bid’ah, knpa yang lain membid’ahkn NU,

  229. ahmad11/10/2013 at 20:26Reply

    WARGA nu Diharapkn g ush resah, ikuti kiyai kiyai kita, karena kita menterjemah alquran dan hadist berdasarkan akal n fikiran sjha, warga nu yg g grti bhsa arab lbh baik ikuti kiyai n ulama’ yg berilmu dan tawadlu’, serta mempunyai sifat yg ta’abbud kpda Alloh sjha, bkn pda dunia yg hina ini…..

  230. dari saya13/10/2013 at 02:19Reply

    wahai kaum wahabiyyin tidak lelahkan anda berkata bid’ah bid’ah,kalo kata anda sholawat itu tidak ada pada zaman Rasul,saya tanya muka anda wahai pengikut wahabi memang ada di jaman Rasul??

    Kalo anda pergi kemana mana pake motor dan mobil dong pastinya (masa wahabi miskin gak ada wahabi miskin Ya Gak??) itu anda melanggar undang undang kebid’ahan,harusnya anda naik Unta itu kan ada di zaman Rasul??

    kalau mengirim doa untuk orang yg sudah mati katanya doanya tidak sampai ya om wahabi?? kalo gitu coba om wahabi mati dulu di kuburin dulu nanti saya coba doain nyape enggak tuh doa??

    afuan ya wahabiyyin fi indonesia

  231. aswaja19/10/2013 at 04:54Reply

    Sarkub oh sarkub….si ahli makhraj…tapedeee…

  232. yudi23/10/2013 at 22:28Reply

    Lebih bijak klw tidak tau dalilnya lebih baik menyimak jgn memperuncing permasalahan….
    Untuk masalah sholawat Allah memerintahkan kita bersholawat tentu ada aturanya seperti halnya Allah memerintahkan shalat dan berzakat. Belajar Islam bkan saja blajar dri yg segolongan saja yg akhirnya menciptakan taqlid…klw ada hadist yg shahih knapa hrs menolak.
    Untuk maslah bid’ah itu hanya untuk ibadah bkan yg bersifat dunia.
    Intiny kita harus banyak tholabul ‘ilmi agar bisa berdiskusi dgn sopan.

  233. Hamba Allah25/10/2013 at 12:40Reply

    saya ga ngerti apa yg kalian lakukan.
    wahai saudaraku se agama sebangsa dan setanah air, dimana tali silaturahim antum sekalian sebagai sesama muslim ??
    coba pikirkan ??
    saya yakin antum sekalianlebih mengerti.

  234. ipung25/10/2013 at 16:58Reply

    Assalamu’alaikum

    Saya heran dengan kalian, kalian kan ilmunya dah tinggi-tinggi, mungkin ada yang bisa hafal al-qur’an dan al-hadist, tapi kenapa kalian menujukan saling hujat dengan emosi, kata-kata kasar?

    saling menghina tanpa memikirkan dosa? hello…!

    saya orang awam, saya baru belajar islam dan saya bukan org pesantren, jangan sesatkan kami donk, berdiskusilah kalian dengan cara yang terbaik!..jangan belok2an iman pikiran kami. kenapa sesama muslim mesti saling hujat dengan emosi? tapi kepada non muslim malah anteng2 aja. padahal jelas2 menuhankan yg lain.

    Hello….terus yg ngajarin ilmu taubatan nashuha kan para ulama, ustadz dan kyai..apakah kalian sudah mengamalkannya?

  235. ahmad29/10/2013 at 08:26Reply

    Situs internet adalah termasuk salah satu sarana mudah untuk ber adu domba , maka berbiasa sajalah dalam menghadapi apapun di dunia maya he he……..Ada pepatah ilmu tanpa guru itu ibarat berguru dengan setan , Apakah anda semua termasuk orang2 yang sudah belajar dari guru yang sampai kepada rasulullah…….? Klo sudah saya yakin gak ada yang saling bentrok …..

  236. Netral31/10/2013 at 05:05Reply

    Aduh kaya gini saja diributkan. Nih ya pake logika saja. Setiap acara yg ditayangkan di Televisi pasti sudah melewati sensor. Kalaupun acara itu buruk bagi pemirsa, pasti MUI ataupun lainnya sudah melarang acara itu untuk ditayangkan. Kalau anda tidak setuju mending anda langsung saja protes ke Trans 7, atau bikin acara televisi sendiri yg menurut anda benar. Jd jangan membuat resah org…. Ini sih pendapat saya yg netral. Terimakasih ..

  237. Syamsul31/10/2013 at 09:52Reply

    setelah saya keliling2 di website anda ini baru saya faham.
    ternyata artikel2 anda ini PAYAH dan BERBAHAYA bagi orang islam yang awam…..
    anda lebih menyukai amalan2 bid’ah dan jauh dari Ahlus Sunnah Wal Jemaah…..
    semoga Alloh SWT. segera memberikan hidayahnya kepada anda.amiin…..

    bagaimanapun…. AL-QUR’AN lah yg paling benar. jadikan Ia petunjuk yang utama sebelum Hadist…..

  238. mullawangi31/10/2013 at 10:30Reply

    Saatnya sudah darurat, perlawanan terbuka mesti dikumandangkan.

  239. agus ridwan01/11/2013 at 10:43Reply

    Saya bersyukur, dan bertambah lagi ilmu agama saya. dengan masukan masukan positf.Baru bagi saya meyakini Agama Islam. Bermula dari Rukun Iman. Saya menemukan 6 rukun Iman,dari sana aya menemukan ada tiga pasang Rukun Iman : Rukun Iman ke 6 dan 5,merupakan keimanan yg tak bisa ditolak secara biologis,dan kenyataan hidup.
    Rukun Iman yg ke 4 dan 3, merupakan keyakinan melalui akal, meng Imankan fikiran saya dgn petunjuk, perintah, larangan.
    Rukun Iman yg ke 2 dan ke 1, merupakan keyakinan yg diterima Hati.Meng Imankan Hati saya.
    – Badan saya beriman terhadap kelahiran dan kematian termasuk jalan hidup.
    – Akal Saya beriman terhadap Petunjuk, larangan, dan perintah yang tertuang dlm Al’Quran dan Hadist Rosul.
    – Hati saya beriman kepada ALLAH dan MALAIKAT.

    Saya butuh pandangan WAHABI untuk meng Imankan AKAL saya.
    Saya sangat butuh AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH untuk pendalaman keimanan HATI.
    Ada kalanya BAIK menurut HATI kita, tapi tidak BENAR menurut AKAL(dari hukum) kita. Dan ada kalanya BURUK menurut HATI kita, tetapi BENAR menurut HUKUM.

    Saya sedang belajar meluruskan keduanya, yaitu HATI dan PIKIRAN saya.
    Saya sedang belajar melurusakan niat-niat BAIK saya dalam beribadah, dengan cara-cara yang BENAR menurut petunjuk,Perintah dan Larangan yang realistik menurut AKAL.

    SHUBHANALLAH…Alangkah Cantiknya Allah menyusun rukun Iman. mengarahkan saya pada pd KESELAMATAN dengan Rukun ISLAMnya.

    Alangkah indahnya kalau HATI selalu lurus dengan AKAL yang sehat….SHIROTHOL MUSTAKIM… mungkin ini yang dimaksud.

    Alangkah BESARnya kekuatan Islam seandainya tidak TERPECAH BELAH.

  240. boy02/11/2013 at 13:37Reply

    … bid’ah di pelihara .. sholat 5 wktu aj bolong2 … biar kamu sholwat sampai dower. rasul SAW beri syafaat juga atas izin ALLAH swt, . kalian sok2 an mau sholawat byk2 tapi gk mau merapatkan shaf saat sholat menyatukan kaki dan kaki saudara kt di sebelah. padahal itu ada hadist sohih jika merapat kan kaki, malaikat akan mendoakan agar dosa kita ini di ampuni, sunnah di benci oleh kalian, BID’AH di laksanakan kalian ini agama atau partai sih…. di ikuti kiyayi emang kiyayi kamu bisa membaca dan pintar. . katanya wali songo itu bisa terbang, bisa kebal, perasaan di riwayat,,( rassul SAW ) saja sering juga terluka di perang , kalian ini rata2 org yg gk sekolah. mujizatkn punya para nabi.

    ni ada 2 hadist buat kalian mikir,

    Diriwayatkan dari Abu Dzarr radhiallahu’anhu dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

    (( ثَلاَثَةٌ لاَ يُكَلِّمُهُمُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلاَ يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ.))

    قَالَ: فَقَرَأَهَا رَسُولُ اللهِe ثَلاَثَ مِرَارًا. قَالَ أَبُو ذَرٍّ: خَابُوا وَخَسِرُوا، مَنْ هُمْ

    يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: (( الْمُسْبِلُ، وَالْمَنَّانُ، وَالْمُنَفِّقُ سِلْعَتَهُ بِالْحَلِفِ الْكَاذِبِ.))

    “Ada tiga golongan yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari Kiamat kelak, tidak diperhatikan, tidak disucikan dan mereka akan mendapat siksa yang sangat pedih.” Ia berkata: “Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkannya sebanyak tiga kali.” Abu Dzarr bertanya: “Sungguh sangat jelek dan merugi mereka itu. Siapa mereka itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Musbil (orang yang menjulurkan kain hingga di bawah mata kaki), orang yang gemar mengungkit kebaikan yang telah ia berikan dan seorang yang menjual dagangannya dan bersumpah dengan sumpah palsu.

    Barangsiapa yang membenci sunnahku maka bukan termasuk golonganku”. (HR. Al-Bukhari & Muslim

    kalian ini sering menghina org yg celana cingkrang,?????? mikirrrr BEGOO… jgn sibuk ngurus duit….

  241. boy02/11/2013 at 13:42Reply

    mikiiirrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

  242. hamba Allah sehambahambanya06/11/2013 at 08:29Reply

    Assalamu’alaikum wr wb, permisi. Saya juga melihat acra tersebut dan Menurut indra saya acara tersebut sama sekali tidak melarang sholawat. Hanya saja,dia tidak menganjurkan memakai bacaan shalawat tertentu misal nariyah, bdar atau yg lain karena bacaan sholawat sudah ditentukan berdararkan dalil. Sedangkan shalawat2 tersebut hasil ciptaan orang dan tidak ada tuntunan dari Rasulullah. Jadi kenapa harus memakai sholawat2 tersebut? Kenapa tidak pake yang sudah jelas dasarnya? Allahumma sholli ‘alaa Muhammad. Dan kenapa harus lapor kpai? Sementara bnyak acra2 maksiat! Mengumbar aurat, dll. Sebelumnya mohon maaf bila ada salah. Saya hanya pelajar sma biasa. Trimakasih wassalamu’alaikum wr. Wb.

  243. adz10/11/2013 at 15:58Reply

    ikhwan fillah .,..,…
    memalukan memang, …seprtinya orang orang non islam, orang orang syi’ah.,.dan orang yahudi, sangat bahagia jika melihat keadaan kita seperti sekarang ini, ..(karena memang inilah yag harapkan dari umta muslim sekarang) umat muslim sangat banyak, akan tetapi bagaikan buih di lautan..

    ikhwan fillah dari sarkub, dan dari yang lainnya,..perdebatan seperti ini (debat kacangan), tidak akan menimbulkan kebaikan, hanya akan memperkeruh suasana,.hal furuiyah seperti inilah yang memang biasanya menjadi perdebatan, sedangkan masalah akidah bagaimana? tata cara sholat yang terus diperdebatakan sedangkan akidah kita sendiri? tertinggalkan menjadi keruh, gelap…
    seandainya kita berfikir positif, kritis, kenapa ada orang yang menyebut kita bid’ah? kenapa ada orang yang menyebut kita wahabi? kita bicarakan dengan kebaikan,..

    semuanya akan jelas akhy filah,…karena rosulullah tidak meninggalka satu perkara pun yang di dalamnya masih ada kekalutan,..semuanya telah ternag benderang almaidah :3
    kita telah memiliki barometer sejati al-Qur’an dan As-sunah.,.,kita hanya disuruh oleh rosul untuk mengikuti bukan berkreasi (dala ibadah)….

    nasihat saya kepada semuanya yuk kita saling terbuka dan menerima.,.,.mana nas yang sahih da mana yang dhaif, apalagi munkar dan diada-adakan.,.,acara khazanah tidak patut kita salahkan secara total, toh dia juga punya dalil yang shahih..

    wallahu alam, semoga klita bisa lebih berfikir objektif tanpa memandang siapa yang berbicara,…umat muslim yang tercinta musuh kita , yahudi, dan sekarang syi’ah yang sangat berbahaya telah didepan mata, mari kita bersama berjihad dengan ilmu dengan harta tenaga dan jiwa, demi tegaknya sunnah di tempat kita berada ini amiin…

    bagi yang ingin ngobrol-ngobrol atau sharing saya selalu terbuka, adzaljauziyyah@gmail.com
    syukron jzakallah

  244. imron13/11/2013 at 07:25Reply

    Kalo bikin rumah, ya panggil tukang batu
    Kalo bikin masakan, ya panggil tukang masak
    Kalo nanya kesehatan, ya pergi ke dokter
    Kalo belajar matematika, ya ke guru matematika
    Nah……
    Kalo nanya masalah agama, ya nanya k ahli agama
    Siapa ahli agama……..????
    Para ulama-ulama
    Drmn ulama-ulama mengambil ilmu?
    Dari al-quran dan sunnah.
    Siapa yg paling faham tentang al-quran da sunnah?
    Tentunya nabi shalallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat, tabi’in, dan taabi’ut tabi’in.
    Agama islam telah sempurna.
    Siapa yg menambah-nambah ajaran agama, tanpa ada contoh dari nabi dan sahabat radhiyallahu ‘anhuma, maka mereka telah menuduh ajaran islam tdk sempurna.
    Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk nabi dan yg d amalkan para sahabat.
    Kenapa?????
    Karena allah telah meridhoi para sahabat.
    Sebaik-baik umat adalah yg ada dijaman nabi (para sahabat), kemudian sesudahnya (tabi’in), kemudian sesudahnya (taabi’ut tabi’in) yang allah telah meridhoi mereka dan merekapun telah ridho kpd rabb-Nya.

  245. imron14/11/2013 at 05:53Reply

    Sy seorang muslim, jujur saja sy tdk bisa berbahasa arab, bacaan al-qur’an sy tdk sebagus para qari.
    Nah ngomong² masalah pinter bahasa arab ato fasih bahasa arab…….. INGAT!!!!!
    ABU JAHAL, ABU LAHAB, & PARA KAFIR QURAAY sepertinya lebih fasih dalam berbahasa arab. Trs apakah kita hrs mengikuti mereka ……??????

    Bolehkah sy solat qobliyah zhuhur 7 raka’at?
    Pasti pak kiyai menjawab “TIDAK BOLEH”
    Kenapa pak kiyai?….., Emangnya Allah akan menguhukum saya karena sy sholat, sy kan sholat pak kiyai, masak Allah matah dan menyiksaku????
    aati Pak kiyai akan menjawab “Karena Allah dan Rasulullah memerintah kita utk solat qobliyah zhuhur, 2 ato 4 raka’at saja. Kamu GILA y!!! Mau solat qobliyah 7 raka’at. Aliran kamu sesat nih…..”

    Ya, semua amalan yg tdk ad contoh dr Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pasti akan tertolak, sesat, dan berdosa serta akan mendapat hukuman dari Allah.

    Pakailah otak dan kecerdasa kita saudaraku seiman untuk mengikuti ajaran islam sesuai qur’an & sunnah (hadits) sesesuai pemahaman para sahabat.

  246. triyee14/11/2013 at 09:01Reply

    assalam alaikum, saudaraku tim SARKUB.COM, saya pernah belajar sedikit ilmu kebatinan jawa, dan saya dapati mantra yang berbunyi ” YO KAYUKU YO KAYUMU “, nahh menurut ahlinya (kebatinan) kalimat itu berasal dari bahasa arab ” YA KHAYYU YA QOYYUM “, trus karena lidah orang jawa bacaannya jadi “nyleneh”.
    APAKAH YANG DEMIKIAN ITU BISA DIMAAFKAN ??????
    APAKAH USAHA TIM SARKUB ????
    MEMELIHARANYA ATAU MUNGKIN MELESTARIKANNYA ATAU BIARKAN SAJA ????
    BAGAIMANA DENGAN PENYIAR ACARA KHAZANAH ???????
    APA BEDANYA LIDAH MEREKA ?????
    APA BEDA ILMUNYA ??????

    mohon maaf sekiranya kurang berkenan, mohon kerjasamanya dalam meluruskan ajaran islam yang kita imani bersama, mohon pula keaktifan untuk mengajarkan tutur kata sopan, santun, tepo seliro.

    saya hormati semuanya, karena anda semua adalah orang – orang yang berilmu.

    wassalam alaikum.

  247. Jagad14/11/2013 at 14:50Reply

    Islam itu agama yg sudah disempurnakan Alloh melalui Nabi Muhammad, jadi semua yang sudah diajarkan Nabi Muhammad itulah ibadah yang paling sempurna disisi Alloh.

    Ga perlu kita repot2 nambah2in amalan. Apa masih kurang puas dengan amalan ibadah yg diajarkan Rosul? sampai2 kita nambah2in amalan?.

    Jangan mentang2 ada ulama yang mengamalkan, lantas kita yakin dan ikut2an.
    Ulama juga manusia, bisa saja salah, yang benar hanya Alloh dan Rosul2nya.

  248. rikudo17/11/2013 at 14:39Reply

    maap” kate nih,yg masih belain wahabi itu org pengecut.karna pada saat pertemuan antara tim redaksi khazanah trans 7 dengan para kyai,mereka kalah debat.kemudian semua media”wahabi mengatakan bahwa mereka memenangkan debat antara para kyai.DASAR WAHABI PENGECUT

  249. rikudo17/11/2013 at 14:43Reply

    wahabi ngikutin madzhab al bani,ngikutin tukang jam,yg brani ngatain imam bukhari kafir,emg pinteran mane antara al bani sm imam bukhari haaaah dasar PA

  250. rafly18/11/2013 at 18:04Reply

    satu lagi khazanah menghitung kiamat

  251. hamba Allah SWT29/11/2013 at 06:30Reply

    Sayang saya sdh hobi dgan acara tersebet dan menjadi sarapan rohani pagi saya.,
    I’Allah in menjdi pelajaran bagi saya.. Allahu’alam

  252. haryadi29/11/2013 at 19:09Reply

    assalamualaikum kalau islam yg baik itu gak ada mau nyalahin orang lain,,menghina,,asall fitnah,,,mengatakan orang lain sesat,,,,jikapun orang lain salahpun,,,ada adabnya,,,,setinggi2nya ilmu,,,,masih ada mau nyalahin orang asal2an,,,,sangat disayangkan sekali,,,,apa gak malu sama alloh??yg selalu mengawasi kita??????dimana sikap umat islam,,,,yg diajar rasul????yg santun..,,,,jika orang lain salah,,,kasih tunjuk mana yg benarnya,,,,bukan sibuk mencari kesalahan,,,,,,kita masih disibukkan,,dengan pikiran kita sendiri,,,,prasangka kita sendiri sebenarnya,,,,,apa kita yakin,,,dg seyakin2nya,,bahwa kita sudah benar??????kita gak tahu,,,,,benar menurut pikiran kita belum tentu benar menurut pikiran alloh,,,,,,,berhati2lah dengan pikiran,,dan prasangka kita sendiri,,,karna,,,besar kemungkinannya banyak salahnya,,,,,kecuali,,,,kita mendapat hidayah,dan petunjuk alloh langsung,,,,,keda;lam jiwa,,kita,,,,,….mudah2an alloh selalu membimbing kita semua,kejalan yg lurus…..gak usahlah,,,,mengotori hati,,,kita,,,,lagi,,,,berhentilah,,,,mendingan kita merendahkan hati kita dihadapan alloh,,,wslm,,,mhon maaf jika ada yg salah wslm

  253. nita30/11/2013 at 11:34Reply

    Ass. Cerdas dalam menonton setiap tayangan televisi nasional kita..,itulah solusinya. Ada informasi penting dan benar pada setiap tayangan stasiun tv, disamping kekeliruan. Disinilah kecerdasan kita diperlukan. Tidak bijak menurut saya,jika masyarakat dihimbau untuk tidak menyaksikan setiap tayangan televisi yang”pernah” menyiarkan hal yang tidak benar menurut syariah kita. Tugas kita yang tau untuk memberi tahu yang blm tau. Jadi….cerdaslah dalam menyikapi semua hal disekitar kita,terutama teknologi…waa

  254. Eba Aminanta01/01/2014 at 04:10Reply

    hanya ALLAH SWT yang Maha mengetahui… jangan saling menghina sesama muslim…karena hanya akan memecah persatuan dan kesatuan ISLAM….
    tujuan kita semua sebagai muslim sama….

  255. Sari Gunawan09/01/2014 at 17:28Reply

    Masya Allah.., dahsyat ! yahudi sukses menghancurkan ukhuwah umat Islam. Wanshurna 'alal qaumil kaafiririn ya Rabb…,

  256. Endang Yulia09/01/2014 at 18:52Reply

    Saya tdk membel khaznah trans 7, hanya khazanah trans 7 yg berani menayangkn ttg syiah, dan umat syiah marah habis2n u memprotes kpi supaya tdk ditayangkn khazanah trans 7, sebtlnya siapa yg perlu diwaspadai?

  257. Yodel Corleone10/01/2014 at 03:57Reply

    saya g perduli tentng khazanah yg pntng saya yakin sholwat nariyah sangat baik untk di amalkan..dan g cma shlwt nariyah aj smua sholawt bgs koq…itu menunjukkn klo gt cnta trhdp rasulullah.

  258. Aulia D Miral12/01/2014 at 10:22Reply

    MashaALLAH,
    Anda mengamalkan shalawat badar tapi tidak tau asal muasalnya??
    Kenapa cuma membantah??
    Kenapa ga kasi jawaban beserta fakta yang menurut ente bener??

  259. Zakki Furqon12/01/2014 at 14:46Reply

    bismillah hirrohmanirrohom hanya allah lah yg tau siapa yg benar dan siapa yg salah

  260. Qois Laila13/01/2014 at 04:08Reply

    Subhanallah..Allah maha tahu siapa yang benar dan siapa yang salah…mari manusia berlomba mencari kebenaran yang haqiqi…tujuan diciptakan manusia hanya untuk beribadah kepada Allah swt…semoga kita ditunjuki jalan yang lurus.. amiin.

  261. dikdik hermansah18/01/2014 at 21:27Reply

    satu2nya televisi yg berani menyiarkan acara amar ma’ruf nahi munkar adalah trans7, klo bsa jam tayang Khazanah trans7 ditambah,,, dari 30 menit menjadi 60 menit,,,,

  262. hamba Allah Subhanahu wa ta'ala19/01/2014 at 06:43Reply

    Semoga Allah memberi kita semua hidayahNya. Sehingga tidak asal menyalahkan orang, agar mau untuk mempelajari Ilmu yang berasal dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, dan tidak mudah untuk melakukan Bid’ah. Aamiin
    Krn Bid’ah mendekatkan kita kepada kesyirikan / jembatan menuju syirik. Banyak-banyak beristighfar dan meminta perlindungan Allah yaaa!!

  263. Ahmad Munandar23/01/2014 at 10:04Reply

    Lihat postingan yang ada di Sarkup ini saja, sudah membuat aku jadi bingung, katanya Santun berdakwah sejuk beribadah, tapi lihat isi2nya ndak seperti itu… …

  264. hasan28/01/2014 at 20:21Reply

    astagfirulloh,,astagfirulloh,, sahabat smuanya, apakah ini islam kita slama ini yang hanya menjadi perdebatan dan perdebatan, hanya masalah shalawat kita sesama islam saling mencemoh dan menghujat, apakah ini yang di ajarkan islam pada kita. baik sahabat yang menulis tulisan ini ataw smua sahabat yang berkomen, ingat tidak ada yang sempurna di dunia ini tiap kita pasti punya kekurangan, mungkin karena menonton khazanah mengenai shalat terus kita langsung menyalahkan dan langsung memvonis mereka aliran inilah aliran itulah,,, bila ada kesalahan kita sama-sama perbaiki ,bukankah kita bersaudara dan sesama saudara pabila ada yang salah harus saling mengingatkan bukan menghujat atwpun memvonis apalagi sampai menjadi permusuhan dan perpecahan,, bila kita menonton khazanah ada yang baiknya kita ambil apabila buruk menurut kita tinggalkan…gitu aja kok repot
    apabila ingin berkomen tentang acaranya ,jangan langsung memvonis dengan sesuatu yang jelek, belum tentu kita juga benar, kalau kita belum pernah makan jeruk jangan bilang smua yang namanya jeruk pasti asam, padahal kalau kita sudah mencobanya pasti adajeruk yang manis pula bahkan banyak… begitu pula kita dalam memvonis suatu kaum ,jangan langsung memvonis yang jeleknya aja, padahal masih banyak kebaikan di belakangnya… jadi untuk smua sahabat khususnya penulis, yuk kita sama-sama saling mengingatkan dengan cara yang baik ,gak perlu merasa benar ,hanya allahlah yang maha tahu siapa yang benar dan salah diantara kita,,, yuk kita bersatu dalam satu naungan islam, dengan tuhan yang sama, nabi yang sama,kitab yang sama dan kiblat yang sama.. memoga barisan umat islam ini slalu kokoh dan lebih kokoh lagi, sehingga dapat berjaya lagi dimasa depan… dan apabila ada yang mencoba merobohkan barisan islam ini, semoga allah menghancurkannya sampai ke akar-akarnya…..amin ya robbal’alamin…

  265. Gkra Sonny Dewantara17/02/2014 at 22:09Reply

    SUDAH TERLALU BANYAK ACARA DAKWAH YG KITA DENGAR DI TELEVISI, AKHIRNYA JADI BEGINI, ENTAH APA YANG DIKEJAR SELAIN POPULARITAS. MANUSIA TIDAK PEDULI LAGI APA GUNA ACARA ITU, YANG PENTING MENARIK DILIHAT DAN POPULER

  266. Ryo18/02/2014 at 03:30Reply

    Nabi saw itu apa ya???

  267. Ryo18/02/2014 at 03:33Reply

    Apakah SAW itu sholawat…..?!

  268. uje01/03/2014 at 06:40Reply

    gk ada kerjaan adza……
    sukanya riibuuut mulu………..

  269. Ryan Alhakim02/03/2014 at 06:19Reply

    Allah memang menyuruh kita bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Tapi cara dan aturan harus sesuai dg tuntunan Rasulullah SAW. yg kita sebgi umatnya dan semoga mendapatkan syafaat beliau di hari kiamat. Sholawat itu sendiri sbg menjalankan perintah Allah dan bukan untuk mengutusindividukan Rasulullah SAW sbg Tuhan.

  270. Johan Kau Kini Ada05/03/2014 at 07:25Reply

    inilah bodohnya kita, kalo ada yang menasehati di bilang memecah belah..untuk artikel di atas adalah banyak kejelekannya..jangan kita percaya..

  271. bismillah...12/03/2014 at 03:06Reply

    Begini.. untuk anda semua. bacalah buku sebanyak- banyaknya. Buku apa saja. Itu saja sementara.

  272. Anonymous16/03/2014 at 08:58Reply

    tidak semua tayangan khazanah jelek, anda saja yg picik menyikapinya. Kalau kita memang ingin berdakwah berfikiran positiflah. kl pas tayangan itu kurang bagus protes ke trans tujuh dan kasih jawaban yg benar agar tayangan khusus sholawat itu diubah 9 kebetulan sy tdk menonton ) jd tdk bs ksh comment. sy tdk setuju kl tayangan khazanah dihapus. justeru ini adalah dakwah yg dikemas dengan teknologi yg menarik buat anak muda dan manusia moderen. justeru andalah yg patut dipertanyakan jangan2 anda ini syaitan mengaku kyai.

    • ita18/04/2014 at 13:22Reply

      yg bilang “SEMUA tayangan khazanah jelek” itu siapa ya???saran saya kl tdk tau permasalahannya sebaiknya tidak usah komentar, supaya tdk memperkeruh suasana..

  273. Zakaria Ibrahim20/03/2014 at 04:39Reply

    assalamualaikum w.w.b untuk menyimpulkan sesuatu mari belajar dulu alquran & hadist nabi s.a.w baru berdakwah

  274. Surya Warman22/03/2014 at 03:34Reply

    setuju

  275. Taufik Prima Saputra24/03/2014 at 13:16Reply

    berkomentlah secara ilmiah, jangan hanya katanya dan biasanya.
    kita harus kritik dalam masalah agama, jangan hanya kritik dalam urusan dunia.

  276. Berpikir POSITIF26/03/2014 at 10:22Reply

    Kita diam saja, jika kita tidak tahu, tidak usah mengatakan orang lain salah.
    Memangnya kamu adalah orang yang paling benar. Allah Yang Maha Tahu, Diingat!
    Pasrahkan ke Allah Yang Maha Membenarkan.

  277. Aris Priyono26/03/2014 at 16:18Reply

    sarkub penyembah kuburan keramat.

  278. Aris Priyono26/03/2014 at 16:30Reply

    agama baru “sarkub” penyembah kuburan keramat.

  279. Joko Susilo07/04/2014 at 07:53Reply

    Mengutip tulisan “Kenapa mereka hanya berdalil hadits?”
    Karena memang sholawat yang diajarkan nabi SAW ada dalam hadits shahihnya, berbagai macam sholawat yang baru-baru muncul itu tidak pernah diajarkan Nabi.

  280. Siti Ainun Rahman10/04/2014 at 23:05Reply

    Sesama muslim tdk baik sling mnjatuhkan.. bersatu i

  281. Tïø Ãlðö Ñûgråhâ16/04/2014 at 06:47Reply

    Gue yakin dibalik admin ini pasti ada Syi'ah. Walaupun dikit. Nampak banget Syi'ahnya nih.

  282. Anonymous17/04/2014 at 05:44Reply

    Lalu apakah ada siaran di TV yang memberi pelajaran tentang Islam sebenar-benarnya?
    Menurutku acara khazanah juga banyak menyinggung hal2 yg baik kq.., seperti perbandingan dan pembuktian bahwa Ilmu pengetahuan dan ajaran2 Islam dalam Al Qur'an dan Hadits selaras. 🙂

  283. ita18/04/2014 at 13:05Reply

    dalil- dalil disebutkan satu persatu dalam http://www.sarkub.com/2013/kebolehan-aneka-redaksi-shalawat-nabi/.

    Hadits-hadits di atas, dan ratusan riwayat lain dari ulama salaf dan ahli hadits yang tidak disebutkan di sini, dapat mengantarkan kita pada beberapa kesimpulan di antaranya:

    Pertama, dalam Islam tidak ada ajaran yang mengajak meninggalkan shalawat-shalawat atau doa-doa yang disusun oleh para ulama dan auliya.

    Kedua, di antara susunan shalawat yang baik adalah bacaan shalawat yang disertai dengan pujian kepada Nabi SAW.

    Ketiga, hadits-hadits tsb., dapat mengantarkan kita pada kesimpulan bahwa para sahabat telah terbiasa menyusun doa-doa dan bacaan shalawat kepada Nabi.
    Hal ini kemudian diteladani oleh para ulama salaf yang saleh dari kalangan ahli hadits hingga dewasa ini

  284. ita18/04/2014 at 13:15Reply

    Allah yg maha bijaksana yg lebih tahu dan menentukan amalan ibadah kita diterima atau tidak, jadi kenapa wahabi seolah kebakaran jenggot dengan amalan warga NU, seperti mereka yg menentukan diterima atua tidaknya suatu amlan dan terkesan berupaya menjauhkan umat dari kegiatan yang memperdalam kecintaan pd nabi Muhammad dan sahabat2 nabi.
    sebagai contoh, dengan adanya kegiatan maulid nabi, maka umat islam lebih mengenal nabi dan perjalanan hidup nabi. kemudian jika dianggap sesat,,maka kira-kira bagaimana umat islam yg sekarang ini di indonesia?? mgkn tdk kenal dg nabinya sendiri hanya sekedar tau namanya.
    jika mau berpikir lebih jauh dan lebih luas sy yakin tidak akan sekaku itu dlm memaknai perbedaan dlm ibadah

  285. Chucky Be-emo Lilemo20/04/2014 at 02:34Reply

    tak perduli apapun itu ..selagi bermanfaat bagi qita ambilah……malah sangat mandukung acara seperti iyu…….wawasan nya dalam… KHAZANAH itu menurutku sprti mata air yang siapapun bisa mengambil manfaatnya….dan itu menurut ku termasuk ikhtiar para ahli agama untuk mengenalkan islam secara luas …..dan sunatullah pun akan berjalan…..acara seperti itu akan di sukai orang yang menyukai…akan di benci orang yang membenci…akan di ingat orang yang mengingatnya..dan akan di lupakan orang yang melupakannya….semoga ALLAH swt …meridlloi acara ini..ammin

  286. putty20/04/2014 at 15:18Reply

    Assalamualaikum..
    Maaf jika saya ikut campur..
    Untuk masalah tayangan khazanah yg menurut kalian sesat atau tidak itu seharusnya tidak usah dibesar besar kan seperti ini..
    Jika itu sesat itu kan tergantung dari masing masing keyakinan masyarakat..
    Dan anda juga jangan membodohi masyarakat dengan sok pintar dengan bilang bahwa tayangan itu sesat dsb.
    Masyarakat juga tidak bodoh! Masyarakat tahu mana yg benar dan mana yg tidak.
    Jika anda pintar mengaji dan membaca Al-qur’an, anda tidak perlu mengejek wanita yg berbicara di khazanah itu tidak bisa ngaji..
    Sama saja andq mengejek semua saudara sesama muslim anda yang masih belum fasih mengaji.

    Untuk saudara saudaraku sesama muslim, jangan pernah mengejek orang apalagi memfitnah atau menuduh seseorang. Apa pernah islam mengajarkan kalian untuk mengejek? Mengajarkan kalian untuk memfitnah?
    Belum tentu cara yang kalian lakukan dengan cara mengejek dan memfitnah seseorang itu benar. Kalian akan berdosa nantinya.

  287. Sigit GoGreen20/04/2014 at 08:46Reply

    sesama muslim adalah saudara, scr gentlement agreement perlu membuka dialog spy ada solusi terbaik bukan saling menjelekkan, utamakan saling menasehati. ISLAM sebagai agama yang cinta damai tanpa " action anarkism" mnghormati karya orang lain, semua muslim mempunyai kwajiban saling menlengkapi untuk kebaikkan . BETAPA MALUNYA KITA SEMUA DIHADAPAN ALLAH dan RASULLULAH SAW. krn sudah berabad-abad sesama Muslim saling menghujad,menghasut dan secara biologis perlu KEDEWASAAN BERFIKIR. smg kita mendpt hidayah
    KEDAMAIAN spt apa yang diharapkan oleh Nabi Muhammad saw, keluarga dan para Sahabat dgn susah payah menegakkan panji2 ISLAM.

  288. ita20/04/2014 at 17:06Reply

    hooo

  289. zaenalabidin23/04/2014 at 09:49Reply

    kalau anda merasa lebih benar anda harus mengemukaan bukti kebenaran anda secara ilmiah, dan berkatalah yang baik jangan menghina saudara kita yang masih punya kekurangan dalam melafadzkan bahasa arab, mudahmudahan kita menjadi musklim yang tidak tercerai berai, walau berbeda saling menghormati

  290. Surya Chandra Gobel25/04/2014 at 14:14Reply

    ga usah gitu, yang enak kita ajak aja para ustad, kyai, pokoknya yang agamanya Islam tulen buat ngisi acara tersebut, urusan kelar, ga pake ribut ya kan ?

  291. Arif Widiyanto13/05/2014 at 00:21Reply

    Ana yakin sekali pasti yg menulis tulisan diatas bukan bermanhaj salaf (ahlus sunnah berjamaah)..pasti dri selain tu..bsa jadi dri kalangan tarikat, sufi, syiah, atau kelompok khawarij ato mngkin yglaennya…
    Anda hrus banyak mengkaji/memperdalam ilmu agama dlu bru bleh berkomentar jika dlm tayangan tsb ada yg salah menurut dri hadist yg dtayangkan dlm acara tsb salah.., kami lihat dri cara anda berkomentar diatas bahwa anda ni utk pemahaman ilmu agama msih kurang apalagi masalah akidah, yg seharusnya jika beribadah hrus mengikuti pemahaman salafus shalih yaitu pemahaman para sahabat Nabi saw.. anda cuma menyalahkan dari segi pengucapan kata yg diucapkan si wanita d acara khazanah tu ja bkan dilihat dri segi hadist tsb shahih ato gak..bahwa syariat tsb sesuai dgn Al quran dan hadist Nabi ato gak… saya berani menyalahkan anda krena tuduhan yg anda berikan tu memang tdk benar sperti msalnya salawat nariyah..yg memang jlas2 salawat nariyah tu tdk ada, klo memang seandainya ada niscaya amalan tsb diamalkan oleh para sahabat Nabi dan hadist tsb niscaya akan sampai kpd kita dan memang shalawat tsb adalah bid'ah
    Dikirain kami ni tdk hafal shalawat nariyah, kami ni dlu dri kalangan org tarekat yg cuma bsa taklid dgn kyai2 ato ustad2 kami yg tdk terlalu mendalam ilmu agamanya jdi kami cuma ikut2an ja tanpa melihat nash yg shahih dari Al quran maupun Hadist.. makanya saran kami anda hrus belajar agama danmenuntut ilmu agama dgn benar sesuai pemahaman para sahabat Nabi dan tu bsa didpatkan dri hadist nabi yg shahih krena d zaman skrg ni banyak sekali hadist yg palsu(doif) yg dijadikan hujjah dan diamalkan oleh sebagian besar kaum muslimin
    Ada sebuah hadist " barangsiapa yg mengerjakan suatu amalan yg tidak sesuai contohnya dri kami (Rasulullah Saw) amalan tersebut akan ditolak oleh Allah SWT"

  292. Arif Widiyanto13/05/2014 at 00:39Reply

    Sebuah hadist shahih dri Nabi SAW :
    kaum yahudi akan terpecah belah menjadi 71 golongan, kaum nasrani akan terpecah belah menjadi 72 golongan dan demi jiwaku berada di tangan-Nya sesungguhnya kaum muslimin akan lebih banyak terpecah belah menjadi 73 golongan semuanya masuk neraka kecuali satu yaitu aku dan para sahabatku yang berjalan diatasnya hari ini hingga hari kiamat"
    Maksudnya barangsiapa yg meBismillahirrahmanirrahim..
    Ya Allah, peliharalah anakku selama ia berada di dalam perut ibunya dan sehatkanlah dia, Engkaulah yang menyembuhkan tidak ada penyembuhan selain penyembuhanMu, penyembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.
    Ya Allah, rupakanlah dia yang ada diperut ibunya dengan rupa yang baik dan tetapkanlah ke dalam hatinya iman kepadaMu dan kepada rasulMu.
    Ya Allah, keluarkanlah dia dari perut ibunya dengan mudah dan selamat.
    Ya Allah, jadikanlah dia sehat yang sempurna dan berakal dan pandai, alim dan beramal.
    Ya Allah, panjangkanlah umurnya sehatkanlah badannya dan baikkanlah akhlaknya, fasihkanlah lisannya, baguskanlah suaranya untuk membaca Al Qur'an dan Hadist dengan berkat Nabi Muhammad SAW dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
    Amiin Ya Rabbal alamiin.بسم الله الرحمن الرحيم

    ا ب ت ث ج ح خ د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ع غ ف ق ك ل م ن و ه لا ء ي
    By:
    SAKERAhttps://m.facebook.com/touch/edit/eduwork/?expid=1429859833909063http://i46.tinypic.com/b492d3.jpgبسم الله الرحمن الرحيم

    ا ب ت ث ج ح خ د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ع غ ف ق ك ل م ن و ه لا ء ي
    By:
    SAKERAبسم الله الرحمن الرحيم
    ngikuti jalannya atau cara beragamanya mereka Insya Allah akan langsung masuk surga."
    Krena mengikuti cara agama sahabat tu lebih baik..yang namanya sahabat adlah generasi terbaik dalam umat ni, mereka adalah org org yang terbaik akhlaknya, ibadahnya maupun yg laennya karena merekalah yg langsung mendapatkan dakwah dan didikan dri Rasulullah SAW.
    Barang siapa yg mengerjakan

  293. Juhdan Sale10/06/2014 at 07:56Reply

    Khazanah memang benar.anda lihat arti dari shalawat nariyah. disitu terdapat kalimat yg mengandung kesyirikan.lebih baik anda diam jika tdk mengerti daripada anda dosa

  294. Anonymous08/07/2014 at 09:47Reply

    dulu saya disuruh protes juga acara ini tapi yang nyuruh ustad saya yang aliran WAHABI juga kesimpulanya wahabi yang pinjam nama aswaja
    seakan akan dia aswaja padahal wahabi

  295. Budhi Suhradi12/08/2014 at 13:41Reply

    Yg jelas kalau anda mau mengkritik atau meluruskan yg menurut anda saya kira trans 7 terbuka lebar untuk menerima saran dan kritik, bisa diskusi dan beradu argument sebelum melempar soal ke publik. Itu baru namanya Islam sejati.

  296. Damz Jo26/08/2014 at 23:16Reply

    Banyak tamabahan ilmu yang ane dapat dari khazanah…. dan jika ada hal yang di ragukan maka sebaiknya tanyakan dulu terhadap orang yang lebih memahami, sperti ustadz, kyai, habib yang ada di lingkungan ente… jang maen publish gtu aja…

    kalau udah bner2 menyimpang, silahkan kirim saran dan kritik ke khazanah….

  297. Damz Jo26/08/2014 at 23:16Reply

    Banyak tamabahan ilmu yang ane dapat dari khazanah…. dan jika ada hal yang di ragukan maka sebaiknya tanyakan dulu terhadap orang yang lebih memahami, sperti ustadz, kyai, habib yang ada di lingkungan ente… jang maen publish gtu aja…

    kalau udah bner2 menyimpang, silahkan kirim saran dan kritik ke khazanah….

  298. Ahmad Fauzi27/08/2014 at 04:43Reply

    ente nulis wallahu a'lam aja salah…aduuuh coba2 ngritik bacan orang lagi.. ahaha

  299. Ahmad Fauzi27/08/2014 at 04:44Reply

    trus ente emang tahu apa itu wahabi?
    , jangan sembarangan kalo ngomong mas…

  300. Suparman Razak21/09/2014 at 08:07Reply

    Kalau memdengar komentartor khazanah saya yakin dia bukan orang yang ahli ilmu, tapi yang di ucapkan semuanya benar, berarti dia cuma membaca, jadi tidak usah di salahkan

  301. Visda Yuniandini22/10/2014 at 22:53Reply

    Saran aja, tulisan anda harusnya lebih objektif.. faktanya memang kita beramal itu harus pakai ilmu. Jelas2 disebutin dalil2 nya apa disitu, kalo mau bantah baiknya coba pake fakta, dalil atau apa kek yg mendukung. Biar objektif dan real bukan opini diri sendiri. Mksh

  302. Ira Istiqamah Sukardi29/10/2014 at 02:37Reply

    insya Allah TV Rodja memberi pelajaran Islam sebenar-benarnya. Isu TV Rodja sebagai wahabi atau sarang teroris sangat tidak benar jika kita telah mengikuti kajian-kajiannya 🙂

  303. Aly Dory03/11/2014 at 15:38Reply

    KEDALUWARSO…
    KARBITAN YO MAS…

  304. Aly Dory03/11/2014 at 15:42Reply

    NGERTI AGOMO….HIHIHIHI…..

  305. Aly Dory03/11/2014 at 15:44Reply

    Johan Kau Kini BODOH TERIAK BODOH…..

  306. Aly Dory03/11/2014 at 15:46Reply

    ISO SOLAT KOK ENDI…..

  307. Aly Dory03/11/2014 at 15:50Reply

    SAYANG BANGET GAK PADA AHLI AGAMA SOK AHLI AGAMA…
    INILAH HASILNYA KL BELAJAR AGAMA KARBITAN….

  308. Aly Dory03/11/2014 at 15:52Reply

    MEREKA DI MASYARAKAT GA DA APA2NYA KYAI…..

  309. sultan07/11/2014 at 23:05Reply

    Siapa yg berani melarang bersalawat atas nabi…..?
    tidak berhak siapapun melarang orang bersalawat…..?
    Allah dan Malaikat pun bersalawat atas nabi, dan manusiapun disuruh bersalawat atas nabi….
    tapi……., salawat yang seperti apa….?
    Apakah salawat yang berlebihan memuji nabi MUHAMMAD S.A.W…..?
    Salawat yang diajarkan nabilah yang seharusnya dibaca, bukan bacaan salawat yang dibuat-buat manusi,
    seperti apa salawat yg dijarkan nabi itu……?
    yaitu salawat yang kita baca sewaktu tahyat awal atau tahyat akhir dalam sholat ..
    WALLAHU ‘ALAM BISH-SHAWAAB

  310. Anonymous10/11/2014 at 12:00Reply

    Hmm.. sepertinya perlu diluruskan pandangan penulis ttg wahabi,
    (penulis spertinya phobia sekali dgn wahabi, padahal jelas2 tidak ada yang syirik didalamnya, kalau ada bisalah sebutkan dgn dalil)

    ya.. sesama saudara wajib mengingatkan, wahabi bukan se-sesat yang anda bayangkan, mungkin ada baiknya penulis perlu banyak referensi untuk mengkritisi wahabi, bid'ah, dll, Saya sangat sarankan penulis untuk terbuka dulu hati dan pandangannya untuk tahu apa sebenarnya wahabi.. (lha wong wahabi itu mengajak kita kembali kpd sunnah2 nabi koq dibilang sesat?) Hati2 lo ya kalau posting sesuatu… ini remeh, tp nnti dipertanggung jwb-kan lo yaa..
    thx 🙂

  311. Abu Abid Anargya16/11/2014 at 15:30Reply

    Bismillah,
    Kok mas admin tahu segala materi di acara berita islam masa kini, apalagi acara di rodja tv, mas admin sebenarnya pengamat acara tv yach.
    Untung saya jadi penggemar Rodja TV, jadi dapat banyak ilmu, seperti ilmu hukum waris, fiqih, dan lainnya yang InsyaAllah bermanfaat dan setiap hari baca tulisan di muslim.or.id, konsultasi syariah.com dan lainnya yang banyak memberika ilmu agama yang bermanfaat, tidak seperti situs yang admin buat, isinya hanya kedengkian.

  312. Must abi27/11/2014 at 00:37Reply

    Ya begitulah kaum sawah.. Suka berbicara dan ndak mau mendengarkan lawan bicara. Semua hadits bagi kaum sawah adalah ‘DHOIF jika tidak dilegalisasi oleh Al-Bani.. Walopun terkadang terpikir, betapa “gelapnya” kuburan Al Bani. Tidak seperti makam sufi dan ulama aswaja yang selalu ramai dengan bacaan Al Qur’an. Salam hormat kepada junjungan saya, Nabi Muhammad bin Abdullah. Shollu alan nabiyyi..

  313. Hasta Agus Fikri26/12/2014 at 01:53Reply

    Masya Allah sesama muslim saling mengejek muslim lainnya dan diluar sana nonmuslim saling tertawa karena tipudayanya berhasil.Nabi tidak pernah mencontohkan seperti ini,banyak cara yang lebih baik dalam menegur sesama muslim.Yang jadi pertanyaan sudah benarkah ajaran islam yang dilakukan penulis,ingat dari 70an lebih aliran hanya 1 aliran yang menjalankan ajaran rasullulah secara kaffah.Apakah kita termasuk 1 aliran itu atau bukan? Wallahualam

  314. Rifki Mulia Hernowo01/01/2015 at 06:59Reply

    betul.. suruh mikir tuh ts nya

  315. Rifki Mulia Hernowo01/01/2015 at 07:06Reply

    wehh…..ada ahli agama lagi sok-sok menghina orang 🙂

  316. Rifki Mulia Hernowo01/01/2015 at 07:14Reply

    NABI SAW itu siapa sih???????????????? ada yg tau g itu NABI siapa yg penulis maksud ????? pembela sholawat nariyah mungkin bisa kasih penggelapannya.. 😀

  317. Aly Dory01/01/2015 at 14:18Reply

    Rifki Mulia Hernowo
    hhhh…..karbitan yo mas….

  318. Aly Dory01/01/2015 at 14:23Reply

    nguyai segoro kang

  319. Assyifa'u Rohmah04/01/2015 at 14:16Reply

    ,..astagfirullah, tercela sekali kata2 nya,. jika khazanah belum tentu benar, maka anda pun jga blm tentu bnar dlm menyimpulkannya,. jika membahas tntang sholwt nariyyah, setahu saya, sholawat nariyah pada masa Rasulullah memang tidk ada, bahkan ada empat ayat dlm sholawat nariyyah yang artinya pujian yng di tujukan kpd Rasulullah saw;
    1) tanhalu bihil'uqod wa tanfariju bihil kurobu wa tuqdho bihil hawaij wa tunalu bihirragho'ib
    #jika di rincikan maka;
    -tanhalu bihil'uqod(segala ikatan dan kesulitan bisa lepas karena nabi Muhammad shalallahu'alaihi wa sallam)
    -watanfariju bihilkurobu(sgala bencana bisa trsingkap dgn adanya nabi Muhammad shalallahu'alaihi wa sallam)
    -watuqdho bihil hawaij (sgala kbutuhan bisa trkabulkan karena nabi Muhammad shalallahu'alaihi wa sallam)
    -watunalu bihi ragho'ib (sgala keinginan bisa di dptkn dgn adanya nabi Muhammad shalallahu'alaihi wa sallam )
    jika di prhatikan, keempat kemampuan trsebut merupakan kemampuan yng hanya dimiliki oleh Allah Swt. dan tidk di miliki oleh makhluk-Nya siapapun org nya,. krena yng bisa menghilangkan kesulitan, menghilangkan bencana , memenuhi kebutuhan , dan mengabulkan keinginan serta doa hanyalah Allah Swt. seorang nabi atau bahkan rasul sekalipun, tidak mempunya kemampuan dlm hal ini,.

    itu yng saya ketahui,. #tpi, itupun wallahualam, kbenaran yng sesungguh ny hnya Allah yng mengetahui,.

  320. Faridh J Abdul Aziz05/01/2015 at 22:27Reply

    Acara seperti khazanah ini sangat menentang akidah yg saat ini byk menyeleweng ditanah air. Justru yg punya persangkaan khazanah sesat itu yg perlu byk belajar, emang ilmu khazanah tdk berdasarkan quran dan sunnah? Kalian lah ahli bidah yg cb berfikir sejenak dg amalan yg kalian lakukan hingga detik ini.

  321. Sabikhun06/01/2015 at 11:27Reply

    saya setuju dengan tayangan khazanah. lanjutkan. semoga bermanfaat.

  322. Abdullah Kurniawan08/01/2015 at 02:03Reply

    lucu benar nih, masak membantah dalil dengan argumen mentah, coba terangkan dalil/sumber yg membenarkan bantahan saudara, sebenarnya yg bikin sesat tuh yg mana? yg bkin bingung tuh yg mana? islam itu SATU. jgn menganggap diri yg paling benar. dan orang yg menolak kebenaran dan menganggap orang lain salah itu termasuk sifat orang yang "SOMBONG".

  323. Beny Kelinci11/01/2015 at 10:11Reply

    kOK MALAH JELEK2N SHOLAWAT N RASULULLAH???? .. BACA LAGI PO'O ARTINYA DG BETUL … PELAJARI LG MAKNA SHOLAWATNYA..JGN ASAL NYEPLOS … HEHEHE

  324. Assyifa'u Rohmah11/01/2015 at 13:17Reply

    Beny Kelinci bukan ny ngjelek*n,. sya jga kn udh bilang "tpi, itupun wallahualam, kbenaran yng sesungguh ny hnya Allah yng mengetahui,."

  325. Assyifa'u Rohmah11/01/2015 at 13:19Reply

    lagi pula saya tidak menjelek jelek kan rasul,. saya cuman menyampaikn tentang SHOLAWAT NARIYYAH sesuai yng sya ktahui,.

  326. Khuzaifah Bil Bilal Indra11/01/2015 at 14:10Reply

    Assyifa'u Rohmah banyak2 blajar,blajar dengan guru agama,biar nda salah dalam urusan agama

  327. Assyifa'u Rohmah11/01/2015 at 15:17Reply

    Khuzaifah Bil Bilal Indra oke,. makasih ats masukan nya,.

  328. Ricky Indra Hari Saputra13/01/2015 at 22:48Reply

    Acara itu kan ada ust. Pengasuhnya jdi menurut saya sudah gak sembarang, namun apabila ada kesalahan atau kekurangan karena tiada yg luput dari salah. Maka bisa adukan ke KPI atau memberikan solusi agar acara tersebut dibawakan dengan orang yang kompeten dan isi yang lebih bisa di pertanggung jawabkan bukannya di hapus, jadi pihak dari acara tersebut memberikan koreksi ,dsb itu jalan tengah yg baik. Wong keluarga saya banyak yg nntn kn bagus, mendingan itu daripada acara ngumbar maksiat. Wallahu a’lam

  329. Beny Kelinci15/01/2015 at 14:36Reply

    Assyifa'u Rohmah Non , Pean tuh hanya melihat terjemahan sholawat nariyah scr tekstual , bkn kontekstual … bc lg baik2 gih . g ada unsur sdikit pun sprt yg pean omongi. pelajari lg ya dg baik, biar g sembarangan … afwan

  330. Jade Jana12/02/2015 at 12:17Reply

    ya, tapi Alloh kan sdh ngasih ilmu pd kita dalam Al Quran "Laqod kana lakum fi Rosulillahi uswatun khasanah" berarti kita harus nyontoh / ngikuti ajaran Rasul Saw. cek dalam hadits bagaimana cara/ bacaan sholawat itu. semoga dg ini kita mau mengkaji lagi Islam yg sebenarnya.

  331. Nuruz Zaman Amsa14/02/2015 at 21:26Reply

    Assalamu’alaikum..
    Mohon dicermati Tayangan Ruqyah d Trans 7, yang menanyangkan ttg Ilmu Beladiri tanpa syirik. pada malam ini (14/02/2015.
    Didalamnya menyatakan ‘Menolak adanya Karomah, yang ada pada para Ulama’, dengan alasan Rosulullah ktika berjuang/berperang hanya mengandalkan fisik kkuatan fisik’.
    Hal ini jika diperhatikan semacan upaya untuk menyerang Amaliah warga Nahdliyin.. yang slama ini menghargai peran dan ksholehan para ulama yg mrupakan pewaris Nabi.
    Wassalamu’alaikun Wr. Wb.

  332. Abiedhin Bonthot We18/02/2015 at 22:32Reply

    @Juhdan Sale@
    Bismillah…
    banyak bermunculan faham yg suka dg menganggap amaliyah orang lain dg sebutan syirik bid’ah dan segala macam bentuk tuduhan lainnya…salah satunya adalah jk membaca sholawat nariyah adalah sesat…perlu anda ketahui bhwa,
    tidak ada dari isinya yg bertentangan dg syariah, makna kalimat : yang dengan beliau terurai segala ikatan, hilang segala kesedihan, dipenuhi segala kebutuhan, dicapai segala keinginan dan kesudahan yang baik, serta”, adalah kiasan, bahwa beliau saw pembawa Alqur’an, pembawa hidayah, pembawa risalah, yg dg itu semualah terurai segala ikatan dosa dan sihir, hilang segala kesedihan yaitu dengan sakinah, khusyu dan selamat dari siksa neraka, dipenuhi segala kebutuhan oleh Allah swt, dicapai segala keinginan dan kesudahan yang baik yaitu husnul
    khatimah dan sorga,

    semua orang yg mengerti bahasa arab memahami ini, Cuma kalau mereka tak faham bahasa maka
    langsung memvonis musyrik, tentunya dari dangkalnya pemahaman atas tauhid

  333. Juhdan Sale19/02/2015 at 03:15Reply

    “Ya Allah, limpahkanlah keberkahan dengan keberkahan yang sempurna, dan limpahkanlah keselamatan dengan keselamatan yang sempurna untuk penghulu kami Nabi Muhammad, yang dengan beliau terurai segala ikatan, hilang segala kesedihan, dipenuhi segala kebutuhan, dicapai segala keinginan dan kesudahan yang baik, serta diminta hujan dengan wajahnya yang mulia, dan semoga pula dilimpahkan untuk segenap keluarga, dan sahabat-nya sebanyak hitungan setiap yang Engkau ketahui.” itu arti shalawat nariyah keseluruhan
    dan pada kata "penghulu kami Nabi Muhammad, yang dengan beliau terurai segala ikatan, hilang segala kesedihan, dipenuhi segala kebutuhan, dicapai segala keinginan dan kesudahan yang baik, serta diminta hujan dengan wajahnya yang mulia," bermaksud meminta kepada Nabi Muhammad SAW untuk mengurai segala ikatan,menghilangkan kesedihan,memenuhi segala kebutuhan,mencapai segala keinginan,dan diberi kesudahan serta meminta hujan.
    bukankah hanya Allah semata yang kuasa menguraikan segala ikatan. Yang menghilangkan segala kesedihan. Yang memenuhi segala kebutuhan dan memberi apa yang diminta oleh manusia ketika ia berdo’a.Setiap muslim tidak boleh berdo’a dan memohon kepada selain Allah untuk menghilangkan kesedihan atau menyembuhkan penyakit-nya, bahkan meski yang dimintanya adalah seorang malaikat yang diutus atau nabi yang dekat (kepada Allah).

  334. Ahlus Sunnah24/02/2015 at 21:59Reply

    hanya orang2 bodoh yg bilang khazanah itu bohong semua yg di ayang kan semua nya berdasarkan aquran dan sunah ..sy curiga yg punya akun ini orang siyah

  335. rara09/03/2015 at 22:54Reply

    Dangndutan sama goyang pantura. Yang bener menurut lho apa? Goblog lu

  336. Agamlinge10/03/2015 at 01:25Reply

    Kurang ilmiah postingan diatas. Saya sarankan selakuu sesama umat muslim anda untuk belajar lagi agama sesusai alquran dan sunnah. Jgn menggunakan nafsu dan akal.

  337. Anna Sugiharjo18/03/2015 at 07:24Reply

    khasanah banyak segi positifnya, membuat wawasan jadi luas. kenapa acara yang kurang mendidik malah lebih di sukai apa ga kebalik….banyak banyak berzikir..

  338. Joko Tole22/03/2015 at 00:34Reply

    saya kok tidak bingung melihat acara khasanah trans 7, padahal bacaan tajwid dan makraj saya juga belepotan.
    Apa yang pada bingung karena makraj&tajwid nya yang pada khatam ya ?

  339. Agung Quinby27/03/2015 at 02:54Reply

    subhanallah…keindahan islam adalah perbedaannya yg insha alloh adalah rahmat dari Nya, janganlah perdebatan aliran atau golongan menjadi hakekat gamblang utk diangkat dalam mencari kebenaran yang hakiki dari Nya, krn 1 bahasan dapat digeneralisasi krn lafaz dan sebagainya disimpulkan semua adalah kebohongan, wallahu a'lam bish shawab #mudah2an benar penulisannya#

  340. Anonymous05/04/2015 at 15:44Reply

    Sholu ‘ala nabi muhamad……!!!

  341. Fitri08/04/2015 at 01:16Reply

    Memang saya tidak memiliki banyak pemahaman atau pendapat..tapi ada baiknya jika pendapat anda langsung di sampaikan dengan comment ke twitter/fb resmi "khazanah trans7" daripada mencela di belakang seperti ini.. menurut saya jika anda tahu yang benar maka seharusnta anda membenarkannya bukan mencela dan menjauhinya.. tayangan khazanah adalah media yang bagus untuk pengetahuan islam, jika menurut anda salah dan pendapat anda dapat membanti program tv tsb,maka alangkah baiknya umat muslim akan mendapatkan lebih banyak ilmu baik dari anda maupun dari program khazanah..

  342. akang11/04/2015 at 20:26Reply

    Hmmm…dikit-dikit wahabi, dikit-dikit wahabi
    kaya menebar kebencian , inikah wajah ahlusunah wal jama’ah ????

  343. mubarok18/04/2015 at 13:36Reply

    Yg ngomong sholawat bid’ah itu trans tv trus kenapa tv kok tidak di bid’ah kan jelas2 merusak barisan umat islam kok gk dibid’ah kan

    Jadi lain kali kita sbg muslim sebelum memvonis org ,liat kita dulu
    APAKAH SAYA SUDAH BENAR?????

  344. Uwak Muda20/04/2015 at 23:03Reply

    Penulis yth. Kalau anda berpendapat beda dengan apa yang dikemukakan dalam acara khzanah seyogyanya anda kemukakan rujukan atau dalil sebagai dasar anda membantah tayangan khazanah. Menurut anda sejak kapan shalawat badar dikumandangkan? apa sejak peerang badar? kalau iya sumbernya dari mana?. Jangan menyoroti makraj narator sebagai dalil untuk menyesatkan acara khazanah.

  345. Koko Badafa21/04/2015 at 12:42Reply

    Jika terjadi perbedaan pendapat sebaiknya kembalikan kpd Al-Quran dan Hadits, g prlu saling mnghujat apalgi membalas. Yang paling penting ialah ketika dengar suara Adzan segerakan Sholat berjamaah di Masjid. Jaga hati jaga lisan. Ingat musuh kita yang nyata ialah setan. Smga Allah menggolongkan kita semua kpd hambaNYA yang beruntung.

  346. Hj Danny Harlan23/04/2015 at 11:24Reply

    Hargai setiap pendapat org , yg sudah jelas seperti acara dangdut , buka buka aurat mengundang sahwat , itu dulu yg di laporkan saudara ku , jgn sdh ada acar agama gini baru pgn bergerak , yg nyata setiap hari kita tonton di layar telivisi di tindak lngsung ..

  347. Ahmad Sunarto27/04/2015 at 04:50Reply

    yg gak seneng hanyalah orang yang sdh kecanduan sifat fanatik golongan/mazab

  348. Andry Faisal Yfm02/05/2015 at 14:36Reply

    Meyeblkan yg menulis ya. . … Islam memang bakal berpecah belah dan sling meyalahkan. Sikut meyikut. Ingat kembalikan ke alquran dan hadis .itubsunah rasul kalaubkxan cinta. Silahlan kembalikan ke alquran dan hadis. Gak pakai pendapat lain. Pendpat dri pulan atau siapa. Gak pakek buang kelaut aja.

  349. Herman Rosi12/05/2015 at 05:29Reply

    kalau menurut saya tidak ada yang aneh dari tayangan tersebut, apa yang disampaikan khazanah trans7 bener adanya. shalawat yang diajarkan rasulullah kan yang dibaca saat tahiyat dalam shalat, kalau sholawat yang lain entah dari mana asalnya?

  350. Rahmat Kurniallah20/05/2015 at 00:45Reply

    Wahai penulis yang budiman semoga Allah memberikan hidayah kepada anda dan kepada semuanya agar diberikan nikmatnya menjalankan ajaran Islam sesuai Al Qur’an dan sunah yang murni berasal dari nabi Muhammad serta para sahabatnya.
    Silahkan anda berpendapat tapi harus sesuai dalil baik dari Al-quran ataupun Hadits yang shahih jangan dengan akal atau taklid buta terhadap paham yang anda yakini selama ini

  351. abu ihsan31/05/2015 at 20:01Reply

    Membiaskan dalil dengan kesalahan pribadi orang ,saya mau tanya, ada orang kurang bisa baca Al qur’an yang anda salahkan Al qur’an nya atau orang yang bacanya ? Jelas orangnya, Alquran mah pasti benar, orangnya aja kurang bisa bacanya. Bahlul ente!

  352. arief cello06/06/2015 at 01:30Reply

    Shalawat adalah jamak dari shollu. Mungkin agak aneh kata shollu dijadikan jamak sehingga artinya berubah mejadi puji-pujian. Padahal shollu adalah shilah atau sholat yaitu adanya dua hubungan yang mengadungi sebuah berkomitment. Allah dan malaikat bershollu kepada Nabi artinya ada amanat khusus yang diberikan oleh Allah dan maikatNya kepada Nabi, apa hubungan khusus itu ? Tentu saja QS.61/9, dimana Allah dan malaikatnya memberikan tugas kepada Nabi untuk mendhohirkan diin Islam (bukan agama Islam tetapi system kehidupan Islam) atas segala diin, dengan konsekwensi bahwa akan mendapatkan tentangan keras dari musyrikin yaitu orang yang tidak menghendaki Islam tegak sebagai aturan hidup. Maka setelah Allah dan Malikat membuat suatu commitment dengan Rasulullah, orang beriman juga harus bershollu atau membuat komitment kepada Nabi, artinya sewajarnya bila orang beriman bergabung menjadi satu komunitas dibawah bimbingan Nabi. Adakah manfaat mu’min itu menjadikan dirinya komponen dari komunitas yang dibangun Nabi ? Ya tentu saja bahwa Nabi didalam menegakkan diin Allah tidak akan mungkin mampu sendirian, Nabi harus menyampaikan berita gembira dan peringatan kepada manusia. Ya ayyyuhalladzina amanu shollu alaihi wa salim mutaslima, artinya : hai orang beriman berkomitmentlah kepada Nabi dengan ketaatan yang sebenar-benarnya. Kalau diterjemahkan sebagai : hai orang beriman maka bershalawatlah kamu kepada Nabi dengan penuh penghormatan kepadanya, adalah terjemahan atau penafsiran yang tidak kontekstual dengan diutusnya malaikat dan diturunkannya al Quran kepada Nabi yaitu agar manusia berakhlak al Quran dan menjadikan al Quran sebagai hukum dikalangan mereka.

    Mengenai masalah keliru atau benarnya orang melakukan sholawat itu harus dikembalikan ukurannya kepada Al Quran, yang jelas kita harus faham cinta kepada Allah adalah mengikuti nabi (QS.3/21-22), mengikuti Nabi adalah melaksanakan hukum Allah, sebab mengaku beriman tidak berniat mengikuti hukum Allah adalah orang yang munafik (QS.6/40-41). Masalah perbedaan pandang kebanyakan manusia terhadap peran itu terjadi karena persepsi pribadi, bagi manusia yang menganggap Muhammad pemimpin rohani, maka pemujaannya dengan bersholawat. Tetapi bagi mereka yang menginginkan ibadah yang haq sesuai tuntunan Muhammad adalah mengembalikan manusia untuk taat kepada diin/hukum Allah, untuk itu diperlukan upaya an-aqiimuddiin yang telah disyariatkan kepada para Nabi dan Rasul (QS.42/13) dan mereka berperan sebagai Muhammad-Muhammad. Saya tidak berniat menselisihi mereka yang bershalawat, tetapi memberitahukan cara yang benar didalam bershalawat. Terserah saja mau menerima atau tidak, maka kewajiban saya menyampaikan sesuai yang benar. Rindu kepada Rasul adalah bukan dengan bersahalawat, tetapi memperjuangkan system kehidupan model Rasululullah yang sudah menegakkannya, yaitu menjadikan Islam sebagai satu-satunya diin yang ada pada sisi Allah. Rindu pada Rasul akan lebih sempurna bila kita berjuang sesuai dengan sunnah Rasul, melalui proses amanu, hajaru dan jahadu (QS.9/20) untuk mewujudkan masyarakat manusia yang taat kepada diin Allah, ketimbang sekedar memendam kerinduan dengan bershalawat dan berangan-angan kosong ketemu Rasulullah diakhirat.

  353. Sulistyo Abu Rasya12/06/2015 at 09:21Reply

    "Fainna ashdaqol haditsi kitabullahi wakhayral hadyi hadyu muhammadin saw. wasyarral umuwri muhdatsaa tuhaa wakulla muhdatsatin bid'atun wakulla bid'atin dholaa latun wa kulla dholaa latin fiyn naar." (Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad saw, sejelek-jelek perkara adalah yang diada-adakan, setiap yang diada-adakan adalah bid'ah dan setiap bid'ah itu sesat dan setiap kesesatan tempatnya di Neraka.)

  354. Afian Dwi13/06/2015 at 18:05Reply

    Assalamu’alaikum warokhmatullahi wabarokaatuh yaa muslimin wa muslimat around the world!!!
    Comment kalian di atas bullshit semua!!!
    Inilah yang menyebabkan umat islam terpecah belah, kalau kita bisa menghargai umat lain mengapa kita tidak bisa menjadi saudara bagi sesama muslim? Fokuslah terhadap siapa yang kita sembah bukan fokus terhadap apa mazhab yang kita yakini (fleksibel) dan dari organisasi mana kita, niscaya umat islam akan bersatu dan damai menjelang hari kiamat dan siap untuk berperang melawan kebhatilan!!! CAMKAN ITU!!!

  355. hamba allah23/06/2015 at 14:33Reply

    Sama2 muslim tp saling mencemooh, menunjukkan kalo kta itu mudah di adu domba, membenarkan yg salah tidak harus dgan cra berkoar menjelekkan sesama hamba Allah

  356. Evi Munafisah28/06/2015 at 08:18Reply

    Menurut saya tidak ada yang aneh. Yang aneh adalah, manusia yang mengikuti nenek moyang mereka tetapi melenceng dari alquran dan hadits…

  357. Trah Poenggawa11/07/2015 at 04:16Reply

    penulis blog ini terlihat jelas kalau bodoh!. anda mengatakan kelompok yang melarang shalawat syirik itu iblis?? yang iblis itu justru anda!

    • Pengikut Rasulullah SAW21/07/2015 at 20:02Reply

      Assalamualaikum wr wb…
      Saudaraku…
      Baik yg Aswaja tulen maupun yg mengaku Aswaja wabil khusus yg tdk bermazhab alias bermanhaj Salafi/Wahabi.
      Mohon saudara dpt belajar sejarah kembali khususnya awal knp munculnya ajaran/paham ini.
      Dgn slogan “kembali ke Quran & sunah” serta “menghancurkan bid’ah, kurafat, syirik” para pendiri ajaran/paham salafi/Wahabi (Syekh Muhammad bin Abdul Wahabi & Ibnu Sa’ud) bekerja sama dgn “kafir” penjajah Inggris utk menjatuhkan pemerintahan yg sah pd saat itu. Sejarah jg mencatat bahwa byk ulama (yg tak sepaham karena mengamalkan Maulid tawasul, ziarah kubur, tabaruk) dibunuh secara keji, situs & bangunan bersejarah serta makam para ulama byk yg dihancurkan dgn alasan bid’ah, syirik (mohon dicari n pinjem buku sejarah nya di Perpustakaan Nasional/beli di senen/klo males ya tanya Syekh Google)
      Sptnya sdh jelas knp byk kaum muslimin khususnya Aswaja tulen di Indonesia yg menolak ajaran /paham yg awal berdirinya menghalalkan darah saudaranya yg seiman.
      Sehingga byk para ulama & Habaib yg pergi meninggalkan tanah Arab & melanjutkan dakwahnya di negeri lain salah satunya Indonesia tercinta ini.
      Dewasa ini, di Arab Saudi telah dibangun dgn megahnya museum Syekh ” … “, pdhl disisi lain byk peninggalan Rasulullah SAW & para sahabatnya dirusak & dihancurkan.
      Arab Saudi jg melarang Maulid Nabi Muhammad SAW tapi merayakan hari lahir Syekh Muhammad bin Abdul Wahab.
      Komite fatwa Arab Saudi mengeluarkan larangan wanita mengemudi kecuali di sopirin dgn yg sdh minum ASI biar tdk dianggap zina.
      Syekh nyang laen bilang haram jihad utk Palestina & menyuruh rakyat Palestina keluar dr tanahnya.
      Lanjut, Syekh nya yg laen sambil serpis jam bikin kitab hadits yg sumber nya dr Sahih Bukhari-Muslim, Riyadlus Sholihin Imam Nawawi dll, lalu katanye muhadist krn berhasil bwt inovasi yaitu stempel footnote : “disahihkan oleh…” (klo gk ada berarti hadist nya dhoif/ma’udu) & berani membid’ahkan & mengkafirkan ulama terdahulu anggap dirinya plg kredibel (kenapa gk sekalian bikin “badan standarisasi/akreditasi aja).
      Coba dipikirkan & direnungkan kembali oleh saudara2, antum2, ikhwahfilah yg masih mau belajar & menimba ilmu pengetahuan ttg agamanya, agar tidak hanya membaca kitab & berguru pada ulama yg jidat nya item, celana cingkrang, jenggot panjang dr ajaran/paham itu2 saja (sebutin aja dah: Syekh Bin Baz, Syekh Albani, Syekh Utsaimin, ibnu Wahab, Ibnu Qoyyim, Ibnu Taimiyah dll yg sepaham).
      Tp jg belajar dr guru, ulama, kyai, Habaib yg sama2 menjalankan sunah dgn dalil2 yg kuat & sanadnya sampai ke Rasulullah SAW (imam Maliki , imam Hambali, imam Syafi’i, Imam Ahmad, imam Al Ghazali, imam ibnu Hajar, imam Suyuthi, imam As Sya’ari, imam Maturidi dll).
      InsyaAllah berkah…
      Wassalam alaikum wr wb.

      Dari hamba Allah yg Dhoif…

  358. Maulana Yusuf23/07/2015 at 23:06Reply

    Kenapa sih tayangan bagus KHAZANAH harus dibenci? Segitu banyak ilmunya. Mbo ya belajar dulu baru
    beramal. Andalan ahlul bid'ah itu selalu saja bilang wahabi sesat. Yah semoga saya dan anda diberikan oleh Allah kemudahan dalam berilmu dan beramal berdasarkan Sunnah bukan mengada-adakan perkara agama. Amin

    Salam dari Wahabi

  359. Taji Satrio09/08/2015 at 06:53Reply

    Anda itu bnr2 tau wahabi gk

  360. Giyanti Smile11/08/2015 at 06:13Reply

    wong sda dijlaskan gamblang diatas kok masih gak paham susah ngomong sama org yg pengethuanya sempit n kering…. salam dari pecinta sholawat

    

  361. Nasywa Mukarrom14/08/2015 at 09:59Reply

    Tergantung dri kepercayaan kita masing2, nurut sm yg sesuai al qur an dan hadist aja. Nurut yg pasti2 aja. Gk usah bikin bid ah. N yg pasti2 aja bro . n satu lg koreksi diri sendiri dulu udah bnr apa blm. Bru ngoreksi orang lain.

  362. Ki Natsir Sagarani25/08/2015 at 09:31Reply

    Kang Sarkub…lha tanduk setan kok dilayani….buang energi…walau agak miris ,,,,gue nasihati anakku jangan nonton Khazanah…gak cocok aja…masih banyak acara positif yg menyejukkan…..

  363. Gatot Sukmo Widodo14/09/2015 at 09:03Reply

    Asal Usul Sholawat Badar
    Sholawat Badar adalah rangkaian sholawat berisikan tawassul dengan nama Allah, dengan Junjungan Nabi s.a.w. serta para mujahidin teristimewanya para pejuang Badar. Sholawat ini adalah hasil karya Kyai Ali Manshur, yang merupakan cucu KH. Muhammad Shiddiq, Jember. Oleh itu, Kyai ‘Ali Manshur adalah anak saudara atau keponakan KH. Ahmad Qusssyairi
    ( ulama besar dan pengarang kitab “”Tanwir al-Hija” yang telah disyarahkan dengan judul “Inarat ad-Duja“oleh ulama terkemuka Haramain, Sayyid ‘Alawi bin ‘Abbas bin ‘Abdul ‘Aziz al-Maliki al-Hasani.
    Diceritakan bahawa karya ini ditulis oleh Kiyai ‘Ali Manshur sekitar tahun 1960, tatkala kegawatan umat Islam Indonesia menghadapi fitnah Partai Komunis Indonesia (PKI). Ketika itu, Kiyai ‘Ali adalah Kepala Kantor Departemen Agama Banyuwangi, juga menjadi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama di situ. Keadaan politik yang bercelaru saat itu dan kebejatan PKI yang bermaharajalela membunuh massa, bahkan ramai kiyai yang menjadi mangsa mereka, menyebabkan terlintas di hati Kiyai ‘Ali, yang memang mahir membuat syair ‘Arab sejak nyantri di Pesantren Lirboyo Kediri lagi, untuk menulis satu karangan sebagai sarana bermunajat memohon bantuan Allah s.w.t. Dalam keadaan sedemikian, Kiyai ‘Ali tertidur dan dalam tidurnya beliau bermimpi didatangi manusia-manusia berjubah putih – hijau, dan malam yang sama juga, isteri beliau bermimpikan Kanjeng Nabi s.a.w.
    Setelah siang, Kiyai ‘Ali langsung pergi berjumpa dengan Habib Hadi al-Haddar Banyuwangi
    dan menceritakan kisah mimpinya tersebut. Habib Hadi menyatakan bahawa manusia-manusia berjubah tersebut adalah para ahli Badar. Mendengar penjelasan Habib yang mulia tersebut, Kyai ‘Ali semakin bertekad untuk mengarang sebuah syair yang ada kaitan dengan para pejuang Badar tersebut. Lalu malamnya, Kyai ‘Ali menjalankan penanya untuk menulis karya yang kemudiannya dikenali sebagai “Sholawat al-Badriyyah” atau “Sholawat Badar“.
    Apa yang mengherankan ialah keesokan harinya, orang-orang kampung mendatangi rumah beliau dengan membawa beras dan bahan makanan lainnya. Mereka menceritakan bahwa pagi pagi sekali mereka telah didatangi orang berjubah putih menyuruh mereka pergi ke rumah Kyai ‘Ali untuk membantunya karena satu kenduri akan diadakan di rumahnya. Itulah sebabnya mereka datang dengan membawa bahan makanan tersebut menurut kemampuan masing-masing. Tambah pelik lagi apabila malamnya, hadir bersama untuk bekerja membuat persiapan kenduri orang-orang yang tidak dikenali siapa mereka.
    Menjelang keesokan pagi, serombongan habaib yang diketuai oleh Habib ‘Ali bin ‘Abdur Rahman al-Habsyi Kwitang tiba-tiba datang ke rumah Kiyai ‘Ali. Tidak tergambar kegembiraan Kiyai ‘Ali menerima tetamu istimewanya tersebut. Setelah memulakan perbicaraan bertanyakan khabar, tiba-tiba Habib ‘Ali Kwitang bertanya mengenai syair yang ditulis oleh Kiyai ‘Ali tersebut. Tentu sahaja Kiyai ‘Ali terkejut kerana hasil karyanya itu hanya diketahuinya dirinya seorang dan belum dimaklumkan kepada sesiapa pun. Tapi beliau mengetahui, ini adalah satu kekeramatan Habib ‘Ali yang terkenal sebagai waliyullah itu. Lalu tanpa lengah, Kiyai ‘Ali Manshur mengambil helaian kertas karangannya tersebut lalu membacanya di hadapan para hadirin dengan suaranya yang lantang dan merdu. Para hadirin dan habaib mendengarnya dengan khusyuk sambil menitiskan air mata kerana terharu. Setelah selesai dibacakan Sholawat Badar oleh Kiyai ‘Ali, Habib ‘Ali menyeru agar Sholawat Badar dijadikan sarana bermunajat dalam menghadapi fitnah PKI.

    ”Ya akhi , mari kita perangi genjer –genjer PKI itu dengan sahalawat Badar ! ”kata Habib Ali kwitang mantap . setelah itu Habib Ali kwitang memimpin doa , lalu rombongan itu memohon diri .Maka sejak saat itu masyhurlah karya Kiyai ‘Ali tersebut.
    Selanjutnya, untuk mempopulerkan shalawat badar , Habib ‘Ali Kwitang telah mengundang para ulama dan habaib ke Kwitang untuk satu pertemuan, termasuk dijemput ialah Kyai ‘Ali Manshur bersama pamannya KH. Ahmad Qusyairi. Dalam pertemuan tersebut, Kyai ‘Ali sekali lagi diminta untuk mengumandangkan Sholawat al-Badriyyah gubahannya itu. Maka bertambah masyhur dan tersebar luas Sholawat Badar ini dalam masyarakat serta menjadi bacaan popular dalam majlis-majlis ta’lim dan pertemuan.
    Semoga Allah swt memberikan sebaik-baik ganjaran dan balasan buat pengarang Sholawat Badar serta para habaib tersebut….. al-Fatihah.

  364. Sidiq Aulia22/09/2015 at 01:27Reply

    sampe kapanpun kalian akn tetap begini. mencak-mencak n kebakaran jenggot ketika di informasikan kebaikan n kebenaran

  365. ahmad17/10/2015 at 20:13Reply

    Yang terhormat team sarkubiyah. Saya membaca di web sarkub ada pertanyaan seseorang yang membedahkan tahlilan, dls. Dan orang yang membedahkan amalan tersebut beranggapan paling mengikuti sunah. Terus dari team sarkub memberi jawaban atas pertanyaan tentang siapakah ahli hadis sebenarnya disiti ada pernyataan ” al hafidz jalaludin al suyuti menulis 87 nama perowi hadis shoheh al bukhori dan muslim terindikasi atau terbukti mengikuti faham murjiah, nashibi,syiah.qodariyah dan khowarij ( lihat al suyuti ,tadrib al rowi syarah taqrib al nawawi juz1 Hal 178) yang menjadi pertanyaan ahlussunah waljamaah dalam bidang akidah mengikuti madzhab asariyah dan dalam fikih salah satu madzhab 4 ,apakah bukhori dan muslim tidak mengikuti asariyah. Mohon penjelasan lebih lanjut supaya kalangan awam tidak bingung

  366. Ach Haris Haris18/11/2015 at 11:16Reply

    Kafire dewe gak digatek'ke,la wong udah pny paham masing2,acara yg merusak NKRI

  367. Rofi Al Ghani02/12/2015 at 08:07Reply

    orang-orang ASWAJA di kampung saya juga belepotan bacaan sholawat nya. bahkan pada umumnya bacaan orang-orang ASWAJA memang belepotan.

  368. Algoritma Pemrograman04/12/2015 at 14:05Reply

    Wkwkwkkwkwkw gokil pnulisy mungkin anda kurang ilmu knpa khasanah kok masih tayang smpai skarang? berarty ada sumber terpercya ….. lo mereshkan pihak sensor tv atau mui udh ngancurin tu stasiun tv ….. anda cuma ngmng ga jlas …. mending ga usah dikunjungi blog ini

  369. Hendro Sucipto11/01/2016 at 03:34Reply

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Sekarang ini kita krisis Mahabah, bukan krisis orang alim, para kyai, para Arbaib sekalipun mereka selalu berdakwah mendengungkan Amar Makruf Nahi Mungkar. Yang jadi persoalan sekarang, bagaimana meningkatkan Mahabah kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Meningkatkan kecintaan kita kepada beliau.
    Ada sebuah yang hadis yang berbunyi:
    “Tidaklah (sempurna) iman salah seorang di antara kalian sehingga aku lebih dicintainya daripada orangtuanya, anaknya dan segenap umat manusia.” (HR. Bukhari I/14 no.15, dan Muslim I/167 no.44)
    Ada sebuah ayat : Qul in quntum tuhibunallah fattabi’uni yuhbibkumullah. (tidak sekali-kali Allah berfirman katakanlah kekasihku kepada umatmu, apabila engkau benar-benar mencintai aku, ikutilah aku, maka kalian akan dicintai Allah SWT.)
    Lalu siapa manusia yang diperintahkan Allah untuk mengucapkan “ ikutilah aku”,. Tentu manusia yang dipasrahi untuk urusan sebesar itu adalah manusia yang sudah dipilih, manusia luar biasa, manusia yang sudah disifati langsung oleh Allah SWT, bukan sekedar manusia biasa.
    Lalu siapa manusia yang telah diperintahkan oleh Allah untuk mengucapkan Fattabi’uni? Beliau adalah Nabi besar Muhammad Solallohu alai wasalam manusia yang tidak pernah dipanggil oleh penciptanya Muhammad, atau ya Ahmad.
    Lalu siapa yang diperintahkan Allah untuk mengucapkan Fatabi,uni?!
    LAQOD JA’AKUM ROSUULUM MIN ANFUSIKUM ‘AZIIZUN ‘ALAIHI
    MAA’ANITTUM HARIISHUN ‘ALAIKUM BIL MU’MINIINA RO’UUFUR ROHIIM.

    Masih banyak surat dalam Alquran yang menunjukkan siapa sebenarnya yang di perintahkan Allah untuk mengucapkan Fatabi’uni diantaranya adalah Surat Yasin, Suat Alam Nasroh dan lain sebagainya.
    Makanya tepat, kalau kita mengikuti Nabi maka “Yuhbiyukumullah” (akan dicintai Allah SWT)
    Jelas sekali dinyatakan bahwa Rosulullah Saw adalah sebagai jembatan/Washilah dari pada mereka-mereka yang menuju kepada Allah Swt.
    Dalam sebuah hadist, seorang sahabat bertanya kepada Rosulullah, “ sejauh mana kita dikategorikan mukmin( orang beriman) Ya Rasulullah
    Baginda Nabi menjawab “ Selagi engkau mencintai Allah SWT”
    “Selanjutnya Ya Rosulullah”
    “Maka cintailah aku”
    Berarti pintu mencintai Allah adalah mencintai Rosulullah, jadi mustahil kalau orang mengaku mencintai Allah ta’ala tapi dia menyepelekan Nabi Muhamad Saw. Sebab di Jannah, di Ars selalu dua kalimat La ila ha ilallah Muhamadan Rasulullah
    Maka hadis tersebut diteruskan
    “Selanjutnya ya rasullulah”
    “Ikutilah aku”
    Ikutilah aku disini mengandung makna Mengikuti sunahnya dan thorekotnya.
    Disini jelas bahwa bukan mengikuti sunahnya dan mengikuti thorekotnya di angkat terlebih dahulu, tapi mahabahnya (kecintaannya) kepada Allah lalu mahabah kepada rasulullah baru kemudian mengikuti Sunah dan Thorekotnya.
    Kalau orang menjalankan Sunah dan menjalankan Thorekot Nabi dengan didasari Mahabah itu tidak mengharapkan upah. Karena apa? kecintaannya, malu kepada yang dicintai karena minta upah.
    Berbeda dengan orang yang menjalankan sunah dan thorekoh nabi karena mengejar pahala.
    Dari sinilah pentingnya mahabah. Sampai Rosulullah bersabda “ kadar bobot keimanan seseorang adalah tergantung kecintaannya kepadaku.”
    Jelas sekali dikatakan, yang urusannya ke akherat langsung tergantung pada kecintaannya kepada Rasulullah. Apalagi masalah harga dunia ini. Jadi ternyata mahabah ini kunci luar biasa, kalau kita cintanya kepada Rasulullah luar biasa maka imannya akan semakin kuat.
    Pertanyaannya bagaimana meningkatkan mahabah yang sudah ada dalam lubuk hati kita mekar…..mekar……dan mekar
    Usaha tersebut diantaranya adalah mengenal Nabi Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam, menghadiri acara Maulidin Nabi SAW, mempraktekkan gaya hidup Rasûlullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam (sunah) dalam kehidupan kita, mencintai zuriah Nabi dan selanjutnya adalah banyak-banyak membaca sholawat nabi

    Wassalamu`alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

  370. Hendro Sucipto11/01/2016 at 03:44Reply

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Sekarang ini kita krisis Mahabah, bukan krisis orang alim, para kyai, para Arbaib sekalipun mereka selalu berdakwah mendengungkan Amar Makruf Nahi Mungkar. Yang jadi persoalan sekarang, bagaimana meningkatkan Mahabah kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Meningkatkan kecintaan kita kepada beliau.
    Ada sebuah yang hadis yang berbunyi:
    “Tidaklah (sempurna) iman salah seorang di antara kalian sehingga aku lebih dicintainya daripada orangtuanya, anaknya dan segenap umat manusia.” (HR. Bukhari I/14 no.15, dan Muslim I/167 no.44)
    Ada sebuah ayat : Qul in quntum tuhibunallah fattabi’uni yuhbibkumullah. (tidak sekali-kali Allah berfirman katakanlah kekasihku kepada umatmu, apabila engkau benar-benar mencintai aku, ikutilah aku, maka kalian akan dicintai Allah SWT.)
    Lalu siapa manusia yang diperintahkan Allah untuk mengucapkan “ ikutilah aku”,. Tentu manusia yang dipasrahi untuk urusan sebesar itu adalah manusia yang sudah dipilih, manusia luar biasa, manusia yang sudah disifati langsung oleh Allah SWT, bukan sekedar manusia biasa.
    Lalu siapa manusia yang telah diperintahkan oleh Allah untuk mengucapkan Fattabi’uni? Beliau adalah Nabi besar Muhammad Solallohu alai wasalam manusia yang tidak pernah dipanggil oleh penciptanya Muhammad, atau ya Ahmad.
    Lalu siapa yang diperintahkan Allah untuk mengucapkan Fatabi,uni?!
    LAQOD JA’AKUM ROSUULUM MIN ANFUSIKUM ‘AZIIZUN ‘ALAIHI
    MAA’ANITTUM HARIISHUN ‘ALAIKUM BIL MU’MINIINA RO’UUFUR ROHIIM.

    Masih banyak surat dalam Alquran yang menunjukkan siapa sebenarnya yang di perintahkan Allah untuk mengucapkan Fatabi’uni diantaranya adalah Surat Yasin, Suat Alam Nasroh dan lain sebagainya.
    Makanya tepat, kalau kita mengikuti Nabi maka “Yuhbiyukumullah” (akan dicintai Allah SWT)
    Jelas sekali dinyatakan bahwa Rosulullah Saw adalah sebagai jembatan/Washilah dari pada mereka-mereka yang menuju kepada Allah Swt.
    Dalam sebuah hadist, seorang sahabat bertanya kepada Rosulullah, “ sejauh mana kita dikategorikan mukmin( orang beriman) Ya Rasulullah
    Baginda Nabi menjawab “ Selagi engkau mencintai Allah SWT”
    “Selanjutnya Ya Rosulullah”
    “Maka cintailah aku”
    Berarti pintu mencintai Allah adalah mencintai Rosulullah, jadi mustahil kalau orang mengaku mencintai Allah ta’ala tapi dia menyepelekan Nabi Muhamad Saw. Sebab di Jannah, di Ars selalu dua kalimat La ila ha ilallah Muhamadan Rasulullah
    Maka hadis tersebut diteruskan
    “Selanjutnya ya rasullulah”
    “Ikutilah aku”
    Ikutilah aku disini mengandung makna Mengikuti sunahnya dan thorekotnya.
    Disini jelas bahwa bukan mengikuti sunahnya dan mengikuti thorekotnya di angkat terlebih dahulu, tapi mahabahnya (kecintaannya) kepada Allah lalu mahabah kepada rasulullah baru kemudian mengikuti Sunah dan Thorekotnya.
    Kalau orang menjalankan Sunah dan menjalankan Thorekot Nabi dengan didasari Mahabah itu tidak mengharapkan upah. Karena apa? kecintaannya, malu kepada yang dicintai karena minta upah.
    Berbeda dengan orang yang menjalankan sunah dan thorekoh nabi karena mengejar pahala.
    Dari sinilah pentingnya mahabah. Sampai Rosulullah bersabda “ kadar bobot keimanan seseorang adalah tergantung kecintaannya kepadaku.”
    Jelas sekali dikatakan, yang urusannya ke akherat langsung tergantung pada kecintaannya kepada Rasulullah. Apalagi masalah harga dunia ini. Jadi ternyata mahabah ini kunci luar biasa, kalau kita cintanya kepada Rasulullah luar biasa maka imannya akan semakin kuat.
    Pertanyaannya bagaimana meningkatkan mahabah yang sudah ada dalam lubuk hati kita mekar…..mekar……dan mekar
    Usaha tersebut diantaranya adalah mengenal Nabi Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam, menghadiri acara Maulidin Nabi SAW, mempraktekkan gaya hidup Rasûlullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam (sunah) dalam kehidupan kita, mencintai zuriah Nabi dan selanjutnya adalah banyak-banyak membaca sholawat nabi

    Wassalamu`alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

  371. Mariam Nadawi03/02/2016 at 14:28Reply

    benar atau tidak berita ini,, ada baiknya kita serahkan pada khalifah kita,, seikh Abu bakar al baghdadi

  372. Yudi Duafa17/02/2016 at 13:14Reply

    Acara khasanah bagus kok, hujjahnya hadist shahih.

  373. Yudi Duafa17/02/2016 at 13:15Reply

    Sebaik baik sholawat adalah yang diajarkan nabi.

  374. Ahmat Yuaidin18/02/2016 at 02:28Reply

    ACARA KHAZANAH TRA 7 DIBILANG BODOH,KALAU ACARA YANG BUKA AURAT,GOSIP.,SINETRON PEMBAWA BUDAYA BARAT ITU BAAGAIMANA KOK KAMU GAK PROTER.MASIH LEEBIH BAIK KAZANAH TRAN 7 YANG BANYAK KEBAIKANYA

  375. Ahmat Yuaidin18/02/2016 at 04:17Reply

    BETUL Sdr.Yudi Duafa,solawat yang melenceng dari ajaran nabi,itu solawat bid'ah yang sesat

  376. Ahmat Yuaidin18/02/2016 at 04:28Reply

    betul Allah dan Para Malikat besolawat,tapi solawat yang ada dalam hadis bukan solawat yang ditambah-tambah/dibuat-buat, itu yang tidak boleh atau bid'ah.Kalau mengaku ahli sunah ya ajaran rosul jangan ditambah-tambah atau di buat-buat,ajaran rosul sudah cukup sempurna jangan coba-coba menyempurnakan.emangnya ajaran rosul kurang sempurna ta.Jangan mengajak umat islamuntuk tidak melihat acara khazanah tran 7,itu tidak semua jalek masih jauh lebih banyak baiknya.Bagaimana dengan acara acara yang banyak maksiat kok anda tidak protes.Mohon ma'af YANG BANYAK
    bagi yang kurang berkenAn dari komentar ini,semoga anda selalu dapat rokhmat ALLAH ,AMIIN

  377. Ahmat Yuaidin18/02/2016 at 04:31Reply

    YANG salah yang ahli bid'ah,yang benar yang melaksanakan Qur'an dan hadis secara sempurna.kalau gak salah.kalau salah saya mohon ma'af yaaa…….

  378. Ahmat Yuaidin18/02/2016 at 04:32Reply

    setuju 100 %

  379. Ahmat Yuaidin18/02/2016 at 04:34Reply

    dak semua tayangan khazanah jelek, anda saja yg picik menyikapinya. Kalau kita memang ingin berdakwah berfikiran positiflah. kl pas tayangan itu kurang bagus protes ke trans tujuh dan kasih jawaban yg benar agar tayangan khusus sholawat itu diubah 9 kebetulan sy tdk menonton ) jd tdk bs ksh comment. sy tdk setuju kl tayangan khazanah dihapus. justeru ini adalah dakwah yg dikemas dengan teknologi yg menarik buat anak muda dan manusia moderen. justeru andalah yg patut dipertanyakan jangan2 anda ini syaitan mengaku kyai.sekian dan mohon ma'af

  380. Rizki Faisol Akbar08/03/2016 at 17:31Reply

    Inti dari rtikel di atas adlah untuk kita lbih waspada klo yg bicara agama itu ulama shalih INSYAQALLAH benar tpi klo yg bicara itu stradara dan anak buah.ya yg sholat aja nggak…??????

  381. Aly Tadlo30/03/2016 at 00:27Reply

    Kajian Khazanah memang baik di banding dengan acara tentang selebritis atau lainya yang berbau maksiat akan tetapi saya lihat memang banyak yang perlu diperbaiki dan saran saya kalau sebelum tayang harus ditelaah oleh pihak – pihak yang berkompenten di bidang agama khususnya dari ormas – ormas yang besar seperti NU Muhammadiyah dll agar tidak menimbulkan Pro dan kontra dan perlu diketahui bahwa ilmu Agama itu tidak bisa diraih dengan cara instan dan di sajikan secara Instan (penyajinya instan produksinya juga instan)

  382. Andhi Saputra27/04/2016 at 21:12Reply

    jarang nonton tv cuma sekilas cari di youtube saya liat judulnya ada yang menebar kebencian dan rata2 sering salah judul.
    contoh.
    1.tidak shalat otak jadi aneh. (dengan kata lain menghina non-muslim otak mereka aneh.

    2."5 hobi haram wanita yang haram di nikahi pria" setelah saya liat videonya judulnya lebih cocok 5 hobi pria/wanita yang haram untuk di jadikan calon suami/istri

    3."ternyata manusia bisa untuk meramal" setelah saya liat videonya itu cuma indra manusia dalam merespon perubahan cuaca

Leave a Reply