7 Langkah Amalan Wirid Qobul Hajat Ijazah Habib Novel Alydrus yang Mustajab

Amalan Wirid Qobul Hajat Habib Novel Alidrus
Sarkub Share:
Share

Amalan Wirid Qobul Hajat Ijazah Habib Novel Alydrus: Doa Mustajab dari Al-Qur’an

Di tengah berbagai ujian dan kebutuhan hidup, umat Muslim senantiasa mencari jalan agar doa hajatnya dikabulkan oleh Allah SWT. Salah satu amalan wirid qobul hajat yang kini banyak dicari adalah ijazah dari Habib Novel Alydrus, pengasuh Majelis Ar-Raudhoh Solo. Amalan ini bukan sekadar ritual biasa—melainkan wirid yang bersumber langsung dari Surat Ali Imran ayat 173–174, ayat-ayat Al-Qur’an yang sarat makna ketawakalan dan keyakinan kepada Allah.

Dalam artikel ini, Anda akan menemukan panduan lengkap amalan wirid qobul hajat sesuai ijazah Habib Novel Alydrus, lengkap dengan tata cara, keutamaan, dan tips agar doa Anda benar-benar mustajab. Simak sampai akhir!


Mengapa Amalan Wirid Qobul Hajat Ini Dianjurkan?

Sebelum mempraktikkan, penting untuk memahami dasar spiritual dari amalan ini. Ayat 173–174 Surat Ali Imran menceritakan kisah para sahabat Nabi yang tetap teguh imannya meski dihadapkan pada ancaman musuh. Alih-alih takut, mereka justru memperkuat keyakinan dengan kalimat “Hasbunallah wa ni’mal wakil” (cukuplah Allah bagi kami, dan Dia sebaik-baik penolong.)

Kalimat inilah yang menjadi inti dari amalan wirid qobul hajat ini. Dengan mengulanginya ratusan kali, hati kita dilatih untuk benar-benar pasrah dan yakin bahwa hanya Allah-lah yang mampu mengabulkan segala hajat.


Tata Cara Amalan Wirid Qobul Hajat Menurut Ijazah Habib Novel Alydrus

Berikut adalah langkah-langkah lengkap yang harus Anda ikuti agar amalan ini membawa hasil optimal:

1. Baca “La Haula Wa La Quwwata Illa Billahil ‘Aliyyil ‘Adhim” 100x Setiap Hari.

Mulailah hari Anda dengan membaca kalimat ini sebanyak 100 kali:

 لَا حَوْلَ وَلَا قُـوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ
Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

Kalimat ini merupakan benteng spiritual yang melindungi hati dari rasa putus asa dan lemah.

 

2. Kerjakan Sholat Hajat

Mengerjakan Sholat hajat sebanyak 2 rakaat.

a). Niat mengerjakan Sholat Hajat:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatal ḫâjati rak‘ataini  lillâhi ta‘âlâ.

“Aku menyengaja shalat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT.”

b). Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat pendek

Dilanjutkan dengan membaca surat-surat pendek seperti surat al ikhlas, surat annas, surat al falaq dll. Kami sarankan untuk membaca surat Al-Ikhlas dan Ayat Kursi.

 

3. Baca Surat Ali Imran Ayat 173

Setelah salam sholat hajat, bacalah Surat Ali Imran ayat 173 secara utuh.

• Surat Ali Imron, Ayat 173

اَلَّذِيْنَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ اِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوْا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ اِيْمَانًاۖ وَّقَالُوْا حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ.

Al-lażīna qāla lahumun-nāsu innan-nāsa qad jama‘ū lakum fakhsyauhum fa zādahum īmānā(n), wa qālū ḥasbunallāhu wa ni‘mal-wakīl(u).

Artinya: (yaitu) mereka yang (ketika ada) orang-orang mengatakan kepadanya, “Sesungguhnya orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan (pasukan) untuk (menyerang) kamu. Oleh karena itu, takutlah kepada mereka,” ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung.”

Namun, saat sampai pada kalimat:

 حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ

Ulangi kalimat tersebut sebanyak 450 kali.

 

4. Lanjutkan dengan Surat Ali Imran Ayat 174

Setelah selesai mengulang kalimat tawakal, lanjutkan dengan membaca ayat 174 hingga selesai.

• Surat Ali Imron, Ayat 174

فَانْقَلَبُوْا بِنِعْمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ وَفَضْلٍ لَّمْ يَمْسَسْهُمْ سُوْءٌۙ وَّاتَّبَعُوْا رِضْوَانَ اللّٰهِ ۗ وَاللّٰهُ ذُوْ فَضْلٍ عَظِيْمٍ.

Fanqalabū bi ni‘matim minallāhi wa faḍlil lam yamsashum sū'(un), wattaba‘ū riḍwānallāh(i), wallahu żū faḍlin ‘aẓīm(in).

Artinya: Mereka kembali dengan nikmat dan karunia dari Allah. Mereka tidak ditimpa suatu bencana dan mereka mengikuti (jalan) rida Allah. Allah mempunyai karunia yang besar.

 

5. Panjatkan Doa Hajat dengan Khusyuk

Inilah momen puncak. Kemudian panjatkan Doa Hajat Anda dengan penuh khusyuk, harap, dan yakin bahwa Allah Maha Mendengar. Jangan ragu untuk menyampaikan segala kebutuhan—baik urusan rezeki, jodoh, kesehatan, maupun keselamatan.

 

6. Tutup dengan Sholawat Nariyah atau Munjiyat

Tutup amalan ini dengan membaca Sholawat Nariyah atau Sholawat Munjiyat . Sholawat ini dikenal sebagai wasilah yang mustajab untuk membuka pintu hajat. Bilangan bacaanya bebas, Masyayikh Sarkubiyah rekomendasikan membaca  sebanyak 11 kali atau 33 kali.

 

7. Lakukan Secara Istiqamah

Kunci keberhasilan dari amalan wirid qobul hajat ini adalah konsistensi. Lakukan setiap hari, terutama di waktu mustajab seperti sepertiga malam terakhir atau setelah sholat fardhu.


Keutamaan Ayat 173–174 Surat Ali Imran dalam Amalan Ini

Makna Spiritual dan Manfaat dalam Amalan

• Surat Ali Imron Ayat 173

Menunjukkan keteguhan iman di tengah ancaman | Menguatkan keyakinan bahwa Allah Ta’ala selalu bersama hamba-Nya.

Surat Ali Imron Ayat 174

Menjanjikan nikmat dan perlindungan dari Allah Ta’ala | Memberi jaminan bahwa siapa yang bertawakal tidak akan celaka.

Dengan memadukan kedua ayat ini, amalan ini menjadi jembatan spiritual antara hamba dan Rabb-nya.


Tips Agar Amalan Wirid Qobul Hajat Lebih Mustajab

Agar doa Anda benar-benar dikabulkan, perhatikan beberapa tips berikut:

  1. Perbanyak istighfar sebelum dan sesudah amalan.
  2. Jauhi dosa besar, terutama yang berkaitan dengan hak sesama manusia.
  3. Perbanyak sedekah, karena sedekah membuka pintu rezeki dan doa.
  4. Jaga wudhu dan kebersihan diri saat beramal.
  5. Jangan tergesa-gesa. Allah mengabulkan doa di waktu yang paling tepat, bukan selalu sesuai keinginan kita.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Amalan Wirid Qobul Hajat

1. Apakah amalan ini boleh diamalkan oleh siapa saja?

Ya. Amalan ini bersumber dari Al-Qur’an dan sholat sunnah, sehingga boleh diamalkan oleh semua Muslim, baik laki-laki maupun perempuan.

Kapan waktu terbaik untuk mengamalkannya?

Waktu terbaik adalah sepertiga malam terakhir, setelah sholat Tahajud. Namun, jika tidak memungkinkan, bisa dilakukan setelah sholat Isya atau Subuh.

3. Berapa lama biasanya hajat dikabulkan?

Tidak ada batasan waktu pasti. Yang penting adalah keikhlasan dan keyakinan. Allah Maha Tahu kapan hajat itu layak dikabulkan.

4. Apakah harus mengikuti ijazah Habib Novel Alydrus secara langsung?

Tidak. Ijazah ini telah disebarkan secara online melalui tausyiah beliau di media sosial, sehingga siapa pun yang mengamalkannya dengan niat baik dan mengikuti tata caranya, insyaallah mendapat keberkahan.


Penutup: Amalan Wirid Qobul Hajat, Jalan Menuju Pertolongan Ilahi

Amalan wirid qobul hajat ijazah Habib Novel Alydrus ini bukan sekadar ritual, melainkan bentuk totalitas ketawakalan kepada Allah SWT. Dengan menggabungkan sholat, dzikir, dan ayat-ayat suci Al-Qur’an, kita diajak untuk kembali pada satu keyakinan: “Hasbunallah wa ni’mal wakil.”

Jika Anda sedang menghadapi kesulitan atau memiliki hajat besar, jangan ragu untuk mengamalkannya dengan istiqamah. Ingatlah, Allah tidak pernah mengecewakan hamba yang bersungguh-sungguh memohon kepada-Nya.

Semoga amalan wirid qobul hajat ini menjadi wasilah bagi terkabulnya segala doa dan cita-cita Anda. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

 

»» Follow Threads Sarkub ✅

 

Salam Sarkub 👍🇮🇩

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan