9:25 am - Sunday August 9, 2015

Kesaksian Mantan MTA: Dari Halalnya Anjing sampai Iming-iming Uang

Sarkub Share:
FacebookTwitterGoogle+LineWhatsAppLinkedInShare

mta sesat kesaksian mantan mta solo raya sukino

Alhamdulillah, saya dan seorang ustadz pernah mewawancarai salah satu tokoh desa mantan pengikut MTA dan mengaku cukup kenal dengan Ustadz Ahmad Sukina, karena aktif mengikuti Pengajian Ahad Pagi di Solo dan sering menyampaikan pertanyaan kepadanya. Sekarang ini beliau giat menghidupkan kembali amaliah-amaliah NU di daerahnya bersama dengan salah satu ustadz dari Purworejo. Saat saya datang silaturrahmi kepada beliau, kebetulan ada tiga orang tamu yang sedang mengurus proposal pembangunan masjid. Dua orang di antaranya mantan pengikut MTA dan simpatisannya.

Karena waktu terbatas-hampir Maghrib setelah menunggu lama, saya hanya menanyakan beberapa masalah, seperti masalah anjing yang dihalalkan Ustadz Ahmad Sukina, orang yang masuk MTA mendapat bayaran (santunan/sedekah), komentar MTA terhadap kedudukan ulama Islam, dan yang melatarbelakangi mereka sehingga begitu berani mengeluarkan vonis-vonis ekstrim.

Saat ketiga orang itu saya tanya tentang halalnya anjing, ketiganya mengatakan bahwa MTA memang menghalalkan anjing dan hal ini juga dicatat dalam brosur MTA. Alasannya karena dalam al-Qur'an dan as-Sunnah tidak ada firman atau sabda yang menyatakan kenajisan atau keharamannya.

Saat mendengar jawaban ini, saya cukup terkejut dan bagaimana bisa Ustadz Ahmad Sukina dan pengikutnya saat ini berbalik mengatakan, bahwa mereka tidak pernah menghalalkan anjing?.

Saya sendiri adalah orang yang pernah dianggap berdusta oleh sebagian warga MTA gara-gara masalah ini. Jika benar begitu, maka betapa mereka sangat tidak memiliki amanah ilmiah di hadapan Allah. Lalu bagaimana syariat Islam menilai orang seperti itu? Na'udzu billah min dzalik.

Dalam Islam, orang bisa saja berpendapat salah dalam merumuskan hukum, bahkan sekaliber Imam asy-Syafi'i sekalipun. Sah-sah saja orang yang salah mencabut pendapatnya, dan memang itulah yang seharusnya yang dilakukan setelah mengetahui kebenaran. Islam mengajarkan kejujuran dan menjunjung tinggi amanah ilmiah.

Saat saya bertanya tentang isu perekrutan anggota MTA dengan iming-iming uang, beliau juga membenarkan dan bercerita kejadian yang pernah dialaminya. Meskipun ini mungkin benar adanya, tetapi saya tidak yakin jika semua orang yang masuk MTA pasti karena iming-imingan uang. Mungkin saja hal itu terjadi di sebagian daerah saja atau pada orang-orang tertentu. Wallahu A'lam.

Berita tentang rekrutmen anggota dengan iming-imingan uang -entah bermotif sedekah atau pinjaman-sudah sering saya dengar, baik di Solo Raya atau di daerah lain. Ini bukan tuduhan, hanya informasi, sebab pernah ada seorang mubaligh di Grobogan yang menyinggung tentang kabar ini lalu dibantah dan dianggap berdusta oleh salah seorang pimpinan MTA di wilayah Blora.

Saat saya bertanya, kenapa mereka sangat berani dan terkesan ekstrim dalam berdakwah-meski banyak juga yang tidak seperti itu-?. Beliau menjawab, saat akan masuk ke MTA, mereka diwajibkan mengisi formulir dan menyerahkan foto serta disuntik Mereka yang telah disuntik mengaku hatinya sangat damai, tidak ada yang ditakuti selain Allah, dan merasa tenteram dan nyaman dengan menjadi pengikut MTA. Suntik apakah itu? Wallahu A’lam.

Beliau juga bercerita, bahwa brosur buatan Ustadz Ahmad Sukina mudah didebat. Seperti saat Ustadz Ahmad Sukina mengharamkan jampi-jampi (suwuk: Jawa, ruqyah: Arab) dalam majelis pengajiannya, mantan MTA yang suka ilmu hikmah ini menyanggah pengharaman suwuk secara mutlak, sebab Rasulullah SAW pernah melakukannya. Lalu Ustadz Ahmad Sukina menjawab, bahwa ada perbedaan antara suwuk Rasulullah SAW dan suwuk yang selama ini dilakukan masyarakat. Akan tetapi ketika didesak terus, akhirnya Ustadz Ahmad Sukina kalah dan brosur yang dikekalkan tidak mencantumkan keharaman suwuk lagi, tetapi membolehkannya. Bagi saya pribadi, hal ini bukan suatu yang buruk untuk Ustadz Ahmad Sukina, sebab mungkin dia telah mempelajari hukum suwuk secara mendalam sehingga mengubah pendapatnya.

Ia juga menceritakan, setiap Hari Raya Kurban, maka warga MTA yang ingin berkurban harus menyerahkan uang dan biaya ke pengurus MTA pusat tanpa benar-benar mengetahui apakah nantinya dibelikan hewan kurban dan disembelih atau tidak.
Komentar saya, mungkin ini hanya masalah teknis dan tidak perlu diperdebatkan. Saya pun tidak perlu mengorek lebih dalam apakah pengurus pusat MTA jujur melaksanakan amanah warganya atau tidak.

Saat saya bertanya, kenapa MTA terkesan tidak mengakui ulama Islam? Kedua orang mantan MTA di hadapan saya sepakat mengatakan, bahwa ulama-ulama Islam telah dianggap sebagai kaum ortodoks oleh MTA. Semoga kita semua mendapat hidayah dan taufiq dari Allah agar terhindar dari ajaran yang sesat dan menyesatkan.

(Sumber: Nur Hidayat Muhammad / Meluruskan Doktrin MTA)
Sarkub.Com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
image_pdfimage_print
Filed in: Firqoh, KAJIAN ASWAJA

69 Responses to “Kesaksian Mantan MTA: Dari Halalnya Anjing sampai Iming-iming Uang”

  1. A'an
    02/06/2013 at 13:08 #

    kayaknya asukino juga halal tuh” kan gk ada di qur an dn hadist….

    • Brigadir
      03/06/2013 at 13:21 #

      wkwkwkw betul sekali tuh pak ustdz

    • naufal
      28/01/2014 at 08:38 #

      Kok sadis to ….

  2. Magribill
    02/06/2013 at 17:21 #

    sebenarnya siapa sih di belakang MTA ini , kok ampir ada di setiap kota ?

    • purwanto
      23/09/2013 at 04:53 #

      ALLAH SWT.

  3. 02/06/2013 at 22:08 #

    A sukino dan para muridnya sebaiknya nonton film Sang Kyai di bioskop 21 di kota solo

    • 07/06/2013 at 12:40 #

      warga nadliyin…monggo nonton film sang pencerah…

  4. MasAdi
    03/06/2013 at 11:49 #

    alangkah baiknya jika MTA memang sesat, dilaporkan kepada MUI dan pihak kepolisian dengan laporan resmi, disertai dengan saksi² dan bukti² yang benar. sehingga ada tindak lanjutnya dan dampak yang ditimbulkan MTA tidak semakin besar. dan semakin banyak umat yang terselamatkan dari kesesatan.
    berita seperti ini sebenarnya memang sangat penting, hanya saja perlu lebih bijak dan hati² dalam mengungkap fakta…karena bisa membuat pembaca memberikan komentar (tuduhan, dugaan) yang negatif.

    • purwanto
      23/09/2013 at 05:07 #

      benar. laporkan saja ke MUI pusat. karena MUI pasti akan memutuskan dengan penuh pertimbangan dan dasar2 yang kuat. Tapi pelapor akan kecele…… karena justru kyai-kyai MUI Pusat justru yang sering memberikan tausiah2 pada setiap pembukaan cabang cabang MTA yang baru lahir. seperti Kyai Amidhan, Kyai Cholil Ridwan, Kyai Muhyidin Junaiedi, dan masih banyak lagi. Bahkan peresmian gedung Mta pusat yang meresmikan Bp. SBY Presiden RI. Baru saja dalam acara silaturahmi nasional di istora tgl 15 September dan peresmian 128 cabang di seluruh indonesia dibuka dan dihadiri oleh Bp. DR. Budiono wakil Presiden RI.

    • 30/10/2013 at 06:48 #

      Hayo…arep ngomong opo?mlengeh!

    • sarjana pencari kebenaran
      13/11/2013 at 08:27 #

      mas…justru MTA itu difitnah,,,kalo kamu ingin tahu sumber fitnah , asalnya dari kyai malang marzuki dan purwodadi habib yahya…lihat aja ceramahnya,,,
      wong islam nggak spt itu mas…fitnah itu dosa,,,tp kalo kamu koncone ya silahkan,
      tapi kalo kamu cerdas cari tahu berita sesungguhnya….jangan kamu malah ikut-ikutan menyebar berita bohong….
      ayo mas pilih teman yang saling mengingatkan demi keselamatan dunia dan akherat.

  5. 03/06/2013 at 21:03 #

    berkarya yang baik dan nyata wujud kecintaan pada surga

    • purwanto
      23/09/2013 at 05:11 #

      nah ini baru nasehat yang baik, karena besok ALLAH akan menanyakan amal apa yang sudah kita perbuat, bukan amal tetanggamu. Kalau kita sibuk mencari kesalahan orang lain sampai2 tidak sempat mengoreksi kesalahan diri sendiri.

  6. Iwul Sardjono
    03/06/2013 at 21:12 #

    Kenapa yang dibahas itu2 saja ? Pertentangan dengan MTA apa ada yang salah dengan MTA ? banyak merugikan siapa sih…sebenarnay MTA itu..kok terus2 an di olok2 atau selalu dicari kesalahan atau kelemahannya yang belum tentu apa yg diceriterakan tsb diatas benar ? kok gak…percaya…..

  7. Kang Idi
    07/06/2013 at 16:24 #

    Saya orang solo, sering mendengar radio MTA, memang benar MTA merupakan mau’tazilah gadungan, karena mengobok-obok al-Quran dengan syahwatnya. Mohon kepada admin untuk merekam ceramah-ceramah MTA diradio online. untuk dijadikan bukti bahwa MTA sangat meresahkan…salam lintang songo

    • sarjana pencari kebenaran
      13/11/2013 at 08:14 #

      bagus putar saja rekaman radio MTA, dan dirungokke tenan…
      kalo hatimu bersih..InsyaAllah kamu mendapatkan hidayah,
      tapi kalo hatimu memang kotor…selamanya kamu sindirilah yang ingin menyesatkan dirimu sendiri….

  8. d@lijo
    11/07/2013 at 04:17 #

    jika saja para yang berilmu itu punya sifat sidiq….amanah ….tablig…fathonah…
    tidak akan terjadi fitnah dalam menyampaikan ayat…
    jika empat sifat to hilang salah satuny saja ya akirnya seperti di sekitar kita ini
    niat dakwah membari jalan lurus ya dengan cara lurus.
    niat berdakwah tapi dengan cara salah ya hasilnya jadi bubrah…
    salah satu golongan yang keluar dari islam jika menganggap golongan selain golonganya keluar dari islam…kata temenku punya temen..

  9. putri
    12/08/2013 at 11:38 #

    aq orang awam,, awale aq pengen ikut NU, tapi kok malah isinya jelekne kelompok lain kyk itu MTA. aq sih juga ga tau apa itu MTA. ya tapi aq jdi ragu masak NU masak yg udh ad sejak dulu malah resah dan takut ama MTA MTA itu. aq selama ini masih mikir rasional dan perlu bukti. klo cuman cerita kyk gtu sih banyak. tapi aq kira dikasih nama lengkap ama dia orang mana. hmm pengen tau gimana sih MTA itu.

    • purwanto
      23/09/2013 at 05:14 #

      mudah mbak, download aja kajian2nya di web resminya. disimak dikaji dirasakan direnungkan berulang ulang terakhir simpulkan dan putuskan mau masuk atau enggak. mudah kan.

    • YHUDI
      17/11/2013 at 09:35 #

      Saya pikir dulu MTA itu majlis Tafsir Al Quran, eh ternyata majlis Ta’lim AlQuran. Tapi kok lebih banyak dibicarakan hukum islam. Yah AlQuran memang mengandung semua itu. Saran : Pelajari AlQuran dengan hati jernih, akal sehat serta bimbingan para ahli atau ulama. jangan dari satu sumber. Ada Pesantren, ada IAIN/UIN, Institut alQuran, dsb. Hindari orang-orang yang merasa benar sendiri. sering merenung, tukar pikiran, bertanya pada ahludz dzikr, meresum dan merenerung kembali dan seterusnya. yhudi

    • Sugiman
      18/02/2014 at 19:15 #

      Mbak Putri,..Klo NU komen tentang pd MTA tu hanya reaksi dr ucapa ustad MTA yg sering menghina dan melecehkan para tokoh NU Mbak,jangan menyalahkan NU dulu,..

  10. sutopo hk
    19/08/2013 at 15:24 #

    hahaha kok jadi pada ribut….meributkan yang belum benar2 kita ketahui….buat penulis sudahkah mencari informassi pembanding langsung ke pusat MTA-nya…..buat pengkomen …yang ada perdebatkan, yang anda olok2 tulisan diatas apa MTA??….sudahkah anda mencari dari sumber utamanya…….???? saya kira belom ..salam damai….

  11. 20/08/2013 at 08:44 #

    yang tidak suka daging anjing silahkan yang suka silahkan, tapi daging ayam & kambing lebih gurih.
    sumbernya sudah jelas kok, kalo sudah jelas kenapa harus ke sumbernya.

  12. PAIJO
    21/08/2013 at 20:11 #

    MTA tidak berhak meng HALAL HARAM yg tidak ada perintah dari allah. yang berhak menghalal haram kan itu ALLAH.

    MTA tidak menghalalkan anjing dan tidak mengharamkan anjing, karna yg berhak untuk menghalal haramkan itu ALLAH.

    MTA cuma bilang kalau anjing yg di piara dan di pakai untuk berburu sedang melepaskanya dengan bacaan basmalah, selama anjing itu tidaK/BELUM MEMAKANNYA , maka daging hasil buruan itu Halal di makan. SALAHNYA DIMANA.

  13. one
    18/10/2013 at 07:49 #

    yang salah kalian semua…. monggo NU ngaji lagi belajar lagi.. MTA monggo belajar lagi ngaji lagi…. trus nek sudah hormati perbedaan karna sesama muslim itu haram bertengkar .. neraka lho tempatnya… kalau sudah damai monggo ngunjuk kopi rasah rame… juooooosss

  14. 26/10/2013 at 16:06 #

    Asukino bener halal,,wong gak ada di al qur’an je

  15. warno
    27/10/2013 at 10:20 #

  16. Islam KTP
    27/10/2013 at 11:58 #

    Mari kita koreksi, iman dan islam yg kita banggakan itu “omong kosong” apa “beneran?”.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Mencela orang muslim adalah kefasikan dan membunuhnya adalah kekufuran (HR Bukhari)

    Allah tidak menyukai ucapan buruk (mencela, memfitnah), (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (An Nisaa-4:148)

    ** Menzolimi muslim biasa dilakukan kafirin, aku yakin anda yg suka berbuat zalim bukan golongan kafir. Orang kafir ora

    Dan berbuat fitnah (menganiaya, menzolimi muslim) lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. (Al Baqarah-2:217)

    ** Segeralah bertaubad sebelum nyawa menjemput. Semoga, kebencian golongan tidak menjadikan diri kita kafir (kufur). Kebencian kpd muslim lain adalah tanda diri kita dikuasai syetan, sekalipun kita hafal al-qur’an, sekalipun panadai bahasa arab, sekalipun lulusan pondok.

  17. fazada
    29/10/2013 at 20:59 #

    Gajah di pelupuk mata gak nampak tapi kuman di seberang lautan nampak.
    Marilah kita introspeksi, apa yg sudah kita amalkan untuk bekal di hari qiamat ?

  18. 30/10/2013 at 11:22 #

    Harusnya jika kita benar-benar beriman, kita sangat menjauhi berita bohong, yang bersifat fitnah dengan saudara kita sesama Islam. Bagaimanapun juga dengan jelas dan Terang dalam QS An Nur 11-20.dijelaskan sangat dzolim orang orang penyebar berita bohong/fitnah. dan ini bukan masalah sepele, akan tetapi di hadapan Allah merupakan perkara yang sangat besar.

  19. 30/10/2013 at 11:28 #

    Sesama Islam bersaudara, perbedaan paham janganlah menjadikan persaudaraan kita putus, Apalagi bermusuhan, Mari saudaraku semua, Kita buktikan bahwa SANGATLAH INDAH JIKA PERBEDAAN KITA SIKAPI DENGAN CARA BIJAKSANA. Karena Semua apa yang kita lakukan Allah yang akan menilai dan memberi balasan. Dalam beramal Nafsi-Nafsi, Masih banyak yang dapat mempersatukan Kita semua, jangan melihat perbedaannya mari kita lihat Persamaaannya. Yaitu Islam.

  20. 30/10/2013 at 21:14 #

    Untuk saudara-saudaraku yang sedang berdepat, yang belum tau kebenarannya tentang artikel yang di tulis di atas, alangkah baiknya kalian bertabayyun dahulu, silahkan datang langsung ke majelis atau degarkan pengajiannya lewat radio mta fm dsna kalian dapat bertanya langsung jangan kata orang2 (alias kabar burung). untuk penulis sudahkah mencari informasi pembanding langsung ke pusat MTA-nya? kalau belum jangan di tulis dahulu karena hal tsb bisa jadi fitnah

  21. Eko
    03/11/2013 at 09:07 #

    Pantesan kok Warung Tongseng Anjing bertebaran di kota Solo dan sekitarnya. Ini pasti sedikit banyak ada hubungannya dengan doktrin MTA. Benar tidak Ustadz Purwanto Al MTA? Malu-maluin leluhur Tanah Jawa. Beda dengan di Jogja. Di Jogja ada juga yang jual Tongseng Guk guk, tapi sedikit, dan masih tahu malu, cari di tempat sepi dan cukup pake lampu minyak. Di Solo banyak yang pake MMT besar-besar. Kalo caranya gini, Solo tidak akan bisa ngejar Jogja sebagai inspirasi peradaban dan kebudayaan.

  22. Eko
    03/11/2013 at 09:12 #

    Saya pernah nanya aktivis MTA, tukang bangunan yang biasa garap rumah saya. Katanya daging anjing boleh asal disembelih dulu. Hiiiiiiii….Ini ajaran model mana?

  23. Anonymous
    04/01/2014 at 21:56 #

    DARI ANALISA KLU UMAT MAU NYANTRI MESKIPUN BODOH PASTI GAK BAKAL NGAJI PD USTAD YG SANAD ILMUNYU TERPUTUS,JK KTA BERGURU PD PAK SUKINA,NNNAH YG JD TANDA TANYA GURU BELIAU SIAPA???KOK AJARANYA BEDA DGN MUHAMMADYAH DN BEDA DG SALAPI,JK CUKUP MEMAKNAI QUR;AN DN HADITS TERJEMAHAN ANAK LULUSAN MI JG BSA…..X LG SIAPA GURU BELIAU NYAMBUNG SAMPAI NABI TDK???JK TDK BERARTI MENGKAJI KITAB BERDASAR ANGAN2 PIKIRANYA DW

  24. Anonymous
    04/01/2014 at 22:11 #

    JK KTA BELAJAR ILMU DUNIA TENTU BERDASAR PD ANALISA DN MENEMUKAN KESIMPULAN DARI ANALISA2 KTA,ITUPUN KADANG MERUJUK PD ILMUWAN2 JMN DL,NNAH JK KTA BLJR ILMU AGAMA SIAPA LG TG KTA PIJAKAN SELAIN FATWA2 ULAMA DULU,YG SAHIH,BKN ULAMA PESANAN DARI ARAB SAUDI YG BERNAPSU MENGABADIKAN KEKUASAANYA DN DINASTI BADUI

  25. 07/01/2014 at 04:24 #

    jalani semuanya dengan pemahaman masing masing dan urus dulu diri sendiri baru orang lain.. trimakasih

  26. Anonymous
    14/01/2014 at 00:19 #

    g bsa,gtu bro,,,bismillah kta,dn sgnp tindak tanduk kta klu bsa sesuai aturan nabi,nnnah ini yg jd mslh,tak ckp qur;an hadits lalu mengesampingkan ulama2 jadul,dmn mrka lbh dekat dg jaman nabi,dn utk beliau ngaji qur;anya dn haditsnya pd siapa fikihnya pd siapa,dn tentu pemahamanya hrsnya spt gurunya.bukan asal bicara ini gaada tuntunanya,nnah utk beliau yg nuntun kyai siapa hingga nyambung pd Nabi SAW,???ada nggak itu aja bro

  27. muh wajib ali
    17/01/2014 at 23:16 #

    MTA memang terlalu berani tdk bijak, tapi kita juga perlu introspeksi diri mengapa umat suka dengar ceramahnya, apa kita tidak jujur dalam membimbing umat dan kurang lillaahita’ala dan suka riya bukan syiar

  28. 17/01/2014 at 16:33 #

    yang bikin Islam jauh dari sumbernya itu para sufi yg bikin ritual sendiri sama juga maido kesempurnaan Nabi Muhammad, yuk ber Islam yg benar, yuk jadi pengikut Nabi muhammad dan menjadikan beliau sebagai tauladan agar mendapat syafa'at nya atas ijin Alloh SWT

  29. Anonymous
    26/01/2014 at 08:17 #

    mantan MTA yang tidak faham MTA, atau jangan-jangan hanya mengaku mantan MTA saja ? Wallohu a'lam.
    INI BUKAN TUDUHAN, HANYA INFORMASI (PENULIS). informasi dari siapa mas? paling hanya katanya-katanya.

  30. 27/01/2014 at 10:24 #

    mta makin ggakl jelas tuntunannya dan makin rancu, yang satu ngaku halal yang satu ggak boleh dan yang satu marah dan mta yang lain mungkin juga beda pendapat kali yaa… mta itu belajar agama atau cuma bicara gosip ya waduh2

    • ain
      21/02/2014 at 15:33 #

      gk jelas gimana mas joko?? apa pak sukino klo ceramah pake bahasa inggris ya? kok gk paham??

  31. 27/01/2014 at 10:26 #

    ajaran gak jelas kok ya di ikuti, wahai manusia sadarlah

  32. naufal
    28/01/2014 at 08:48 #

    Ini berita fitnah yg dibawa orang fasik atau berita benar, bila benar tolong tunjukkan, krn yg dipegang MTA adl Qur’an & Sunnah/Hadist. Pdhl sering sy dengan dr MTA bhw dlm hadist binatang yg bertaring termasuk anjing diharmkan…. shg MTA yg mengamalkan hadist menyatakan anjing haram….
    Kalau hanya fitnah belaka, jangan lanjutkan berita ini. Krn urusan dgn Allah bukan perkara ringan….

  33. Ummat Solo
    31/01/2014 at 23:20 #

    Tetangga saya dari bangun tidur sampai mau bangun tidur setel radio MTA keras2, Mau gak saya sering dengar… Saya sering dengar Bp Sukina memberisaran kepada penanya yang tidak bijaksana, Gaya bicara beliau terkesan sok pintar (keminter-jawa). Terus terang saya prihatin terhadap keadaan jamaahnya. Mengenai ceramah mengenai daging Anjing, banyak beredar di internet, kalo dicroping seperti yang dilakukan oleh ulama2 wahabi) maka tuduhan itu akan menjadi benar adanya. Akan tetapi meski tanpa dicrop gaya bicara beliau mestinya tidak seperti itu sehingga menimbulkan salah paham bagi pendengarnya. Apalagi gaya bicara beliau berkesan tidak menghormati Nabi SAW.

  34. golongan Mayoritas umat Islam
    03/03/2014 at 07:56 #

    sekte-sekte sesat gampang di ciri kan : ujung pangkalnya pasti hal-hal keduniaan, harta, wanita, kekuasaan.
    anggotanya di iming2i uang, atau di wajibkan setor uang, dsb.

    sekte-sekte sesat macam MTA ini gak bakal bisa berkembang banyak-banyak, karna dah ada jaminan dari Kanjeng Nabi Muhammad, kebenaran itu ada di golongan Mayoritas umat Islam.

    dari dulu hingga kini hingga yaumil qiyamah, golongan Mayoritas umat ISLAM di seantero dunia itu ya yang suka tahlilan, manakiban, maulidan, sholawatan dll.
    dan tidak suka mengkafirkan.

    wejangan dari Gus Dur :
    “akeh kang apal Qur’an haditse
    seneng ngafirke marang liyane
    kafire dewe gak di gatekke
    yen iseh kotor ati akale”

  35. yoyo
    02/05/2014 at 19:43 #

    ga usah ributlah buka aja quran terjemh apakah ajaran mta melenceng,klo ya lurukanlah n datangilah kepusatnya

  36. yoyo
    02/05/2014 at 19:49 #

    WAHAI UMAT ISLAM MARI KITA BERSATU JANGANLAH SALING MENJELEKKAN SESAMA MUSLIM,SAYA SEBAGAI WARGA NU SANGAT MALU MEMBACA TULISAN YG MENYUDUTKAN MTA,SILHKAN DENGRKAN CERAMAH A SUKINO JANGAN EMOSI DULU.

  37. 06/06/2014 at 08:43 #

    Mari kita luruskan. Agar islam tetap terjaga. Jangan mengadu domba sesama muslim.

  38. 06/11/2014 at 04:24 #

    bisa dikasih bukti yg relevan terkait yg anda tuduhkan tadi ?, misalnya video, foto bhwa MTA mnghalalkan anjing, babi dll. kesaksian 1 atau 2 org sja tidak akan mnjadi bukti yg valid. bagaimna kmi bisa mykni jika kesaksian itu bnar dan tidak dibuat-buat untuk mnghncurkan klmpok tertentu ? justru ksan pertma yg saya dapat adalah tuduhan yg bersifat tendensius mnjurus ketidaksukaan dri pihak tertentu. saya berani besumpah bhwa selama saya mngikuti pengajian MTA 3 bulan ini, referensi utama murni bersumber dri Al Quran dan Hadist. dlm penafsiranya pun merujuk pd tafsir ulama2 terkemuka dunia. MTA hanya sebuah majelis, kita satu agama yaitu Islam, tpi knpa kita sling mmbenci dan menjatuhkan hanya krna kita beda pndapat. tugas seorg muslim adalah mnyampaikan Al Quran dan Hadist dengan hati yg terbuka dan ikhlas, tidak tergantung pada kpntingan pribadi atau klompok tertentu. sekli lgi sy tegaskan, jika saya secra sadr mnympaikan hal yg salah atau scra sngaja menutupi kebenaran terkait tuduhan terhdp MTA, Allah akan melaknat sya dunia dan Akhirat…. Wassalam…

  39. 23/12/2014 at 03:40 #

    coba tanya sama presiden kalian Pak Jokowi dan Pak SBY apakah MTA itu sesat atau tidak. tanyakan juga sama Bpk Ali Mustafa Yakub (MUI PUsat), Bpk Anton Tabah (MUI pusat) dan tanyakan juga sama MUI PUSAT apakah MTA itu sesat atau tidak.

  40. 18/02/2015 at 00:36 #

    ISLAM YANG SELAMAT ITU YANG MENGIKUTI ALQUR AN DAN SUNNNAH. APAPUN GOLONGANNYA JIKA BERPEDOMAN QUR AN HADIST PASTI SELAMAT. LAKUKAN DGN SANTUN, MARI BERLOMBA LOMBA MENEGAKKAN SYARIAT DGN CARANYA MASING MASING, BUKTIKAN MANA YANG AKAN SELAMAT NANTI.

  41. 28/02/2015 at 16:45 #

    Hello Am Mrs, Mildred Harapan Am pemberi pinjaman pinjaman yang sah dan dapat diandalkan memberikan pinjaman
    pada syarat dan ketentuan yang jelas dan dimengerti pada tingkat bunga 2%. dari
    $ 12.000 untuk $ 7.000.000 USD, Euro dan Pounds Hanya. Saya memberikan Kredit Usaha,
    Pinjaman Pribadi, Pinjaman Mahasiswa, Kredit Mobil Dan Pinjaman Untuk Bayar Off Bills. jika Anda
    membutuhkan pinjaman apa yang harus Anda lakukan adalah bagi Anda untuk menghubungi saya secara langsung
    di: mildredhopeloanfirm@gmail.com
    Semoga Tuhan Memberkati.
    Salam,
    Mrs Mildred Harapan
    Email: mildredhopeloanfirm@gmail.com

    Catatan: Semua balasan harus kirim ke: MILDREDHOPELOANFIRM@GMAIL.COM

  42. 31/03/2015 at 02:28 #

    saya bernai bayar berjuta uang, silahkan suruh makan anjingmu kepada ustad ustad mta yang kamu tuduh menghalalkan anjing. jika mereka mau makan daging anjingmu, saya berani membayar anda berjuta uang. gimana tawaran ini? silahakn kemecer, ngecess ooo. berita penghalalan anjing oleh mta ini sudah populer, tetapi setelah ditelusuri cuma ujung ujungnya katanya katanya dan katanya. artinya cuma FITNAH dan FITNAH BELAKA!!!!!

  43. 12/04/2015 at 00:52 #

    Bisa diyakini …ada keraguan dalam tulisan tersebut …sumbernya katanya dan katanya. Ingat KH Marzuki dari Malang …juga menebar ceramahnya begitu fulgar tentang MTA termasuk yang ditulis di atas …bahkan ditambahi saya ketemu wanita berkerudung mengaku MTA jualan Krengsengan anjing …Setelah ditabayun … ke rumahnya oleh warga MTA Malang di rumahnya…jawabannya mengejutkan untuk ulama sekelas beliau. Wong saya dapat info dari sudara saya di sekitar Solo yang sudah Haji berkali kali masak saudara saya bohong. Nah katanya dan katanya ….QS 24 (An Nuur) : 11-16 jelas jelas menerangkan bahaya fitnah dan hukum bagi yang menyebarkannya …Ingatlah saudaraku ….takutlah dengan ancaman Alloh swt … bagi orang yang menyebarkan berita bohong dan fitnah ….bila tidak tahu kebenarannya dan berani menyampaikan …termasuk di medsos seperti ini AZAB ALLOH SWT amatlah pedih. Monggo direnungkan baik baik .

  44. 12/04/2015 at 01:11 #

    Mas Sugiman, njenengan saestu yakin to bila ada ucapan ustadz MTA yang sering menghina dan melecehkan para tokoh NU. Berapa kali mendengar berita lewat 102,2 FM radio Persada, sehingga panjenengan bisa menyatakan bahwa ustadz MTA menghina dan melecehkan para tokoh NU. Bukan sebaliknya to …KH Marzuki yang penuh dengki, fitnah menebar berita bohong ….mungkin ceramah beliau yang sampeyan dengar dan menelan mentah mentah? Coba baca dan pahami QS 24 (An Nuur) : 11-16, takutlah dengan ancaman Alloh swt. Mas Sugiman atos-atos ampun taklit buta marang Kiyai KH Marzuki dari Malang, Habib yahya dari Grobogan, beliau berdua ceramah dimana mana hanya mengejar popularitas semata biar dikenal sebagai Kiyai kondang, menjual ayat Alloh dengan harga yang murah …saya dengar sekali manggung honornya 3-4 juta rupiah ….tetapi tidak takut dengan ancamana Alloh di QS24: 11-16. salam ukhuwah, mari fastabikhul khoirot, mencari ridho Alloh swt

  45. 24/05/2015 at 21:26 #

    Tulisan ngawur yg tdk bs dipertanggung jawabkan. _dah itu.aja.

  46. 05/06/2015 at 15:37 #

    monggo dicek sendiri kalo akalnya masih jalan ya pasti simpulannya ya halal

  47. 05/06/2015 at 15:38 #

    ini yg macam yg anda maksud :

  48. 05/06/2015 at 15:39 #

    silahkan di simpulkan kalo anda ngatakan haram silahkan aja masuk MTA

  49. 05/06/2015 at 15:41 #

    loh kamu juga nyimpulin sendiri, kalo kata2nya masih ada fihak lain la kmu nyimpulkan sendiri kalo dia ngaku2..lebih parah derajatnya

  50. 07/06/2015 at 02:23 #

    Achmad Sudibyo apa yg anda permasalahakan di dlm video trsbut ? alkohol mmg bukan minuman keras mas. karna fungsinya mmg bukan untuk diminum, " klo mau mati ya silahkan saja minum". apapun yg sifatnya memabukan itulah khamer, nah sekrg apakh alkohol itu memabukan ktika diminum ? sya rsa sdr cukup cerdas memahami maksud sya.

  51. 07/06/2015 at 02:30 #

    Achmad Sudibyo hadits nya shohih sanadnya, dan tidak mungkin Rasulullah menentang Al-Qur'an, oleh karena itu kaidah dalam mengambil hukum dari suatu hadits harus memperhatikan hal tersebut, haram yang dimaksud hadits tsb apakah untuk melengkapi kekurangan yg ada di Al Qur'an ? daging babi itu haram dasarnya. ttp ada saat terntentu babi boleh dmkn bukan ? Ustad Sukina juga manusia biasa mas, tdk semua maksud dan tujuan beliau bisa dimengerti semua org. saran saya, jgn suka mengargumentasikan ayat dengan logika dan nafsu semata. lalu, bagaimana pendapat sdr ttg ayat yg dibahas di dlm video tresebut ?

  52. 07/06/2015 at 02:32 #

    Achmad Sudibyo yg dpt sya simpulkan, sdra TDK lebih dri sosok yg membenci MTA…

  53. 13/07/2015 at 02:15 #

    yang benar bukan MTA menghalalkan anjing tapi yang beanar : Paham MTA TENTANG DAGING ANJING adalah HALAL. DIDASARKAN ATAS HUKUM DALAM AL QUR'AN YANG MENJELASKAN BAHWA YANG DIHARAMKAN ITU HANYA 4, YAITU BANGKAI, DARAH, BABI DAN YG DISEMBELIH DG TDK ATAS NAMA aLLOH. JADI KALAU ANJING DISEMBELIH DENGAN MEMBACA BASMALALH MENURUT PEMAHAMAN MTA DAGINGNYA HALAL. INI SAYA BRANI BERSUMPAH KALAU INI BENER ADANYA ,SAYA DENGARKAN DARI PENJELASAN SEORANG PENGURUS MTA TAHUN 2003.

  54. 26/07/2015 at 00:17 #

    klo menurut saya…tiadak ada manusia selain Rosullulloh SAW yg berhak menghalalkan dan mengharamkan sesuatu…..setahu saya ( selama +/- setahun, melihat vcd jihad pagi mta/mendengar cd dan radio mta fm, baik siaran langsung/siaran ulang serta membaca brosur yg diterbitkan mta solo..) saya belum menemukan bebrapa hal yg dikatakan/disampaikan "bekas warga mta" bahwa mta / uztadz mta baik pusat/ daerah : – menghalalkan anjing…dsb atau bahkan ajaran mta sesat…. seperti yg dikatakan " bekas warga mta "…saya jadi bertanya..mengapa: panjenenganipun Gus sholah, Bapa Din samsudin, Jenderal Anton tabah, Kyai kholil ridwan….dan banyak ulama di negri ini tdk merekomendasikan untuk membubarkan mta..? dan mengapa malah justru panjenenganipun presiden SBY meresmikan gedung mta pusat th. 2009…? …… Piyeee mas ….!!!?

  55. 09/08/2015 at 01:03 #

    Assalamu'alaikum. Maaf, yang anda jadikan rujukan adalah seorang yang berpredikat Ustadz tapi hakekatnya tidak lebih baik dari Juru Fitnah. Syarkub sendiri kenapa baru sebatas qola wa qiila dari pihak ketiga begitu yakin mendakwa sebagian saudara Muslim tanpa sedikitpun bertabayyun sebagaimana seharusnya akhlaq Islami ? Mana jargon anda tentang berdakwah dengan santun itu? Atau hanya sekedar untuk pemanis saja ?
    Saya yakin Syarkub sangat paham tentang penyampaian berita bohong yang bersumber sebatas dari katanya-katanya toh ?
    Meskipun bukan jamaah dan sebatas menjadi pendengar semua radio/TV da'wah termasuk diantaranya kajian majelis MTA, saya belum pernah sekalipun mendengar seperti yang Syarkub tuduhkan itu. Setahu saya MTA sangat terbuka untuk setiap koreksi dari siapapun, malah MTA menyediakan ruang dan waktu jika Syarkub merasa ada yang perlu diluruskan tentang kajian MTA, kenapa Syarkup gak lakukan itu? Kenapa malah lebih memilih menjadi perpanjangan agen fitnah?
    Tiap kajian MTA terdokumentasi dengan baik dan bisa dibuka kembali sewaktu-waktu. Kajian mana yang Syarkub persoalkan tinggal tunjukkan kajian MTA yang mana; kalo memang ada yang keliru maka kewajiban kita ternasuk anda untuk meluruskan. Cara-cara fitnah bukanlah dakwah santun seperti jargon Syarkub, malu dong ?!

  56. 09/08/2015 at 02:00 #

    Tambahan untuk Syarkub tentang MTA :
    Tiap kali peresmian Cabang ataupun Perwakilan dimanapun, MTA tidak pernah meninggalkan peranserta Ulama kelas Nasional, seperti KH Sholahuddin Wachid (adiknya Gus Dur sekaligus cucu Kyai Hasyim Asy'ari pendiri NU), Prof DR Din Syamsuddin ketua PP Muhammadiyah, dan masih banyak lagi tokoh Ulama Nasional lain dari NU, Muhammadiyah dan Pimpinan MUI Pusat; dari lisan mereka tidak ada satupun yang menceka MTA. Kenapa Syarkub tidak menjadikan mereka sebagai bahan rujukan? Apakah anda menganggap Ustadz Nur Hidayat lebih mumpuni dibanding dengan banyak tokoh Ulama Nasional sekelas Gus Shollah?
    Didalam setiap kajian Ahad Pagi, memang pesertanya berasal dari banyak kalangan, termasuk diantaranya ada jamaah dari NU maupun Muhammadiyah. Inti kajian Ahad Pagi lebih banyak berupa tanya jawab agama. Dan perlu anda ketahui, dalam acara itu Ustadz MTA sebatas hanya menjawab atas pertanyaan yang diajukan jamaah yang dari berbagai kalangan itu; dan tiap jawaban yang diberikan selalu didasarkan pada dalil Qur'an Hadist yang jelas sahih. Memang MTA tidak pernah mau menggunakan Hadist Dhaif sebagai sandaran hujjah dan itu memang berbeda dengan NU yang meyakini meskipun Hadist Dhaif kalau diamalkan oleh banyak Ulama maka hadist dhaif tersebut dianggap hassan.
    Tidak pernah sekalipun atas jawaban yang diberikan lantas MTA "menuding" ormas Islam tertentu. Tunjukkan bukti rekamannya jika ternyata saya keliru.
    Karena setahu saya semua jawaban Ustadz MTA disandarkan pada Qur'an dan Hadist sahih, maka siapapun yang menghujat MTA, hakekatnya yang dihujat adalah Qur'an dan Hadist Nabi SAW.

Tinggalkan Pesan


Dilarang keras berdusta mengatasnamakan SARKUB atau NU
Dilarang mengisi di kotak isian dibawah ini dengan nama SARKUB, email SARKUB, dan website SARKUB.COM)
BAGI YANG MELANGGAR LANGSUNG KAMI HAPUS KOMENTAR ANDA!


7 + 6 =