Terlantarnya Makam KH. Idris Jamsaren Solo

Sarkub Share:
Share

Dari keterangan diatas dapat kita tarik kesimpulan bahwasanya K.H. Idris Jamaren merupakan keturunan ulama besar serta berguru pada ulama-ulama besar pula, maka tidak mengherankan apabila banyak para santri  yang berdatangan untuk nyantri pada beliau dan kebanyakan santrinya menjadi ulama-ulama besar.  Adapun santri-santri yang pernah belajar pada belaiu adalah sebagai berikut.

  1. K.H. Maksum Lasem pendiri Pesantren al-Hidayat, Rembang
  2. K.H. R. Abdul Fatah pendiri Pesantren Mangunsari, Tulungagung
  3. K.H. Mansyur pendiri Pesantren Al-Mansyur Klaten
  4. K.H.R Dimyati pendiri Pesantren Termas, Pacitan
  5. K.H. Arwani Amin pendiri Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus.
  6. K.H . Ahmad Abdul Hamid Pengasuh Pesantren al-Hidayah Kendal
  7. K.H Abdul Hadi Zahid pengasuh Pesantren Langitan, Tuban.
  8. K.H.R Abdul Mu’id pengasuh Pesantren Singo Manjat, Klaten
  9. K.H.Abdul Syukur, kakek dari KH.Imam Muzani pendiri Pesantren Darussa’adah, kebumen
  10. KH Abdullah Syathori pengasuh Pesantren Dar al-Tauhid al-Islami, Cirebon
  11. Prof. K.H.R. Muhammad Adnan, pendiri PTAIN (Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri), kini UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, sekaligus menjadi rektornya yang pertama.
  12. KH. Ahmad Rukyat pengasuh Pesantren APIK Kaliwungu, Kendal
  13. K.H Idris Kacangan Boyolali, mursyid Thariqoh Syadziliyah
  14. K.H. Yasin Jekulo pendiri Pesantren Mbareng, Kudus.
  15. K.H. Ahmad al-Hadi pendiri Pesantren pertama di Bali
  16. KH Masykur, Menteri Agama pada Kabinet Amir Syarifuddin (1947), Kabinet Presidenssil Moh. Hatta (1948), Kabinet VII Negara RI, Kabinet Darurat dan Komisariat PDRI (1949), Kabinet Hatta (1949) dan Kabinet Peralihan RI

(Kiriman dari Sahabat Sarkub: Eko Dalono, SKub)

Makam KH. Idris JamsarenMakam KH. Idris Jamsaren Solo

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply