Teringat Kambing Kesayangan…

Sarkub Share:
Share

Tidak mau ketinggalan shalat ied adha. Pagi itu si sarkam bergegas menuju masjid, ia mendapat tempat di shaf tepat depan mimbar. Ketika khutbah dimulai ia terlihat khusyuk mendengar materi si khotib, tak lama kemudian ia tertunduk lesu sambil terisak2 pegang surban. Sarkub yang duduk disampingnya hanya diam melirik, ia tidak mau mengganggu kekhusyukan sarkam.

Seusai sholat ied adha mereka berdua kembali cangkrukan di warkop mbah lalar. Sambil nyulut udud klobot si sarkub ngomong: “waktu khutbah tadi ku lihat sampean begitu terenyuh dengan materi khotib, Hmm..hati sampean benar2 lunak kang…!”.

“Bukan begitu mbah… masalahnya waktu ku lihat jenggot khotib tadi aku teringat kambing kesayanganku yang hilang sejak kemarin”, jawab sarkam cengingisan.

Sontak sarkub ngakak lepas: “Oaalaaaaah…hahahaaaaa,,”

————————-

Seluruh Jajaran Dewan Mursyid, Admin beserta Staf Sarkub Mengucapkan:

««« SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA »»»

Makin Hari Makin Dekat Dengan Allah SWT

لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِن يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنكُمْ كَذَلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al Hajj : 37)

Daripada Aisyah r.a Nabi Muhammad s.a.w. telah bersabda yang bermaksud: “Tiada suatu amalan yang dilakukan oleh manusia pada Hari Raya Qurban, yang lebih dicintai Allah selain daripada menyembelih haiwan qurban. Sesungguhnya haiwan qurban itu pada hari kiamat kelak akan datang berserta dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya, dan sesungguhnya sebelum darah qurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima disisi Allah, maka beruntunglah kamu semua dengan (pahala) qurban itu.” (Riwayat al-Tarmuzi, Ibnu Majah dan al-Hakim)

Zaid bin Arqam berkata: “Mereka telah bertanya, Wahai Rasullullah, apakah Udhhiyah (Qurban) itu? Nabi Muhammad s.a.w. menjawab: “Ia sunnah bagi bapa kamu Nabi Ibrahim.” Mereka bertanya lagi: Apakah ia untuk kita? Rasulullah s.a.w. menjawab: “Dengan tiap-tiap helai bulu satu kebaikan.” Mereka bertanya: “maka bulu yang halus pula? Rasullullah s.a.w bersabda yang bermaksud “Dengan tiap-tiap helai bulu yang halus itu satu kebaikan.” (Riwayat Ahmad dan Ibnu Majah)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

One Response

  1. Avatar

    Aqil Fikri18/11/2011 at 00:09Reply

    iki ceritane persis ngajine Mbah Yasin Blitar

Leave a Reply