
✨ Doa Al-Sitr Untuk Perlindungan dan Penutup Aib
Doa Al-Sitr (دعاء الستر) adalah sebuah doa untuk memohon kepada Allah Ta”ala atas perlindungan, keselamatan dan penutup aib.
Kata “Sitr” dalam bahasa Arab berarti “penutup”, “penghalang”, atau “pelindung”. Oleh karena itu, doa ini secara khusus memohon agar Allah menutupi kekurangan, kesalahan, dan aib kita dari pandangan manusia di dunia dan dari siksa-Nya di akhirat.
📖 Teks Arab Doa Al-Sitr
اَللّٰهُمَّ اسْتُرْنَا فَوْقَ الْأَرْضِ وَتَحْتَ الْأَرْضِ وَيَوْمَ الْعَرْضِ عَلَيْكَ. اَللّٰهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الْأُمُوْرِ كُلِّـهَا. وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَـذَابِ الْاٰخِرَةِ. يَا حَنَّـانُ يَا مَنَّـانُ يَا ذَا الْـجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
اِجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا نُوْرًا، وَفِيْ قُبُوْرِنَا نُوْرًا، وَفِيْ أَسْمَاعِنَا نُوْرًا، وَفِيْ أَبْصَارِنَا نُوْرًا، وَعَنْ يَمِيْنِنَا نُوْرًا، وَعَنْ شِمَالِنَا نُوْرًا، وَمِنْ فَوْقِنَا نُوْرًا، وَمِنْ تَحْتِنَا نُوْرًا، وَفِيْ عَظْمِنَا نُوْرًا، وَفِيْ لَحْمِنَا نُوْرًا، وَفِي أَنْفُسِنَا نُوْرًا، وَفِيْ أَهْلِنَا نُوْرًا، وَفِيْ أٰبَائِنَا نُوْرًا وَفِيْ أُمَّهَاتِنَا نُوْرًا، وَفِيْ أَزْوَاجِنَا نُوْرًا وَّفِيْ ذُرِّيَّتِنَا نُوْرًا، وَأَعْطِنَا نُوْرًا، وَأَعْظِمْ لَنَا نُوّرًا، وَاجْعَلْ لَنَا نُوْرًا مِّنْ نُوْرِكَ فَـأَنْتَ نُوْرُ السَّمَـاوَاتِ وَالْأَرْضِ يَا رَبَّ الْعَـالَمِـيْنَ، يَا أَرْحَـمَ الرَّاحِمِـيْنَ
🇮🇩 Terjemahan Doa Al-Sitr
“Ya Allah, lindungilah (tutuplah aib) kami di atas muka bumi, di bawah muka bumi, dan pada hari dihadapkannya amalan kami kepada-Mu. Ya Allah, perbaikilah akhir dari semua urusan kami dan lindungilah kami dari kehinaan di dunia dan siksaan di akhirat. Wahai Yang Maha Pengasih dan Maha Pemberi, wahai Yang Maha Memiliki Keagungan dan Kemuliaan.
Jadikanlah di hati kami cahaya, di kuburan kami cahaya, di pendengaran kami cahaya, di penglihatan kami cahaya, di kanan kami cahaya, di kiri kami cahaya, di atas kami cahaya, di bawah kami cahaya, di tulang kami cahaya, di daging kami cahaya, di jiwa kami cahaya, di keluarga kami cahaya, di bapak-bapak kami cahaya, di ibu-ibu kami cahaya, di istri-istri kami cahaya, dan di anak keturunan kami cahaya.
Berikanlah kami cahaya dan besarkanlah cahaya itu bagi kami. Jadikanlah bagi kami cahaya dari cahaya-Mu, karena sesungguhnya Engkau adalah cahaya bagi langit dan bumi. Wahai Tuhan seluruh alam, wahai Yang Maha Paling Penyayang di antara para penyayang.
🗒 Penjelasan Doa Al-Sitr
Berikut adalah penjelasan dan makna dari Doa Al-Sitr tersebut:
1. Permohonan Menutupi Aib di Berbagai Keadaan.
Bagian pertama dari doa ini memohon agar Allah menutupi aib kita dalam tiga kondisi utama:
- “فَوْقَ الْأَرْضِ” (di atas muka bumi): Saat kita masih hidup dan berinteraksi dengan orang lain, kita memohon agar aib kita tidak tersingkap sehingga kita terhindar dari rasa malu dan kehinaan di mata manusia.
- “وَتَحْتَ الْأَرْضِ” (di bawah muka bumi): Saat kita berada di alam kubur, kita memohon agar Allah menutupi aib dan kekurangan kita dari siksa kubur.
- “وَيَوْمَ الْعَرْضِ عَلَيْكَ” (dan pada hari dihadapkannya amalan kami kepada-Mu): Pada hari Kiamat, saat seluruh amal perbuatan manusia dihisab, kita memohon agar Allah menutupi aib dan dosa kita, sehingga kita tidak dipermalukan di hadapan seluruh makhluk.
2. Permohonan Cahaya (Nūr) di Segala Aspek Kehidupan.
Bagian selanjutnya dari doa ini adalah permohonan yang mendalam akan “Nūr” (cahaya). Cahaya dalam doa ini memiliki makna yang sangat luas, yaitu:
- Petunjuk dan Hidayah: Cahaya di hati, telinga, dan mata melambangkan petunjuk dan hidayah agar kita bisa melihat kebenaran dan menjauhi kesesatan.
- Kebajikan: Cahaya di kanan dan kiri melambangkan petunjuk dalam setiap langkah dan perbuatan kita.
- Perlindungan: Cahaya di atas dan di bawah melambangkan perlindungan Allah dari segala arah.
- Keberkahan: Permohonan cahaya di tulang, daging, dan jiwa menandakan permintaan agar seluruh tubuh dan diri kita dipenuhi dengan keberkahan dan kebaikan.
- Hubungan Sosial: Doa ini juga mencakup permohonan cahaya untuk keluarga, orang tua, pasangan, dan keturunan, menunjukkan bahwa kita memohon keberkahan dan kebaikan tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang-orang terdekat.
Dengan demikian, Doa Al-Sitr tidak hanya tentang meminta perlindungan dari aib, tetapi juga tentang memohon petunjuk, keberkahan, dan cahaya dari Allah SWT untuk setiap aspek kehidupan, baik lahir maupun batin.
Doa ini mengingatkan kita bahwa sumber segala cahaya dan kebaikan adalah Allah, “فَأَنْتَ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ” (karena sesungguhnya Engkau adalah cahaya bagi langit dan bumi).


No Responses