Wird KH. As’ad Syamsul Arifin Hadapi Penjajah

Sarkub Share:
Share

Sejak saat itu, tambahnya, Kiai As’ad terus membaca Ratibul Haddad ketika menghadapi persoalan genting. “Wiridan ini oleh beliau kemudian diijazahkan kepada para santri Pesantren Sukorejo,” jelas putra pasangan KH Dhofier Munawar dan Nyai Hj Zainiyah As’ad ini.

Menurut Ra Azaim, sapaan akrabnya, wirid Ratibul Haddad memiliki banyak keutamaan. Suatu ketika, di jazirah Arab ada seseorang yang sedang dikejar perampok Badui. Kemudian, ia membuat garis di tanah sembari merapal Ratibul Haddad.

“Sungguh aneh tapi nyata, para perampok itu tidak melihatnya padahal dilewati beberapa kali,” ungkapnya.

Cucu Kiai As’ad ini berpesan, agar alumni dan para santri untuk melanggengkan wirid Ratibul Haddad. “Agar istiqomah membaca wirid ini. Selain telah menjadi tradisi sejak di pesantren, Insyaallah banyak manfaat dan berkahnya,” pungkas Ra Azaim.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply