Thalaq Khulu’ Menjadi Raja’i

Sarkub Share:
Share

thalaqDalam Mata kuliah Syari'at Islam Aswaja, KH Tobary Syadzily, Mkub, mengilustrasikan bab Thalaq Khulu' menjadi Raja'i adalah sebagai berikut :

Tuan Bakar mempunyai 60 gram kalung emas. Kemudian dia berkata kepada isterinya:

Wahai Fatimah ! Pakailah kalung emas ini ! Kemudian Fatimah memakai kalung emas tersebut di lehernya.

Ucapan Bakar tersebut tidak menggunakan kata-kata hadiah atau sedekah atau hibbah kepada Fatimah.

Pada suatu ketika kalung emas tersebut diminta oleh Bakar, dia berkata:

"Wahai isteriku ! Tolong berikan kalung emas yang engkau pakai itu untuk aku jual. Karena, aku benar-benar sangat membutuhkan uang."

Namun Fatimah tidak memberikan kalung emas itu kepadanya atau menolaknya, sehingga membuat Bakar menjadi marah. Kemudian, Bakar tidak memberikan nafkah kepada isterinya dengan tujuan supaya Fatimah meng-khulu' (thalaq tebus) kepadanya dengan kalung emas seberat 60 gram itu.

Kata Fatimah: Wahai suamiku ! kalau engkau tidak memberikan nafkah kepadaku, maka aku dithalak saja dengan kalung emas yang engkau berikan ini.Ucapan Fathimah tersebut bathal (tidak sah) khulu'nya.

Dan thalaq tersebut jatuh menjadi thalaq raja'i dengan keterangan sebagai berikut : :لو منعها نحو نفقة لتختلع منه بمال ففعلت ب

 

Sumber : Kitab "Fathul Mu'in" karya Syeikh Zainuddin al-Malibari, cetakan "Darul Ihya al-Kutub al-'Arabiyyah" Surabaya, halaman 111 di bagian " Fashlun fil Khul'i " dengan keterangan sebagai berikut:

 

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

One Response

Leave a Reply