Sesungguhnya di Dalam Shalat Kita Berkomunikasi Dengan Allah SWT

Sarkub Share:
Share

Alhamdulillah Wasyukrulillah kita akan segera memasuki hari ke-10 di bulan Ramadhan. Kali ini kami akan membahas tentang surat Alfatihah yang selalu kita baca setiap melakukan Shalat yang merupakan Rukun Shalat yang bila kita tidak membacanya maka shalatnya tidak syah/batal.
CARA ANDA MEMBACA AL-FATIHAH..
Pada saat membaca surah Al-Fatihah pada waktu shalat, banyak sekali orang yang cara membacanya tergesa-gesa tanpa spasi, dan seakan-akan ingin cepat selesai shalatnya, padahal di saat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah, Allah menjawab setiap ucapan kita, maka dari itu kita HARUS berhenti sejenak setiap selesai membaca satu ayat. Pada Sebuah Hadits Qudsi Allah SWT berfirman : “Aku membagi shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk hamba-Ku”. Artinya, tiga ayat diatas: Iyyaka Na’budu Wa iyyaka nasta’in adalah hak Allah, dan tiga ayat kebawahnya adalah urusan hamba-Nya. Ketika Kita mengucapkan “Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin”. Allah menjawab :”Hamba-Ku telah memuji-Ku”.

Ketika kita mengucapkan “Ar-Rahmanir-Rahim”…Allah menjawab : “Hamba-Ku telah mengaagungkan-Ku”.

Ketika kita mengucapkan “Maliki yaumiddin”…Allah menjawab :”Hamba-Ku memuja-Ku”

Ketika kita mengucapkan “Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in”…Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku”.

Ketika kita mengucapkan “Ihdinash shiratal mustaqiim, Shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhooliin.”…
Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku.. Akan Ku penuhi yang ia minta.”
(H.R. Muslim dan At-Turmudzi)

Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat… Rasakan dan resapi betul-betul jawaban indah dari Allah, satu persatu, karena Allah sesungguhnya sedang menjawab ucapan-ucapan kita…

Selanjutnya ucapkanlah “Aamiin” dengan ucapan yang lembut, sebab malaikatpun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.

“Barang siapa yang ucapan “Aamiin-nya” bersamaan dgn para malaikat, maka Allah akan memberikan ampunan kepada-Nya.”.
(H.R Bukhari, muslim, Abu Dawud)

(Ditulis oleh : Ustadz MMM, Bogor)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply