Romantisme Kanjeng Nabi dan Sayyidah A’isyah

Sarkub Share:
Share

pasutriSiapa yang tidak menginginkan kehidupan rumah tangga yang romantis dan harmonis? Tentu saja kita semua akan menjawab "Sayaaaa" Rumah tangga yang berpijak atas dasar saling menghormati, menghargai, dan saling melindungi, sekecil apapun tidakan yang sekiranya memberatkan pihak suami/istrinya, maka akan berbuah keidahan yang tiada tara..

Berikut ini cuplikan cerita sang kekasih Maulana Kanjeng Nabi Muhammad SAW dengan Sayyidah A'isyah istrinya yang muda, cantik yang dijuluki Nabi  "Humairoh" 

Semoga kita semua bisa mengambil Hikmah dari Rumah tangga Sang Nabi, panutan kita semua…

Karena khawatir tertidur dan tidak mendengar ketukan pintu sang suami ketika pulang, ia memutuskan menunggu sang suami di balik pintu rumahnya sampai tertidur.

Di malam yang sunyi, seorang istri tengah menunggu kepulangan suaminya.

Hari sudah larut dan ia sudah sangat kelelahan dan mengantuk.

Namun, tak terlintas sedikit pun dalam benaknya untuk segera tidur. Tak berapa lama kemudian, suaminya yang sangat berwibawa lagi luhur budinya tiba juga dalam keadaan lelah dan kantuk.

Namun, ketika akan mengetuk pintu, terpikir olehnya sang istri pasti tengah tertidur. Sungguh ia tak ingin membangunkannya.

Ia tak jadi mengetuk pintu dan menggelar sorbannya di depan pintu dan berbaring di atasnya.

Dengan kelembutan hati, sang suami lebih memilih tidur di depan pintu luar rumah.

Dengan udara malam yang dingin melilit, dengan hanya beralaskan selembar sorban tipis, karena tak ingin membangunkan istri tercinta.

Dan ternyata di dalam rumah, persis di balik pintu, sang istri masih menunggu, juga bersandar di balik pintu.

Karena khawatir tertidur dan tidak mendengar ketukan pintu sang suami ketika pulang, ia memutuskan menunggu sang suami di balik pintu rumahnya sampai tertidur.

Malam itu, tanpa saling mengetahui, sepasang suami istri tersebut tertidur berdampingan di kedua sisi pintu rumah mereka.

Karena kasih dan rasa hormat terhadap pasangan, sang istri rela mengorbankan diri terlelap di pintu demi kesetiaan serta hormat pada sang suami.

Dan sang suami mengorbankan diri tidur di pintu demi rasa kasih dan kelembutan pada sang istri.

Ratusan ribu malaikat pun bertasbih, menyaksikan kedua sejoli tersebut. Betapa suci dan mulia rasa cinta kasih yang mereka bina terlukis indah dalam ukiran akhlak yang begitu mempesona.

Saling mengasihi, saling mencintai, saling menyayangi dan saling menghormati.

Subhanallah…

Tahukah Kalian siapa mereka? Sang suami adalah Rasulullah SAW dan sang istri adalah Sayyidah Aisyah RA.

Merekalah sepasang kekasih teladan.Semoga Allah sudi memberikan hidayah kepada kita semua tuk bisa meneladani akhlak kedua manusia mulia tersebut..


اللهم صل وسلم وبارك على سيدنامحمد

Sumber : Diceritakan oleh Ustadz Abdu L Wahab, dosen  UMI Cabang Papua

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply