Rindunya Rasulullah

Sarkub Share:
Share

 

Salam Sarkub..,

Bertepatan dengan malam Jum’at kedua di bulan Ramadhan 1433 H, saatnya kita perbanyak Sholawat Nabi, ketika bulan Maulid telah tiba, seluruh dunia menyambutnya dengan gegap gempita. Ada yang menggelar pengajian, ada yang menyelenggarakan selamatan dan tumpengan. Bahkan ada yang menggelar prosesi besar-besaran selama hampir sebulan, seperti tradisi Grebeg Maulud di Keraton Kasunanan Surakarta, Kasultanan Yogyakarta, dan Kasultanan Cirebon.

Semuanya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran utusan-Nya, Muhammad SAW. Bagaimana  tidak kita syukuri kelahirannya, betapa Rindu dan Cintanya beliau kepada Ummatnya, yang ada di benaknya dan dipikirkannya hanyalah bagaimana nasib ummatnya kelak nanti. Berikut ini sepenggal cerita yang bila kita baca nanti, maka meneteslah airmata bahagia, dan bisa timbul ghiroh ingin segera bertemu dengan beliau baik dalam mimpi, di alam Barzakh, pada hari dimana dikumpulkan seluruh manusia yang hanya bisa kita mintai Syafa’atnya kelak.

“Aku rindu… aku rindu…”, kata Rasulullah Saw ketika sedang duduk bersama para sahabat..,

para sahabat bertanya kepada beliau Saw, “Siapakah gerangan yang engkau rindukan itu ya Rasulullah?”

“Aku rindu kepada saudara-saudaraku..”, jawab beliau Saw

“Bukankah kami ini saudara-mu ya Rasulullah?”, tanya para sahabat.

“Kalian sahabat-sahabatku dan aku mencintai kalian, namun aku sangat rindu kepada saudara-saudaraku”, jawab Rasulullah Saw.

Sahabat semakin penasaran dan sekali lagi bertanya kepada beliau Saw

“Ya Rasulullah, siapakah gerangan mereka yang engkau panggil dengan sebutan ‘saudaramu’ dan engkau sangat rindukan itu?”

Rasulullah Saw menjawab, “Mereka adalah umatku kelak, yang mana mereka belum pernah melihat wajahku, belum pernah bertemu denganku, belum pernah berbincang-bincang denganku, tetapi mereka sangat merindukanku dengan tulus, ikhlas dan penuh rasa hormat kepadaku, mereka adalah orang-orang yang melanjutkan perjuanganku dan tidak jarang pula mereka meneteskan air mata karena menahan rindu yang sangat kepadaku, aku rindu kepada mereka dan aku ingin bertemu dengan mereka…”

Yaa Allah, Sampaikanlah salam rindu kami pada purnama-Mu yang Kau kasihi Kekasih yang di damba setiap wajah Muhammad Rasulullah

السَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ الله, السَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا نَبِيَّ الله, السَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا مُحَمَّدَ بْنَ عَبْدِ الله, السَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا خَاتَمَ النَّبِيِّيْنَ, أَشْهَدُ أَنَّكَ قَدْ بَلَّغْتَ الرِّسَالَةَ وَأَقَمْتَ الصَّلاَةَ وَآتَيْتَ الزَّكَاةَ وَأَمَرْتَ بِالْمَعْرُوْفِ وَنَهَيْتَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَعَبَدْتَ اللّه مُخْلِصاً حَتَّى أتَاكَ الْيَقِيْنُ فَصَلَوَاتُ الله عَلَيْكَ وَرَحْمَتُهُ وَعَلَى أهْلِ بَيْتِكَ الطَّاهِرِيْنَ

Referensi : Berbagai sumber

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply