Rajab Bulan Menabur Benih, Taubat, dan Maghfiroh

Sarkub Share:
Share

Rajab.1Alhamdulillah Wasyukrulillah, Bada' maghrib tanggal 30 April 2013 kita semua sudah memasuki bulan Rajab yang dinamakan sebagai bulan menabur benih, menyuci badannya, maghfiroh, dan Taubat..Subhannallah..

"Siapa menyambut kehadiran malam pertama bulan Rajab, dengan aktifitas keagamaan, seperti shalat malam, membaca Al-Qur'an, berdzikir,beristighhfar bertaubat, dan lain-lain, maka ia berjiwa hidup, sekalipun umumnya manusia mati hatinya, dan Allah mencurahkan kebaikan dari (fikiran) bawah kepalanya, ia bersih dari dosa seperti baru lahir dari kandungan ibunya, dan ia diizinkan mensyafaati 70.000 ahli berdosa yang seharusnya di neraka".

Disebutkan dalam kitab Al-Jami' karya Imam Suyuti, diriwayatkan dari Ibnu Asakir dari Abi Umamah ra., Berkata Wahab bin Munabbih ra.:

"Aku membaca dalam kitab Allah yang diturunkan sebelum Al-Qur'an bertuliskan, bahwa barang siapa yang beristighfar dibulan Rajab dipagi dan sore hari dengan mengangkat kedua tangannya seraya berkata : "Robbighfirlii Warhamnii Watub Alayya 70x, maka kulitnya tak akan disentuh oleh api neraka".

Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka Jahim, bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu sorga, dan bila puasa 10 hari maka digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan. (HR Thabrani)

Sumber : Mata Kuliah Amalan Sunnah Ahlushshunnah Waljama'ah, Bab "Menghidupkan Bulan Rajab" Universitas Menyan Indonesia

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

7 Responses

  1. Puspita Yudarheeana30/04/2014 at 15:01Reply

    syukron katsiron kiyai

  2. Nuha01/05/2014 at 01:39Reply

    Mohon maaf Ustadz. Bagimana dengan keterangan berikut ini : http://www.voa-islam.com/read/konsultasi-agama/2014/04/30/30119/keutamaan-puasa-bulan-rajab-yang-bombastis/#sthash.ylCCUHdA.dpbs
    terus terang kami orang awam sangat bingung dengan banyaknya sumber informasi yang memberikan penjelasan berbeda-beda bahkan bertentangan sama sekali.
    atas respon baiknya disampaikan terimakasih. Jazaakallohu Khoiron Katsiiro..

  3. Mas Derajad02/05/2014 at 15:30Reply

    @Nuha

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    Bismillahirrahmanirrahim,

    Saudaraku jelas berbeda karena saudara mengambil informasi dari situs yang bertentangan dengan faham Ahlus Sunnah Wal Jamaah. voa-islam.com jelas merupakan situs Salafi Wahabi yang suka menyalahkan amaliah saudara-saudaranya umat Islam yang lain, dan merasa paling benar dengan slogannya kembali ke Qur’an dan Sunnah.

    Keutamaan bulan Rajab jelas, karena merupakan bulan Asharul Hurum. Semua bulan, hari dan waktu baik, tapi tentunya ada waktu-waktu, hari dan bulan yang lebih baik, karena itu Allah menyebutkan hal tersebut dalam Qur’an dan itu jelas.

    Di bulan baik tentu sangat dianjurkan memperbanyak amal shalih apapun bentuknya baik itu shalat, puasa, dzikir, berdoa dan lain sebagainya.

    Kalaupun ada keterangan-keterangan yang diluar Qur’an dan hadits tentang kemulyaan sesuatu lalu menganjurkan mengerjakan sesuatu yang baik mulya/baik pula, itu merupakan penjelasan yang merupakan pengalaman spiritual dari yang menganjurkan/berpesan. Tapi sejauh yang saya pribadi tahu apa yang disampaikan para ulama dalam memperjelas fadhilah/keutamaan suatu amaliah tidak akan menyimpang dari apa yang dijelaskan dalam Qur’an dan Hadits, apalagi ulama itu adalah pewaris Rasulullah. Hal ini seperti yang disampaikan dalam artikel ini juga.

    Kesimpulannya menurut saya adalah bulan Rajab merupakan bagian dari Asharul Hurum (Bulan/Masa Suci) di bulan-bulan suci itulah kita dianjurkan memperbanyak amal shalih untuk memuliakannya terutama memuliakan yang menciptakannya, yaitu Allah Azza Wajalla dengan berbagai amaliah kebaikan terutama memperbanyak ibadah sunnah.

    Wallahu a’lam bis shawab

    Kebenaran hakiki hanya milik Allah
    Hamba Allah yang faqir dan dhaif
    Dzikrul Ghafilin bersama Mas Derajad

    • Tim Sarkub Author

      Tim Sarkub03/05/2014 at 12:04Reply

      Jazakumullah khoiron katsiron, Yai Mas Derajad atas jawabannya ๐Ÿ™‚

  4. Nuha03/05/2014 at 21:20Reply

    @ Mas Derajad
    Alhamdulillah..
    Terimakasih banyak atas respon baik berupa penjelasan singkat tapi menyejukkan yang telah disampaikan oleh Mas Derajad.
    sebagai seorang Muslim yang sangat awam tentang keilmuan Islam, kami sangat merindukan adanya kajian-kajian dan pembahasan yang bisa menyejukkan dan memberikan motivasi dalam beramal.. bukan justru pembahasan yang seringkali berisi hujatan kepada kelompok lain yang tidak sefaham…
    semoga sarkub bisa mewujudkan jargonnya dan dapat memberikan pencerahan dari berbagai permasalah yang ada..
    Syukron…

  5. Zainuddin Afif06/05/2014 at 07:58Reply

    setuju banget..

Leave a Reply