Kiat-Kiat Khusyu’ Dalam Shalat

khusyu' shalat
Sarkub Share:
Share

khusyu' shalatShalat adalah ibadah anggota badan yang paling afdhol, oleh karena itu dalam rukun islam di tempatkan nomor dua setelah syahadatain. Shalat terdiri daripada bacaan-bacaan seperti takbir, surat fatehah, tasyahud, tasbih dan lain-lain, juga terdiri dari gerakan-gerakan seperti berdiri, ruku’, sujud dan lain-lain. Selain itu, dituntut juga ibadah hati dalam shalat yaitu khusyu’ dalam mengerjakannya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an :

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ .الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya,

Cara-cara agar khusyu’ dalam mengerjakan shalat :

  1. Benar-benar meyakini bahwa shalat itu menghadap Allah, dan Allah tidaklah menilai hamba dari penampilan dan tampangnya tapi Allah menilai dari hatinya. Gerakan shalat yang bagus, bacaan yang indah namun tidak diiringi dengan hati yang baik, seperti penuh dengan cinta dunia, hasut, iri hati dan sombong, maka nilainya di sisi Allah tidaklah baik. Oleh karena itu diperlukan perbaikan hati terlebih dahulu sebelum pelaksanaan shalat.
  2. Mengerti arti bacaan-bacaan dalam shalat serta merenunginya ketika membacanya.
  3. Menunaikan hajatnya yang bisa mengganggu kekhusyu’annya dalam shalat. Oleh karena itu Rasulullah SAW bersabda :

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يُصَلِّيَنَّ أَحَدُكُمْ بِحَضْرَةِ الطَّعَامِ وَلَا وَهُوَ يُدَافِعُهُ الْأَخْبَثَانِ

“ janganlah salah satu di antara kalian shalat ketika dihidangkan makanan atau dalan keadaan menahan kencing dan berak “

Ketika kita lapar dan makanan dihidangkan di depan kita, maka dahulukan makan agar dalam shalat tidak terpengaruh dengan kelezatan makanan atau yang lainnya sehingga bisa melaksanakan shalat dalam keadaan khusyu’.

4.    Melaksanakan shalat sesuai dengan ajaran Nabi serta menfokuskan pandangan pada tempat sujud untuk membatasi pandangan  pada satu tempat saja. Selain itu, dengan memandang tempat sujud, kita diajak untuk berpikir bahwa dari tanahlah kita diciptakan Allah, dan kedalam tanahlah akan dikembalikan (ketika mati) serta dari tanahlah kita akan dibangkitkan. Sebagaimana firman Allah SWT :

مِنْهَا خَلَقْنَاكُمْ وَفِيهَا نُعِيدُكُمْ وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً أُخْرَى

Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain,

Jika Anda ingin memperdalam lagi tentang cara-cara khusyu’ dalam shalat, maka bacalah kitab-kitab tasawwuf karangan Imam Al-Ghozali, Imam Al-Habib Abdullah Al-Haddad atau kitab Shalat al-Muqorrobin karangan AlHabib Hasan bin Sholeh Al-Bahr, di situ Anda akan mendapatkan keterangan yang lebih jelas lagi.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

3 Responses

  1. dzak15/07/2013 at 02:34Reply

    assalamu’alaikum,
    Kiat-kiatnya sangat bermanfaat sekali, kalau boleh saya ingin menambahkan, saya pernah mendengar dr beberapa kyai, dimana hal tersebut juga sangat bermanfaat sekali untuk menambah ke khusu’an shalat kita, beliau mengatakan :” bahwa di dalam shalat kita haruslah hanya ingat Allah semata (bukan yg lain), sesuai dengan ayat واقم الصلاة لذكري , adapun caranya yaitu apabila kita ingat apapun selain Allah, maka kita harus segera mengembalikan apapun yg kita ingat tersebut kepada Allah, sesuai dengan ayat لله مافي السموات ومافي الارض contohlah kita waktu shalat kita ingat makanan”mau makan apa setelah shalat?” maka kita segera mengembalikanya “bahwa makanan itu ciptaan Allah”, dengan begitu maka kita akan selalu ingat kepada Allah. Semoga kita bisa meningkatkan kekhusu’an shalat kita dengan mengetahui caranya dengan diiringi pembersihan hati dari kotoran-kotorannya, agar kita mudah untuk mengigat Allah.
    Sekian, semoga bermanfaat.

  2. Muhamad Rasyid16/06/2016 at 03:44Reply

    Artikel yang pas buat muslim

Leave a Reply