Hari Raya Idul Adha 1436 H Kembar Lagi

Sarkub Share:
Share

Hari ini Ahad, 13 September 2015 M, adalah hari akhir bulan Dzul-Qa’dah 1436 H, di mana pada sore hari nanti pada saat terbenam matahari {sunset} akan dilakukan “ru’yatul hilal” atau melihat hilal di lapangan dengan menggunakan teleskop / teropong atau mata telanjang (naked eye) untuk menentukan sudah masuk atau tidaknya awal bulan Dzul-Hijjah 1436 H, dengan berpedoman pada data hisab yang benar-benar akurat sebagai acuan untuk merukyat, sehingga hasilnya nanti dapat ditentukan jatuhnya Hari Raya Idul Adha 1436 H.

Sebagaimana tahun kemarin, pada Hari Raya Idul Adha 1436 H. tahun ini berpotensi besar akan terjadi lebaran kembar, yaitu NU (bersama pemeintah) dan Muhammadiyah (bersama pihak-pihak yang menggunakan “Hisab Taqribi bit Taqrib) akan merayakan hari lebaran yang berbeda. Yaitu NU bersama pemerintah akan merayakan Hari Raya Idhul Adha 1436 H. pada hari Kamis, 24 September 2015.

Sedangkan Muhammadiyah bersama pihak-pihak yang menggunakan “Hisab Taqribi bit Taqrib” akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1436 H. pada hari Rabu, 23 September 2015.

Meskipun demikian, dalam menyikapi perbedaan, masing-masing pihak harus saling menghargai dan mengedepankan akhlak mulia, sehingga nantinya persatuan dan ukhuwah Islamiyah akan tetap terjalin dengan baik. Adapun dalam penetapan mengenai jatuhnya Hari Raya Idul Adha 1436 H. nanti menunggu keputusan hasil Sidang Itsbat di Jakarta.

Di sini saya akan membuat tiga macam rekap hasil perhitungan awal bulan Dzul-Hijjah 1436 H. menurut system “Nautical Almanac” dengan lokasi pengamatan hilal di Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia dan lokasi pengamatan hilal di Mekkah dan Madinah, Saudi Arabia, di mana data bulan dan matahari diambil dari “Nautical Almanac 2015”, yang data-datanya merupakan hasil pantauan langsung satelit ruang angkasa dari NASA (National Aeronautics and Space AdministrationI).
—————————————————————————————————————————
I. REKAP HASIL PERHITUNGAN AWAL DZUL-HIJJAH 1436 H. / 2015 M.
(RUKYATUL HILAL: AHAD KLIWON, 13 SEPTEMBER 2015 M)
MENURUT SISTEM “ALMANAK NAUTIKA / NAUTICAL ALMANAC”

AL-HASIB : KH. MUHAMMAD THOBARY SYADZILY AL-BANTANl
(PENGASUH PESANTREN “AL-HUSNA” PERIUK JAYA KOTA TANGERANG)
HP: 081314 313 777 / 0857 1980 4999

===================================================================

Pusat Observasi Bulan (POB) : Pelabuhanratu, Sukabumi
Lintang Tempat (Ø ) : – 07 ° 01′ 44,60” Lintang Selatan
Bujur Tempat ( λ ) : 106 ° 33′ 27,80” Bujur Timur Tinggi Tempat / Elevasi ( EL ) : 52,685 Meter di atas Permukaan Laut

===================================================================

  1. Ijtima’ ( اجتماع / Konjungsi / New Moon ) akhir bulan Dzul Qa’dah 1436 H. terjadi pada hari Ahad Kliwon, tanggal 13 September 2015 M. pada pukul 13 : 41 : 00 WIB (Siang Hari).
  2. Matahari Terbenam ( غروب الشمس/ Sunset ) pada pukul 17 : 52 : 00 WIB.
  3. Hilal Terbenam ( غروب الهلال / Moonset ) pada pukul 17 : 54 : 20 WIB.
  4. Umur Hilal (عمر الهلال/ Age of the Crescent Moon ) = 4 jam 11 menit.
  5. Tinggi Hakiki / Geosentris Hilal ارتفاع الهلال الحقيقي ) / True or Geocentric Altitude of the Crescent Moon) = 0° 34 ‘ 40,81 ” = 0,578 ° ( di atas ufuk / above horizon ).
  6. Tinggi Lihat / Toposentris Hilal ( ارتفاع الهلال المرئي / Apparent or Topocentric Altitude of the Crescent Moon ) = 0° 35 ‘ 1,43 ” = 0,6 ° ( di atas ufuk / above horizon ).
  7. Lama Hilal di atas ufuk (مكث الهلال فوق الأفق/ Long of the Crescent ) = 2 menit 20 detik.
  8. Azimuth Matahari ( سمت الشمس / Azimuth of the Sun ) = 273° 43′ 28,8 ” atau 273,7°.
  9. Azimuth Hilal ( سمث الهلال / Azimuth of the Crescent ) = 272° 25′ 52,7° atau 272,4 derajat.
  10. Posisi Hilal 1° 17′ 36,1 ” atau 1,3° di sebelah Selatan Matahari Terbenam dalam keadaan miring ke Utara sebesar 65° 42′ 32,38 ” atau 65,7 °.
  11. Lebar Nurul Hilal (سمك الهلال / Crescent Widht) = 0° 5 ‘ 40,56 ” = 0,095 Jari.
  12. Berdasarkan kesepakatan para ahli hisab Kementerian Agama Republik Indonesia (RI): Ketinggian Hilal Toposentris / Mar’i tersebut di atas sebesar 0° 35 ‘ 1,43 ” atau 0,6° ( di atas ufuk ) belum “Imkan ar-Ru’yat”, sehingga hilal belum bisa dirukyat atau dilihat dengan menggunakan teropong atau teleskop. Dengan demikian: Awal bulan Dzul-Hijjah 1436 H jatuh pada hari Selasa Pahing, tanggal 15 September 2015 M.

CATATAN:
========

Keputusan selanjutnya menunggu pengumuman hasil “Sidang Itsbat” Kementrian Agama Republik Indonesia (RI) di Jakarta.

===================================================================

  1. REKAP HISAB AWAL DZUL-HIJJAH 1436 H / 2015 M DI MEKKAH, SAUDI ARABIA (RU’YATUL HILAL: AHAD KLIWON, 13 SEPTEMBER 2015 M)
    MENURUT SISTEM HISAB KONTEMPORER “NAUTICAL ALMANAC”

AL-HASIB : KH. MUHAMMAD THOBARY SYADZILY AL-BANTANY
(PENGASUH PONDOK PESANTREN “AL-HUSNA” PERIUK JAYA KOTA TANGERANG)

=====================================================================

Pusat Observasi Bulan (POB) : Mekkah, Saudi Arabia
Lintang Tempat (Ø ) : 21o 25′ 22,00” Lintang Utara
Bujur Tempat ( λ ) : 39o 49′ 31,00” Bujur Timur
Tinggi Tempat/ Elevasi ( EL ) : 10 meter di atas Permukaan Laut

======================================================================

  1. Ijtima’ ( اجتماع / Konjungsi / New Moon ) akhir bulan Dzul-Qa’dah 1436 H terjadi pada hari Ahad Kliwon,13 September 2015 M. pada pukul 09 : 41 : 00 Waktu Mekkah (Pagi Hari)
  2. Matahari Terbenam ( غروب الشمس/ Sunset ) pada pukul 18 : 26 : 00 Waktu Mekkah
  3. Hilal Terbenam ( غروب الهلال / Moonset ) pada pukul 18 : 31 : 28 Waktu Mekkah
  4. Umur Hilal (الهلال عمر / Age of the Crescent Moon ) = 8 jam 45 menit
  5. Greenwich Hour Angle (GHA) Bulan pada tgl 13 September 2015 pukul 15:26 GMT = 49 o 06 ‘ 45.8 ”
  6. Deklinasi Bulan tgl 13 September 2015 pukul 15:26 GMT = 01 o 38 ‘ 36,8 ”
  7. Horizontal Parallax Bulan 13 September 2015 pukul 15:26 GMT = 0 o 54 ‘
  8. Semi Diameter Bulan tgl 13 September 2015 pukul 15:26 GMT = 0 o 14 ‘ 42”
  9. Tinggi Hakiki / Geosentris Hilal ارتفاع الهلال الحقيقي ) / True or Geocentric Altitude of the Crescent Moon) = 1o 35 ‘ 16,80 ” = 1,6 derajat ( di atas ufuk / above horizon )
  10. Tinggi Lihat / Toposentris Hilal ( ارتفاع الهلال المرئي/ Apparent or Topocentric Altitude of the Crescent Moon ) = 1o 22 ‘ 1,3 ” = 1,4 derajat ( di atas ufuk / above horizon )
  11. Lama Hilal di atas ufuk ( الهلال فوق الأفق مكث / Long of the Crescent ) = 5 menit 28 detik
  12. Azimuth Matahari ( سمت الشمس / Azimuth of the Sun ) = 274o 19′ 33,8 ” atau 274,3 derajat
  13. Azimuth Hilal ( سمث الهلال / Azimuth of the Crescent ) = 271o 08′ 33,35o atau 271,1 derajat
  14. Posisi Hilal 3o 11′ 0,45 ” di sebelah Selatan Matahari Terbenam dalam keadaan miring ke Utara sebesar 66o 45′ 37,95 ” atau 66,8 derajat
  15. Lebar Nurul Hilal (سمك الهلال / Crescent Widht) = 0 o 9 ‘ 18,9 ” = 0,155249629 jari
  16. Berdasarkan Ilmu Astronomi: Ketinggian Hilal Toposentris / Mar’i tersebut di atas sebesar 1o 22 ‘ 1,3 ” atau 1,4 derajat ( di atas ufuk ) belum bias dilihat atau dirukyat, meskipun menggunakan teropong atau teleskop, apalagi mata telanjang (naked eye). Dengan demikian: Awal bulan Dzul-Hijjah 1436 H di Saudi Arabia jatuh pada hari Selasa Pahing, 15 September 2015 M.
  17. Wukuf di Padang Arafah, Saudi Arabia tanggal 9 Dzul-Hijjah 1436 H jatuh pada hari Rabu Kliwon, 23 September 2015 M. dan Hari Raya Idhul Adha, 10 Dzul-Hijjah 1436 H. jatuh pada hari Kamis Legi, 24 September 2015 M.

CATATAN:
========
1. Perhitungn diambil berdasarkan pada data Bulan (Moon) dan Matahari (Sun) “The Nautical Almanac for the Year 2015”, di mana data-data tersebut berasal dari pantauan satelit ruang angkasa NASA (National Aeronautics and Space Administration).

  1. Keputusan selanjutnya diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah Saudi Arabia.

===================================================================

III. REKAP HISAB AWAL DZUL-HIJJAH 1436 H / 2015 M DI MADINAH, SAUDI ARABIA (RU’YATUL HILAL: AHAD KLIWON, 13 SEPTEMBER 2015 M)
MENURUT SISTEM HISAB KONTEMPORER “NAUTICAL ALMANAC”

AL-HASIB : KH. MUHAMMAD THOBARY SYADZILY AL-BANTANY
(PENGASUH PONDOK PESANTREN “AL-HUSNA” PERIUK JAYA KOTA TANGERANG)

=====================================================================

Pusat Observasi Bulan (POB) : Madinah, Saudi Arabia
Lintang Tempat (Ø ) : 24o 28′ 03,00” Lintang Utara
Bujur Tempat ( λ ) : 39o 36′ 41,00” Bujur Timur
Tinggi Tempat/ Elevasi ( EL ) : 10 meter di atas Permukaan Laut

======================================================================

  1. Ijtima’ ( اجتماع / Konjungsi / New Moon ) akhir bulan Dzul-Qa’dah 1436 H terjadi pada hari Ahad Kliwon,13 September 2015 M. pada pukul 09 : 41 : 00 Waktu Madinah (Pagi Hari)
  2. Matahari Terbenam ( غروب الشمس/ Sunset ) pada pukul 18 : 28 : 00 Waktu Madinah
  3. Hilal Terbenam ( غروب الهلال / Moonset ) pada pukul 18 : 32 : 47 Waktu Madinah
  4. Umur Hilal (الهلال عمر / Age of the Crescent Moon ) = 8 jam 47 menit
  5. Greenwich Hour Angle (GHA) Bulan pada tgl 13 September 2015 pukul 15:28 GMT = 49 o 35 ‘ 54,4 ”
  6. Deklinasi Bulan tgl 13 September 2015 pukul 15:28 GMT = 01 o 38 ‘ 18,4 ”
  7. Horizontal Parallax Bulan 13 September 2015 pukul 15:26 GMT = 0 o 54 ‘
  8. Semi Diameter Bulan tgl 13 September 2015 pukul 15:26 GMT = 0 o 14 ‘ 42”
  9. Tinggi Hakiki / Geosentris Hilal ارتفاع الهلال الحقيقي ) / True or Geocentric Altitude of the Crescent Moon) = 1o 23 ‘ 51,15 ” = 1,4 derajat ( di atas ufuk / above horizon )
  10. Tinggi Lihat / Toposentris Hilal ( ارتفاع الهلال المرئي/ Apparent or Topocentric Altitude of the Crescent Moon ) = 1o 11 ‘ 42,86 ” = 1,2 derajat ( di atas ufuk / above horizon )
  11. Lama Hilal di atas ufuk ( الهلال فوق الأفق مكث / Long of the Crescent ) = 5 menit 47 detik
  12. Azimuth Matahari ( سمت الشمس / Azimuth of the Sun ) = 274o 32′ 57,4 ” atau 274,5 derajat
  13. Azimuth Hilal ( سمث الهلال / Azimuth of the Crescent ) = 272o 37′ 29,4o atau 272,6 derajat
  14. Posisi Hilal 1o 55′ 28 ” di sebelah Selatan Matahari Terbenam dalam keadaan miring ke Utara sebesar 58o 9′ 22,7 ” atau 58,2 derajat
  15. Lebar Nurul Hilal (سمك الهلال / Crescent Widht) = 0 o 6 ‘ 26,42 ” = 0,107339459 jari
  16. Berdasarkan Ilmu Astronomi: Ketinggian Hilal Toposentris / Mar’i tersebut di atas sebesar 1o 11 ‘ 42,86 ” atau 1,2 derajat ( di atas ufuk ) belum bias dilihat atau dirukyat, meskipun menggunakan teropong atau teleskop, apalagi dengan mata telanjang (naked eye). Dengan demikian: Awal bulan Dzul-Hijjah 1436 H di Saudi Arabia jatuh pada hari Selasa Pahing, 15 September 2015 M.
  17. Wukuf di Padang Arafah, Saudi Arabia tanggal 9 Dzul-Hijjah 1436 H jatuh pada hari Rabu Kliwon, 23 September 2015 M. dan Hari Raya Idhul Adha, 10 Dzul-Hijjah 1436 H. jatuh pada hari Kamis Legi, 24 September 2015 M.

CATATAN:
========
1. Perhitungn diambil berdasarkan pada data Bulan (Moon) dan Matahari (Sun) “The Nautical Almanac for the Year 2015”, di mana data-data tersebut berasal dari pantauan satelit ruang angkasa NASA (National Aeronautics and Space Administration).

  1. Keputusan selanjutnya diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah Saudi Arabia.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply