Fir’aun-Nya Kanjeng Nabi Muhammad

Sarkub Share:
Share

firaunSaat turun Surah Ar Rohman Rasululloh SAW menawarkan kepada para shahabatnya :

“ Siapa yg berani membacakannya di hadapan para pemuka Quraisy ?”

 Lalu Ibnu Mas’ud maju dan berkata : “Saya Ya Rosululloh. Saya yg akan membacakannya di hadapan mereka.”

Sesudah Ibnu Mas’ud selesai membacakannya dihadapan mereka maka Abu Jahal memukuli dan melukainya sampai merobekkan telinganya.

Melihat keadaannya, Rasululloh SAW menjadi sedih . Tetapi kemudian Jibril turun dan Rasululloh melihatnya tertawa. Rasululloh pun bertanya : “ Mengapa engkau tertawa, Jibril?”

 

Jibril menjawab :” Suatu saat Engkau akan mengetahui alasannya..”

Selanjutnya, saat perang Badar terjadi dan kaum Quraisy telah dikalahkan, ibnu Mas’ud yg terhalang udhur sehingga tidak ikut berperang di dalamnya melapor kepada Rasululloh SAW : “ Wahai Rasululloh. Aku kehilangan fadhilah jihad…”

Rasululloh menjawab : “ Pergilah kesana, dan lihat apakah masih ada diantara mereka yg masih ada sisa-sisa kehidupannya , maka bunuhlah dia dan engkau pun akan mendapat pahala jihad juga.”

Ibnu Mas’ud segera menuju mayat-mayat orang Musyrik yg berserakan. Meneliti barangkali masih ada diantara mereka yg tersisa nyawanya. Dan ternyta dia dapati abu jahal dalam keadaan sakarat dan belum meninggal dunia. Abu Jahal dalam luka parahnya melihat Ibnu Mas’ud itupun berkata :

“  Katakan kepada Muhammad ..dia bagiku adalah musuh terbesarku dalam hidupku dan dalam kematianku.. Annahu abghodhul kholqi ilayya fil haya-ti wal mama-ti.”

Ibnu Mas’ud segera membunuh Abu Jahal . Dia kemudian ingin memikul mayatnya dan membawanya kehadapan Nabi, tetapi dia tidak kuat. Lalu dia memotong kepalanya dan mencoba mencangkingnya, tetapi ajaibnya dia tidak kuat juga. Lalu dia potong telinga Abu Jahal dan membawanya menuju Nabi dan dia..kuat membawanya

Ketika Nabi dan Jibril melihat ibnu mas’ud menenteng daun telinga Abu Jahal yg dia ikat dengan sebuah benang, mereka berdua tertawa. Kata Jibril : “ Ya Rosulalloh. Telinga dib alas telinga. Kalau kepala itu lelebihan… Al Udhunu bil Udhuni, war Ro’su Ziya-dah !”

Lantas Ibu mas’ud menuturkan kata-kata terahir Abu Jahal . Dan Nabi SAW begitu mendengarnya beliau berkata :

“ Fir’aunku lebih dahsyat di banding Fir’aun nya Musa. Karena Fir’aun Musa ketika mau celaka dia berkata …AMANTU ANNAHU LA-ILAHA ILLAL LADHI AMANAT BIHI BANU ISRO-ILA..Aku iman dengan Tuhan yg di sembah oleh Bani Isra’il…Adapun Fir’aunku ini ketika mau celaka dia malahan semakin besar kebencian dan keingkarannya..”

Kata Ulama, mengapa Ibnu Mas’ud tidak mampu membawa kepalanya abu Jahal? Itu karena abu Jahal adalah Anjing..dan Anjing itu tidaklah di tenteng membawanya, tetapi mesti di ikat dengan tali dan ditarik begitu saja talinya…

Selain itu, Abu Jahal mengapa lebih dahsyat kekafirannya dibanding Fir’aun adalah jika Fir’aun itu memusuhi Musa dengan lisannya saja, bahkan sempat pula Musa dipelihara di masa kecilnya oleh Fir’aun. Sedangkan Abu Jahal ini memusuhi dan menyakiti Rasululloh SAW dengan lisan dan perbuatannya juga dan memusuhi beliau mulai dari masa kecil beliau hingga masa tua beliau juga. Wallohu a’lam

Dikutip dari http://www.facebook.com/notes/muhajir-madad-salim/firaun-nya-kanjeng-nabi-muhammad/432549530149817

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

2 Responses

  1. pa'eam01/02/2014 at 08:40Reply

    @admin
    sekedar mengingatkan, hadits Firaun hadzihil ummah, bahwa orang/person yg warid yg dimaksudkan oleh hadits ini ada 2 orang yaitu Abu Jahal dan Muawiyah bin abi Sufyan. menurut yg sy baca yg menggunakan nama Abu Jahal haditsnya munqathi alias dloif, sementara yg mnyebut Muawiyah Shohih dan banyak shawahidnya. Aalasan kedua klu ditujukan pd Abu jahal jelas tidak sesuai fakta krn Abu Jahal tak pernah jadi raja. Sementara Muawiyah pernah jadi raja dan siroh menunjukkan bagaimana perlakuan kepada Ahlul Bait dan para shahabat. Perlu diingat pemalsuan hadits pada masanya begitu masif untuk mengurangi kemulyaan Ahlul Bait dan membersihkan namanya dari hadits2 mastalib-nya yg cukup banyak. Mohon diklarifikasi sdr@admin.

  2. pa'eam01/02/2014 at 08:47Reply

    Mohon klarifikasi betulkah begitu?. Ada dua orang yg dtuju oleh hadits ini, kenapa admin milih yg Abu jahal?. Tolong klarifikasi ya..

Leave a Reply