<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Thariqat Sarkubiyah</title>
	<atom:link href="http://www.sarkub.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sarkub.com</link>
	<description>Santun Berdakwah Sejuk Beribadah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 May 2013 05:33:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Makam Mbah Ratu Ayu Bangil Pasuruan</title>
		<link>http://www.sarkub.com/2013/makam-mbah-ratu-ayu-bangil-pasuruan/</link>
		<comments>http://www.sarkub.com/2013/makam-mbah-ratu-ayu-bangil-pasuruan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 May 2013 05:12:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Sarkub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[MAKAM KERAMAT]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[bangil]]></category>
		<category><![CDATA[mbah ratu ayu]]></category>
		<category><![CDATA[pasuruan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sarkub.com/?p=9792</guid>
		<description><![CDATA[SARKUB.COM &#8211; Kalau anda berkesempatan mengunjungi Bangil Pasuruan cobalah untuk mampir berziarah ke makam waliyullah... <a class="meta-more" href="http://www.sarkub.com/2013/makam-mbah-ratu-ayu-bangil-pasuruan/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
	<strong><img alt="" class="alignleft" height="173" src="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2012/10/sy-khodijah11.jpg" style="margin: 4px;" width="231" />SARKUB.COM<em> &#8211; </em></strong>Kalau anda berkesempatan mengunjungi Bangil Pasuruan cobalah untuk mampir berziarah ke makam waliyullah yang terletak di belakang komplek rest area Swadesi. Disana terdapat makam&nbsp;<strong><em>Mbah Ratu Ayu</em></strong>&nbsp;yang memiliki nama asli&nbsp;<em><strong>Syarifah Khadijah</strong></em>&nbsp;putri dari&nbsp;<strong><em>Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati, </em></strong><em>salah satu walisongo</em><strong><em>).</em></strong>&nbsp;Cerita dimakamkannya&nbsp;<strong><em>Mbah Ratu Ayu Ibu</em></strong>&nbsp;di Bangil ini bermula ketika suatu saat putri&nbsp;<strong><em>Sunan Gunung Jati</em></strong>&nbsp;ini, mendadak dirundung rasa kangen yang begitu dalam kepada kedua putranya yang tengah belajar agama di pondok pesantren milik Mbah Soleh Semendi di daerah Winongan, yang tak lain adalah masih familinya.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Akhirnya berangkatlah beliau mengunjungi kedua putranya,&nbsp;<em><strong>Sayid Arif Basyaiban, Segoropuro</strong></em>&nbsp;dan&nbsp;<strong><em>Sayid Sulaiman Mojoagung</em></strong>&nbsp;yang belajar di pesantren di Winongan. Namun sepulang menjenguk kedua putranya tersebut,&nbsp;<strong><em>Mbah Ratu Ibu</em></strong>&nbsp;mendadak sakit saat di daerah Bangil dan akhirnya meninggal. Setelah meninggal&nbsp;<strong><em>Syarifah Khadijah</em></strong>&nbsp;dimakamkan di pemakaman di daerah yang sekarang disebut dengan Wetan Alun karena memang letaknya di Wetan (Bahasa Jawa yang artinya Timur) dari alun-alun Bangil.
</p>
<div style="text-align: justify;">
	Melahirkan keturunan berupa ulama besar di Pasuruan tidaklah tercetak dengan sendirinya. Sebab, selain silsilah dari salah satu Wali Songo, suami Alhababah Syarifah Khodijah juga orang terhormat. Yakni, Habib Abdurrohman bin Umar Baasyaiban. Di kalangan orang Jawa, Habib Abdurrahman lebih dikenal dengan sebutan Jaka Tingkir.&nbsp;Sayangnya, sejarah-sejarah Islam seperti ini, tidak banyak diwariskan buat cerita anak cucu kita. Di sekolah-sekolah, jarang sekali yang mengajarkan tentang sejarah Islam. Padahal ini sangat penting artinya.
</div>
<p style="text-align: justify;">
	Dikisahkan,&nbsp;&nbsp;&quot;Pernah ada anak usia 12 tahun yang sejak lahir tidak bisa bicara. Tapi tiba-tiba bisa bicara setelah menghadiri haul&nbsp;<strong><em>Mbah Ratu Ibu</em></strong>&nbsp;ini, dan ini adalah salah satu karomah wali perempuan disini mas. Karena wali perempuan jarang, makanya karomahnya begitu hebat,&quot; ujar salah satu warga di sekitar makam.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Komplek ini terletak persis dibelakang rest area swadesi, diperikirakan berumur sudah ratusan tahun, sebelumnya komplek ini&nbsp;tak ada bedanya dengan komplek-komplek makam yang lain, hanya komplek makam biasa, suatu saat ada seorang kyai dari daerah&nbsp;Lawang Malang bernama&nbsp;<strong>Kyai Ba&#39;bud</strong>&nbsp;mengunjungi komplek ini dan menemukan sebuah makam yaitu makam&nbsp;<strong>Syarifah Khadijah</strong>,&nbsp;<strong>Kyai&nbsp;Ba&#39;bud</strong>&nbsp;mempercayai kalau makam ini bukan makam dari orang biasa atau lebih tepatnya seorang wali menurutnya, maka kemudian&nbsp;dibangun sebuah kijing (bangunan makam) dan dalam perkembangannya dibangunkan sebuah gedung untuk menandai komplek tersebut,&nbsp;dalam komplek ini terdapat beberapa makam diantaranya makam&nbsp;<strong>Syarifah Khadijah (Mbah Ratu Ayu/Ratu Ibu), Abdullah Bin Abdur&nbsp;Rahman,</strong>&nbsp;dan pembantunya, serta makam&nbsp;<strong>KH.Qosyim Muzammil,</strong>&nbsp;juga terdapat satu makam lagi yang terpisah dari bangunan ini,&nbsp;terletak di sebelah timurnya yaitu makam&nbsp;<strong>Habib Qosim Basyaiban.</strong>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Komplek ini banyak dikunjungi peziarah dari berbagai daerah dan berbagai kalangan, apalagi ketika digelar acara Haul&nbsp;peringatan wafatnya&nbsp;<strong>Mbah Ratu Ibu</strong>, ratusan peziarah dari seluruh pulau jawa dan dari berbagai daerah di seluruh nusantara&nbsp;berkumpul disini untuk memperingati Haulnya.
</p>
<div style="text-align: justify;">
	Komplek pemakaman ini didukung dengan adaanya Masjid, Rest Area dengan rumah makan yang menyajikan makanan khas Bangil&nbsp;seperti&nbsp;<strong><em>Gule Sate</em>&nbsp;</strong>serta lahan parkir yang cukup luas, di tambah lagi UKM-UKM khas seperti busana&nbsp;<em>bordir</em>, souvenir juga&nbsp;terdapat dalam satu komplek. Akses untuk menuju komplek ini juga sangat mudah karena terdapat Halte tempat transit travel,&nbsp;bus antar kota dan antar propinsi yang menuju Surabaya, Probolinggo, Banyuwangi, Bali dan Lombok, yang hampir semua berhenti&nbsp;di tempat ini yang dikenal dengan swadesi.
</div>
<div style="text-align: justify;">
	&nbsp;
</div>
<div style="text-align: justify;">
	(Dari berbagai sumber)
</div>
<div style="text-align: justify;">
	&nbsp;
</div>
<div style="text-align: justify;">
	<div id="attachment_12317" class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><img src="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2013/05/kru-sarkub.jpg" alt="Salah seorang kru Sarkub dari Tangerang menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Mbah Ratu di Bangil Pasuruan" class="size-full wp-image-12317 wp-caption aligncenter" height="413" width="517" /><p class="wp-caption-text">Salah seorang kru Sarkub dari Tangerang menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Mbah Ratu di Bangil Pasuruan</p></div>
</div>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Menyan Terkait:</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Kesederhanaan Syekh Abdul Malik" href="http://www.sarkub.com/2012/kesederhanaan-syekh-abdul-malik/" rel="bookmark">Kesederhanaan Syekh Abdul Malik</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Peran Gus Ma&#8217;shum Lirboyo Dalam Penumpasan PKI" href="http://www.sarkub.com/2012/peran-gus-mashum-lirboyo-dalam-penumpasan-pki/" rel="bookmark">Peran Gus Ma&#8217;shum Lirboyo Dalam Penumpasan PKI</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus Luar Batang" href="http://www.sarkub.com/2012/habib-husein-bin-abu-bakar-alaydrus-luar-batang/" rel="bookmark">Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus Luar Batang</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Habib Syekh bin Ahmad Bafaqih Botoputih" href="http://www.sarkub.com/2012/habib-syekh-bin-ahmad-bafaqih-botoputih/" rel="bookmark">Habib Syekh bin Ahmad Bafaqih Botoputih</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid, Tanggul" href="http://www.sarkub.com/2012/habib-sholeh-bin-muhsin-al-hamid-tanggul/" rel="bookmark">Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid, Tanggul</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sarkub.com/2013/makam-mbah-ratu-ayu-bangil-pasuruan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fanatik Buta, Wahabi Merampas Tongkat Khatib Jum&#8217;at</title>
		<link>http://www.sarkub.com/2013/fanatik-buta-wahabi-merampas-tongkat-khatib-jumat/</link>
		<comments>http://www.sarkub.com/2013/fanatik-buta-wahabi-merampas-tongkat-khatib-jumat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 00:01:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Sarkub</dc:creator>
				<category><![CDATA[KAJIAN ASWAJA]]></category>
		<category><![CDATA[Warta]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah jum'at]]></category>
		<category><![CDATA[khotib jum'at]]></category>
		<category><![CDATA[rampas tongkat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sarkub.com/?p=12269</guid>
		<description><![CDATA[Wahabi Stres Mencoba Hentikan Azan Pertama dan merampas Tongkat Khatib Jum&#39;at. Suka Makmue &#8211; Tiga... <a class="meta-more" href="http://www.sarkub.com/2013/fanatik-buta-wahabi-merampas-tongkat-khatib-jumat/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
	<strong><span class="fbPhotosPhotoCaption" data-ft="{&quot;type&quot;:45}" id="fbPhotoSnowliftCaption" tabindex="0"><span class="hasCaption">Wahabi Stres Mencoba Hentikan Azan Pertama dan merampas Tongkat Khatib Jum&#39;at</span></span>.</strong>
</p>
<p style="text-align: center;">
	<img alt="rampas tongkat khotib jum'at" class="aligncenter size-full wp-image-12270" height="438" src="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2013/05/rampas-tongkat-khatib.jpg" width="584" />
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span class="fbPhotosPhotoCaption" data-ft="{&quot;type&quot;:45}" id="fbPhotoSnowliftCaption" tabindex="0"><span class="hasCaption"><strong>Suka Makmue</strong> &#8211; Tiga jamaah shalat Jumat yang terdiri seorang ayah bersama dua anaknya mengamuk di Masjid Baitul Qudus, Desa Keudee Seumot, Ulee Jalan, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh, pada saat pelaksanaan shalat Jumat (17/5/2013). Ayah dan anak ini sempat menggagalkan kumandang azan pertama <span class="text_exposed_show">dan kemudian merampas tongkat khatib saat berkhutbah.</span></span></span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, sang ayah berinisial H IB beserta dua anaknya, yaitu Ar dan Ir. Ketiganya merupakan jamaah shalat Jumat di Masjid Baitul Qudus, kemarin.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Ketenangan di dalam masjid mendadak ricuh ketika muazin (bilal) bernama Tgk Ali Hasyimi mengumandangkan azan pertama. Tiba-tiba seorang jamaah berinisial H IB bangun dan merebut mikrofon yang digunakan Tgk Ali Hasyimi. Aksi menghentikan azan itu dibantu oleh dua Ar dan Ir yang tak lain adalah putra dari H IB. Pakaian yang dikenakan Tgk Ali Hasyimi putus kancingnya akibat serangan mendadak itu. Untungnya, sejumlah jamaah lain cepat melerai sehingga tak sempat terjadi baku hantam.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Tgk Ali Hasyimi berusaha melanjutkan kumandang azan yang terputus. Namun, lagi-lagi satu keluarga ini mengamuk dan marah-marah serta menarik korban sambil mengeluarkan kata-kata yang tak enak didengar oleh jamaah lainnya. Akhirnya, kumandang azan terpaksa dihentikan.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong>Rampas tongkat khatib</strong>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Setelah suasana terkendali, panitia mengumumkan tatalaksana ibadah shalat Jumat hari itu dengan mempersilakan khatib Tgk Saleh Ali G untuk menyampaikan khutbah.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Ternyata, ketika khatib memulai khutbah, lagi-lagi H IB bersama kedua anaknya mengamuk. Mereka merampas tongkat yang ada di tangan khatib. H IB beralasan, penggunaan tongkat oleh khatib tak pernah dilakukan di masjid itu. Akhirnya pengikut wahabi yang fanatik dan stres tersebut berurusan dengan kepolisian setempat.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span class="fbPhotosPhotoCaption" data-ft="{&quot;type&quot;:45}" tabindex="0"><span class="hasCaption"><span class="text_exposed_show">Itulah kebodohan wahabi, adzan pertama jum&#39;at dihentikan karena dianggap bid&#39;ah, padahal sumber adzan pertama jum&#39;at itu dari Sahabat Utsman bin Affan. </span></span></span>sabda Rasulullah SAW:
</p>
<p style="text-align: justify;">
	فعليكم بسنتي وسنة الخلفاء الراشدين المهديين تمسكوا بها وعضّوا عليها با النواجذ.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<em>&hellip;..maka wajib atas kalian untuk selalu mengikuti sunnahku dan sunnah para khulafaurrasyidin, peganglah erat-erat dan gigitlah dengan gigi geraham kalian.</em>(Abu Dawud : 4607)
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Dalam hadits diatas kita diperintahkan untuk mengikuti sunnah para Khulafaurrasyidin, dan Utsman adalah salah satu dari mereka, maka adzan yang Ia sunnahkan adalah adzan syar&rsquo;i yang diikuti. Karena dengan mengikuti sunnahnya berarti mengikuti sunnah Rasulullah SAW karena kita diperintahkan untuk mengikutinya.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Sedangkan memegang tongkat ketika khotbah jum&#39;at itu juga sunnah, dalil selengkapnya bisa anda simak disini: <a href="http://www.sarkub.com/2013/khotbah-jumat-memegang-tongkat/">http://www.sarkub.com/2013/khotbah-jumat-memegang-tongkat/</a> . <i><span style="font-size:14px;">Hikmah dianjurkannya memegang tongkat adalah untuk mengikat hati (agar lebih konsentrasi) dan agar tidak mempermainkan tangannya. Demikian dalam kitab <em>Subulus Salam</em>, juz II, hal 59).</span></i>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	&nbsp;
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<i><span style="font-size:14px;">Sumber berita: <a href="http://aceh.tribunnews.com">Serambi Indonesia</a></span></i></p>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Menyan Terkait:</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Ibn Taimiyah Menganggap Baik Dzikir dengan Tasbih, Albani Membid&#8217;ahkannya" href="http://www.sarkub.com/2013/ibn-taimiyah-menganggap-baik-dzikir-dengan-tasbih-albani-membidahkannya/" rel="bookmark">Ibn Taimiyah Menganggap Baik Dzikir dengan Tasbih, Albani Membid&#8217;ahkannya</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Perhatian Sahabat Terhadap Peninggalan Cincin Nabi SAW" href="http://www.sarkub.com/2013/perhatian-sahabat-terhadap-peninggalan-cincin-nabi-saw/" rel="bookmark">Perhatian Sahabat Terhadap Peninggalan Cincin Nabi SAW</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Khilafah Tinggal Nostalgia" href="http://www.sarkub.com/2013/khilafah-tinggal-nostalgia/" rel="bookmark">Khilafah Tinggal Nostalgia</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Ya Rasulullah, Aku Lapar &#8230;." href="http://www.sarkub.com/2013/ya-rasulullah-aku-lapar/" rel="bookmark">Ya Rasulullah, Aku Lapar &#8230;.</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Ibnu Qayyim al-Jauziyah Berdusta Atas Nama Imam Al-Baihaqi" href="http://www.sarkub.com/2013/ibnu-qayyim-al-jauziyah-berdusta-atas-nama-imam-al-baihaqi/" rel="bookmark">Ibnu Qayyim al-Jauziyah Berdusta Atas Nama Imam Al-Baihaqi</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sarkub.com/2013/fanatik-buta-wahabi-merampas-tongkat-khatib-jumat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Khotbah Jum&#8217;at Memegang Tongkat</title>
		<link>http://www.sarkub.com/2013/khotbah-jumat-memegang-tongkat/</link>
		<comments>http://www.sarkub.com/2013/khotbah-jumat-memegang-tongkat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 May 2013 23:33:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Sarkub</dc:creator>
				<category><![CDATA[KAJIAN ASWAJA]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah jum'at]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah tongkat]]></category>
		<category><![CDATA[tongkat khotbah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sarkub.com/?p=12265</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Di kalangan Nahdliyyin pelaksanaan khutbah jum&#8217;at selalu terlihat tongkat di tangan khatib selama khutbah... <a class="meta-more" href="http://www.sarkub.com/2013/khotbah-jumat-memegang-tongkat/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div dir="ltr">
<div style="text-align: justify;">
		<img alt="khotbah memakai tongkat" class="aligncenter size-full wp-image-12266" height="325" src="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2013/05/habib-umar-tongkat.jpg" width="434" />
	</div>
<div style="text-align: justify;">
		&nbsp;
	</div>
<div style="text-align: justify;">
		<span style="font-size:14px;">Di kalangan Nahdliyyin pelaksanaan khutbah jum&rsquo;at selalu terlihat tongkat di tangan khatib selama khutbah dibacakan. Berbeda dengan sebagian golongan yang tidak memakai tongkat yang menilai bahwa khutbah sambil pegang tongkat <strong>Bid&#39;ah</strong>, karena menurutnya tidak ada contoh dari Nabi saw. Dan menurut mereka yang boleh pegangan tongkat adalah orang yang sudah lanjut usia yang tidak dapat berdiri kecuali dibantu dengan tongkat.</span>
	</div>
<div style="text-align: justify;">
		<br />
		<span style="font-size:14px;"><strong>KETERANGAN</strong><br />
		Anggapan itu tidak benar. Khutbah jum&#39;at boleh sambil pegang tongkat dan boleh tidak. Nabi saw, bila khutbah pegang tongkat. Bukan karena Nabi lanjut usia dan tidak mampu berdiri kecuali dibantu tongkat, namun itu sunnah. Diantara fungsinya adalah agar pada waktu khutbah tangan tidak bergerak liar, sebab khutbah jum&#39;at beda dengan ceramah umum. Apakah ada dalil dari tradisi penggunaan tongkat saat khotib membacakan khotbah dan apakah ada hikmahnya?. Berikut pandangan ulama&#39; seputar masalah tersebut.</span>
	</div>
<div style="text-align: justify;">
		&nbsp;
	</div>
<div style="text-align: justify;">
		<span style="font-size:14px;">Dasar hadits dalam kitab sunan Abi Dawud, bab al-Rajul Yahtubu &lsquo;ala Qouts:</span>
	</div>
<div dir="RTL" style="text-align: justify;">
		<span style="font-size:14px;">حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا شِهَابُ بْنُ خِرَاشٍ حَدَّثَنِى شُعَيْبُ بْنُ رُزَيْقٍ الطَّائِفِىُّ قَالَ جَلَسْتُ إِلَى رَجُلٍ لَهُ صُحْبَةٌ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُقَالُ لَهُ الْحَكَمُ بْنُ حَزْنٍ الْكُلَفِىُّ فَأَنْشَأَ يُحَدِّثُنَا قَالَ وَفَدْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- سَابِعَ سَبْعَةٍ أَوْ تَاسِعَ تِسْعَةٍ فَدَخَلْنَا عَلَيْهِ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ زُرْنَاكَ فَادْعُ اللَّهَ لَنَا بِخَيْرٍ فَأَمَرَ بِنَا أَوْ أَمَرَ لَنَا بِشَىْءٍ مِنَ التَّمْرِ وَالشَّأْنُ إِذْ ذَاكَ دُونٌ فَأَقَمْنَا بِهَا أَيَّامًا شَهِدْنَا فِيهَا الْجُمُعَةَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَامَ مُتَوَكِّئًا عَلَى عَصًا أَوْ قَوْسٍ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ كَلِمَاتٍ خَفِيفَاتٍ طَيِّبَاتٍ مُبَارَكَاتٍ ثُمَّ قَالَ &laquo; أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّكُمْ لَنْ تُطِيقُوا أَوْ لَنْ تَفْعَلُوا كُلَّ مَا أُمِرْتُمْ بِهِ وَلَكِنْ سَدِّدُوا وَأَبْشِرُوا &raquo;. قَالَ أَبُو عَلِىٍّ سَمِعْتُ أَبَا دَاوُدَ قَالَ ثَبَّتَنِى فِى شَىْءٍ مِنْهُ بَعْضُ أَصْحَابِنَا وَقَدْ كَانَ انْقَطَعَ مِنَ الْقِرْطَاسِ.</span>
	</div>
<div style="text-align: justify;">
		<span style="font-size:14px;">Dari hadits ini, Shan&rsquo;ani mengatakan;</span>
	</div>
<div dir="RTL" style="text-align: justify;">
		<span style="font-size:14px;">وَفِى الْحَدِيْثِ دَلِيْلٌ عَلَى اَنَّهُ يُنْدَبُ لِلْخَطِيْبِ اْلاِعْتِمَادُ عَلَى سَيْفٍ اَوْنَحْوِهِ وَقْتَ خُطْبَتِهِ (سبل السلام,ج2 ص59)</span>
	</div>
<div style="text-align: justify;">
		<span style="font-size:14px;"><em>Hadits tersebut menjelaskan tentang kesunnahan khatib memegang pedang</em> <em>atau semisal (tongkat) pada waktu menyampaikan khutbahnya. </em>(Subul al-Salam, Juz II, hal. 59)</span>
	</div>
<div style="text-align: justify;">
		&nbsp;
	</div>
<div style="text-align: justify;">
<div align="right">
			<span style="font-size:14px;">عَنْ شُعَيْبِ بْنِ زُرَيْقٍ الطَائِفِيِّ قَالَ شَهِدْناَ فِيْهَا الجُمْعَةَ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ مُتَوَكِّئًا عَلَى عَصَا أَوْقَوْسٍ </span>
		</div>
<p>
		<span style="font-size:14px;"><em>Dari Syu&#39;aib bin Zuraidj at-Tha&#39;ifi ia berkata &#39;&#39;Kami menghadiri shalat jum&#39;at pada suatu tempat bersama Rasulullah SAW. Maka&nbsp; Beliau berdiri berpegangan pada sebuah tongkat atau busur&quot;. (Sunan Abi Dawud hal. 824). </em></p>
<p>		As Shan&rsquo;ani mengomentari hadits terserbut bahwa hadits itu menjelaskan tentang &ldquo;sunnahnya khatib memegang pedang atan semacamnya pada waktu menyampaikan khutbahnya&rdquo;. (<em>Subululus Salam</em>, juz II, hal 59)</span><br />
		&nbsp;</p>
<div align="right">
			<span style="font-size:14px;">فَإِذَا فَرَغَ المُؤَذِّّنُ قَامَ مُقْبِلاً عَلَى النَّاسِ بِوَجْهِهِ لاَ يَلْتَفِتُ يَمِيْنًا وَلاَشِمَالاً وَيُشْغِلُ يَدَيْهِ بِقَائِمِ السَّيْفِ أَوْ العُنْزَةِ وَالمِنْبَرِ كَيْ لاَ يَعْبَثَ بِهِمَا أَوْ يَضَعَ إِحْدَاهُمَا عَلَى الآخَرِ </span>
		</div>
<p>
			<br />
			<span style="font-size:14px;"><em>Apabila muadzin telah selesai (adzan), maka khatib berdiri menghadap jama&#39; ah dengan wajahnya. Tidak boleh menoleh ke kanan dan ke kiri. Dan kedua tangannya memegang pedang yang ditegakkan atau tongkat pendek serta (tangan yang satunya memegang) mimbar. Supaya dia tidak mempermainkan kedua tangannya. (Kalau tidak begitu) atau dia menyatukan tangan yang satu dengan yang lain&quot;. (Ihya&#39; &#39;Ulum al-Din, juz I, hal 180)</em></span>
		</p>
</p></div>
<div style="text-align: justify;">
		<span style="font-size:14px;">Jumhur ulama&rsquo; mengatakan bahwa sunnah hukumnya bagi khotib untuk memegang tongkat pada saat membaca khutbah. Hal di jelaskan oleh Imam Syafi&rsquo;i di dalam kitab al-Umm juz I. Hal.272.</span>
	</div>
<div style="text-align: justify;">
		&nbsp;
	</div>
<div dir="RTL" style="text-align: justify;">
		<span style="font-size:14px;">قَالَ الشَّافِعِيُّ رَحِمَكُمُ اللهُ وَبَلَغْنَا اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ اِذَا خَطَبَ اِعْتَمَدَ عَلَى عَصًا وَقَدْ قِيْلَ خَطَبَ مُتَعَمِّدًا عَلَى عَنَـزَةٍ وَعَلَى قَوْسٍ وَكُلُّ ذَلِكَ اِعْتِمَادٌ اَخْبَرْنَا الرَّبِيْعُ قَالَ اَخْبَرْنَا الشَّافِعِيُّ قَالَ اَخْبَرْنَا اِبْرَاهِيْمُ عَنْ لَيْثٍ عَنْ عَطَاءٍ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كِانِ اَذَا خَطَبَ يَعْتَمِدُ عَلَى عَنَـزَتِهِ اِعْتِمَادًا (الأم ج1 ص 272)</span>
	</div>
<div style="text-align: justify;">
		<span style="font-size:14px;"><em>(Imam Syafi&rsquo;i ra berkata) mudah-mudahan Allah Swt. memberikan rahmat kepada beliau, dan telah sampai kepada kami (berita) bahwa ketika Rasulullah Saw. berkhutbah, beliau berpegang pada tongkat. Ada yang mengatakan, beliau berkhutbah dengan memegang tongkat pendek dan anak panah. Semua benda-benda itu dijadikan tempat bertumpu (pegangan). Al-Rabi&rsquo; mengabarkan dari imam Syafi&rsquo;i dari Ibrahim, dari Laits dari &lsquo;Atha&rsquo;, bahwa Rasulullah Saw. jika berkhutbah beliau memegang tongkat pendeknya untuk dijadikan tumpuan. </em>(Al-Umm, juz I, hal.272)</span>
	</div>
<div style="text-align: justify;">
		&nbsp;
	</div>
<div style="text-align: justify;">
		<span style="font-size:14px;">Hikmah dianjurkannya memegang tongkat adalah untuk mengikat hati (agar lebih konsentrasi) dan agar tidak mempermainkan tangannya. Demikian dalam kitab <em>Subulus Salam</em>, juz II, hal 59).</p>
<p>		Jadi, seorang khatib disunnahkan memegang tongkat saat berkhutbah. Tujuannya, selain mengikuti jejak Rasulullah SAW juga agar khatib lebih konsentrasi (<em>khusyu&rsquo;</em>) dalam membaca khuthbah. <em>Wallahua&rsquo;lam bishshawab</em>.</span>
	</div>
<p style="text-align: justify;">
		<span style="font-size:14px;">Dari penjelasan tersebut sudah jelas bahwa khutbah sambil memegang tongkat mempunyai dasar yang kuat, namun masihkah hal ini diklaim sebagai perbuatan bid&rsquo;ah?</span>
	</p>
<p style="text-align: justify;">
		&nbsp;
	</p>
<p style="text-align: justify;">
		<span style="font-size:14px;">(Dari berbagai sumber)</span>
	</p>
</div>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Menyan Terkait:</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Kebohongan &#8216;Khazanah Trans7&#8242; dalam Memaknai Sholawat" href="http://www.sarkub.com/2013/kebohongan-khazanah-trans7-dalam-memaknai-sholawat/" rel="bookmark">Kebohongan &#8216;Khazanah Trans7&#8242; dalam Memaknai Sholawat</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Inilah Ucapan Imam Bukhari dan Imam Ahmad Yang Dipelintir Wahabi" href="http://www.sarkub.com/2013/inilah-ucapan-imam-bukhari-dan-imam-ahmad-yang-dipelintir-wahabi/" rel="bookmark">Inilah Ucapan Imam Bukhari dan Imam Ahmad Yang Dipelintir Wahabi</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Bahaya Takfir" href="http://www.sarkub.com/2013/bahaya-takfir/" rel="bookmark">Bahaya Takfir</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Bermadzhab Salafiyah Adalah Bid&#8217;ah" href="http://www.sarkub.com/2013/bermadzhab-salafiyah-adalah-bidah/" rel="bookmark">Bermadzhab Salafiyah Adalah Bid&#8217;ah</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Enam Jurus Menghadapi Radikalisme Wahabi" href="http://www.sarkub.com/2013/enam-jurus-menghadapi-radikalisme-wahabi/" rel="bookmark">Enam Jurus Menghadapi Radikalisme Wahabi</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sarkub.com/2013/khotbah-jumat-memegang-tongkat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Film `Sang Kiai`, Kisah Perjuangan KH. Hasyim Asy`ari</title>
		<link>http://www.sarkub.com/2013/film-sang-kiai-kisah-perjuangan-kh-hasyim-asyari/</link>
		<comments>http://www.sarkub.com/2013/film-sang-kiai-kisah-perjuangan-kh-hasyim-asyari/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 May 2013 22:46:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Sarkub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sarkub.com/?p=12261</guid>
		<description><![CDATA[FILM YANG HARUS ANDA TONTON: &#39;SANG KIAI&#39; TAYANG MULAI 30 MEI 2013 Sang Kiai adalah... <a class="meta-more" href="http://www.sarkub.com/2013/film-sang-kiai-kisah-perjuangan-kh-hasyim-asyari/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
	<strong>FILM YANG HARUS ANDA TONTON: &#39;SANG KIAI&#39;<br />
	TAYANG MULAI 30 MEI 2013</strong>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<img alt="sang kiai film" class="aligncenter size-full wp-image-12262" height="330" src="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2013/05/sangkiai.jpg" width="600" />
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Sang Kiai adalah film drama Indonesia tahun 2013 yang mengangkat kisah seorang pejuang kemerdekaan sekaligus salah satu pendiri Nahdlatul Ulama dari Jombang, Jawa Timur yakni Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari . Film ini akan dirilis pada tanggal <strong>30 Mei 2013.</strong> Film ini dibintangi oleh Ikranagara, Christine Hakim, Agus Kuncoro, Adipati Dolken.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	&#39;Sang Kiai&#39; merupakan film yang dibuat dengan menyoroti perjuangan Hasyim Asy&#39;ari, tokoh pendiri Nahdatul Ulama (NU) dalam mempertahankan kemerdekaan dan melawan penjajah yang timbul dari spirit keagamaan. Fokus film ini adalah perjuangan seorang ulama kharismatik di pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, melawan penjajah. Termasuk perjuangannya&nbsp; dalam menghadapi tentara Jepang dan bagaimana peran kalangan pesantren dalam perjuangan kemerdekaan. Karena tidak banyak yang tahu tentang kehidupan dan perjuangan beliau untuk agama dan bangsanya.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Dianggap mengikuti jejak &#39;Sang Pencerah&#39; yang mengangkat kehidupan pendiri Muhamadiyyah Kyai H. Ahmad Dahlan, rupanya gagasan membuat film `Sang Kiai` ini sendiri sudah jauh sebelum film tersebut hadir.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Produser Gope Samtani mengatakan diperlukan waktu yang cukup lama untuk mencerna kisah Hasyim Aasy&#39;ari sehingga film `Sang Kiai` baru muncul sekarang yang akan diputar serentak pada <strong>30 Mei 2013.</strong>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Gope juga menerangkan pembuatan filmnya dilandasi keseriusan dalam penggarapannya. Karena itulah, diperlukan waktu selama 2,5 tahun untuk riset. Lalu pemilihan karakter pemain pun tidak sekedar asal-asalan.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong>Sinopsis:</strong>
</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">
		Pendudukan Jepang ternyata tidak lebih baik dari Belanda. Jepang mulai melarang pengibaran bendera merah putih, melarang lagu Indonesia Raya dan memaksa rakyat Indonesia untuk melakukan Sekerei (menghormat kepada Matahari). KH Hasyim Asyari sebagai tokoh besar agamis saat itu menolak untuk melakukan Sekerei karena beranggapan bahwa tindakan itu menyimpang dari aqidah agama Islam. Menolak karena sebagai umat Islam, hanya boleh menyembah kepada Allah SWT. Karena tindakannya yang berani itu, Jepang menangkap KH Hasyim Asyari.
	</p>
<p style="text-align: justify;">
		KH Wahid Hasyim, salah satu putra beliau mencari jalan diplomasi untuk membebaskan KH Hasyim Asyari. Berbeda dengan Harun, salah satu santri KH Hasyim Asyari yang percaya cara kekerasanlah yang dapat menyelesaikan masalah tersebut. Harun menghimpun kekuatan santri untuk melakukan demo menuntut kebebasan KH Hasyim Asyari. Tetapi harun salah karena cara tersebut malah menambah korban berjatuhan.
	</p>
<p style="text-align: justify;">
		Dengan cara damai KH Wahid Hasyim berhasil memenangkan diplomasi terhadap pihak Jepang dan KH Hasyim Asyari berhasil dibebaskan. Ternyata perjuangan melawan Jepang tidak berakhir sampai disini. Jepang memaksa rakyat Indonesia untuk melimpahkan hasil bumi. Jepang menggunakan Masyumi yang diketuai KH. Hasyim Asy&#39;ari untuk menggalakkan bercocok tanam. Bahkan seruan itu terselip di ceramah sholat Jum&#39;at. Ternyata hasil tanam rakyat tersebut harus disetor ke pihak Jepang. Padahal saat itu rakyat sedang mengalami krisis beras, bahkan lumbung pesantren pun nyaris kosong. Harun melihat masalah ini secara harfiah dan merasa bahwa KH. Hasyim Asy&#39;ari mendukung Jepang, hingga ia memutuskan untuk pergi dari pesantren.
	</p>
<p style="text-align: justify;">
		Jepang kalah perang, Sekutu mulai datang. Soekarno sebagai presiden saat itu mengirim utusannya ke Tebuireng untuk meminta KH HAsyim Asyari membantu mempertahankan kemerdekaan. KH Hasyim Asyari menjawab permintaan Soekarno dengan mengeluarkan Resolusi Jihad yang kemudian membuat barisan santri dan masa penduduk Surabaya berduyun duyun tanpa rasa takut melawan sekutu di Surabaya. Gema resolusi jihad yang didukung oleh semangat spiritual keagamaan membuat Indonesia berani mati.
	</p>
<p style="text-align: justify;">
		Di Jombang, Sarinah membantu barisan santri perempuan merawat korban perang dan mempersiapkan ransum. Barisan laskar santri pulang dalam beberapa truk ke Tebuireng. KH Hasyim Asyari menyambut kedatangan santri- santrinya yang gagah berani, tetapi air mata mengambang di matanya yang nanar
	</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
	&nbsp;
</p>
<p style="text-align: center;">
	<object height="315" width="560"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/eQoVWCNT3_0?hl=en_GB&amp;version=3" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><embed allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" height="315" src="http://www.youtube.com/v/eQoVWCNT3_0?hl=en_GB&amp;version=3" type="application/x-shockwave-flash" width="560"></embed></object>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Sumber: Wikipedia
</p>
<p style="text-align: justify;">
	&nbsp;
</p>
<p style="text-align: justify;">
	&nbsp;</p>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Menyan Terkait:</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Para Pembajak Makna Jihad" href="http://www.sarkub.com/2012/para-pembajak-makna-jihad/" rel="bookmark">Para Pembajak Makna Jihad</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Meluruskan Sejarah Bangsa, Kebiadaban PKI" href="http://www.sarkub.com/2012/meluruskan-sejarah-bangsa-kebiadaban-pki/" rel="bookmark">Meluruskan Sejarah Bangsa, Kebiadaban PKI</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Tempo Majalah Bungkus Tempe" href="http://www.sarkub.com/2012/tempo-majalah-bungkus-tempe/" rel="bookmark">Tempo Majalah Bungkus Tempe</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Sumur Tua Saksi Bisu Kekejaman PKI" href="http://www.sarkub.com/2012/sumur-tua-saksi-bisu-kekejaman-pki/" rel="bookmark">Sumur Tua Saksi Bisu Kekejaman PKI</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Kejahatan PKI Terhadap Umat Islam" href="http://www.sarkub.com/2012/kejahatan-pki-terhadap-umat-islam/" rel="bookmark">Kejahatan PKI Terhadap Umat Islam</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sarkub.com/2013/film-sang-kiai-kisah-perjuangan-kh-hasyim-asyari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Bayi Tabung</title>
		<link>http://www.sarkub.com/2013/hukum-bayi-tabung/</link>
		<comments>http://www.sarkub.com/2013/hukum-bayi-tabung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 May 2013 01:07:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Sarkub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sarkub.com/?p=12249</guid>
		<description><![CDATA[Setiap pasangan suami istri sangat mendambakan hadirnya seorang anak dari hasil buah cinta kasih mereka... <a class="meta-more" href="http://www.sarkub.com/2013/hukum-bayi-tabung/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">
	<a href="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2013/05/bayi-tabung.jpg"><span style="color:#000000"><img alt="bayi tabung" class="alignleft size-full wp-image-12250" height="180" src="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2013/05/bayi-tabung.jpg" width="180" /></span></a><span style="color:#000000">Setiap pasangan suami istri sangat mendambakan hadirnya seorang anak dari hasil buah cinta kasih mereka berdua, ada yang secara alami saja langsung hamil, ada yang minum jamu-jamuan, disuntik kesuburan dan lain-lain. Berbagai cara yang ditempuh pasutri untuk memperoleh keturunan, yang sekarang ini sedang ngetrend adalah bayi tabung. Bayi tabung merupakan langkah terakhir yang diambil walaupun kocek yang dikeluarkanpun dari 60 juta-100 juta.</span>
</p>
<p style="text-align: justify">
	<span style="color:#000000">Yang menjadi permasalahan di sini adalah, <strong>bagaimana Hukum Bayi Tabung dalam syari&#039;at Islam?</strong> Baiklah akan kami bahas dalam artikel ini :</span>
</p>
<p><span id="more-12249"></span></p>
<p style="text-align: justify">
	<span style="color:#000000"><span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2]"><span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0"><span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[6]"><strong>Hukumnya tafsil sebagai berikut</strong>:</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[7]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[9]">* Apabila sperma yang di tabung dan yang dimasukan ke dalam rahim wanita tersebut ternyata bukan sperma suami istri, maka hukumnya </span></span></span></span><span style="color:#800000"><span><strong>HARAM</strong></span></span><span style="color:#000000"><span><span><span>.</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[10]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[11]">* Dan apabila sperma/mani yang ditabung tersebut sperma suami istri, tetapi cara mengeluarkannya tidak muhtarom, maka hukumnya juga </span></span></span></span><span style="color:#800000"><span>HARAM</span></span><span style="color:#000000"><span><span><span>.</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[12]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[13]">* Bila sperma yang ditabung itu sperma/mani suami istri dan cara mengeluarkannya muhtarom, serta dimasukan ke dalam rahim istri sendiri maka hukumnya BOLEH.</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[14]" /><br />
	<br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[15]" /><br />
	<strong><span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[16]">Keterangan:</span></strong><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[17]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[19]">Mani muhtarom adalah yang keluar atau dikeluarkan dengan cara yang diperbolehkan oleh syara&#039;</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[20]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[22]">Tentang anak yang dihasilkan dari sperma, tersebut dapat ilhaq atau tidak kepada pemilik mani terdapat perbedaan pendapat antara Imam Ibnu Hajar dan Imam Romli.</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[23]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[25]">Menurut Imam Ibnu Hajar tidak bisa ilhaq kepada pemilik mani secara mutlaq (baik muhtarom atau tidak) sedang menurut Imam Romli anak tersebut dapat ilhaq kepada pemilik mani dengan syarat keluarnya mani tersebut harus muhtarom.</span></span></span></span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[26]" /><br />
	&nbsp;
</p>
<p style="text-align: justify">
	<span style="color:#000000"><span><u><strong>Dasar Pengambilan Dalil</strong></u><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[28]" /><br />
	<br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[29]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[30]">Al-jami&#039;ul Shoghir hadis no. 8030</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[31]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[32]">مامن ذنب بعد الشرك أعظم عند الله من نطفة وضعها رجل فى رحم لايحل له. رواه ابن الدنا عن الهشيم بن مالك الطائ الجامع الصغير</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[33]" /><br />
	<br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[34]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[35]">Tidak ada dosa yang lebih besar setelah syirik (menyekutukan Allah ) disisi Allah dari pada maninya seorang laki-laki yang ditaruh pada rahim wanita yang tidak halal baginya. (HR. Ibnu Abid-dunya dari Hasyim bin Malik al-thoi)</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[36]" /><br />
	<br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[37]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[38]">Hikmatu Tasyri&#039;wal Safatuhu, II: 48</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[39]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[40]">من كان يؤمن بالله واليوم الأخر فلا يسقين ماءه زرع أخيه</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[41]" /><br />
	<br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[42]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[43]">Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali menyiram air (maninya ) pada lahan tanaman (rahim) orang lain.</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[44]" /><br />
	<br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[45]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[46]">Al-Qolyubi, IV: 32</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[47]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[48]">ولو أتت بولد عُلِمِ أنه ليس منه مع إمْكَانِه مِنْهُ ( لَزِمَهُ نَفْيُهُ ) لِأَنَّ تَرْكَ النَّفْيِ يَتَضَمَّنُ اسْتِلْحَاقَ مَنْ لَيْسَ مِنْهُ حَرَامٌ.</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[49]" /><br />
	<br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[50]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[51]">Apabila seoarang perempuan datang dengan membawa anak, dan diketahui bahwa anak tersebut bukan dari suaminya, dan dapat mungkin dari suaminya (namun secara yakin tidak dari suaminya). Maka wajib meniadakan (menolak mengakui), karena bila tidak dilaksanakan penolakan, dapat dimasukan nasab dari orang yang tidak haram (suaminya).</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[52]" /><br />
	<br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[53]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[54]">Bujairimi Iqna&#039; IV: 36</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[55]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[56]">( الحاصل ) المراد بالمنى المحترام حال خروجه فقط على ما اعتمده مر وان كان غير محترم حال الدخول، كما اذا احتلم الزوج وأخذت الزوجة منيه فى فرجها ظانة أنه من منىّ اجنبى فإن هذا محترم حال الخروج وغير محترم حال الدخول وتجب العدة به إذا طلقت الزوجة قبل الوطء على المعتمد خلافا لإبن حجر لأنه يعتبر أن يكون محترما فى الحالين كماقرره شيخنا.</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[57]" /><br />
	<br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[58]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[59]">(Kesimpulan) yang dimaksud mani muhtarom (mulia) adalah pada waktu keluarnya saja, seperti yang dikuatkan Imam Romli, meskipun tidak muhtarom pada waktu masuk. Contoh: suami bermimpi keluar mani, dan istrinya mengambilnya (air mani tersebut) lalu dimasukan ke farjinya dengan persangkaan, bahwa air mani tersebut milik laki-laki lain (bukan suaminya) maka hal ini dinamakan mani muhtarom keluarnya, tapi tidak muhtarom waktu masuknya kefarji, dan dia wajib punya iddah (masa penantian) jika suaminya menceraikan sebelum disetubui. Menurut yang mu&#039;tamad, berbeda dengan pendatnya imam ibnu hajar yang mengatakan, kreterianya harus muhtarom keduanya (waktu masuk dan keluar) seperti ketetapan dari Syaikhuna (Rofi&#039;i Nawawi).</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[60]" /><br />
	<br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[61]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[62]">Kifayatu Al-akhyar, II: 113</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[63]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[64]">لو إستمنى الرجل منية بيد امرأته او امته جاز لأنها محل استمتاعها</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[65]" /><br />
	<br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[66]" /><br />
	<span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[67]">Jika seorang suami sengaja mengeluarkan air maninya dengan perantara tangan istrinya, atau tangan perempuan amatnya, maka boleh, karena perempuan tersebut tempat istima&#039; (senang-senang) bagi seorang suami.</span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[68]" /><br />
	<br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[69]" /><br />
	<span style="font-size:14px"><em><strong><span id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[70]">( Sumber : Dikutip oleh Tim Sarkub di </span></strong></em></span></span></span><span style="font-size:14px"><em><strong>www.piss-ktb.com )</strong></em></span><br id=".reactRoot[1].[1][4][1]{comment583722198317259_583760511646761}.0.[1].0.[1].0.[0].[0][2].0.[71]" /><br />
	&nbsp;
</p>
<p style="text-align: justify">
	&nbsp;</p>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Menyan Terkait:</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Rahasia Rakaat Shalat" href="http://www.sarkub.com/2012/rahasia-rakaat-shalat/" rel="bookmark">Rahasia Rakaat Shalat</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Upah Relawan Kotak Amal" href="http://www.sarkub.com/2012/upah-relawan-kotak-amal/" rel="bookmark">Upah Relawan Kotak Amal</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Muhasabah Seputar Qurban" href="http://www.sarkub.com/2012/muhasabah-seputar-qurban/" rel="bookmark">Muhasabah Seputar Qurban</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Peringatan! Awas Salah Tempat Sa&#8217;i" href="http://www.sarkub.com/2012/peringatan-awas-salah-tempat-sai/" rel="bookmark">Peringatan! Awas Salah Tempat Sa&#8217;i</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Hukum Sholat Jum&#8217;at Ketika Hari Raya" href="http://www.sarkub.com/2012/hukum-sholat-jumat-ketika-hari-raya/" rel="bookmark">Hukum Sholat Jum&#8217;at Ketika Hari Raya</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sarkub.com/2013/hukum-bayi-tabung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cinta Dusta Wahabi Kepada Nabi SAW</title>
		<link>http://www.sarkub.com/2013/cinta-dusta-wahabi-kepada-nabi-saw/</link>
		<comments>http://www.sarkub.com/2013/cinta-dusta-wahabi-kepada-nabi-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 May 2013 12:04:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Sarkub</dc:creator>
				<category><![CDATA[KAJIAN ASWAJA]]></category>
		<category><![CDATA[Keaswajaan]]></category>
		<category><![CDATA[hari nasional]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya saudi]]></category>
		<category><![CDATA[maulid bid'ah]]></category>
		<category><![CDATA[maulid nabi]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan maulid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sarkub.com/?p=12242</guid>
		<description><![CDATA[Begitu gencarnya mereka menyebarkan rasa kebencian kepada kaum awam muslimin. Begitu lantangnya mereka menolak peringatan... <a class="meta-more" href="http://www.sarkub.com/2013/cinta-dusta-wahabi-kepada-nabi-saw/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
	<span>Begitu gencarnya mereka menyebarkan rasa kebencian kepada kaum awam muslimin. Begitu lantangnya mereka menolak peringatan Maulid Nabi Saw yang merupakan apresiasi kecintaan umat atas anugerah dilahirnkannya seorang Nabi pembawa keselamatan dan rahmat bagi seluruh alam ini. Begitu sadisnya mereka mengatakan rasa syukur ini adalah bid&#39;ah dan syirik bahkan kafir. Begitu lancangnya mereka mengatakan orang-orang yang bersholawat, mendngar nasehat, mendengar kisah Nabi, merasakan beratnya perjuangan Nabi dalam majlis itu sebagai perbuatan buruk yang menyerupai perayaan orang kristen, yahudi dan kafir.</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>Tapi renungkanlah wahai wahabi, kalian munafiq, kalian dusta, kalian sungguh membenci Nabi dan lebih mencintai tradisi musuh Nabi&#8230;.kalian membenci Nabi dan malah mencintai kaum kafir. Kalian mengatakan peringatan maulid Nabi tdk ada dasarnya tapi kenapa kalian justru memperingati hari Nasional bahkan menganjurkannya?? apa dasarnya ?? apakah ulama salaf menganjurkannya ???</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>Coba perhatikan, ucapan dan fatwa ulama wahabi ini; An-Nujaimi mengatakan :</span>
</p>
<p>
	<img alt="cinta dusta wahabi" class="aligncenter size-full wp-image-12243" height="209" src="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2013/05/cinta-dusta-wahabi.jpg" style="text-align: justify;" width="558" />
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Perhatikan kalimat yang digaris merah tersebut:
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&quot; Merayakan Hari Nasional adalah perkara yang penting, dan kita wajib mengingat-ngingat perayaan mulia ini bagi setiap diri masing-masing&#8230;Sungguh bagus sikap Arab Saudi yang telah MENGKHUSUSKAN hari untuk merayakan peringatan hari nasional ini &quot;.</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>Subhanallah, merayakan hari kelahiran Nabi dilarang dan bid&#39;ah-bid&#39;ahkan tapi merayakan hari Nasional dibilang sangat penting, wajib mengingat-ngingatnya bahkan mengkhususkan harinya&#8230;.dimana akal kalian wahai salafi manhaj salaf palsu ???</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>Dan perlu kalian ingat, bahwa kami melakukan peringatan Maulid Nabi tdk mengkhususkan harinya sama sekali, hampir setiap hari dan setiap saat kami melakukannya, kadang pas waktu sebelum akad nikah, sunatan, syukuran, sbelum berangkat haji, walimahan, kadang setiap jum&#39;at, ada yg setiap senin, ada yg setiap kamis, ada yg setiap Rabu, ada yg setiap selasa, ada yg setiap sabtu, kadang saat nyantai di rumah, kadang saat kumpul2 bersama teman&#8230;kami mengadakan maulid kapanpun kami mau&#8230;Dan acaranya pun kami isi dengan kebaiukan seperti membaca kitab sejarah Nabi (simthud drurar, dhiyaul lami&#39; dll), membaca al-Quran, bersholaat, ceramah, bersedekah dll.</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>Tapi lihat acara peringatan Hari Nasional kalian wahai wahabi manhaj salaf palsu, lihat ini, renungkan fakta ini :&nbsp;<a href="http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fwww.youtube.com%2Fwatch%3Fv%3DlCKk55VN2AY%26feature%3Dplayer_embedded&amp;h=hAQGk4c7m&amp;s=1" rel="nofollow" target="_blank">http://www.youtube.com/watch?v=lCKk55VN2AY&amp;feature=player_embedded</a></span>
</p>
<p style="text-align: center;">
	<object height="315" width="420"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/lCKk55VN2AY?version=3&amp;hl=en_GB" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><embed allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" height="315" src="http://www.youtube.com/v/lCKk55VN2AY?version=3&amp;hl=en_GB" type="application/x-shockwave-flash" width="420"></embed></object>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>Apa itu kalian bilang Islami?? apa itu kalian bilang sunnah salaf ?? apa itu kalian bilang diwajibkan?? apa itu kalian bilang itu perkara penting ?? perhatikan isi acara itu&#8230;!! Campur laki perempuan berjoget2 ria, teriak-teriak, memuji kerajaab Arab Saudi&#8230;kumpul menari-nari di mall laki dan perempuan dengan menggunakan busana muslim ?? inikah ajaran Islam ??? mana dasarnya ?? Adakah salaf shelaeh melakukan ini ???Mana fatwa kalian yang mengatakan perayaan apapun haram dan bid&#39;ah kecuali perayaan idul fitri dan adha??Mana pengamalan fatwa kalian ini :&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span><span class="photo "><img alt="" class="photo_img img" src="https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/575085_668790519813889_1752054871_n.jpg" /></span></span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&quot; Semua musim dan perayaan bid&#39;ah. karena semua perayaan kaum ahli kitab dan ajam dilarang karena dua sebab : pertama karena menyerupai orang kafiur. kedua karena termasuk perbuatan bid&#39;ah (gak ada dasarnya) &quot;.</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong><span>Mana konsisten kalian ?? kenapa kalian lupa dengan fatwa kalian itu ??</span></strong>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>Jika kalian katakan perayaan maulid tidak ada dasarnya, maka saya katakan siapa salaf kalian dalam melakukan perayaan hari nasional ?? mana dasarnya ?? apa salaf kalian Yahudi, Nashoro, qaramithah atau Rafidhah ?? jika perayaan kalian itu baik sungguh sudah ada salaf yg melakukannya&#8230;Sadarlah wahai wahabi atas kemunafikanmu, sadarlah kalian telah menyakiti hati Nabi Saw&#8230;sadarlah kalian bahwa ajaran kalian jauh dari ajaran Rasul Saw&#8230;&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>AL-HAFIZH IBNU HAJAR AL-&lsquo;ASQALANI :</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>وقد سئل شيخ الإسلام حافظ العصر أبو الفضل بن حجر عن عمل المولد فأجاب بما نصه: أصل عمل المولد بدعة لم تنقل عن أحد من السلف الصالح من القرون الثلاثة ولكنها مع ذلك قد اشتملت على محاسن وضدها فمن تحرى في عملها المحاسن وتجنب ضدها كان بدعة حسنة وإلا فلا قال وقد ظهر لي تخريجها على أصل ثابت وهو ما ثبت في الصحيحين من أن النبي صلى الله عليه وسلم قدم المدينة فوجد اليهود يصومون يوم عاشوراء فسألهم فقالوا هو يوم أغرق الله فيه فرعون ونجى موسى فنحن نصومه شكرا لله تعالى فيستفاد منه فعل الشكر لله على ما من به في يوم معين من إسداء نعمة أو دفع نقمة ويعاد ذلك في نظير ذلك اليوم من كل سنة والشكر لله يحصل بأنواع العبادة كالسجود والصيام والصدقة والتلاوة وأي نعمة أعظم من النعمة ببروز هذا النبي نبي الرحمة في ذلك اليوم_ الكتاب : الحاوي للفتاوي للسيوطي</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&nbsp;</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>&quot; Syaikhul Islam Hafizh al-&lsquo;Ashr Abu al-Fadhl Ibnu Hajar ditanya tentang maulid nabi. Beliau menjawab:Asal perbuatan malid adalah bid&rsquo;ah. Tidak ada riwayat dari seorang pun dari kalangan Salafushaleh dari tiga abad pertama tentang itu. Akan tetapi maulid mengandung banyak kebaikan dan lawannya. Siapa yang mencari kebaikan dan menghindari lawannya, maka itu adalah bid&rsquo;ah hasanah. Jika tidak, maka tidak dapat dianggap bid&rsquo;ah hasanah. Terlihat jelas bagi saya mengeluarkan hukumnya dari dasar yang kuat, yaitu hadits yang disebutkan dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, bahwa Rasulullah Saw ketika tiba di Madinah, ia dapati orang-orang Yahudi berpuasa pada hari &lsquo;Asyura. Ia bertanya kepada mereka, mereka menjawab, bahwa itu adalah hari Allah menenggelamkan Fir&rsquo;aun dan menyelamatkan Musa. Maka kami berpuasa bersyukur kepada Allah&rdquo;. Maka dapat diambil pelajaran dari itu bahwa bersyukur kepada Allah pada hari tertentu disebabkan mendapat nikmat atau ditolaknya bala, itu dapat dijadikan perbandingan. Pada hari itu setiap tahun. Syukur kepada Allah dapat diungkapkan dengan berbagai jenis ibadah seperti sujud, berpuasa, sedekah dan membaca al-Qur&rsquo;an. Adakah nikmat yang lebih besar daripada nikmat dimunculkannya nabi ini, nabi rahmat pada hari itu?&quot;.</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span>Oleh: </span><a data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=100000488403164" href="https://www.facebook.com/shofiyyah.annuuriyyah" id="js_11">Shofiyyah An-Nuuriyyah</a></p>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Menyan Terkait:</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Andai Tak Ada Maulid Nabi SAW" href="http://www.sarkub.com/2013/andai-tak-ada-maulid-nabi-saw/" rel="bookmark">Andai Tak Ada Maulid Nabi SAW</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Waspadai Kelompok Yang Membenci Thariqat/Tasawwuf/Dunia Sufi" href="http://www.sarkub.com/2012/waspadai-kelompok-yang-membenci-thariqattasawwufdunia-sufi/" rel="bookmark">Waspadai Kelompok Yang Membenci Thariqat/Tasawwuf/Dunia Sufi</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Antara Wahabi dan Yahudi" href="http://www.sarkub.com/2012/antara-wahabi-dan-yahudi/" rel="bookmark">Antara Wahabi dan Yahudi</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Bahaya Ilmu Tafsir Cingkrang" href="http://www.sarkub.com/2012/bahaya-ilmu-tafsir-cingkrang/" rel="bookmark">Bahaya Ilmu Tafsir Cingkrang</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Menghidupkan Dua Hari Raya &#8216;Ied Fitri dan &#8216;Ied Adha" href="http://www.sarkub.com/2012/menghidupkan-dua-hari-raya-ied-fitri-dan-ied-adha/" rel="bookmark">Menghidupkan Dua Hari Raya &#8216;Ied Fitri dan &#8216;Ied Adha</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sarkub.com/2013/cinta-dusta-wahabi-kepada-nabi-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Habib Tholib bin Muhsin Alatas, Bumijawa Tegal</title>
		<link>http://www.sarkub.com/2013/habib-tholib-bin-muhsin-alatas-bumijawa-tegal/</link>
		<comments>http://www.sarkub.com/2013/habib-tholib-bin-muhsin-alatas-bumijawa-tegal/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 May 2013 23:09:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Sarkub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[biografi ulama]]></category>
		<category><![CDATA[manaqib]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh ulama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sarkub.com/?p=12225</guid>
		<description><![CDATA[Habib Tholib bin Muhsin Alatas dikenal sebagai tokoh dengan keramat yang tersembunyi dan baru diketahui... <a class="meta-more" href="http://www.sarkub.com/2013/habib-tholib-bin-muhsin-alatas-bumijawa-tegal/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-left: 1pt; text-align: center;">
	<img alt="habib tholib bin muhsin alatas bumijawa tegal" class="size-full wp-image-12226 aligncenter" height="338" src="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2013/05/IMG_0001.jpg" style="" title="" width="295" />
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	Habib Tholib bin Muhsin Alatas dikenal sebagai tokoh dengan keramat yang tersembunyi dan baru diketahui setelah wafatnya. Banyak cerita karomah tentang dirinya, tetapi anak-anaknya yang kini meneruskan dakwahnya tidak mau banyak bercerita. &ldquo;Biar masyarakat saja yang menilai&rdquo;, begitulah Habib Ahmad bin Tholib, anak sulung Habib Tholib bertutur.
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	Menurut Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan, &quot;Keramat Habib Tholib yang kasat mata adalah yang ada pada acara haulnya. Mengapa ribuan orang datang kemari untuk men&shy;doakannya?&quot;
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	Habib Luthfi mengatakan, tidak gam&shy;pang mengadakan acara haul yang di&shy;hadiri ribuan orang dari berbagai kota di Jawa. Ribuan orang dari Jawa Barat, khusus&shy;nya Bandung, serta dari Semarang hing&shy;ga Brebes, datang untuk berdoa dalam acara haul. Mereka datang sendiri de&shy;ngan biaya tidak sedikit, dan mengalami berbagai rintangan maupun halangan, seperti hawa gunung yang dingin, serta tanah yang menanjak, sehingga mem&shy;buat payah badan.
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	&ldquo;Dahulu kita mengundang 50 orang untuk tahlilan (sewaktu beliau wafat-red), yang datang hanya 40 orang saja. Lalu mengapa orang yang sudah meninggal ini dapat memanggil ribuan jama&#39;ah ini dari mana-mana, bahkan me&shy;nyediakan peluang rizqi bagi para pe&shy;dagang kecil yang berjualan di sekitar tempat ini?&quot; kata Habib Luthfi menjelas&shy;kan kepada orang-orang yang tidak per&shy;caya kepada keramat Habib Tholib.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong>Lalu siapakan Habib Tholib Alatas ini?</strong>
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	Menurut manaqib Habib Tholib Ala&shy;tas yang disebutkan oleh anak-anaknya, ia lahir di Tegal pada tahun 1929. Tang&shy;gal dan bulannya tidak terlacak, karena tidak ada catatan yang terang tentang tanggal kelahirannya. Sejak kecil ia di&shy;didik oleh ayahnya, Habib Muhsin Ala&shy;tas, dalam bidang keagamaan. Selanjut&shy;nya ia belajar agama kepada beberapa kiai, seperti Kiai Akyas Cirebon dan Kiai Said Giren. Kemudian di rumah ia me&shy;lanjutkan belajar kepada ayahnya, khu&shy;susnya beberapa amalan habaib.
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	Sejak muda, Habib Tholib suka ber&shy;dakwah, karena itulah ia pindah ke desa terpencil untuk berdakwah kepada orang-orang yang belum mengenal dak&shy;wah, secara terus-menerus. Pada tahun 1967, ia pindah ke Bumijawa, masih di daerah Tegal, tetapi arah selatan, yang terletak di kaki Gunung Slamet.
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	Selain berdakwah, ia juga bertani, dan pekerjaan tani ini semakin ditekuni sejak mendapatkan istri, Hajah Ma&#39;anik, gadis di desa setempat. Dari istrinya ini, ia mendapatkan anak, yang masih hidup hingga sekarang ada delapan orang. Mereka adalah Ahmad, Sholeh, Muham&shy;mad, Abdul Qadir, Muhsin, Aqil, Ayu Nurul Izzah, Inten Wardah An-Nafisah.
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	Habib Tholib dikenal sebagai se&shy;orang petani yang tekun dan rajin, se&shy;hingga ia bersama kerabatnya berhasil membuat bukit menjadi tanah persawah&shy;an yang ditumbuhi tanaman padi yang subur. Begitu juga menyalurkan aliran sungai dari gunung hingga ke rumah-rumah warga, sehingga mereka tidak lagi repot mencari air bersih di pucuk- pucuk gunung.
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	Bersama masyarakat sekitar, yang pertama ia dirikan adalah masjid jami&#39;, yang kemudian digunakan untuk shalat Jum&#39;at. Kemudian membentuk Majelis Akhirat, wadah pengajian untuk warga, yang diselenggarakan setiap hari Sabtu pagi. Yang ramai adalah pada saat hari Sabtu Kliwon.
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	Di dalam pengajian itu, Habib Tholib mengajarkan berbagai ilmu, seperti ilmu fiqih, ilmu tauhid, ilmu Al-Qur&#39;an, ilmu hadits, dan ilmu lainnya. Sementara anak- anaknya sendiri, yang kebanyakan le&shy;laki, ia kirimkan ke Pesantren Darun Najah Brebes, pimpinan K.H. Aminuddin Mashudi, sekarang menjadi rais Syuriah PCNU Brebes.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Habib Tholib meninggal pada 21 September 2001 pada umur 72 tahun dan dimakamkan di depan rumahnya. Peringatan hari haulnya tidak dijatuhkan pada saat hari meninggalnya, tetapi dipilih pada 21-22 Rabi&#39;ul Awwal. Alasan keluarga, karena bertepatan dengan peringatan Maulid, sehingga sekaligus memperingati haul dan Maulid sekaligus.
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	&nbsp;
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	Setelah Habib Tholib meninggal, anak-anaknya yang sudah menginjak dewasa, khususnya si sulung, Habib Ahmad Alatas, mendirikan Pondok Pesantren Tholibiyah, sebagai kenangan atas dakwah ayah mereka. Pondok pesantren ini menempati tanah sekitar satu hektare, dan berdiri bangunan, pondok putra, aula, rumah tamu, rumah pengasuh pondok, kantor, makam, dan gedung-gedung sekolah.
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	Sekarang pondok pesantren ini menampung sekitar 400 santri, yang dididik secara campuran, yaitu siang belajar umum di madrasah maupun tsanawiyah, sedang pada sore dan malam hari bel&shy;ajar seperti santrai salafi. &quot;Kami beru&shy;saha menampung keinginan masyarakat di sini. Diharapkan, para santri lulus, se&shy;lain mendapat ilmu agama, juga menda&shy;pat ijazah sekolah umum,&quot; ujar Habib Ahmad Alatas.
</p>
<p style="margin-left: 1pt; text-align: justify;">
	Urusan kepondokan ditangani oleh Habib Muhammad, sedang madrasah diurus oleh Habib Sholeh bersama adik- adiknya. Sementara Habib Ahmad, yang sulung, lebih banyak berdakwah ke luar daerah. Bahkan ia tinggal di Bandung dan memiliki jama&#39;ah pengajian sendiri.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Pembagian ini sudah tertata dengan baik, sehingga tidak ada salah urus atau saling tumpang tindih. Khususnya Habib Tholib, ketika masih hidup sudah me&shy;nunjuk Habib Muhammad untuk mengu&shy;rusi pondok pesantren sehari-hari, mak&shy;sudnya mengurus santri dari pemondok&shy;an hingga keperluan-keperluan belajar mereka di madrasah maupun di pe&shy;santren.
</p>
<p style="text-align: right;">
	<strong>Dikutip oleh: Tim Sarkub<br />
	Dari Majalah Alkisah No.05/2013</strong></p>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Menyan Terkait:</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Habib Zen Al-Jufri Semarang" href="http://www.sarkub.com/2012/habib-zen-al-jufri-semarang/" rel="bookmark">Habib Zen Al-Jufri Semarang</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Tetesan Darah itu Membentuk Lafadz Allah" href="http://www.sarkub.com/2012/tetesan-darah-itu-membentuk-lafadz-allah/" rel="bookmark">Tetesan Darah itu Membentuk Lafadz Allah</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Abu Ma&#8217;shar Astrolog Muslim Dari Persia" href="http://www.sarkub.com/2012/abu-mashar-astrolog-muslim-dari-persia/" rel="bookmark">Abu Ma&#8217;shar Astrolog Muslim Dari Persia</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Kitab Aljabar, Karya Fenomenal Matematikus Agung" href="http://www.sarkub.com/2012/kitab-aljabar-karya-fenomenal-matematikus-agung/" rel="bookmark">Kitab Aljabar, Karya Fenomenal Matematikus Agung</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Hadratus Syaikh Hasyim Asy&#8217;ari Pejuang Aswaja &#038; Pembela NKRI" href="http://www.sarkub.com/2012/hadratus-syaikh-hasyim-asyari-pejuang-aswaja-pembela-nkri/" rel="bookmark">Hadratus Syaikh Hasyim Asy&#8217;ari Pejuang Aswaja &#038; Pembela NKRI</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sarkub.com/2013/habib-tholib-bin-muhsin-alatas-bumijawa-tegal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dahsyatnya kalimat لا اله الا الله</title>
		<link>http://www.sarkub.com/2013/dahsyatnya-kalimat-%d9%84%d8%a7-%d8%a7%d9%84%d9%87-%d8%a7%d9%84%d8%a7-%d8%a7%d9%84%d9%84%d9%87/</link>
		<comments>http://www.sarkub.com/2013/dahsyatnya-kalimat-%d9%84%d8%a7-%d8%a7%d9%84%d9%87-%d8%a7%d9%84%d8%a7-%d8%a7%d9%84%d9%84%d9%87/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 May 2013 08:46:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Sarkub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[KAJIAN TASAWUF]]></category>
		<category><![CDATA[dahsyatnya]]></category>
		<category><![CDATA[fida' sugro]]></category>
		<category><![CDATA[kalimat]]></category>
		<category><![CDATA[لا اله الا الله]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sarkub.com/?p=12192</guid>
		<description><![CDATA[Abu hurairah r.a. berkata : Rasulullah s.a.w. bersabda Perbaharuilah iman kepercayaanmu. Ditanya : Bagaimana memperbaharui... <a class="meta-more" href="http://www.sarkub.com/2013/dahsyatnya-kalimat-%d9%84%d8%a7-%d8%a7%d9%84%d9%87-%d8%a7%d9%84%d8%a7-%d8%a7%d9%84%d9%84%d9%87/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>
	<a href="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2012/05/istighfar.jpg" rel="" style="text-align: justify; font-size: 13px; line-height: 1.6em;" target="" title=""><img alt="istighfar" class="size-full wp-image-12133 alignleft" height="180" src="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2012/05/istighfar.jpg" style="text-align: left;" title="" width="164" /></a>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<span style="font-size: 13px; line-height: 1.6em;">Abu hurairah r.a. berkata : Rasulullah s.a.w. bersabda Perbaharuilah iman kepercayaanmu. Ditanya : Bagaimana memperbaharui iman ya Rasulullah?</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Jawab Nabi s.a.w : Perbanyakiah membaca : La ilaha illallah. (H.R. Ahmad, Al-hakim).
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Usman bin Malik r.a. Nabi s.a.w. bersabda : &quot;Sesungguhnya Allah telah mengharamkan api neraka terhadap orang yang telah berkata : La ilaha illallah benar-benar mengharap keridhoan Allah (dengan ikhlas).&quot; &nbsp; (H.R. Bukhari Muslim)
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Syaidina Ali r.a. berkata ; Nabi s.a.w. bersabda : Jibril a.s. berkata : Allah ta&#39;ala berfirman : &quot;La ilaha illallah itu sebagai bentengku, maka siapa yang masuk kedalaitinya aman dari siksaKu.&quot; &nbsp;(H.R. Ibn Asakir).
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Abud-Dardaa r.a. berkata ; Nabi s.a.w. bersabda ; &quot; Tiada seorang yang membaca : la ilaha illallah seratus kali, melainkan akan dibangkitkan oleh Allah pada hari qiyamat dengan wajah yang bagaikan bulan purnama, dan tiada seorang yang berbuat amal lebih afdhal dari padanya pada hari itu kecuali yang membaca seperti itu atau melebihi dari itu.&quot; &nbsp;(H.R. Atthabarani).
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Ummi Hani&#39; r.a. berkata : Nabi s.a.w. bersabda : &quot;Kalimat La ilaha illallah itu tidak dapat dikejar oleh lain amal, dan tidak meninggalkan dosa (Ya&#39;ni tidak ada amal yang lebih besar dari padanya, dan semua dosa dapat dihapus sehingga tidak ada sisanya).&quot; (H.R. Ibn Majah).
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Jabir r.a. berkata : Nabi s.a.w. bersabda : &quot;Dzikir yang utama ialah La ilaha illallah, dan do&#39;a yang utama ialah Alhamdulillah.&quot; &nbsp;(H.R, Attirmidzi, Annasa&#39;i).
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Abu Said Al-khudri r.a. berkata : Nabi s.a.w. bersabda : Nabi Musa a.s. berdo&#39;a : &quot;Ya Rabbi ajarkan padaku sesuatu untuk berdzikir padaMu.&quot; Jawab Allah : Bacalah : La ilaha illallah. Musa berkata : Ya Rabbi semua orang membaca itu, dan aku ingin yang istimewa untukku. Jawab Allah : &quot;Hai Musa andaikata tujuh lapisan langit dan penghuninya dan tujuh lapisan bumi diletakkan disebelah timbangan La ilaha iilallah, niscaya akan lebih berat kalimat : La ilaha iilallah melebihi dari semua itu.&quot; &nbsp;(H.R. Annasa&#39;i).
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Abubakar r.a. berkata : Lazimkan selalu kalimat : Lailaha iilallah dan istighfar, perbanyaklah membaca keduanya, sebab Iblis berkata : Aku telah membinasakan manusia dengan dosa, dan mereka membinasakan aku dengan membaca La ilaha illallah dan istighfar, ketika demikian maka aku binasakan mereka dengan hawa nafsu, maka mereka mengira bahwa dirinya telah mendapat hidayat (dan benar). &nbsp;(H.R. Abu Ya&#39;la)
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Abu hurairah r.a. berkata : Ketika Malakul-maut menghadiri seorang yang mati, maka ia menyelidiki semua anggautanya, dan tidak menemukan amal kebaikan, kemudian membelah hatinya juga tidak menemukan amal kebaikan, kemudian dibuka mulutnya, tiba-tiba menemukan lidah lekat pada bagian atgs mulut membaca : La ilaha illallah, maka diampunkan baginya karena ada kalimat ikhlas itu. &nbsp; (H.R. Ibn Abi Dunia, dan Albaihaqi).
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Mu&#39;adz bin Jabal r.a. berkata : Nabi s.a.w. bersabda ; Siapa yang akhir perkataannya kalimat : La ilaha illallah pasti ia masuk surga &nbsp;(H.R. Abu Dawud, Ahmad).
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Semoga Allah yang maha murah dan pengasih mengakhiri kalimat kita didunia ini kalimat tauhid. La ilaha illallah, bukan kata &#8211; kata keji seperti bid&#39;ah, sirik, kurofat, kafir dan sebagainya&#8230;Aamiin Yaa Robbal &#39;alamiin..
</p>
<p style="text-align: justify;">
	&nbsp;
</p>
<p style="text-align: justify;">
	<strong style="font-size: 13px; line-height: 1.6em;">Kisah Hikayat :</strong>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Abu Zaid Alqurthubi berkata : Saya telah mendengar hadits yang menerangkan bahwa : Siapa yang membaca La ilaha illallah tujuh puluh ribu kali (= 70.000) maka akan menjadi tebusan dari api neraka, maka saya kerjakan itu karena mengharap berkat janji itu, juga saya kerjakan untuk keluargaku, juga saya telah berbuat Iain-Iain amal untuk tabunganku dihari qiyamat. Dan bertepatan ditempat kami bermalam seorang pemuda ahli kasyaf, bahkan adakalanya ia menerangkan kasyafnya mengenai surga dan neraka, dan orang-orang mengakui kelebihan pemuda itu, meskipun usianya masih muda, bahkan sayapun menaruh kepercayaan padanya, maka bertepatan kami diundang oleh kawan untuk makan minum dirumahnya dan pemuda itu juga bersama kami dalam undangan itu, tiba-tiba ia menjerit dengan sekuat suaranya, lalu ia berkata ; Ya ammi itu ibuku dalam api neraka, lalu ia menjerit kembali sekuat suaranya, dan ketika saya melihat keadaan itu timbul perasaan dalam hati, akan saya uji kebenarannya, maka saya baca : La ilaha illallah tujuh puluh ribu, dan tiada seorangpun yang mengetahui bahwa saya sedang membaca itu, kecuali Allah, dan saya percaya bahwa hadits itu benar, dan orang-orang yang meriwayatkan semuanya betul, lalu saya berdo&#39;a : Allahumma inna hadzihissab &#39;Iina alfa fida&#39;a hadzihil mar&#39;ati umml hadzasysyaab. (Ya Allah ini bacaan yang tujuh puluh ribu sebagai penebus perempuan ibu dari pemuda ini) maka belum selesai perasaan dalam hatiku, tiba-tiba pemuda itu berkata : Ya ammi ibuku telah keluar dari api, Walhamdulillah
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Kisah Hikayat ini maksudnya adalah bila ada keluarga yang telah meninggal dunia, maka dibacakanlah fida&#39; syugro (kalimat لا اله الا الله ) maka akan menjadi tebusan dari api neraka. Bisa pula dibacakan dengan menggunakan batu 1400 batu &nbsp;(misal mewakilkan 1 batu dibacakan 50 kalimat لا اله الا الله ), kemudian batu-batu tersebut diletakkan di atas makam. Semua ini dilakukan atas dasar Iman dan yakin bahwa bacaan-bacaan ini akan sampai pada ahli kubur
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Oleh: Tim Sarkub.com<br />
	Sumber: Kitab Irsyadul &#39;Ibad Ilasabilirrasyad</p>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Menyan Terkait:</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Kebohongan Ibn Taimiyah Dalam Penisbatan Aqwal" href="http://www.sarkub.com/2013/kebohongan-ibn-taimiyah-dalam-penisbatan-aqwal/" rel="bookmark">Kebohongan Ibn Taimiyah Dalam Penisbatan Aqwal</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Pelita Jiwa" href="http://www.sarkub.com/2013/pelita-jiwa/" rel="bookmark">Pelita Jiwa</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Nur Muhammad SAW Awal Terciptanya Semua Makhluk" href="http://www.sarkub.com/2013/nur-muhammad-saw-awal-terciptanya-semua-makhluk/" rel="bookmark">Nur Muhammad SAW Awal Terciptanya Semua Makhluk</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Makna Firman Allah &#8220;Kun Fayakun&#8221; (QS. Yaasiin:82)" href="http://www.sarkub.com/2012/makna-firman-allah-kun-fayakun-qs-yaasiin82/" rel="bookmark">Makna Firman Allah &#8220;Kun Fayakun&#8221; (QS. Yaasiin:82)</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Mengenal Akidah Imâm Ahmad Ibn Hanbal" href="http://www.sarkub.com/2012/mengenal-akidah-imam-ahmad-ibn-hanbal/" rel="bookmark">Mengenal Akidah Imâm Ahmad Ibn Hanbal</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sarkub.com/2013/dahsyatnya-kalimat-%d9%84%d8%a7-%d8%a7%d9%84%d9%87-%d8%a7%d9%84%d8%a7-%d8%a7%d9%84%d9%84%d9%87/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bikin Resah Warga, MTA Terancam Tak Diizinkan di Bojonegoro</title>
		<link>http://www.sarkub.com/2013/bikin-resah-warga-mta-terancam-tak-diizinkan-di-bojonegoro/</link>
		<comments>http://www.sarkub.com/2013/bikin-resah-warga-mta-terancam-tak-diizinkan-di-bojonegoro/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 May 2013 03:03:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Sarkub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tafsir Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[MTA]]></category>
		<category><![CDATA[Sukino]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sarkub.com/?p=12205</guid>
		<description><![CDATA[Organisasi masyarakat (Ormas) Majelis Tafsir Alquran (MTA) Gunungkidul terancam tak dapat menggelar pengajian di Kabupaten... <a class="meta-more" href="http://www.sarkub.com/2013/bikin-resah-warga-mta-terancam-tak-diizinkan-di-bojonegoro/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
	<img alt="mta bojonegoro" class="alignleft size-full wp-image-12213" height="224" src="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2013/05/mta-bojonegoro.jpg" style="margin: 5px;" title="" width="299" />Organisasi masyarakat (Ormas) Majelis Tafsir Alquran (MTA) Gunungkidul terancam tak dapat menggelar pengajian di Kabupaten Bojonegoro. Hal itu menyusul protes dari warga Desa/Kecamatan Ngambon yang menganggap MTA menyesatkan. Sampai saat ini keberadaan Yayasan Majlis Tafsir Alquran (MTA) di Bojonegoro masih menuai kontroversi. Beberapa waktu lalu, di Kecamatan Ngambon pengajian ini sempat dibubarkan warga.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Kepala Desa (Kades) Ngambon, Qoharudin meminta semua pihak bisa menahan diri. Jangan sampai tindakan yang dilakukan menimbulkan efek negatif. Saat ditanya pokok permasalahan yang memicu kontroversi, Kades enggan memberikan penjelasan.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Sebelumnya telah dilakukan dialog antara warga Desa/Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro dan pihak Majlis Tafsir Al Qur&#39;an (MTA) di Mapolsek Ngambon yang agaknya mulai menemui kesepahaman. Dialog tersebut dilakukan karena puluhan warga melakukan unjuk rasa memrotes keberadaan MTA yang dianggap meresahkan warga. Dialog difasilitasi oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Rakhmad Setijadi. Selain itu pihak Muspika hingga Kepala Desa Setempat turut membantu mengondisikan aksi protes warga tersebut.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	pihak perwakilan warga meminta agar pihak MTA tidak mudah memvonis kepada masyarakat sekitar dengan istilah kafir, musrik dan istilah negatif lain dalam agama. Sebab hal itu akan membuat warga tersinggung dan merasa resah dengan keberadaan MTA.&nbsp; Semoga pihak MTA juga bisa memahami hal tersebut, jika tidak ingin keberadaanya diusik.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Menurut Kepala Desa Ngambon, Koharudin, Kegiatan MTA biasanya dilakukan setiap seminggu sekali, biasanya menggunakan kitab khusus yang mereka miliki.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Kapolres Bojonegoro, AKBP Rakhmad Setyadi meminta sebelum menggelar kegiatan lagi, tokoh MTA supaya menyelesaikan masalah dengan tokoh masyarakat setempat. Kapolres mendorong mereka untuk menggelar dialog supaya tidak terjadi salah persepsi.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Perlu dikondisikan dulu supaya tidak selalu menimbulkan protes warga. Polisi hanya menjalankan tugas sesuai amanat undang-undang, sehingga kami akan tetap melindungi warga untuk mendapat <strong>keamanan dan kenyamanan</strong>,&quot; jelas Kapolres. Sedangkan keberadaan MTA di Bojonegoro mengganggug ketenangan dan kenyamanan warga karena dakwah MTA yang sering menghina amaliah-amaliah mayoritas warga yang merupakan Nahdliyyin.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Masalah ini sangat rentan karena beraroma SARA, tetapi menurut Kapolres agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, perlu duduk bersama mencari solusinya. MTA merupakan Ormas resmi , sedangkan masyarakat juga memerlukan ketenangan. Polisi menurutnya juga sangat dilematis untuk memberikan izin kegiatan berikutnya. Sehingga kegiatan MTA terancam tak mendapatkan izin di Bojonegoro.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Laporan: BlokBojonegoro.Com</p>
<div class="SPOSTARBUST-Related-Posts"><H3>Menyan Terkait:</H3><ul class="entry-meta"><li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Rekapitulasi Hasil Perhitungan Awal Bulan Syawal 1433 H" href="http://www.sarkub.com/2012/kapan-sebenarnya-hari-raya-idul-fitri-1433-h/" rel="bookmark">Rekapitulasi Hasil Perhitungan Awal Bulan Syawal 1433 H</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="NU dan Kemerdekaan RI" href="http://www.sarkub.com/2012/nu-dan-kemerdekaan-ri/" rel="bookmark">NU dan Kemerdekaan RI</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Era Soekarno, Indonesia Adalah Negara Super Power" href="http://www.sarkub.com/2012/era-soekarno-indonesia-adalah-negara-super-power/" rel="bookmark">Era Soekarno, Indonesia Adalah Negara Super Power</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="Arab Saudi dibawah Kendali Israel" href="http://www.sarkub.com/2012/arab-saudi-dibawah-kendali-israel/" rel="bookmark">Arab Saudi dibawah Kendali Israel</a></li>
<li class="SPOSTARBUST-Related-Post"><a title="AS &#038; Barat adalah Pejuang HAM Gadungan" href="http://www.sarkub.com/2012/as-barat-adalah-pejuang-ham-gadungan/" rel="bookmark">AS &#038; Barat adalah Pejuang HAM Gadungan</a></li>
</ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sarkub.com/2013/bikin-resah-warga-mta-terancam-tak-diizinkan-di-bojonegoro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tim Sarkub Siap Dampingi KH. Marzuki Mustamar untuk Dialog dengan Sukino</title>
		<link>http://www.sarkub.com/2013/tim-sarkub-siap-mendampingi-kh-marzuki-mustamar-untuk-dialog-dengan-sukino/</link>
		<comments>http://www.sarkub.com/2013/tim-sarkub-siap-mendampingi-kh-marzuki-mustamar-untuk-dialog-dengan-sukino/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 10:24:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tim Sarkub</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dialog]]></category>
		<category><![CDATA[marzuki mustamar]]></category>
		<category><![CDATA[thobary syadzily]]></category>
		<category><![CDATA[tim sarkub]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sarkub.com/?p=12190</guid>
		<description><![CDATA[Disela-sela kesibukannya berdakwah salah satunya dengan mengisi kuliah umum dan ceramah di Malang Jawa Timur... <a class="meta-more" href="http://www.sarkub.com/2013/tim-sarkub-siap-mendampingi-kh-marzuki-mustamar-untuk-dialog-dengan-sukino/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
	<img alt="marzuki sukino" class="alignleft size-full wp-image-12191" height="254" src="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2013/05/marzuki-sukino.jpg" style="margin: 4px;" title="" width="279" /><span class="userContent">Disela-sela kesibukannya berdakwah salah satunya dengan mengisi kuliah umum dan ceramah di Malang Jawa Timur kemarin, <strong>KH. Thobary Syadzily al-Bantani</strong>, Ketua Umum Tim Sarkub, menyempatkan diri bersilaturrahim ke rumah kediaman KH Marzuki Mustamar, pengasuh Pondok Pesantren &quot;Sabilur Rosyad&quot; Gasek, Karang Besuki, Sukun, Malang, Jawa Timur pada hari Jumat kemarin, 17 Mei 2013.</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Dalam silaturrahim i<span class="text_exposed_show">tu KH. Thobary Syadzily, yang juga merupakan&nbsp;</span>Ketua Lajnah Falakiyyah PWNU Propinsi Banten dan Anggota Tim Komisi Fatwa dan Hukum MUI Kota Tangerang Banten<span class="userContent"><span class="text_exposed_show">, berbincang-bincang banyak dengan KH. Marzuki Mustamar. Dalam perbincangan itu di antaranya KH. Marzuki Mustamar berkata kepadanya bahwa beliau siap untuk berdiskusi langsung secara ilmiah di dunia nyata dengan Ahmad Sukino pimpinan Majelis Tafsir Al Quran (MTA) Solo Jawa Tengah, yang sering menghina amaliah-amaliah Nahdhiyyin dalam penyampaian dakwahnya. Seandainya acara diskusi itu jadi, <strong>KH. Thobary Syadzily dan segenap Tim Sarkub lain siap mendampingi beliau</strong>.</span></span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Terkait dengan masalah tuntutan yang diajukan oleh MTA Solo Pimpinan Sukino ke Kejaksan Agung Jakarta, KH Marzuki Mustamar dituntut dan dijerat denga pasal berlapis antara lain :<br />
	1. Penyebar fitnah<br />
	2. Pencemaran nama baik, institusi dan pribadi<br />
	3. Menyebabkan perasaan tidak nyaman<br />
	4. Pelanggaran undang undang IT ( penjara 6 tahun )
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Berkas tuntutan tersebut sudah masuk di Kapolri dan Jaksa Agung.
</p>
<p style="text-align: justify;">
	Dengan adanya tuntutan tersebut, Tim Sarkub melalui KH. Thobary Syadzily, dan seluruh teman teman khususnya yang berada di wilayah Banten akan mendukung sepenuhnya perjuangan KH Marzuki Mustamar melawan tuntutan yang diajukan MTA Solo ke Kejaksaan Agung Jakarta. [ml/sarkub.com]
</p>
<p style="text-align: center;">
	<div id="attachment_12199" class="wp-caption aligncenter" style="width: 658px"><img title="KH. Thobary Syadzily dan KH. Marzuki Mustamar" src="http://www.sarkub.com/wp-content/uploads/2013/05/thobary-dan-marzuki.jpg" alt="KH. Thobary Syadzily dan KH. Marzuki Mustamar" class="size-full wp-image-12199  wp-caption aligncenter" height="451" width="581" /><p class="wp-caption-text">KH. Thobary Syadzily dan KH. Marzuki Mustamar</p></div>
</p>
<p style="text-align: center;">
	&nbsp;
</p>
<p style="text-align: justify;">
	&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sarkub.com/2013/tim-sarkub-siap-mendampingi-kh-marzuki-mustamar-untuk-dialog-dengan-sukino/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
