Dzikir Melonggarkan Saluran-saluran Rejeki

Sarkub Share:
Share

Dalam perjalanan menuju kota Rembang di tahun 90-an, kami menyempatkan sowan ke ndalem Habib Luthfi di Noyontaan, Pekalongan.. Seperti biasa kami masuk ke ndalem beliau yang di sana sudah banyak tamu-tamu yang antri ingin bertemu dengan cucunda Rasulullah SAW ini. Kemudian kami maju satu persatu, yang sebelumnya ada tamu jauh yang sambat rejekinya tidak lancar dan sebagainya.

Habib Luthfi bin Yahya mendengarkan sambatannya, diam sejenak, dan kemudian ngendikan kepada tamu tersebut dan tamu-tamu yang lain, bahwa kehidupan itu bagai roda berputar, kadang keberadaan kita di bawah, di tengah, dan di atas. Tidak mungkin kita selalu ada di atas karena bagaimana roda bisa bergerak dan berjalan kalo tidak berputar, terangnya…Tamu yang dinasihati beliau manggut-manggut namun seperti belum puas dengan jawaban guru Mulia ini..

Maka sampailah kemudian beliau memberikan amalan dzikir untuk diamalkan setiap bada shubuh 100 kali yaitu :

لا إله إلا الله الملك الحق المبين محمد رسول الله الصادق الوعد الأمين

La ilaha illallahul Malikul Haqqul Mubin, Muhammadur Rasulullahi Shodiqul Wa’diL Amin.

“Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Menjadi Raja, Maha Benar, Maha Menjelaskan. Nabi Muhammad utusan Allah Yang benar, menepati janji dan terpercaya.”

 

Dalil Amalan Dzikir di atas dari Imam Abu Nuaim dalam Hilyatul Auliya, Imam Khathib al-Baghdadiy dalam Tarikh Baghdad dan Imam ad-Daylamiy dalam kitab Musnad al-Firdaus meriwayatkan
عن علي رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (من قال في كل يوم مائة مرة لا اله الا الله الملك الحق المبين كان آمنا من الفقر واستجلب به الغنى, وانسا من وحشة القبر واستقرع باب الجنة .

Artinya: ” Dari Ali Bin Abi Thalib semoga Allah memberi keridhaan kepadanya berkata; Rasulullah bersabda: “Siapa saja yang setiap hari membaca “La Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin” 100 kali, maka ia akan dilindungi dari faqir, mendatangkan kekayaan, dan diberikan hiburan dari kegelisahan dahsat di kuburan serta menjadi penyebab dirinya mengetuk pintu surga.”

Imam al-Qadhi Abu Bakr Ghassaniy dalam kitab al-Barqul Lami’ Wal Ghawstul Hami’ menambahkan: Siapa yang istiqomah membacanya akan Allah jadikan dunia mengudak-udak (mengejar) dirinya dan Allah ciptakan malaikat yang selalu bertasbih dari satu kalimat yang ia baca.

Para ahli ma’rifah mengamalkannya bada shubuh 100 kali. Mereka berkata; siapa yang membaca 100 kali bada shubuh, maka orang tersebut akan mendapat maqom makrifah di kalangan arif billah.

Ulama salafus shalih mengamalkannya dengan menambahkan menjadi:

لا إله إلا الله الملك الحق المبين محمد رسول الله صادق الوعد الأمين

La ilaha illallahul Malikul Haqqul Mubin, Muhammadur Rasulullahi Shodiqul Wa’diL Amin.

 

Sumber : Tim Sarkub dan referensi amalan dari Abu Mu’nyah H. Rizqi Dzulqornain

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply