Bumi Yang Terhampar

Sarkub Share:
Share

Sedang menurut ilmu pengetahuan alam, ayat ini bukan penjelasan tentang datarnya bumi, namun ayat ini merupakan ayat penjelasan sifat bumi yang berlapis dan tidak solid namun juga menjadi dasar bahwa bumi memiliki satu sistem unik tersendiri sehingga bermanfaat bagi penghuninya. Seperti yang telah dipelajari di geografi, bumi mempunyai luas permukaan sekitar 510.000.000 km persegi, yang terdiri dari 29% daratan (sekitar 149.000.000 km persegi) dan 71% berupa lautan (sekitar 361.000.000 km persegi). Setengah lautan tersebut, sekitar 173.600.000 km persegi, terdiri dari beberapa lapisan lempeng benua di bagian terluar, yang terbenam lautan. Dengan besaran sedemikian itu, manusia tentunya hanya bisa memandang sebatas kemampuannya saja dan terlihat datar-datar saja. Sehingga Allah menggunakan kalimat “terhampar” untuk mengikuti pandangan manusia terhadap bumi.

Kalau kita injak permukaan tanah, maka terasa tidak solid. Dan karena tidak solid dan berlapis, sehingga mudah buah-buahan dan berbagai tumbuhan bermanfaat tumbuh dengan baik. Hal itu dikarenakan antar penyusun tanah tersebut tidaklah terikat namun berupa partikel. Dan bila kita masuk ke dalam tanah, kita akan menemui banyak lapisan tanah yang mengandung air hingga kira-kira kedalaman 4 kilometer (3729 m hingga 4500 m). Sedangkan sisanya hingga inti bumi (kedalaman 6371 km) merupakan tanah yang mengandung bijih besi sekira 0.076%. Ketidak-solidan lapisan bumi inilah yang diumpamakan permadani yang juga terbuat dari jalinan-jalinan satu benang dengan benang yang lain.

Dan sejak 4.6 Miliyar tahun yang lalu sejak bumi diciptakan hingga sekarang, bumi terus terjadi perputaran dan pergeseran lempeng daratan dan lempeng dalam lautan. Sehingga lapisan bumi yang kita injak sekarang kondisinya sangat berbeda dengan ratusan tahun yang lalu. Inilah yang dinamakan sistem perputaran bumi yang dimiliki bumi untuk terus memperbarui lapisan tanahnya. Namun takdir Allah pula bumi dijadikan seperti sebuah permadani, perputaran dan pergeseran tanah itu tidaklah terasa oleh tubuh kita.

Maha Suci dan Maha Besar Kekuasaan Allah melalui semua rahasia ciptaan-Nya yang menakjubkan. Maha Benar pula firman-Nya.

WaLlahua’lam.

Penyusun : Tim Sarkub

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply