Bagaimana Adab Murid Kepada Gurunya

Sarkub Share:
Share

Adapun Enam poin Lainnya mengenai Adab Murid kepada Guru Adalah Sebagai Berikut :

  1. ان لا يتكبر على العلم ولا يتأخر على المعلم

“Seorang Pelajar itu jangan menyombong dengan ilmunya dan  jangan menentang gurunya.” Seorang murid hendaklah mendengarkan dengan baik semua nasehat-nasehat gurunya dan mengindahkannya atau melaksanakan dalam kehidupan sehar-harii yakni tindak tanduknya ketika dalam menuntut ilmu supaya ilmu itu mendekat tidak menjauh demi mendapatkan ilmu yang bermanfaat.

2.فلا يبغى لطالب العلم أن يتكبر على المعلم و من يتكبر على المعلم ان يستنكف عن الاستفادة إلامن المرموقين المشهورين

“Tidaklah lanyak seorang pelajar menyombongkan terhadap gurunya, termasuk sebagian dari pada menyombong terhadap guru itu, ialah tidak mau belajar kecuali yang terkenal benar keahliannya”.

Dalam menuntut ilmu, janganlah memandang siapa yang menyampaikannya (guru) apakah ia terkenal atau tidak, karena ilmu pengetahuan itu bagaikan barang yang hilang dari tangan seorang mu’min, yang harus dipungut atau dicarinya di mana saja diperolehnya. Dan hendaklah mengucapkan rasa terima kasih kepada siapa saja yang membawanya kepadanya.

  1. فلا ينال العلم إلا با لتواضع وإلقاالسمع

“Ilmu pengetahuan tidak tercapai selain dengan merendahkan diri dan penuh perhatian”.

Sebagaimana seorang murid dalam menuntut ilmu, janganlah sifat tamak dalam (menginginkan sesuatu yang belum semestinya), sebab hanya akan menghasilkan dirinya hina. Dan menjaga sesuatu yang mengakibatkan ilmu beserta ahlinya menjadi hina, akan tetapi hendaklah tawaduk (rendah hati), karena dengan tawaduk ilmu itu akan melekat dalam hati sehingga manusia dan beradab/bermoral.

ان توا ضع من خصال المتقى # و به التقي الى المعالى يرتقى

“Sesungguhnya sikap tawaduk (rendah hati) adalah sebagian dari

sifat-sifat orang yang takwa kepada Allah SWT. Dan dengan tawaduk akan semakin baik derajatnya menuju keluhuran.”12

  1. ومهما أشار عليه المعلم بطريق في التعلم فليقلده وليدع رأيه

“Manakala guru itu menunjukkan jalan kepadanya hendaklah ditaati dan ditinggalkan pendapat sendiri.”

Seorang pelajar hendaklah mentaati apa yang menjadi keputusan gurunya dalam menentukan kurikulum, jangan mengikuti pendapat dan kehendaknya sendiri, karena guru lebih tahu tingkatan-tingkatan pengetahuan yang harus diberikan

  1. Jika Berkunjung Kepada guru harus menghormati dan menyampaikan salam terlebih dahulu.

ان يجلس ام ما الشيخ بالأذب آأن يحشو على رآبتيه او يجلس آاالتشهد

“Pelajar hendaknya duduk didepan guru dengan sopan (adab) seperti pelajar memenuhi (meliputi dan merapatkan) pada kedua lututnya atau pelajar duduk seperti duduk takhiyat”.

  1. Jangan berbicara jika tidak diajak bicara oleh guru. Hubungan antara murid dengan guru dalam proses pendidikan yang berlangsung ini memang harus terjalin dengan baik, tetapi ada batas-batasannya untuk menjaga kesopanan murid terhadap ilmu, dan gurunya.

Demikian yang bisa kami sampaikan semoga bermanfaat bagi para santri yang akan atau sedang mondok di Pondok Pesantren, sehingga ilmu yang didapatnya hasil-maksud-berkah, aamiin Yaa Mujibassailiin..

Sumber : Tim Sarkub diambil dari berbagai sumber

Al-Ghazali , Mengobati Penyakit hati : Membentuk Akhlak Mulia, Penejr. Muhammad Al-Baqir (Bandung : Karisma, 2001),Cet. IX

————–, Ihya Ulumuddin I, (Indonesia : Toha Putra, t.th)

————–, Syaih Muhammad Nawawi, Syarah Bidayah Al-Hidayah, (Semarang : Al-Alawiyah,t.th)

Az-Zarnuji, Syaih, Penj: Noor Anfa Shiddiq,Terjemah Ta’limMuta’lim, (Surabaya:Al-Hidayah, t.th)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply