Awas Mati Mendadak

Sarkub Share:
Share

Meninggal Tiba-Tiba

Dua minggu yang lalu baru saja kehilangan sahabat seperjuangan, yang kami sama-sama mengaji Thariqah di Rembang, dan sering bertemu di pengajian Burdah setiap bulannya di tempat kami berkumpul di majelis Burdah..Yang saya ketahui beiau sering mengeluh sakit yang tidak jelas, biasanya sih hanya sakit demam biasa saja.

Pada suatu ketika Mas Yuniar berada di rumah sahabatku yang lain mengadakan reunian sejak pagi dan pulang ke rumahnya sekitar pukul 17.00 wib. Mas Yuniar diantar kawan-kawannya pulang ke rumah, seketika itu beliau langsung masuk kamar mandi mungkin karena cuaca Bogor saat itu sedang panas dan gerah (sumu’). Sementara kawan-kawannya ngobrol menemui istrinya mas Yuniar di ruang tamu..

Dutunggu beberapa puluh menit almarhum tidak kunjung keluar dari kamar mandi, lalu anak pertamanya menggedor pintu kamar mandi tersebut, dan ternyata mas Yuniar sudah tergeletak pingsan di bawah. Lalu cepat-cepat oleh kawan-kawannya digotong keluar dari kamar mandi dan direbahkan di pangkuan kawan satunya lagi..

Tidak lama kemudian mas Yuniar menghembuskan nafas terakhirnya dengan mengucapkan:

“Asyhadu an laa ilaaha ilallah.. Wa asyhadu anna Muhammad Rasululullah.” Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun

Siapa sangka mas Yuniar akan ditimbali Gusti Allah di hari itu, setelah bersilaturahmi dengan kawan-kawan lamanya ketika di SMAKBO dahulu ???

Juga tadi pagi kami jamaah pengajian Masjid Al-Muslihin mendadak pula dikersaake Gusti Allah sepulang dari masjid Sholat berjamaah di masjid. Sampai rumah dadanya terasa sesak, lalu dibawa ke rumah sakit, sekitar satu jam pak H Syahmir ditimbali Gusti Allah..Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’uun..Semoga husnul Khotimah..

Sungguh banyak pristiwa mati mendadak, dan banyak orang menyangka itu kematian yang celaka. Karena tidak ada padanya kesempatan persiapan menghadapinya. Kematian seseorang tidak menunggu kita menjadi sholeh/ah terlebih dahulu, kematian tidak menanti orang bertaubat dahulu, kematian merupakan Rahasia Allah yang tidak disangka-sangka kedatangannya, Siap atau tidak siap, dimana dan kapan saja malaikat Izrail menunaikan tugasnya..

Mati secara tiba-tiba itu bisa karena dua sebab ;
.
1. Orang mati tiba-tiba ketika dalam keadaan maksiat, seperti mabuk-mabukan, dan sedang atau baru saja melakukan perbuatan zina, atau sedang kejar-kejaran dengan aparat keamanan tertembak mati di tempat.
.
2.Orang mati tiba-tiba sedang/setelah melakukan Ibadah seperti sedang melakukan Sholat, atau baru saja melakukan sholat, sedang berdzikir  atau baru saja mengikuti majelis dzikirullah dan sehabis pulang dari sholat berjamaah di masjid; orang-orang ini masuk dalam golongan orang-orang yang mulia, orang-orang mukmin, orang yang dimuliakan Allah, mereka itu MATI SYAHID.

Dawuh guruku mati mendadak tanpa didahului sakit terlebiha dahulu bagi orang mukmin merupakan anugerah, sedangkan bagi orang kafir merupakan malapetaka karena belum sempat bertaubat, seperti dawuh Kanjeng Nabi Muhammad SAW;
.
Baginda Rasuulullah SAW bersabda :

“Mautul faj’ati rohatul lil mu’minin wa asafun ‘alal faajir “:

Mati dengan mendadak itu kesenangan bagi orang mukmin dan kesedihan bagi orang dzalim.
(HR. Imam Ahmad dari Sayyidah ‘Aisyah)

 

Sumber : Tim Sarkub

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply