Innalillahi Wa Inna Ilayhi Roji’uun.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya KH Rifa’i Muslim Imampuro, pengasuh Pondok Pesantren Al Mutaqien Pancasila Sakti, Troso, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (24/5) pagi ini. Mbah Liem, demikian KH Rifai Muslim Imampuro biasa disapa, di mata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, adalah kiai besar yang sangat bersahaja dan merakyat.
“Saya atas nama pribadi dan jajaran pengurus di PBNU menyampaikan duka cita mendalam. Kita kembali kehilangan kiai khos, yang derajatnya sama dengan kiai-kiai Langitan dan pesantren besar lain,” ungkap Kiai Said di kediamannya, Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (24/5).
Mbah Liem meninggal di RSI Klaten Kamis pagi sekitar pukul 05.00 WIB, setelah sebelumnya menjalani perawatan karena sakit. Kiai yang dikenal dekat dengan Almarhum Gus Dur tersebut meninggal pada usia 91 tahun meninggalkan serta 8 putra dan putri. Istri Mbah Liem telah lebih menghadap Ilahi.
“Mbah Liem luar biasa. Beliau sangat bersahaja, juga sangat dekat dengan masyarakat, sama dengan Gus Dur yang dulu selalu Beliau bela,” tambah Kang Said, demikian Kiai Said disapa dalam kesehariannya.
Kang Said mengimbau seluruh Nahdliyin untuk bisa memberikan penghormatan terakhir kepada Almagfurllah. Bagi yang berkesempatan takziah disarankan untuk segera menjalankannya, sementara yang tidak diminta untuk menunaikan shalat ghaib.
Jenazah Mbah Liem sesuai rencana akan dimakamkan di pemakaman keluarga di kompleks Pondok Pesantren Al Mutaqien Pancasila Sakti, Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB.
NU ONLINE


Tanya Kyai Jawab.. klik..

ﺍﻧﺎلله وانااليه راجعون
اللهم غفﺭ له ورحمه وعفه واعفعنه
قدساالله سره ونورا ضريهه
ونفعنا باسراره وانوره وعلمه في الدينا والدنيا والاخراة
وصلي الله ﻋﻠﻲ سيدنا محمد وعلي اله وصحبه وبارك وسلم اجمعين
امين يا رب ﺍﻟﻌﻠﻤﻴﻦ
Dzikrul Ghafilin bersama Mas Derajad
ﺍﻧﺎلله وانااليه راجعون
اللهم غفﺭ له ورحمه وعفه واعفعنه
قدساالله سره ونورا ضريﺡه
ونفعنا باسراره وانوره وعلمه في الدينا والدنيا والاخراة
وصلي الله ﻋﻠﻲ سيدنا محمد وعلي اله وصحبه وبارك وسلم اجمعين
امين يا رب ﺍﻟﻌﻠﻤﻴﻦ
Dzikrul Ghafilin bersama Mas Derajad